Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Agroteksos

POTENSI HASIL BEBERAPA GENOTIPE MUTAN (M3) PADI BERAS MERAH (Oryza sativa L.) INPAGO UNRAM 1 Sari, Firda Widya; Suliartini, Ni Wayan Sri; Ujianto, Lestari
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.962

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hasil genotipe mutan (M3) padi beras merah (Oryza sativa L.) Inpago Unram 1. Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan November 2022 di Desa Saribaye, Kecamatar Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dan percobaan dilapangan. Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan jumlah perlakuan yaitu 7 perlakuan yang terdiri dari lima mutan padi Inpago Unram 1 dan dua varietas pembanding. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam dengan taraf nyata 5%, kemudian perlakuan yang berbeda nyata diuji lebih lanjut menggunakan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan genotipe D3G20(2) memiliki hasil yang lebih tinggi (9,02 ton/hektar) dibandingkan dengan semua perlakuan yang diuji lainnya kecuali dengan varietas pembanding Inpago Unram 1.
KERAGAAN GENOTIPE MUTAN BAAS SELEM GENERASI KEDUA (M2) HASIL IRADIASI SINAR GAMMA Utama, Dio Alif; Suliartini, Ni Wayan Sri; Sudharmawan, A.A. Ketut
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i2.849

Abstract

Research aims to determine changes in genotype characters that appear in the second generation Baas Selem (Oryza sativa L.) mutant (M2) resulting from gamma irradiation. This research was conducted from May to September 2021 in Nyur Lembang Village, Narmada District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara using an Expansion Randomized Block Design (RAK). The treatments used were 26 treatments consisting of 24 mutant plant genotypes and 2 control plants were tested using analysis of variance at the 5% level, then the significant results were tested further using the partition design RAK model. If there is a significant difference between the treatments, a follow-up test is carried out using the BNT test at the 5% level. Based on the results of a one-way analysis of variance for the characters tested from the 26 treatments (24 mutant plant lines namely G23, G87, G46, G65, G15, G34, G39, G5, G61, G54, G22, G74, G41, G72, G85 , G82, G39, G7, G141, G75, G62, G42, G81, and G21, 1 Baas Selem parent and 1 comparison variety, Inpago Unram, showed differences in genotypic characters on parameters of panicle length and number of empty grain per panicles. Keywords: Genotype Performance; Black Rice (Baas Selem), mutation induction
EVALUASI KERAGAMAN GENETIK DAN HERITABILITAS BEBERAPA GENOTIPE PADA MUTAN (M3) PADI BERAS HITAM GALUR G10 Alpian, Ahmad Zamroni; Suliartini, Ni Wayan Sri; Ujianto, Lestari; Putri, Dwi Noorma
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.964

Abstract

Keragaman genetik, fenotipe dan heritabilitas sangat penting diketahui dalam melakukan seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genetik, fenotipe dan heritabilitas beberapa genotipe pada mutan (M3) padi beras hitam galur G10. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan percobaan di lapangan. Percobaan dilaksanakan pada bulan Maret sampai November 2022 diesa Saribaye, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan (7 genotipe galur G10 generasi ketiga, 3 perlakuan sebagai pembanding). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis varian (ANOVA); selanjutnya dihitung nilai keragaman genetik, fenotipik dan heritabilitas. Hasil menunjukkan, bahwa keragaman genetik kriteria luas pada semua karakter kecuali bobot 100 butir, dan bobot gabah hampa per rumpun, sedangkan keragaman fenotipik semua karakter menunjukkan kriteria tergolong luas. Heritabilitas kriteria tinggi diperoleh pada karakter umur panen, tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang malai, dan warna perikarp butir biji padi. Heritabilitas kriteria sedang pada karakter jumlah anakan non produktif, jumlah gabah berisi per malai, bobot gabah berisi per rumpun, dan bobot gabah hampa per rumpun Heritabilitas kriteria rendah pada karakter jumlah gabah hampa per malai dan bobot 100 butir.
HERITABILITAS DAN KORELASI GENOTIPIK ANTARA KARAKTER KUANTITATIF DENGAN HASIL BEBERAPA GALUR PADI BERAS HITAM M4 HASIL INDUKSI MUTASI Suliartini, Ni Wayan Sri; Sudika, I Wayan; Maisopa, Ira; Aryana, I Gusti Putu Muliarta; Sudharmawan, Anak Agung Ketut; Ambarwati, Zaskia Putri; Azhari, Anjar Pranggawan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1228

