Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Lesson Study Sebagai Upaya Peningkatan Efektivitas Mahasiswa Dalam Praktek Pembelajaran Elfi Lailan Syamita Lubis; Nurul Hasanah; Kiki Pratama Rajagukguk; Aisah
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.410

Abstract

Perubahan kurikulum menuntut profesionalisme dari berbagai pihak yang berhubungan dengan proses belajar mengajar yang meliputi guru/dosen, mahasiswa, metode pembelajaran, media, bahan ajar dan lainnya. Semua komponen tersebut harus saling mendukung dan melengkapi agar proses belajar mengajar dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas mahasiswa dalam praktek pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada mahasiswa ketika kelak menjadi pendidik yaitu dengan menggunakan lesson study sebagai inovasi pembelajaran. Lesson study adalah model pembinaan profesi pendidik yang dilakukan dengan pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan dengan menerapkan berbagai metode/strategi pembelajaran yang sesuai dengan situasi, kondisi dan permasalahan yang dihadapi dan dilakukan oleh sejumlah pendidik dan pakar pembelajaran yang mencakup tiga tahapan yaitu melakukan perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan refleksi dan evaluasi (see). Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester empat. Data yang diperoleh dengan observasi dan wawancara dianalisa dengan menggunakan persentase dan nilai. Hasil observasi pada pelaksanaan lesson study menunjukkan hasil cukup baik sedangkan penerapan lesson study dapat meningkatkan efektivitas mahasiswa dalam praktek pembelajaran.
WORKSHOP SENI RUPA 2D DAN 3D SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS DAN KOMPETENSI MAHASISWA PGSD STKIP AL MAKSUM Aisah; Nurhamimah Rambe; Elfi Lailan Syamita Lubis; Nurul Hasanah; Dini Puji Anggraini
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kagiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kreativitas serta kompetensi mahasiswa PGSD STKIP Al Maksum melalui kegiatan workshop seni rupa 2D dan 3D. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya kemampuan seni bagi calon guru SD agar mampu menciptakan pembelajaran yang lebih hidup, inovatif, dan sesuai perkembangan anak. Workshop mencakup pelatihan berbagai teknik dasar menggambar, membuat kolase, hingga merancang karya tiga dimensi dengan bahan sederhana. Setelah mengikuti kegiatan, mahasiswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menghasilkan karya yang lebih kreatif dan beragam, serta tampak lebih percaya diri mengintegrasikan aktivitas seni dalam proses belajar mengajar. Mereka juga memperoleh pemahaman lebih kuat mengenai pemanfaatan media kreatif di ruang kelas. Secara keseluruhan, hasil kegiatan menegaskan bahwa pelatihan seni rupa menjadi langkah strategis untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan daya cipta mahasiswa PGSD.
DISEMINASI DAN IMPLEMENTASI MODEL INKUIRI BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS BERBASIS HOTS DI SEKOLAH DASAR Kiki Pratama Rajagukguk; Retno Dwi Suyanti; Abdul Hasan Saragih; Elfi Lailan Syamita Lubis; Nurul Hasanah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih didominasi pendekatan konvensional yang belum secara optimal mengembangkan literasi sains berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kondisi ini juga ditemukan pada sekolah dasar di Kabupaten Langkat, ditandai dengan keterbatasan pemahaman guru terhadap model pembelajaran inovatif dan minimnya pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendiseminasikan dan mengimplementasikan model pembelajaran inkuiri berbasis proyek sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran IPA yang berorientasi HOTS. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif kolaboratif melalui tahapan analisis kebutuhan, diseminasi model, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran, pendampingan implementasi di kelas, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 76 guru SD/MI di Kabupaten Langkat yang berasal dari sekolah negeri dan swasta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85,5% guru mengalami peningkatan pemahaman terhadap model inkuiri berbasis proyek, 77,6% guru mampu menyusun perangkat pembelajaran secara mandiri dengan kategori sangat valid, dan keterlaksanaan pembelajaran di kelas mencapai 83,4% dengan kategori baik. Selain itu, sikap dan respons guru terhadap kegiatan berada pada kategori sangat baik. Hasil ini menegaskan bahwa model inkuiri berbasis proyek efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA serta memperkuat literasi sains berbasis HOTS di sekolah dasar. Kata Kunci: Inkuiri Berbasis Project, HOTS, Literasi Sains, IPA
PENERAPAN SNAKES AND LADDERS GAME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPEAKING MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Aisah; Elfi Lailan Syamita Lubis; Sakura Alwina; Anisa Noverita; Muhammad Irzaldi
Jurnal Sintaksis Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v6i1.636

