Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Sikap Toleransi Siswa SDN 1 Balun dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (Ditinjau dari Dimensi Berkebhinekaan Global) Nurhidayat, M. Arif; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Humairah, Humairah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.488

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurangnya sikap toleransi yang dimiliki oleh siswa terhadap keberagaman yang dimiliki oleh teman sebayanya baik itu keberagaman agama, suku, budaya maupun sosial. Oleh karena diperlukan sikap toleransi untuk mengatasi munculnya sikap intoleransi pada siswa sekolah dasar. Dalam mengatasi permasalahan tersebut penulis perlu meneliti tentang analisis sikap toleransi dalam implementasi kurikulum ditinjau dari dimensi berkebhinekaan global di SD Negeri 1 Balun, dengan tujuan untuk mengetahui sikap toleransi siswa dalam implementasi kurikulum merdeka terutama pada penerapan dimensi berkebhinekaan global serta menemukan solusi berupa upaya menguatkan sikap toleransi pada diri siswa yang dilakukan oleh pihak sekolah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas 4 SD Negeri 1 Balun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa SD Negeri 1 Balun sudah baik dilihat dari aspek karakter sikap toleransi yaitu aspek kedamaian, aspek menghargai perbedaan dan individu serta aspek kesadaran. Upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam penguatan sikap toleransi ialah  mengadakan kegiatan kunjungan rumah ibadah masing-masing agama, kegiatan buka puasa bersama dan paskah pelajar dengan semua siswa serta mengadakan kegiatan pentas seni untuk menanamkan sikap toleransi siswa terhadap keberagaman.
Sosialisasi Model Pembelajaran Berbasis Literasi Digital di Sekolah Dasar Irmaningrum, Rizka Novi; Humairah, Humairah; Halisah, Aulina; Nisa, Zahrotun
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 4, No 3 (2024): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v4i3.469

Abstract

This community service outreach was carried out because there were many teachers who had not implemented the learning model expected in the Merdeka curriculum. The aim of this socialization is to produce quality teaching for teachers by socializing digital literacy-based learning models in the independent curriculum at SD Muhammadiyah 1 Sidoharjo. This socialization activity can provide knowledge to improve the quality of teaching in the independent curriculum. The method that will be used is the socialization planning stage for grade 1, 2, 4 and 5 teachers by preparing an analysis of the Merdeka curriculum. The second stage is the implementation of the socialization of digital literacy-based learning models. The third stage is evaluation and follow-up to differentiate the results of the pretest and posttest. The results of the community service that has been carried out, namely the successful implementation of community service activities with the above components, can also be seen from the satisfaction of the participants after participating in the socialization. Summary of the implementation of community service activities that have been carried out well and teachers are able to apply digital literacy-based learning models.
Analisis Penyebab Kurangnya Kemampuan Berhitung pada Materi KPK dan FPB Siswa Kelas V SDN Canditunggal Izzah, Zulis Nurul; Humairah, Humairah; Kharisma, Ahmad Ipmawan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i1.505

Abstract

Kemampuan berhitung merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa serta penting untuk mempelajari materi selanjutnya, terutama KPK dan FPB. Faktor yang menyebabkan kurangnya kemampuan berhitung siswa sekolah dasar adalah kurangnya pemahaman konsep dan penghafalan operasi hitung, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Untuk mengatasi hal ini, guru perlu menerapkan metode pembelajaran variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kurangnya kemampuan berhitung siswa pada materi KPK dan FPB serta upaya guru dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif di SDN Canditunggal, fokus pada siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman serta mengombinasikan teknik dan sumber data untuk validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 dari 11 siswa memiliki kemampuan berhitung yang kurang pada materi KPK dan FPB. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Faktor internal meliputi kurangnya pemahaman dasar operasi hitung perkalian dan pembagian serta penguasaan yang kurang baik pada materi KPK dan FPB. Faktor eksternal meliputi kurangnya penggunaan media pembelajaran menarik, metode pembelajaran monoton, ketergantungan pada buku LKS, dan kurangnya keterlibatan orang tua di rumah. Upaya yang dilakukan guru meliputi penerapan pendekatan berpusat pada siswa, penggunaan media menarik, metode variatif, sumber pembelajaran tambahan, dan peningkatan keterlibatan orang tua. Sesuai upaya tersebut, diharapkan kemampuan berhitung siswa kelas V pada materi KPK dan FPB di SDN Canditunggal dapat meningkat dengan baik.
Penerapan Media Video Interaktif pada Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Pecahan Kelas V SD Octaviani, Emy Masfufah; Humairah, Humairah; Khasanah, Linaria Arofatul Ilmi Uswatun
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i2.518