Abstract

This research aims to determine the heritability value in the broad sense of several quantitative traits of black rice lines and to determine the correlation coefficient value between quantitative traits and the yield of black rice rice resulting from mutation induction. This research was carried out from March to August 2023 in Saribaye Village, Lingsar District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara. This research used a Randomized Block Design (RAK) consisting of 25 treatments with 3 replications, namely 15 Baas Selem mutants and 10 G10 strains. Observation data were analyzed using analysis of variance with a level of 5%. The research results show that the heritability value is one trait in the high category, namely plant height, while four traits have medium heritability values, namely panicle length, number of filled grains per panicle, number of empty grains per panicle, weight of 100 grains, and weight of filled grains per hill, as well as three Traits with low heritability are the number of productive offspring, the number of non-productive offspring, and the total number of offspring. Quantitative traits had a positive genotypic correlation with yield, namely plant height, number of productive tillers, panicle length and weight of 100 grains, while the total number of tillers had a negative genotypic correlation.
ANALISIS KARAKTER PENDUKUNG HASIL DAN HASIL MUTAN (M4) PADI (Oryza sativa L.) INPAGO UNRAM I DAN BAAS SELEM Ap, Julizar Auladia; Suliartini, Ni Wayan Sri
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1314

Abstract

Efforts to improve the quality of rice varieties are carried out by genetic mutations to bring about changes in plants can produce varied plant characteristics. This study aims to find out whether there is a significant difference in the appearance of the supporting characters of results and yields and to determine the superior mutant genotype (M4) of Inpago Unram I, Baas Selem, and Inpari 32 rice. This research was carried out from March to August 2023 in Saribaye Village, Lingsar District, West Lombok Regency, NTB. The design used is the Group Random Design (RAK) which consists of 21 treatments, namely 10 rice mutants Inpago Unram I, 10 rice mutants Baas Selem, and Inpari-32. The observation data was analyzed using diversity analysis at a real level of 5%. The significantly different variables were further tested using orthogonal contrast analysis. The results of the diversity analysis showed that there were real different characteristics, namely plant height and the number of empty grains per panicle. Inpago Unram had a high yield with a grain weight of 40.55 grams per clump, Baas Selem had a grain weight of 34.77 grams per clump, Inpari-32 had the lowest yield of 32.64 grams.
PENAMPILAN KARAKTER KUANTITATIF DAN KUALITATIF BEBERAPA VARIETAS UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) DI WILAYAH OKINAWA, JEPANG Majrurraziky, Majrurraziky; Sutresna, I Wayan; Dewi, Suprayanti Martia; Suliartini, Ni Wayan Sri
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter kuantitatif dan kualitatif dan mengetahui hubungan kekerabatan 3 jenis ubi jalar yang terdapat di wilayah Okinawa, Jepang. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari-Maret 2025 di lahan petani di wilayah Okinawa. Metode yang digunakan yaitu metode survei pada tanaman sampel. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis cluster dan ditampilkan dalam bentuk fenogram atau dendogram menggunakan program SPSS. Karakteristik Karakter kuantitatif Tanaman Ubi Jalar; Varietas Beniharuka memiliki panjang umbi dan panjang daun tertinggi, masing-masing sebesar 17,02 cm dan 11,86 cm. Namun demikian, varietas ini juga menunjukkan lebar daun paling sempit, yaitu 8,56 cm. Beniharuka menghasilkan 3–5 umbi per tanaman, mulai berbunga pada umur 110 hari setelah tanam (hst), dan dapat dipanen pada 150 hst. Varietas Churakoibeni menunjukkan panjang batang paling dominan, yakni 422,4 cm, dan lebar daun sebesar 11,66 cm. Jumlah umbi yang dihasilkan per tanaman berkisar antara 4–6 buah, dengan waktu berbunga pada 130 hst dan waktu panen pada 140 hst. Varietas Ougonimo memiliki bobot umbi rata-rata tertinggi, yaitu sebesar 262,2 gram, serta lebar daun terlebar yaitu 12,4 cm. Jumlah umbi per tanaman berkisar antara 4–7 buah, dengan waktu berbunga pada 120 hst dan waktu panen pada 160 hst. Karakteristik Karakter kualitatif Tanaman Ubi Jalar; Beniharuka memiliki warna kulit umbi ungu dengan daging umbi putih pucat, bentuk umbi lonjong, dan tekstur kulit halus. Batangnya berwarna hijau dengan daun berbentuk hati (cordate), serta bunga berbentuk terompet dengan bagian luar berwarna putih dan bagian dalam ungu. Churakoibeni memiliki warna kulit dan daging umbi ungu kemerahan, dengan tekstur kulit umbi kasar dan bentuk lonjong. Batangnya berwarna hijau, daun berbentuk hati, dan bunga berwarna putih keunguan di bagian luar serta ungu di bagian dalam. Ougonimo memiliki warna kulit umbi ungu pucat, daging umbi kuning hingga oranye, dan bentuk umbi bulat dengan tekstur kulit kasar. Batangnya berwarna hijau, daun berbentuk hati, dan bunga berwarna ungu baik di bagian luar maupun dalam. Hasil analisis indeks desimilaritas menggunakan jarak Euclidean menunjukkan bahwa varietas Beniharuka dan Churakoibeni memiliki tingkat kemiripan morfologi yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas Ougonimo. Hal ini diperkuat oleh hasil fenogram yang membagi ketiga varietas ke dalam dua klaster utama, di mana Beniharuka dan Churakoibeni tergabung dalam satu klaster, sedangkan Ougonimo membentuk klaster tersendiri.
Co-Authors A'yun, Amilia Qurota A. Farid .Hemon AA Sudharmawan, AA Alfionita, Usi Alhadawiah, Sabila Ali, Kesan Oktavian Alisa Daswita Wulandari Alvin, Zen Ambarwati, Zaskia Putri Andika Dhanan Jaya Anjar Pranggawan Azhari Anugrawati, Dwi Ratna AP, Julizar Auladia Arafah, Putri Nurul Ardini, Auliza Nesty Putri Aryana, I Gusti Putu Muiarta Aulia, Jumratul Ayu Ainurrahmah Azharuddin, Lalu Muhammad A’yun, Amilia Qurota Buludin, Buludin Chandraningsih, Ria Ayu Dini Sartika DIRVAMENA BOER, DIRVAMENA Dwi Ratna Anugrahwati Dwi Susilawati Egi Maulana Firdaus Fakhira, Nirma Laila Haeruman Haeruman I Gusti Putu Muliarta Aryana I Ketut Ngawit, I Ketut I WAYAN SUANA I Wayan Sudika I Wayan Sutresna Irmayani Ismayanti, Jumratul Khairina Khairina, Khairina La Ode Safuan Lestari Ujianto, Lestari Lestari, Dian Fathita Dwi M. Taufik Fauzi, M. Taufik Maisopa, Ira Majrurraziky, Majrurraziky Micko Aliansyah MUHAMMAD TAUFIK Musthofa Salafy Nabila Azkiya Rosyida Wijayanti Nadia Dwi Septianti Nafiatun, Failman Nangurman, Royanissa Julia Rahmadewi Nihla Farida Noval, Ahmad Novita Hidayatun Nufus Putra, Muhammad Rizky Anugrah Putri, Dwi Noorma Rachman, Gina Juniarti Rahil, Arya Wardana Rahman, M. Tata Aulia Raihanun, Siti Ramadhan, Devi Aulia Rizki, Rama Sari, Firda Widya Saskia, Tia Savitri, Diana Ayu Sintanu, Muh. Andi Wirya Sudhanta, I Made Sudharmawan, A.A. Ketut Sudharmawan, A.A.K. Sudharmawan, Anak Agung Ketut Sudhramawan, Anak Agung Ketut Sukartono Sukartono Suprayanti Martia Dewi, Suprayanti Martia Syahadatina, Rifkah Hashifah Teguh Wijayanto Utama, Dio Alif Wawan Setiawan Wayan Wangiyana Wideratih, Anggun Angling Yakop, Uyek Malik Yani, Irmayani Zamroni Alpian Muhtarom Zurriatun Toyyibah