Abstract

This research is based on the difficulties of students in learning for elementary school (English for Children) courses. In essence, this class action research aims to improve speaking skills in speaking for elementary school courses by using the snakes and ladders game approach. This research was carried out at the Al Maksum College of elementary school teacher education study program in brade III-C. The instruments used consisted of the test instruments, namely speaking ability test questions and non-tests in the form of the students activity observation sheets. The results of this study show that speaking ability from cycle I to cycle II has increased with an average score of 68.5 in cycle I to 82.0 in cycle II as well as the entire learning process carried out from cycle I to cycle II has also increased. Therefore, it can be concluded that the snakes and ladders game approach can improve students’ speaking skills in the Speaking for Elementary School Course.
Development of Basic Science Concept Teaching Materials Integrating Project-Based Inquiry Models to Improve Science Process Skills Kiki Pratama Rajagukguk; Nurul Hasanah; Elfi Lailan Syamita Lubis; Aisah
ISER (Indonesian Science Education Research) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026): Indonesian Science Education Research (ISER) (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/iser.v7i2.70264

Abstract

This research aimed to develop and evaluate Basic Science Concepts instructional materials integrating a project-based inquiry model (BAKDIPA) to improve among pre-service elementary teachers. The study employed a Research and Development (R&D) design using the Plomp model, consisting of Investigation, Design, and Realization phases. The participants included 33 students in the experimental class and 35 students in the control class enrolled in a Basic Science Concepts course. Data were collected using validation sheets, SPS test instruments, and practicality questionnaires. Experts and practitioners assessed the validity of the developed product, while its practicality and effectiveness were examined through field implementation. The validation results revealed a high level of validity with overall mean scores of 4.10 for the Semester Learning Plan and 4.27 for instructional materials, categorized as “very valid”. Practicality assessment also indicated positive user responses, confirming that the material was feasible to implement. The effectiveness test using a paired t-test indicated a significant improvement in SPS, where the tcount (14.5) > ttable (2.87). The normalized gain analysis further showed an N-Gain of 0.813, categorized as medium effectiveness, while the distribution of SPS levels demonstrated that more students in the experimental class achieved high proficiency compared to the control class. In conclusion, the BAKDIPA instructional material is valid, practical, and effective for enhancing SPS in Basic Science learning for pre-service elementary teachers. This research provides a promising contribution toward strengthening inquiry-oriented science education in teacher preparation programs.
The Development of Indonesian Teaching Materials to Improve The Language Skills of Elementary School Students Elfi Lailan Syamita Lubis
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 3 No. 2 (2020): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v3i2.3043

Abstract

This research is a type of research and development aimed at determining the feasibility and effectiveness of Indonesian language teaching materials to improve the language skills of elementary school students. The development of Indonesian teaching materials uses the ADDIE model development procedure. The development procedure used in this study includes 5 steps, namely: 1) Analysis; 2) Development or Production (Development); 3) Implementation or Delivery; (Application) 4) Evaluation (Assessment). The product developed is Indonesian language teaching materials to improve the language skills of elementary school students. The data collection instrument was in the form of an assessment sheet for material experts and Indonesian language teachers. The method used to analyze the data is descriptive qualitative which is expressed in the distribution of scores and categories of the rating scale. This development research produces Indonesian language teaching materials in the form of books, which meet the aspects of content, presentation, language and appearance with an average of 3.57 with a percentage of 71.3% in stage 1, namely in the good category, while in stage 2 the average score is 3. .9 with a percentage of 84.3% which is a very good category so it can be said that the criteria are valid and feasible to use. On the assessment sheet the Indonesian teacher got an average score of 4.28 in the very good category. For language skills, the listening aspect of elementary school students got an average score of 7.25%. In the aspect of speaking language skills, namely speaking based on pictures and getting an average score of 76% and the reading language skill aspect, the accuracy range is 80 and the essay writing skill aspect gets a score of 78%.
Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Melalui Pelatihan Integrasi Digitalisasi dan Pembelajaran Diferensiasi Kiki Pratama Rajagukguk; Elfi Lailan Syamita Lubis; Nurul Hasanah; Aisah; Risky Erillia; Riska Armianti
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v3i1.854

