Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

KEPUASAN KERJA PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PERSPEKTIF KESEIMBANGAN BEBAN KERJA DAN DUKUNGAN MANAJERIAL DI RSUD SLEMAN Rahmad Hidayat, Anas; Siswatibudi, Harpeni; Setyaningsih Sunardi, Kartika; Artika Sari, Asti
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 1 (2025): Volume 16, Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v17i1.349

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan kerja merupakan sikap (tindakan-kognisi), perasaan senang (ungkapan-afeksi), atau kesenjangan (gab) antara apa yang telah diperoleh dengan yang diharapkan. Sikap senang yang ditunjukkan oleh seseorang dalam bekerja merupakan ekspresi karena apa yang menjadi tanggungjawabnya telah dijalankan dengan baik dan merasa puas atas hasil kerjanya. Sebaliknya apabila seseorang dalam bekerja tidak didukung oleh peralatan kerja yang memadai, lingkungan kerja yang tidak kondusif, dan rendahnya perhatian dari pimpinan, maka hal itu akan menimbulkan ketidakpuasan kerja. Tujuan: Mengetahui tingkat kepuasan kerja petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner yang dibagikan pada responden. Hasil: Kepuasan kerja petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman sebagian besar dalam kategori cukup (80%). Adapun yang merasa puas dan tidak puas masing-masing (10%). Kesimpulan: Tingkat kepuasan kerja petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman yaitu cukup puas dengan arti bahwa petugas merasa senang dengan pemberian gaji, promosi, supervisi, tunjangan tambahan, penghargaan, prosedur dan peraturan kerja, rekan kerja, pekerjaan itu sendiri, dan komunikasi.
MODEL PENDAMPINGAN BIDAN DALAM TIM PEMBERDAYAAN KEHAMILAN (TPK) SEBAGAI UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF UNTUK MENURUNKAN STUNTING DI DUSUN JOHO SENGKAN, CONDONGCATUR Ratnaningsih, Dwi; Setyaningsih Sunardi, Kartika; Nugroho P, Haryo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1 , April 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v8i1.338

Abstract

Stunting dan angka kematian ibu (AKI) merupakan dua tantangan besar dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu strategi yang dikembangkan adalah pembentukan Tim Pemberdayaan Kehamilan (TPK) yang melibatkan bidan, kader, dan tokoh masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas TPK melalui model pendampingan oleh bidan di Dusun Joho Sengkan, Condongcatur, Sleman. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan berbasis kebutuhan lokal, pelatihan kader selama dua hari, serta evaluasi melalui pre-post test dan observasi lapangan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader sebesar 30–35%, keteraturan kunjungan rumah oleh TPK, serta meningkatnya keterlibatan keluarga dalam mendukung ibu hamil. Model ini terbukti efektif dalam memperkuat fungsi promotif dan preventif TPK, serta memperkuat peran sosial kader di masyarakat. Untuk menjaga keberlanjutan program, diperlukan dukungan kebijakan dan pendanaan jangka panjang.
Review Artikel: Potensi Talas sebagai Obat Luka Laila, Wahyu Kumil; Firsty, Girly Risma; Sunardi, Kartika Setyaningsih
KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA Vol 3 No 1 (2025): JULI
Publisher : Program Studi Farmasi (S-1), Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/kjfi.v3i1.808

Abstract

Latar belakang: Luka insisi merupakan luka goresan pada kulit yang disebabkan oleh benda tajam. Umum terjadinya luka insisi pada masyarakat dan minimnya pemanfaatan tanaman obat menjadi fokus utama dalam review ini. Umbi secara empiris telah digunakan masyarakat sebagai pembalut luka dan secara ilmiah mengandung saponin, tanin, dan flavonoid untuk meningkatkan reepitalisasi luka insisi. Tujuan: bukti ilmiah tentang penggunaan ekstrak umbi talas dalam meningkatkan reepitelisasi luka insisi, jumlah fibroblas dan ketebalan kolagen. Metode: studi literature jurnal dilakukan secara sistematis melalui penelusuran hasil publikasi ilmiah menggunakan database PubMed, Google Scholardan Scientdirect. Hasil: tanaman umbi talas memliki kandungan yang dapat mempercepat penyembuhan luka dengan membantu reepitalisasi sel kulit. Kata kunci : Colocasia esculenta, talas, luka Introduction: Incision wounds are scratches on the skin caused by sharp objects. The common occurrence of incision wounds in society and the minimal use of medicinal plants are the main focus of this review. Tubers have been empirically used by the community as wound dressings and scientifically contain saponins, tannins, and flavonoids to increase reepithelialization of incision wounds. Objective: scientific evidence on the use of taro tuber extract in increasing reepithelialization of incision wounds, the number of fibroblasts and collagen thickness. Methods: a systematic journal literature study was conducted through searching for scientific publication results using the PubMed, Google Scholar and Scientdirect databases. Results: taro tuber plants have content that can accelerate wound healing by helping skin cell reepithelialization. Keywords : Colocasia esculenta, taro, wound
PERANCANGAN APLIKASI DATA MINING MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5 UNTUK MENGENALI GEJALA PENYAKIT ISPA PADA BALITA Sunardi, Kartika Setyaningsih; Nofitriyani
Jurnal Permata Indonesia Vol 14 No 2 (2023): Volume 14, Nomor 2, November 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v14i2.251

