Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Ratio Legis Integrated Law Enforcement Centre (Gakkumdu) in the Electoral Law Enforcement System Rahman, Kholilur; Jamil; Arifin, Samsul; Zairuddin, Ahmad
Journal of Development Research Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9, Number 2, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jdr.v9i2.427

Abstract

Compared to other legal regime issues, the issue of election law can be said to be more complex. In addition to the numerous categories of problems, the implementation of handling election law issues also involves many institutions, such as Gakkumdu, which consists of Bawaslu (Election Supervisory Board), the Public Prosecutor's Office, and the Police. This research is interesting to discuss because it deals with matters of authority related to institutional prestige, which may give rise to institutional controversies that deserve attention. Some of the discussions that will be addressed are the issue of ratio legislation or the foundation for the establishment of Gakkumdu and its position in enforcing criminal election laws. Furthermore, the urgency of Gakkumdu's authority in the process of enforcing criminal election laws and their problems will be discussed. The research method used is normative, employing a statutory approach and a conceptual approach. The research findings conclude that, first, the ratio legis aims to achieve the principle of coordination to align the understanding and handling patterns of election-related crimes among Bawaslu, the Police, and the Public Prosecutor's Office. Second, Gakkumdu plays a crucial role in enforcing criminal election laws, which requires a prompt enforcement process. However, there are often problems in its enforcement, one of which is the lack of shared perception and agreement among Bawaslu, the Police, and the Public Prosecutor's Office in handling election-related criminal cases.
TAFSIR DAN HADIS AHKAM TENTANG WAKALAH Ahmad Kamil Harahap; Nawir Yuslem; Jamil
ALWAQFU: Jurnal Hukum Ekonomi dan Wakaf Vol. 3 No. 3 (2025): Oktober Jurnal Hukum Ekonomi dan Wakaf
Publisher : P2WP MUI Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep wakalah dalam perspektif tafsir dan hadis a?k?m, dan berangkat dari asumsi bahwa wakalah bukan sekadar konstruksi fiqh praktis, melainkan memiliki landasan normatif yang kuat dalam al-Qur’an dan Sunnah Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir a?k?m dan hadis a?k?m, disertai analisis ushul fiqh terhadap ayat-ayat dan hadis-hadis yang merepresentasikan praktik perwakilan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun al-Qur’an tidak secara eksplisit menggunakan istilah wakalah dalam seluruh ayat yang relevan, ayat-ayat seperti QS. an-Nis?’ [4]: 35, al-Kahf [18]: 19, dan Y?suf [12]: 55 serta [12]: 93 mengandung prinsip-prinsip delegasi, pengutusan, dan penyerahan mandat yang secara substansial menjadi basis normatif wakalah. Penafsiran para mufassir terhadap ayat-ayat tersebut menegaskan bahwa wakalah berorientasi pada maslahat, amanah, dan kompetensi wakil. Temuan ini diperkuat oleh hadis-hadis a?k?m tentang wakalah dalam jual beli, pelunasan utang, dan akad nikah yang secara eksplisit menunjukkan legitimasi syar‘i praktik perwakilan, sekaligus menetapkan batas kewenangan dan tanggung jawab wakil. Secara kritis, artikel ini menegaskan bahwa wakalah tidak dapat dipahami secara reduktif sebagai akad teknis semata, melainkan sebagai mekanisme hukum yang sarat nilai etis dan maq??id?, terutama dalam menjaga harta (?if? al-m?l), mewujudkan kemudahan (tays?r), dan menjamin keadilan dalam relasi sosial. Dengan demikian, wakalah memiliki relevansi normatif yang kuat untuk dikontekstualisasikan dalam praktik mu??malah kontemporer, termasuk ekonomi dan perbankan syariah, selama prinsip amanah, kejelasan mandat, dan tanggung jawab hukum tetap dijaga.
TAFSIR DAN HADIS AHKAM TENTANG MUDHARABAH: KAJIAN KOMPREHENSIF LANDASAN SYAR'I DALAM AL-QUR'AN DAN SUNNAH. Fahri Roja Sitepu; Jamil; Nawir Yuslem
ALWAQFU: Jurnal Hukum Ekonomi dan Wakaf Vol. 4 No. 01 (2026): Februari 2026
Publisher : P2WP MUI Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mudharabah merupakan salah satu akad kerja sama dalam ekonomi Islam yang memiliki peran penting dalam praktik muamalah, baik pada masa klasik maupun dalam konteks ekonomi dan keuangan syariah modern. Keabsahan dan penerapan akad mudharabah tidak terlepas dari landasan syar‘i yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif tafsir ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis-hadis ahkam yang menjadi dasar hukum akad mudharabah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan normatif, dengan menelaah ayat-ayat terkait aktivitas usaha, kerja sama, dan perdagangan, serta hadis-hadis Nabi SAW yang relevan dengan praktik mudharabah. Analisis dilakukan dengan memperhatikan asb?bun nuz?l, asb?bul wur?d, serta pandangan para ulama tafsir dan muhaddits dalam memahami dalil-dalil tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun mudharabah tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur’an, prinsip-prinsip dasarnya memiliki legitimasi kuat melalui ayat-ayat umum tentang muamalah dan diperkuat oleh praktik Nabi SAW serta ijma‘ ulama. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan hukum Islam dan memberikan kontribusi teoritis dalam penguatan landasan syar‘i akad mudharabah, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah kontemporer.
PERLINDUNGAN DATA PRIBADI BAGI PENGGUNA SOSIAL MEDIA saripa rugaya, Muh.Rifqy Hidayatullah Arham; Jafar, Usman; Jamil
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 6 No 3 (2025): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/siyasatuna.v6i3.42752