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan digitalisasi dan pembelajaran diferensiasi melalui pelatihan dan pendampingan di Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui observasi, dokumentasi, angket, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Program dilaksanakan melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan guru mengalami peningkatan setelah mengikuti program. Hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan peserta memperoleh rata-rata skor 84,90% dengan kategori sangat valid. Selain itu, hasil observasi open class menunjukkan rata-rata skor 89,40% yang berada pada kategori baik hingga sangat baik. Respon peserta terhadap kegiatan juga sangat positif dengan skor rata-rata 3,76 pada kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi digitalisasi dan pembelajaran diferensiasi melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang lebih adaptif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung transformasi pembelajaran di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PESERTA DIDIK KELAS II SEKOLAH DASAR Risky Erillia; Aisah; Elfi Lailan Syamita Lubis; Nurul Hasanah; Lisa Amelia
Jurnal Sintaksis Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v8i1.848

Abstract

This research aims to produce a product in the form of a picture story book to improve the speaking skills of class II students. The development model used by ADDIE consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. The research was carried out at SD Negeri 050656 Stabat. The research subjects were 20 class II students consisting of 9 female students and 11 male students. The research object is a picture story book. Data collection was carried out through observation, interviews and questionnaires. Data analysis techniques were used to determine the feasibility and effectiveness of picture story books. Based on the research results, it is known that the assessment from material experts showed a percentage of 89.60% in the very appropriate category, validation results from media experts obtained a percentage of 92.75% in the very appropriate category, the results of students' speaking skills during the pretest were 2.23 and increased by 11.62 in the posttest. Based on these results, it was concluded that picture story books could improve the speaking skills of class II students.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PGSD DALAM PENGGUNAAN BAHASA BAKU DAN BAHASA TIDAK BAKU DI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN AL MAKSUM Elfi Lailan Syamita Lubis; Galuh Indriya Sari; Nur Suci Sufajar Rianti
Jurnal Sintaksis Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v8i1.854

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap pernggunaan bahasa baku dan bahasa tidak baku yang akan berdampak pada hasil presentasi, diskusi, dan penulisan tugas kuliah atau karya ilmiah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskripstif untuk mendeskripsikan dan mengkaji kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa baku dan bahasa tidak baku. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi PGSD yang berjumlah 52 Mahasiswa. Pengumpulan data dengan kegiatan menulis karangan yang di sesuaikan dengan tema bullying. Penghitungan data yaitu dengan rubrik penilaian analitis dengan rentang 85-100 termasuk kategori sangat baik; 70-84 kategori baik; 55-69 kategori cukup dan <55 termasuk kategori kurang. Hasil penelitian terhadap mahasiswa prodi PGSD menunjukkan bahwa 7,69% yaitu hanya 4 mahasiswa dari total responden yang mencapai kategori sangat baik dan menguasai penggunaan bahasa baku dalam tulisan, 25% atau 13 mahasiswa berada pada kategori baik dimana mahasiswa menguasai penggunaan bahasa baku dalam tulisan meski masih ada sedikit kekeliruan. Selanjutnya 34,62% atau 18 mahasiswa berada pada kategori cukup mengguasai bahasa baku namun masih sering menggunakan bahasa tidak baku di dalam tulisan. Kemudian 32,69% atau 17 mahasiswa berada pada kategori kurang atau belum memahami penggunaan bahasa baku dengan baik dan benar dalam tulisan.