Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri Besar di Kabupaten Sidoarjo Dita Putri Eka Wahyuni; Kukuh Arisetyawan; Lucky Rachmawati; Ladi Wajuba Perdini Fisabilillah
Jurnal Simki Economic Vol 7 No 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v7i1.521

Abstract

One of the classic problems in Indonesia that has not been successfully resolved until now and continues to be scientifically researched is the unemployment rate. This study aims to analyze whether the number of employment in large industries is affected by investment. This research applies quantitative methods and time series data analysis processed with the help of Stata. The research was conducted in one of the provinces in East Java, namely Sidoarjo Regency with a limited range of years between 2010 and 2021. The type of data applied is secondary data obtained through the Sidoarjo Regency Communication and Information Office. The results indicate that investment positively and significantly affects labor absorption. This means that an increase in investment increases labor absorption. The greater the investment, the higher the employment. Suggestions for future researchers are to use a wider scope of research data, such as the scope of Indonesia. In addition, it can expand the category of variables on the effect on educated, trained, uneducated, and unskilled labor.
The Influence of Population and Government Expenditure on Surakarta City Original Revenue 2006-2023 Fahnur Ari Wijaya; Kukuh Arisetyawan; Ladi Wajuba Perdini Fisabilillah; Risqi Noor Hidayati Putri
Jurnal Simki Economic Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v7i2.710

Abstract

One of the problems that still occurs in the region until now is the problem of regional finance. This study aims to determine whether population and government expenditure have an influence on local revenue in Surakarta City in 2006-2023. This study uses an associative quantitative approach and the method used is multiple linear regression processed with the help of STATA 13. The results showed that population and government expenditure have a positive and significant effect on local revenue. Simultaneously, both variables have a significant effect on local revenue in Surakarta City.
FACTORS INFLUENCING FORMAL EMPLOYMENT OPPORTUNITIES FOR GENERATION Z IN INDONESIA Shofaunnida, Auliya; Arisetyawan, Kukuh
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/04sv0m46

Abstract

Studi ini mengkaji determinan yang memengaruhi kemungkinan Generasi Z bekerja di sektor formal di Indonesia dengan memanfaatkan dataset Sakernas 2023. Dengan menggunakan regresi logistik biner pada 758.900 observasi, analisis ini mengevaluasi dampak usia, pendidikan, jenis kelamin, tempat tinggal, dan penggunaan teknologi terhadap hasil pekerjaan formal. Hasilnya menunjukkan bahwa semua variabel independen signifikan secara statistik pada tingkat 5 persen. Nilai Pseudo R-kuadrat sebesar 0,2305 menunjukkan daya prediksi model yang moderat. Pendidikan, tempat tinggal perkotaan, dan penggunaan teknologi ditemukan secara substansial meningkatkan probabilitas pekerjaan formal, sementara kelompok usia dan perempuan tertentu menunjukkan peluang lebih rendah untuk mendapatkan pekerjaan formal. Uji Goodness of Fit mengonfirmasi bahwa model yang diestimasi sesuai dengan data dengan baik. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses yang adil terhadap sumber daya digital, dan mempromosikan kebijakan ketenagakerjaan yang responsif gender untuk meningkatkan peluang bagi Generasi Z di pasar tenaga kerja formal Indonesia.
The Influence of Poverty, Dependency Ratio, and Gross Enrollment Rate on the Human Development Index in West Kalimantan Sari, Dewi Laila; Arisetyawan, Kukuh
Jurnal Ilmu Ekonomi JIE Vol. 9 No. 04 (2025): Jurnal Ilmu Ekonomi
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jie.v9i04.42273

Abstract

This study aims to analyze the influence of poverty, dependency ratio, and gross enrolment ratio (GER) on the Human Development Index (HDI) in West Kalimantan from 2019 to 2023. Data from 12 districts and 2 cities between 2019 and 2023 were analyzed using a panel data regression with a random effects model (REM). The findings indicate that poverty and dependency ratios adversely and significantly affect HDI, whereas GER exerts a positive and substantial influence. All three variables exert a significant simultaneous influence on HDI. The practical application of this research lies in its ability to inform policy design for alleviating poverty, managing demographic structures, and improving educational accessibility, thereby accelerating human development in West Kalimantan.
Analysis of the Determinants of Open Unemployment and Poverty Rates in East Java Province Fadila, Natasya Nur; Arisetyawan, Kukuh
Jurnal Ilmu Ekonomi JIE Vol. 10 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Ekonomi
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jie.v10i01.42522