Abstract

This research aims to analyze forms of personal data protection on social media and the implementation of personal data protection on social media. The problem raised was related to the increasing number of cases of personal data leakage on social media. The research method used is this research is a type of field research and the author uses a legal approach and a syar'i normative approach. The data sources used in this research are primary data and secondary data. The data collection methods used by researchers to conduct this research are observation, interviews and documentation. The results of this research are forms of personal data protection on social media in the form of personal data processors, personal data controllers, and personal data subjects who are not only people but also companies/legal entities. Implementing personal data protection, the Ministry of Communications and Information Technology (Kominfo) has a system called the Indonesia Data Protection System (IDPS). IDPS is a system that is able to minimize cyber crime, especially the misuse of personal data and information. The implementation of this system works directly with the social media application manager in this case (META).
Pemberdayaan Remaja Dalam Mencegah Kenakalan Remaja di Desa Kalisat Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan Irianto, Heru; Jamil; Hidayat, Racmad
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/semeru.v2i2.1694

Abstract

Kenakalan remaja merupakan salah satu permasalahan sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keharmonisan kehidupan masyarakat desa. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan remaja sebagai langkah strategis dalam pencegahan kenakalan remaja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan kapasitas remaja desa dalam mencegah kenakalan remaja melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Sasaran kegiatan adalah remaja Desa Kalisat dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja mengenai bahaya kenakalan remaja serta tumbuhnya kesadaran untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan produktif. Selain itu, terbentuk komitmen bersama antara remaja dan masyarakat desa dalam mengembangkan kegiatan positif sebagai sarana pencegahan kenakalan remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan remaja berbasis desa yang berkelanjutan dalam rangka menciptakan ketertiban dan kesejahteraan sosial masyarakat.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA SAKAY Alisa K. Laradio; Nur Aisyah Mansyur Marahimu; Jamil; Hasna Koba’a
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6364

Abstract

Rendahnya minat dan kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa sekolah dasar merupakan salah satu permasalahan yang masih banyak ditemukan di wilayah pedesaan. Kondisi tersebut juga terjadi pada siswa di Sekolah Dasar Desa Sakay, yang menunjukkan masih rendahnya antusiasme belajar serta kemampuan membaca yang belum optimal. Permasalahan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya pendampingan orang tua di rumah, keterbatasan waktu pembelajaran di sekolah, serta perbedaan kemampuan membaca di antara siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa melalui program pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendampingan langsung, pengelompokan siswa berdasarkan tingkat kemampuan, serta pembelajaran yang bersifat interaktif dan motivatif. Sasaran kegiatan adalah 32 siswa yang masih berada pada tahap pembelajaran Iqro dan Al-Qur’an. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi terhadap partisipasi, antusiasme, kepercayaan diri, dan perkembangan kemampuan membaca siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar yang ditandai dengan kehadiran yang lebih konsisten, partisipasi aktif, serta keberanian siswa dalam membaca. Selain itu, kemampuan membaca siswa juga mengalami perkembangan secara bertahap sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing. Program ini juga memberikan dampak pada perubahan perilaku belajar, di mana sebagian siswa mulai mengulang bacaan di rumah. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendampingan yang sederhana namun berkelanjutan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di sekolah dasar, khususnya di wilayah pedesaan.
THE STRATEGIC ROLE OF SOCIAL STUDIES TEACHERS IN DEVELOPING DEEP LEARNING-BASED CURRICULUM TO FACE THE CHALLENGES OF THE DIGITAL ERA Junianto, Rino; Jamil; Tutuk Ningsih; Siswadi
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 2 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i2.7820

Abstract

This study aims to analyze the strategic role of social studies teachers in developing a deep learning-based curriculum to face the challenges of the digital era at SD Negeri Karangcegak, Sumbang District, Banyumas Regency. Digital transformation requires a change in the learning approach from just knowledge transfer to learning that emphasizes conceptual understanding, critical thinking, collaboration, creativity, and the ability to solve social problems. This study uses a qualitative approach with interview, observation, and documentation data collection techniques. The results showed that teachers began to integrate project-based learning, local social case studies, as well as the use of simple digital media to encourage more in-depth learning. The strategic roles carried out by social studies teachers at SDN Karangcegak Sumbang District are (1) as learning designers who design contextual learning oriented to deep understanding; (2) as a facilitator who encourages cognitive engagement through discussion, scaffolding, and critical questioning; (3) as a motivator who builds a learning climate conducive to active student involvement; (4) as an innovator who develops problem-based and project-based learning methods; (5) as a curriculum designer who adapts the national curriculum to the local context; and (6) as an integrative user of contextual learning media and resources.