Abstract

Perkembangan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat saat ini. Dengan latar belakang era digital dan globalisasi, pendidikan harus senantiasa beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Guru dapat menggunakan sumber daya pendidikan pada kegiatan pembelajaran, akan tetapi banyak guru tidak menindak lanjuti sehingga tetap menerapkan metode ceramah yang mengakibatkan murid cenderung  tidak memperhatikan guru pada saat kegiatan belajar. Penelitian ini dilakukan untuk mengamati bagaimana guru dan siswa berinteraksi serta mengetahui peningkatkan hasil belajar pada pendidikan matematika dengan media video interaktif. Siklus I dan II dari penelitian tindakan kelas (PTK) ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Kesimpulannya adalah bahwa: (1) Guru melihat aktivitas siswa pada siklus I rata-rata 54,16% dan siklus II 88,54%, peningkatan siklus I dan II 34,8%; (2) Siswa melihat aktivitas guru pada siklus I rata-rata 48% dan siklus II 84%, peningkatan siklus I dan II 36%; dan (3) Hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata 48% dan siklus II 84%, peningkatan siklus I dan II 36%.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Materi Sudut di Kelas IV MI Tarbiyatus Sa’adah Khotimah, Nur; Humairah, Humairah; Mudayan, Arfian
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i2.573

Abstract

Siswa di tingkat sekolah dasar sering mengalami kesulitan dalam mempelajari materi sudut matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesulitan yang dihadapi siswa saat belajar materi sudut, serta faktor-faktor yang berkontribusi pada kesulitan tersebut. Materi matematika banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Studi ini melibatkan orang tua dan siswa-siswi MI Tarbiyatus Sa'adah, guru matematika kelas IV. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan. Penulis menggunakan model yang diciptakan oleh Miles dan Huberman untuk menganalisis data, yang mencakup pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesulitan belajar yang dialami siswa terdiri dari kesulitan membaca dan memahami soal, kesulitan transformatif dan memproses, dan kesulitan menuliskan jawaban akhir. Ketiga masalah ini berbeda dalam cara siswa menjawab pertanyaan guru di kelas. Namun, ada dua jenis faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa: faktor internal, seperti motivasi, minat, dan rasa percaya diri; faktor eksternal, seperti keluarga dan lingkungan sekolah.
The Effectiveness of Collaborative Learning in Improving English Writing Skills in Higher Education Khusnul Khatimah, Elsa; Ilham, Ilham; Humairah, Humairah
Journal of English Culture, Language, Literature and Education Vol. 13 No. 1 (2025): E-CLUE: Journal of English Culture, Language, Literature, and Education
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/eclue.v13i1.11147

Abstract

The study investigates the effectiveness of collaborative learning in improving English writing skills among higher education students. Despite widespread advocacy for collaborative learning, there remains a significant gap in understanding its specific impact on various aspects of writing, such as coherence, grammar, and vocabulary use. The research employs a Systematic Literature Review (SLR) approach to synthesize findings from recent studies (2018-2024) on collaborative learning in writing instruction. Key findings reveal that collaborative learning, particularly through peer feedback and real-time digital tools like Google Docs, enhances students' writing skills in coherence, grammar, and vocabulary. The study also identifies the role of technology in facilitating collaborative processes and highlights challenges such as time management and student engagement. Pedagogical implications include the need for structured group activities, the integration of digital tools, and instructor facilitation to optimize the benefits of collaborative learning. This research contributes to the field by providing a comprehensive analysis of collaborative learning's impact on writing skills, offering insights for educators to enhance writing instruction in higher education.
HUBUNGAN PELAYANAN KEFARMASIAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PROVINSI ACEH Supartiningsih, Supartiningsih; Humairah, Humairah
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dengan tanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan pelayanan kefarmasian dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pelayanan kefarmasian dapat diukur dengan pemberian informasi obat. Kepuasan pasien adalah tolak ukur dari pelayanan kefarmasian agar terwujudnya derajad kesehtan yang setinggi-tingginya. Dari survey pendahuluan yang dilakukan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Provinsi Aceh terdapat 8 orang yang merasa kurang puas terhadap pelayanan kefarmasian. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyaknya keluhan masyarakat tentang ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelayanan kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Ibu dan Anak Provinsi Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien yang mendapatkan pelayanan kefarmasian, dan yang menjadi sampel adalah pasien rawat jalan dengan total sampel 64 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin dari jumlah seluruh pasien yang berobat di Rumah Sakit. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling. Penelitian ini dilakukan sampai pemperoleh total sampel yaitu sebanyak 64 orang dengan cara membagikan 2 kuesioner yaitu kuesioner pelayanan kefarmasian dan kuesioner tingkat kepuasan pasien yang hasil penilitain di olah dengan menggunakan uji chi-square. Dan dapat disimpulkan bahwa hubungan pelayanan kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Ibu dan Anak Provinsi Aceh berada pada katagori puas dengan presentase 87,5%. Dan di harapkan kepada Rumah Sakit untuk tetap mempertahankan kualitas tingkat kepuasan yang telah dicapai guna untuk memperoleh kualitas kesehatan yang setinggi-tingginya.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Educaplay Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN Ngasemlemahbang Azmi Esi, Salatin Ulul; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Humairah, Humairah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1298