Abstract

The purpose of this study is to analyze the simultaneous and partial influences of the labor force participation rate, human development index, district/city minimum wage, per capita expenditure, and technology on the open rate and poverty in the regencies/cities of East Java Province for the period 2020-2024. Using a quantitative approach with multivariate analysis and multiple and simple regression. Data obtained from the Central Statistics Agency. The results show that the labor force participation rate, human development index, district/city minimum wage, per capita expenditure, and technology simultaneously influence the open unemployment rate, which ultimately also affects poverty in the regencies/cities of East Java Province.
Peran Pendidikan, Investasi, dan Kondisi Ekonomi terhadap Partisipasi Angkatan Kerja di Indonesia tahun 2020 sampai 2024: The Role of Education, Investment, and Economic Conditions on Labor Force Participation in Indonesia from 2020 to 2024 Husen, Mohammad Aril; Arisetyawan, Kukuh
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 8 No. 1 (2026): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v8i1.2887

Abstract

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keterlibatan penduduk usia kerja dalam aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rata-rata lama sekolah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) harga konstan, Penanaman Modal Asing (PMA), dan tingkat pengangguran terbuka terhadap TPAK di Indonesia selama periode 2020–2024. Data yang digunakan berupa data panel dari 34 provinsi yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial PDRB harga konstan dan PMA berpengaruh positif dan signifikan terhadap TPAK. Sementara itu, rata-rata lama sekolah berpengaruh positif namun tidak signifikan, sedangkan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TPAK. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap TPAK. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi dan investasi memiliki peran penting dalam mendorong partisipasi tenaga kerja, sehingga diperlukan kebijakan yang terintegrasi antara pengembangan ekonomi dan pasar tenaga kerja.
LABOR MARKET PARTICIPATION STATUS AMONG INDONESIAN MILLENNIALS: A MULTINOMIAL LOGIT APPROACH Kukuh Arisetyawan; Nila Aristia Wijaya
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.15.NO.03.TAHUN.2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2026.v15.i03.p10

Abstract

Penelitian ini mengkaji penentu status ketenagakerjaan di kalangan milenial Indonesia (lahir 1981-1996) menggunakan regresi logistik multinomial pada data Sakernas Agustus 2020 (N = 236.253) yang dikumpulkan selama Pandemi Covid 19, dengan pengangguran sebagai kategori acuan. Hasil menunjukkan bahwa setiap tahun tambahan pendidikan yang diselesaikan meningkatkan probabilitas pekerjaan formal sekitar 1,9 persen dan mengurangi probabilitas pengangguran sebesar 0,4 persen. Laki-laki memiliki probabilitas 11,5 persen lebih tinggi untuk pekerjaan informal daripada perempuan. Partisipasi pelatihan bersertifikat meningkatkan probabilitas kerja formal sebesar 10,5 persen. Khususnya, penerima Kartu Prakerja menunjukkan probabilitas kerja formal 4,4 persen lebih tinggi (p = 0,014), meskipun efek pada pengangguran dan pekerjaan informal secara statistik tidak signifikan. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan, pelatihan, dan program pemerintah yang ditargetkan sangat penting untuk meningkatkan akses pasar tenaga kerja formal bagi milenial Indonesia.   This study examines determinants of employment status among Indonesian millennials (born 1981-1996) using multinomial logistic regression on Sakernas August 2020 data (N = 236,253) collected during The Covid 19 Pandemic, with unemployment as the reference category. Results indicate that each additional year of completed education increases the probability of formal employment by approximately 1.9 percent and reduces unemployment probability by 0.4 percent. Males have a 11.5 percent higher probability of informal employment than females. Certified training participation raises formal employment probability by 10.5 percent. Notably, Pre-Employment Card (Kartu Prakerja) recipients show 4.4 percent higher formal employment probability (p = 0.014), though effects on unemployment and informal employment are statistically insignificant. Findings suggest that education, training, and targeted government programs are central to improving formal labor market access for Indonesian millennials.
DETERMINAN EKONOMI, DEMOGRAFI, DAN SOSISOLOGI TERHADAP PERCERAIAN DI INDONESIA Dini Leonyta Agustin; Kukuh Arisetyawan
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v12i1.2848

