Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Menopause: Mental Health, Health Issues, and Coping Strategies. A Qualitative Study Mamnuah, Mamnuah; Ramdani, Wawan Febri; Kartini, Farida; Astuti, Dhesi; Retnaningdiah, Dian; Wantonoro, Wantonoro
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v21i1.13733

Abstract

Menopause marked a transformative phase in many women’s lives, often accompanied by complex physical, emotional, and social challenges. This study aimed to explore how women in Yogyakarta experienced and managed menopause, shedding light on their unique coping strategies and support systems. A qualitative design employed purposive sampling to recruit women aged 45 to 55, ensuring diverse and relevant experiences. In-depth, face-to-face interviews were conducted and analyzed thematically to uncover underlying patterns and meanings. Four major themes emerged: physical and emotional changes, adaptation strategies, social support dynamics, and shifts in sexuality. Women reported symptoms such as sleep disruption, fatigue, and mood instability, and adapted by seeking information and modifying their lifestyles, although resources were often insufficient. Family and community support provided essential emotional relief, while changes in intimacy required communication and adjustment. These findings highlighted the need for holistic menopause management that integrates physical, emotional, and relational support.
High anxiety levels associated with elevated blood glucose in older adults with type 2 diabetes: An Indonesian sample Arman, Mohammed; Wantonoro, Wantonoro
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i2.2790

Abstract

Background: Aging is a gradual and irreversible pathophysiological process. Being older increased health problems both physically and mentally such as glucose and anxiety level. Aim: to analyze the correlation between anxiety levels and glucose older person. Methods: a quantitative correlational research design. Anxiety was assessed with HARS questionnaire, while glucose was determined through face-to-face monitoring. Pearson correlation statistical analysis was used to examine the correlation between anxiety and glucose. Results: Fifty older persons with diabetic diagnose were included in this study. Pearson correlations test showed that there was significant correlation between anxiety and glucose levels in older persons confirmed (?=0.001). Conclusion: Higher anxiety was associated with increased blood glucose among older adult with diabetic Type-II. Therefore, intervention program for anxiety in older persons with diabetic are needed in order to manage glucose levels. Investigate specific nursing intervention strategy for older persons with diabetic are recommended for future study. Abstrak: Latar Belakang: Penuaan adalah proses patofisiologis yang terjadi secara bertahap dan tidak dapat dihindari. Menjadi lebih tua meningkatkan masalah kesehatan baik secara fisik maupun mental, seperti kadar glukosa dan tingkat kecemasan. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dan kadar glukosa pada lansia. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Kecemasan dinilai menggunakan kuesioner HARS, sedangkan kadar glukosa ditentukan melalui pemantauan langsung. Analisis statistik korelasi Pearson digunakan untuk menguji hubungan antara kecemasan dan kadar glukosa. Hasil: Lima puluh lansia dengan diagnosis diabetes diikutsertakan dalam penelitian ini. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dan kadar glukosa pada lansia (?=0.001). Kesimpulan: Tingkat kecemasan yang lebih tinggi berhubungan dengan peningkatan kadar glukosa darah pada lansia dengan diabetes tipe II. Oleh karena itu, program intervensi untuk mengatasi kecemasan pada lansia dengan diabetes diperlukan guna mengelola kadar glukosa. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi strategi intervensi keperawatan yang spesifik bagi lansia dengan diabetes. 
Dukungan Keluarga dan Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Program Posyandu Lansia Suryaningsih, Endang Koni; Rini, Sulistio; Wantonoro
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 1 No. 1 (2020): JANUARY- JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.567 KB) | DOI: 10.52103/jahr.v1i1.88

Abstract

Latar belakang: Populasi lansia merupakan fenomena global. Posyandu lansia Indonesia dibentuk untuk mempertahankan kesehatan lansia. Budaya dan dukungan keluarga merupakan faktor yang penting dalam kegiatan posyandu lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan antara dukungan keluarga dan keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan survey korelasi dengan pendekatan crosectional. 114 responden yang telah diambil menggunakan teknik accidental sampling dan mengikuti penelitian ini. Analisys statistic Chi-scuare digunakan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia dalam mengikuti program posyandu lansia.: Sebagian besar lansia dalam penelitian ini telah mendapat dukungan dari keluarga yaitu 72 responden (63.2%), namun terdapat sekitar 78 (68,4%) responden yang tidak aktif berpartisipasi dalam kegiatan posyandu lansia. Secara statistic didapatkan hubungan yang significant antara dukungan keluarga dan keaktifan lansia dalam kegiatan posyandu lansia (p=0.001) Kesimpulan: Dukungan keluarga diharapkan terus dilakukan untuk dapat memberikan perhatian, motivasi dan dukungan kepada lansia. Keluarga dapat memberikan dukungan dengan mengingatkan dan memberikan fasilitas untuk berpastisipasi dalam kegiatan setiap bulannya. Memberdayakan keluarga dalam mendukung kegiatan lansia menjadi hal yang menarik untuk peneliatian selanjutnya.
Analisis Kritis Bencana Dalam Konsep Dalam Perspektif Perempuan Berkemajuan: Study Reflektif Pimpinan Aisyiyah dari Akar Rumput Rokhmah, Islamiyatur; Wantonoro, Wantonoro; L, Tri Hapsari; Salmiyati, Suri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15656