Abstract

Kesehatan merupakan hal yang berharga bagi setiap manusia karena siapa saja dapat mengalami gangguan, tidak terkecuali seorang balita. Para orang tua yang kurang memahami kesehatan, mempercayakan masalah tersebut kepada tenaga kesehatan yang berkompeten. Namun terkadang para tenaga kesehatan mempunyai kelemahan di dalam jam kerja (praktek) yang terbatas dan banyaknya antrian untuk konsultasi, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan yang dirasa oleh pasien. Oleh karena itu para tenaga kesehatan membutuhkan sebuah pakar yang bisa membantu dalam mendiagnosa penyakit. Alat bantu yang dapat mendiagnosa penyakit tersebut dapat dirancang dengan menggunakan teknik berupa data mining. Permasalahan yang terjadi diselesaikan dengan cara mencari pola suatu penyakit berdasarkan data yang sudah ada, yaitu data subjektif seperti usia, demam, batuk, pilek dan frekuensi napas yang mampu memperkuat hasil pohon keputusan (decision tree) dengan teknik algoritma C4.5. Dengan diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi suatu diagnosa, maka memudahkan untuk klasifikasi pola keputusan suatu penyakit dengan lebih akurat.
STRATEGI PENINGKATAN AKREDITASI RUMAH SAKIT KHUSUS IBU DAN ANAK ARVITA BUNDA Ocha Trimulya, Sevi; Yani Noor, Ahmad; Siswatibudi, Harpeni; Setyaningsih Sunardi, Kartika; Restu Yuliasri, Tita
Jurnal Permata Indonesia Vol 15 No 1 (2024): Volume 15, Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v15i1.300

Abstract

Latar Belakang : Salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas mutu pelayanan rumah sakit adalah dengan melakukan akreditasi rumah sakit. Peningkatan status akreditasi Rumah Sakit tidak lepas dari strategi-strategi yang telah diterapkan. RSKIA Arvita Bunda termasuk Rumah Sakit yang telah berhasil meningkatkan status akreditasinya menjadi tingkat Utama. Analisis SWOT merupakan metode yang dapat mengetahui strategi-srategi khususnya peningkatan akreditasi RSKIA Arvita Bunda. Tujuan : Mengetahui strategi peningkatan akreditasi RSKIA Arvita Bunda menggunakan analisis SWOT. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah 3 orang yaitu 1 staff Kesekretariatan, 1 Kepala Unit Humas Marketing, dan 1 Kepala Bidang Umum dan Keuangan RSKIA Arvita Bunda. Hasil : Strategi Peningkatan Akreditasi RSKIA Arvita Bunda antara lain Strategi SO (Strengths-Opportunities) yaitu meningkatkan kualitas pelayanan anak dan kandungan, menjalin kerjasama dengan rumah sakit dan pihak ketiga dalam pengelolaan limbah, optimalisasi pelayanan berlandaskan SOP yang tepat, serta penerapan SIMRS dan RME. Strategi ST (Strengths-Threats) yaitu memaksimalkan ketersediaan dokter spesialis untuk meningkatkan daya saing. Strategi WO (WeaknessesOpportunities) yaitu melakukan perbaikan fasilitas sarana prasarana rumah sakit, menambah fasilitas sarana prasarana, serta penyusunan deadline pengumpulan berkas akreditasi. Strategi WT (Weaknesses-Threats) yaitu meningkatkan promosi dengan membentuk bagian pemasaran yang berfokus pada sosial media. Kesimpulan : Strategi-strategi peningkatan akreditasi pada RSKIA Arvita Bunda sudah mencakup pemanfaatan antar aspek Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats.
HUBUNGAN PERSEPS PENDIDIKAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PEREKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT WILAYAH JETIS BANTUL Rufaidah Zusnafisa, Ilfi; Nugroho P, R. Haryo; Setyaningsih Sunardi, Kartika
Jurnal Permata Indonesia Vol 15 No 2 (2024): Volume 15, Nomor 2, November 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.326