Abstract

ABSTRAKPeningkatan angka perceraian di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa ketahanan keluarga menghadapi tekanan yang semakin kompleks akibat perubahan ekonomi, demografi, dan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan perceraian di Indonesia menggunakan pendekatan regresi logistik dengan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Kor 2023. Variabel independen yang dianalisis meliputi pengangguran, wilayah tempat tinggal, jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, dan kondisi kesehatan kepala rumah tangga. Sampel penelitian mencakup 261.830 individu pernah menikah berusia 15 tahun ke atas dengan data lengkap pada seluruh variabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kemungkinan perceraian. Pengangguran menjadi faktor paling dominan yang meningkatkan risiko perceraian, diikuti oleh wilayah perkotaan dan gangguan kesehatan kepala rumah tangga. Sebaliknya, usia, pendidikan tinggi, dan jenis kelamin laki-laki berperan sebagai faktor protektif terhadap perceraian. Temuan ini menegaskan bahwa perceraian merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi faktor ekonomi, demografi, dan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris melalui penggunaan pendekatan terintegrasi pada data nasional representatif untuk menjelaskan determinan perceraian di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang berfokus pada perluasan kesempatan kerja, penguatan ketahanan ekonomi keluarga, dan peningkatan edukasi kesiapan pernikahan guna menekan angka perceraian.ABSTRACTThe increase in divorce rates in Indonesia in recent years indicates that family resilience is facing increasingly complex pressures due to economic, demographic, and social changes in society. This study aims to analyze the determinants of divorce in Indonesia using a logistic regression approach with data from the 2023 National Socioeconomic Survey (SUSENAS). The independent variables analyzed include unemployment, area of residence, gender, age, education level, and the health condition of the head of the household. The study sample included 261,830 ever-married individuals aged 15 years and above with complete data on all study variables. The analysis results show that all variables significantly influence the likelihood of divorce. Unemployment is the most dominant factor increasing the risk of divorce, followed by urban area and health problems of the head of the household. Conversely, age, higher education, and male gender act as protective factors against divorce. These findings confirm that divorce is a multidimensional phenomenon influenced by the interaction of economic, demographic, and social factors. This study provides an empirical contribution by using an integrated approach to representative national data to explain the determinants of divorce in Indonesia. Therefore, policies are needed that focus on expanding employment opportunities, strengthening family economic resilience, and improving marriage readiness education to reduce divorce rates.
Co-Authors Agustin, Indah Dwi Amelia, Rosa Aminudin Ma'ruf AMINULLAH, BRILLIAN AKBAR Anik Indrawati Anwar, Anastasya Rolina Aprelia, Rizky Wahyuning Putri Ardini , Cheva Adisty Ariyadi, Atha Adinata Asia, Rama Putri Attaqi, Lifya Fillahi Awaliyah, Lisa Fadilah Awary, Nadiah Azhar, Nur Azirah Zahida Binti Muhammad Azhar, Nur Azirah Zahida Mohamad Christiayu Natalia Devanto Shasta Pratomo Dewi, Nanda Mustika Dini Leonyta Agustin Dita Putri Eka Wahyuni dwi lestari, indri Efend, Silvie Putri Wahyu Effendi, Amanda Lailatul Khofifah Erlyn Yuniashri Fadila, Natasya Nur Fahnur Ari Wijaya Faradilla, Silvia Putri Firmansyah, Alhafiz Hamzah Hanifa, Nurul Hendry Cahyono Husen, Mohammad Aril Hutabarat , Ruth Eviana Hutabarat, Ruth Eviana Huzaimi, Fidya Dewi Kharisma, Safa Ladi Wajuba Perdini Fisabilillah Lillah, Neha Galih LUCKY RACHMAWATI Lustina Fajar Prastiwi M. Pudjihardjo Maharatni, Rina Dwi Ma‘ruf, Aminudin Nico Irawan Nila Aristia Wijaya Nilasari, Aprilia Nilasari, Aprillia Ningsih, Anik Kurnia Ningsih, Nuraini Kusuma Nur Adha , Anjestasya Anggrahi Nur'aini, Salsabila Nurul Hanifa Othman, Norashida Pertiwi, Rizka Dwi Yulian Prabowo, Prayudi Setiawan Pramita, Ika Putri, Icha Kartika Putri, Natasya Aditya Rabbani, Muhammad Arkan Rachmad Kresna Sakti Rahmatin, Nur Ihriza Ramadhani, Clara Sinta Prameswari Ratnaningsih, Ayu Risqi Noor Hidayati Putri Rizqi, Firistya Sabrina Ruth Eviana Hutabarat Saputra, Dimas Galih Sari, Amanda Devita Sari, Aprilia Herlina Sari, Dewi Laila Sasmitaningroh, Pangastuti Nur Sasongko Sasongko, Sasongko Shakil, Nurul Syifaa Mohd Shofaunnida, Auliya Sibatuara, Trisha Clarita Solekha, Sheptia Dwi Imroatus Solicha, Firda Armaatus solihah, Nabilatus Srisuk, Prattana Sulistiyaningsih, Nur Ayu Suryani, Meina Putri Tony Seno Aji Wahyuni, Dita Putri Eka Wasil, Mohammad Wenny Restikasari Wijaya, Fahnur Ari Wijaya, Nila Aristia