Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh High Intensity Interval Training Dan Latihan Skipping Terhadap Peningkatan Daya Tahan Kardiovaskuler Pada Atlet Karate Kumite Ranting SMP Negeri 7 Watampone Supardi, Supardi; Darminto, Andi Ogo; Ilahi, Rahmat; Rijaluddin, Khalid; Santos, Maria Herlinda Dos
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1248

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh high intensity interval training dan latihan skipping terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskuler atlet karate Kumite SMP Negeri 7 Watampone. Analisis terhadap hasil observasi menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pre-test post-test control group design. Partisipan terdiri dari 10 atlet karate Kumite ranting SMP Negeri 7 Watampone yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Kelompok HIIT dan Kelompok Skipping. Hasil observasi menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan daya tahan kardiovaskuler. Namun demikian, kelompok HIIT menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan Kelompok Skipping. Temuan ini dapat digunakan sebagai referensi untuk pelatih dan atlet dalam meningkatkan daya tahan kardiovaskulernya.
Pengaruh Latihan Interval Terhadap Kecepatan Dan Daya Tahan Lari Jarak Menengah Atlet PASI Bone Jumardi, Jumardi; Rijaluddin, Khalid; Mutmainna, Andi; Ashar, Nopri Jumadil
Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v14i2.48499

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan interval terhadap kecepatan dan daya tahan atlet lari jarak menengah yang tergabung dalam PASI Bone. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 12 atlet putra cabang lari jarak menengah dan jauh. Penelitian dilaksanakan di Stadion Lapatau Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Variabel independen adalah latihan interval, sedangkan variabel dependen terdiri dari kecepatan dan daya tahan. Pengukuran dilakukan melalui tes lari 60 meter dan tes lari 2400 meter, baik pada tahap pretest maupun posttest. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS dengan tahapan uji prasyarat. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan seluruh data berdistribusi normal (p > 0,05). Uji homogenitas juga memperlihatkan varians pretest dan posttest bersifat homogen (p > 0,05), sehingga uji hipotesis dapat dilanjutkan. Uji-t digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Pada kecepatan lari 60 meter, diperoleh nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), sedangkan pada daya tahan lari 2400 meter nilai signifikansi 0,007 (< 0,05). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan latihan interval berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kecepatan serta daya tahan atlet lari jarak menengah PASI Bone.
Sosialisasi Peningkatan Wawasan Olahraga Lari dan Pencegahan Cedera Pada Komunitas Soppeng Berlari Darmawan, Syamsul; Rijaluddin, Khalid; Rahmi, Elvi
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.4121

Abstract

Olahraga lari menawarkan banyak manfaat kesehatan, tetapi juga berisiko cedera jika teknik yang digunakan tidak tepat. Komunitas Soppeng Berlari, yang berfokus pada kebugaran anggotanya, menghadapi masalah cedera akibat kurangnya pemahaman tentang teknik yang benar. Program pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan teknik lari yang benar guna mengurangi insiden cedera dan meningkatkan kualitas latihan anggota. Metode yang digunakan mencakup observasi awal, penyusunan materi, sosialisasi interaktif, praktik teknik, dan evaluasi setelah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota mengenai teknik lari yang benar, perubahan dalam perilaku latihan, serta penurunan gejala cedera setelah kegiatan. Kegiatan ini penting untuk pembinaan komunitas dalam meningkatkan kesehatan, pengetahuan olahraga, dan pencegahan cedera pada pelari.
Pengadaan Rumah Bibit Hortikultura sebagai Media Pengabdian Masyarakat untuk Mewujudkan Hidup Sehat di Desa Walimpong Selvi, Selvi; Rijaluddin, Khalid; Hermawan, Indra; Rijal, Rijal; Syarman, Muh. Iksan; Erwin, Erwin; Aslam, Adrian; Negara, Atma; Suarti, Suarti
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8089

Abstract

Pengabdian masyarakat di Desa Walimpong bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan budaya hidup sehat melalui pembangunan rumah bibit hortikultura. Metode meliputi penyuluhan, pembangunan rumah bibit dengan partisipasi masyarakat, pengadaan bibit sayuran dan tanaman obat sesuai kebutuhan lokal, pelatihan teknis bertani berbasis praktek, serta pendampingan pengelolaan rumah bibit secara berkelanjutan. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta observasi dan wawancara untuk menilai perubahan pola konsumsi dan partisipasi masyarakat. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan teknis sebesar 43-54%, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pangan sehat, serta rumah bibit menjadi pusat edukasi dan penyedia bibit berkelanjutan. Program ini efektif memberdayakan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan desa.
KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KESIMBANGAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ismail, Ismail; Hardi, Alif Aryadi; Rijaluddin, Khalid
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9705

Abstract

Childhood is a crucial period for the development of soccer technique, but the effectiveness of training is often hampered by a lack of data on dominant physical factors. This study analyzed the contribution of agility and balance to dribbling ability in thirty students at SD Inpres 6/75 Kading. A quantitative correlational approach was applied through a series of stages including the zigzag run test, the Modified Bass Test, and the dribbling test, using the Pearson correlation analysis technique using SPSS. The analysis results showed a significant positive contribution both partially and simultaneously. Quantitatively, agility contributed a correlation of r = 0.460 with a significance value of 0.001, while balance contributed r = 0.468 with a significance value of 0.009. The findings demonstrated that these two variables together explained 32.9% of the variation in dribbling ability with an r = 0.573 and an F-test of 6.606 with a significance value of 0.005. The main conclusion confirms that agility and body stability are crucial physical determinants in supporting manipulative movement performance in soccer. Therefore, this study recommends that coaches and sports teachers prioritize specific physical conditioning training programs to optimize students' mastery of basic techniques from an early age. This aims to build a solid fitness foundation for more effective and sustainable athletic performance development in the national future. ABSTRAK Masa kanak-kanak merupakan periode krusial bagi pengembangan teknik sepak bola, namun efektivitas latihan sering terhambat oleh minimnya data faktor fisik dominan. Penelitian ini menganalisis kontribusi kelincahan dan keseimbangan terhadap kemampuan menggiring bola pada tiga puluh siswa SD Inpres 6/75 Kading. Pendekatan kuantitatif korelasional diterapkan melalui serangkaian tahapan meliputi zig-zag run test, Modified Bass Test, serta tes dribbling, dengan teknik analisis korelasi Pearson menggunakan perangkat SPSS. Hasil analisis menunjukkan adanya kontribusi positif signifikan baik secara parsial maupun simultan. Secara kuantitatif, kelincahan menyumbang korelasi r = 0,460 dengan nilai signifikansi 0,001, sedangkan keseimbangan memberikan kontribusi r = 0,468 dengan signifikansi 0,009. Temuan membuktikan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama menjelaskan variasi kemampuan dribbling sebesar 32,9% melalui perolehan nilai r = 0,573 serta F hitung 6,606 dengan signifikansi 0,005. Kesimpulan utama menegaskan bahwa integritas kelincahan dan stabilitas tubuh merupakan determinan fisik yang sangat krusial dalam mendukung performa gerak manipulatif sepak bola. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan agar para pelatih dan guru olahraga lebih mengedepankan program latihan kondisi fisik spesifik guna mengoptimalkan penguasaan teknik dasar siswa sejak dini. Hal tersebut bertujuan untuk membangun fondasi kebugaran yang kokoh demi tercapainya pembinaan prestasi atletik yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan nasional.