Abstract

Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah memasuki abad ke 2 semakin memantapkan gerak langkahnya sebagai oraganisasi perempuan berkemajuan. Sebagai penciri gerakan perempuan berkemajuan adalah senantiasa melakukan da’wah yakni fungsi pembebasan, pemberdayaan, dan pemajuan kehidupan dalam mengaktualisasikan risalah Islam sebagai rahmat bagi alam semesta. Pemahaman akan konsep perempuan berkemajuan di setiap level jenjang kepemimpinan Aisyiyah tentu saja akan berbeda sesuai dengan kontek dan lahan garapnya masing-masing. Maka dalam penelitan ini akan lebih menitik beratkan tentang refleksi implementasi konsep perempuan berkemajuan dari level struktural paling bawah akar rumput yakni pimpinan ranting hingga pimpinan pusat. Metode penelitian yang diguankan adalah kualitatif, dengan mewawancarai sampling inforaman dari pimpinan ranting hingga pusat masing-masing 2 (dua) informan, untuk lebih menguatkan di level pimpinan tertentu akan dilakukan focus group discustion (FGD), dan tentu saja penelitian ini akan dikuatkand engan dokumentasi baik buku, majalah, artikel dan yang lainnya.
The relationship between self-care and quality of life in heart failure patients: a correlational study Atmanasari , Hesti; Prasestiyo, Hamudi; Wantonoro, Wantonoro
International Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/ijhst.v7i2.4389

Abstract

Heart failure occurs when the heart is unable to pump blood effectively. As a consequence, the supply of oxygen and nutrients to the body decreases. This condition significantly impacts the patient's quality of life. Effective self-care can help improve the quality of life for patients with heart failure. This study aims to examine the relationship between self-care and quality of life among heart failure patients at the Cardiology Clinic of PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. This study employed quantitative, descriptive-correlational design with crosssectional approach. A total of 64 respondents were selected based on inclusion and exclusion criteria using purposive sampling. Data were collected using the Self Care of Heart Failure Index (SCHFI) and the Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ). Data analysis was conducted using the Kendall Tau correlation test. Based on the result, the most of the respondents, 46 (71.9%) showed a moderate level of self-care, and 55 (85.9%) reported a good quality of life. The Kendall Tau test yielded a p-value of 0.002 with a correlation coefficient of 0.388, which indicated a positive and moderately strong relationship between self-care and quality of life. In conclusion, this study shows that there is a relationship between self-care and the quality of life of the heart failure patients. Good self-care improves disease control and patient adaptation, thus having a positive impact on quality of life.
Co-Authors Adelia Rizky Brilianti Al Amin, Taofani Rizal Apriliyani, Kiki Putri Arida Rahmawati Arif Bimantara Arman, Mohammed Astuti, Andari Wuri Astuti, Dhesi Atmanasari , Hesti Baros, Wan Aisyah Dewi, Suarse Dian Novita Dian Retnaningdiah, Dian Dika Rizki Imania Dika Rizki Imania, Dika Rizki Diyah Candra Anita, Diyah Candra Dwi Astuti Edy Suprayitno Edy Suprayitno, Edy Endang Koni Suryaningsih, Endang Koni Faedati, Nur Faidati, Nur Faidullah, Hilmi Zadah Farida Kartini Febriyanti, Maya Fenny Nur Alvianty harun, sigit Harus, Sigit Heru Susanto Huynh Xuan Thi Nguyen Ilyas, Aura Risky Putri Indrawati Indrawati Islamiyatur Rokhmah Ismarwati Rendra Widyatama I.M. Sunarsih Sutaryo Jurdiansyah, Jurdiansyah Kartini, Farida Khoiriyah, Hikmatul Komarudin Komarudin Komarudin Komarudin L, Tri Hapsari Liem Thanh Nguyen Loc Van Huynh M Dahlan M Dahlan, M Made Suandika Mamnuah, Mamnuah Manahan, Lydia T. Manh Truc Huynh Nguyen Manurung, Khaterina Kristina Meei-Ling Gau Minh Quang Le Moh. Ali Imron, Moh. Mufdillah Mufdillah, Mufdillah My Ngoc Thi Huynh Nguyen, Tuan Van Nosa Septiana Anindita Phuong Viet Nguyen Prasestiyo, Hamudi Prihatiningsih, Dwi Putri, Rizki Anindya Ramdani, Wawan Febri Rini, Sulistio Ruhyana, Ruhyana Salmiati, Suri Setianah, Heni Siregar, Dedy Revelino Siti Fatimah Sitti Fadhillah Suarni, Lisa Sugiantoro, Hari Akbar Sugiyarto Sugiyarto Suri Salmiyati Suri Salmiyati, Suri Suriani Suriani Thi My, Nguyen Duyen Thi Ngoc, Nguyen Han Thi Yen, Nguyen Nhi Thu Minh Vo Thuy Hong Nguyen Tuan Van Nguyen Tuan Van Nguyen Van Nguyen, Tuan Widadi, Tri Yang, Hsiu-Ling Zain, Indah Choirunnisa Putri