Abstract

Pendidikan adalah suatu komitmen terhadap proses pembelajaran yang bertujuan untuk membimbing, mengajar dan mengembangkan setiap individu untuk mencapai kemampuan yang dimilikinya. Dalam perkembangan pendidikan, pemerintah telah melaksanakan upaya atau tindakan untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. . Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Ngasemlemahbang pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan Educaplay. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Sebelum digunakan penelitian, instrumen penelitian ini yaitu lembar observasi aktivitas guru dan siswa, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada siklus I, rata-rata aktivitas siswa adalah 58,33%, dan pada siklus II, rata-rata aktivitas siswa meningkat menjadi 90,83%, menunjukkan peningkatan sebesar 32,5%. Pada siklus I rata-rata aktivitas guru pada siklus I mendapatkan rata-rata 59,16% dan siklus II mendapatkan rata rata 90%. Dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 30,84%. Pada siklus I rata-rata Hasil tes belajar siswa adalah 56,25% dan pada siklus II mendapatkan rata-rata 81,25%. Pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan 25%. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan Educaplay terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
The Effectiveness of Collaborative Learning in Improving English Writing Skills in Higher Education Khusnul Khatimah, Elsa; Ilham, Ilham; Humairah, Humairah
Journal of English Culture, Language, Literature and Education Vol. 13 No. 1 (2025): E CLUE: Journal of English Culture Language Literature and Education
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/eclue.v13i1.11147

Abstract

The study investigates the effectiveness of collaborative learning in improving English writing skills among higher education students Despite widespread advocacy for collaborative learning there remains a significant gap in understanding its specific impact on various aspects of writing such as coherence grammar and vocabulary use The research employs a Systematic Literature Review SLR approach to synthesize findings from recent studies 2018 2024 on collaborative learning in writing instruction Key findings reveal that collaborative learning particularly through peer feedback and real time digital tools like Google Docs enhances students writing skills in coherence grammar and vocabulary The study also identifies the role of technology in facilitating collaborative processes and highlights challenges such as time management and student engagement Pedagogical implications include the need for structured group activities the integration of digital tools and instructor facilitation to optimize the benefits of collaborative learning This research contributes to the field by providing a comprehensive analysis of collaborative learning s impact on writing skills offering insights for educators to enhance writing instruction in higher education < p>
Development of a Local Wisdom Based Self-Esteem Scaffolding Model to Improve Elementary School Students' Social Skills Irmaningrum, Rizka Novi; Zativalen, Oriza; Susandi, Ari; Humairah, Humairah
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 11 No. 1 (2025): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v11i1.11485

Abstract

Background: Students' social competence tends to be lacking in the learning process. Students are lacking in communication, even do not appear to empathize, appreciate differences, and resolve conflicts positively. Teachers often use the lecture method and do not use a guided learning model related to self-esteem. Students lack local wisdom in instilling in the character of elementary school students. Aim: to develop a learning model related to student self-esteem, namely the Self Esteem Scaffolding model. This model will be developed with local wisdom that shows collaboration supported by local cultural values with teacher guidance. Method: a development model adapted from Plomp (1997). The development model adapted by Plomp has five main stages, namely: (1) Initial investigation or initial study; (2) Design, (3) Realization/Construction; (4) Expert validation test, trial, evaluation, and revision; and (5) Implementation. Based on the results of the initial study, a design of the Local Wisdom-Based Self Esteem Scaffolding model was prepared. The model design in this study includes: (1) model book design; (2) learning component design (student books, teaching modules, LKPD); and (3) instrument design to obtain data in the model development process. Results and Discussion: The development of the Local Wisdom-Based Self Esteem Scaffolding model has been tested for validity with a percentage result of 91% and a practicality result of 93%. The learning model design used, namely the local wisdom-based self-esteem scaffolding model on the topic of Lamongan City Cultural Values, proves that the learning model related to local wisdom is able to improve students' social skills as evidenced by an increase from cycle I of 47.3% and cycle II of 91.7%. Conclusion: the development of the Local Wisdom-Based Self Esteem Scaffolding Model is considered feasible and can improve students' social skills.