Abstract

Pendidikan merupakan bagian yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja petugas dalam suatu instansi kesehatan. Dengan persepsi pendidikan yang baik maka akan menjadikan produktivitas kerja petugas menjadi lebih baik pula. Produktivitas kerja merupakan bagian yang sangat penting untuk keberhasilan suatu pekerjaan. Dalam suatu instansi kesehatan produktivitas merupakan salah satu komponen yang harus dimliki oleh suatu instansi apabila ingin mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan persepsi pendidikan dengan produktivitas kerja perekam medis di rumah sakit wilayah Jetis Bantul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik observasionel dengan pendekatan kuantitatif. Dilakukan dengan penyebaran kuesioner secara langsun kepada 26 responden petugas rekam medis. Variabel penelitian ini yaitu persepsi pendidikan dan produktivitas kerja perekam medis di rumah sakit wilayah Jetis Bantul. Hasil dari penelitian ini yaitu didapatkan hasil yang positif terhadap persepsi pendidikan karena nilai yang diperoleh > 60 dengan frekuensi 14 petugas (53,8%). Petugas rekam medis di rumah sakit wilayah Jetis Bantul memiliki produktivitas kerja yang cukup dengan persentase 69,2%. Hasil uji chi square pada variabel persepsi pendidikan dengan produktivitas kerja memilki hubungan yang positif dengan nilai signifikansinya 0,018. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara variabel persepsi pendidikan dengan produktivitas kerja petugas rekam medis di rumah sakit wilayah Jetis Bantul. Adapun hubungan yang positif menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi pendidikan maka semakin tinggi pula produktivitas kerja petugasnya.
PERSEPSI KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI MOBILE JKN DI RSUD NYI AGENG SERANG KULON PROGO PERIODE MARET – APRIL 2024 Dyah Widowati, Ameylia; Yani Noor, Ahmad; Setyaningsih Sunardi, Kartika
Jurnal Permata Indonesia Vol 15 No 2 (2024): Volume 15, Nomor 2, November 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.329

Abstract

Aplikasi Mobile JKN dari BPJS Kesehatan telah revolusioner dalam mempermudah pendaftaran dan manajemen data peserta JKN-KIS sejak 2017. Aplikasi ini menghadapi tantangan seperti fungsionalitas yang belum optimal dan keluhan terkait antrean panjang dan kesulitan mendapatkan jadwal tindakan medis. Studi di RSUD Nyi Ageng Serang Kulon Progo menunjukkan bahwameskipun Mobile JKN digunakan, masih ada masalah seperti kesalahan pendaftaran dan kurangnya pemberitahuan tentang status poliklinik. Mengetahui persepsi kepuasan pengguna Mobile JKN di Rumah Sakit Umum Daerah Nyi Ageng Serang Kulon Progo periode Maret – April 2024. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna aplikasi Mobile JKN. Responden terbanyak terdapat pada usia 20-44 tahun yaitu berjumlah 73%. Responden terbanyak terdapat pada jenis kelamin perempuan yaitu sejumlah 68%. Responden terbanyak terdapat pada pada pendidikan terakhir SMA/K yaitu sejumlah 59%. Persentase frekuensi persepsi terbesar puas sejumlah 86%. Sebagian besar pengguna Mobile JKN merasa puas dari pelayanan Mobile JKN. Beberapa hal yang dirasakan yaitu pada fitur aplikasi Mobile JKN berfungsi dengan baik, sangat bermanfaat bagi penggunanya, serta penggunaan Mobile JKN dirasa lebih menghemat waktu. Hal ini merupakan poin kepuasan tertinggi pada layanan Mobile JKN yang dirasakan oleh pengguna pada penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN MOTIVASI UNTUK SEMBUH PENYALAHGUNA NAPZA DI PANTI REHABILITASI YAYASAN INDOCHARIS SLEMAN Setyaningsih Sunardi, Kartika
Jurnal Permata Indonesia Vol 14 No 1 (2023): Volume 14, Nomer 1, Mei 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v14i1.230

Abstract

Sleman menduduki peringkat pertama kasus penyalahgunaan Narkoba di DIY. Faktor predisposisiadalah keinginan untuk sembuh dari NAPZA yang muncul dari diri sendiri. Panti rehabilitasi menjadisalah satu fasilitas yang termasuk dalam faktor pendorong. Kedua faktor tersebut tidak akan berjalanmaksimal bila tidak ada faktor penguat yaitu dukungan sosial. Tujuan dari penelitian ini yaitu untukmelihat hubungan antara dukungan sosial dengan motivasi untuk sembuh penyalahguna NAPZA diPanti Rehabilitasi Yayasan Indocharis Sleman. Jenis penelitian ini adalah analitik obeservasionaldengan metode cross sectional. Pengumpulan data menggunakan data primer yaitu kuesioner. Sampelpenelitian sebanyak 53 orang. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat.Confident Interval (CI) dari dukungan keluarga sebesar 0,338–1,943, dukungan teman sebesar 0,693–3,332 dan dukungan petugas rehabilitasi sebesar 0,223–1,324. Pvalue dari variabel dukungan keluarga,dukungan teman dan dukungan petugas rehabilitasi berturut-turut yaitu 0,865, 0,265 dan 0,336. Haltersebut berarti Hipotesis alternatif ditolak. Dukungan keluarga dan dukungan teman bukan merupakanfaktor risiko (RP=0,810 dan 0,543). Penyalahguna NAPZA dengan dukungan petugas rehabilitasirendah berisiko 1,519 kali memiliki motivasi sembuh yang rendah dibandingkan dengan peyalahgunaNAPZA dengan dukungan petugas rehabilitasi tinggi (RP 1,519). Kesimpulannya tidak ada hubunganyang signifikan secara statistik antara dukungan keluarga, dukungan teman dan dukungan petugasrehabilitasi terhadap motivasi untuk sembuh penyalahguna NAPZA di Panti Rehabilitasi YayasanIndocharis Sleman.
SOSIALISASI PROLANIS PADA POSBINDU MANGGULAN RT 06 RW 07 SANGGRAHAN DALAM RANGKA MENCEGAH TERJADINYA PENUMPUKAN RUJUKAN PENYAKIT KRONIS PADA RUMAH SAKIT (FKTL) Noor, Ahmad Yani; Ratnaningsih, Dwi; Sunardi, Kartika Setyaningsih; Seha, Harinto Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1, Maret 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v3i1.220

Abstract

Chronic disease is a disease that is the main cause of death in Indonesia. The incidence of chronicdiseases in Indonesia has increased based on the results of the 2018 Basic Health Research comparedto the results of the 2013 Basic Health Research. Since 2014, the implementation of the Chronic DiseaseControl Program (hereinafter referred to as Prolanis) from the government has not gone well in severalregions. The obstacles that occur are the lack of cooperation from all parties and the community's noncompliance with Prolanis. Currently, movements, communities and community groups have emergedwith positive activities, one of which is the Manggulan Posbindu (Integrated Post) located in SanggrahanHamlet, Sleman Regency. Posbindu Mangulan in collaboration with the Yogyakarta Permata IndonesiaHealth Polytechnic created a series of activities to make Prolanis a success, including free blood sugarand blood pressure checks, as well as outreach and discussion about Prolanis. This activity is attendedby 20 participants and will be held regularly. It is hoped that the high enthusiasm of the participants inthe discussion process and a series of examination activities will make Prolanis successful and preventthe accumulation of chronic disease referrals at the hospital.
TEKNOLOGI INOVATIF PENGGUNAAN BOOKLET SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI YANG MENARIK TERHADAP PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MANGGULAN, SLEMAN, YOGYAKARTA Riansih, Chici; Nugroho, R Haryo; Purwanti, Ratih; Sunardi, Kartika Setyaningsih; A, Alifia Widi; Hanifah, Nisa' Al
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dalam tubuh kurang dari normal. Pengetahuan edukasi gizi yang masih kurang menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pemilihan makanan yang mejadi salah satu faktor penyebab banyaknya kasus anemia, sehingga diperlukan edukasi gizi yang menarik untuk melakukan intervensi pemberian edukasi melalui media pembelajaran secara lebih mendalam sebagai upaya penurunan angka anemia. Peningkatan peran kader Posyandu dalam konsumsi tablet tambah darah (TTD) di Desa Manggulan, Sleman, Yogyakarta merupakan salah satu upaya untuk pencegahan anemia sedini mungkin. Anemia yang terjadi pada usia remaja dapat berlanjut hingga usia dewasa yang dapat berkontribusi besar angka kematian ibu dan bayi, bayi lahir prematur dan BBLR. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan pendidikan kesehatan melalui booklet sebagai media edukasi gizi pencegahan anemia pada remaja putri. Metode: pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui model keterlibatan kader remaja dan masyarakat, menggunakan metode berbasis ilmu pengetahuan dan kearifan budaya lokal, pendekatan melibatkan masyarakat, persuasif dan edukatif. Kesimpulan: terdapat pengaruh edukasi gizi melalui media menarik dan inovatif terhadap peningkatan pendidikan kesehatan gizi remaja putri.