Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Literature review: Aromaterapi untuk Mengurangi Nyeri dan Kecemasan Persalinan Kala I Hidayati, Ulfah
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi April 2025)
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v16i1.441

Abstract

Persalinan merupakan proses alami dan fisiologis. Kontraksi sebagai kekuatan primer sering dikaitkandengan rasa nyeri dan menimbulkan emosi negatif yaitu kecemasan. Rasa nyeri dan cemas akanmemengaruhi kemajuan persalinan. Nyeri dan kecemasan persalinan dapat dikurangi denganpemberian aromaterapi. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui aromaterapi dapat mengurangi nyeridan kecemasan pada persalinan kala I. Artikel ini menggunakan metode literature review dengan katakunci “aromatheraphy”, “pain”, “anxiety”, dan “labour” yang diambil dari Pubmed dan ScieneDirect.Artikel yang didapat kemudian disaring sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil seleksididapatkan 4 artikel. Kesimpulan dari 4 artikel yang didapat aromaterapi dapat digunakan untukmenurunkan nyeri dan kecemasan kala I.
Integrated Total Quality Management Model from the Perspective of Islamic Education Hidayati, Ulfah
Global Education Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i3.1078

Abstract

This study aims to comprehensively examine the concept and implementation of the Total Quality Management (TQM) model from the perspective of Islamic education. TQM, as a managerial approach emphasizing the involvement of all organizational elements, process control, continuous improvement, and stakeholder satisfaction, is believed to offer effective solutions to the challenges of improving the quality of educational institutions. However, in the context of Islamic education, TQM cannot be applied mechanically as in industrial or business sectors; instead, it needs to be adapted to align with Islamic spiritual and moral values such as amanah (professional responsibility), ihsan (pursuit of excellence and perfection in work), and akhlaq (ethics and personal integrity). This research employs a qualitative-descriptive approach, utilizing an extensive literature review of studies and scientific publications from nationally accredited journals (Sinta 1-2) published between 2021 and 2025. The reviewed sources include empirical studies on the application of TQM in Islamic schools, madrasahs, pesantrens, and Islamic higher education institutions in Indonesia, as well as contemporary quality management theories relevant to Islamic values. The analysis maps the alignment between TQM principles, such as leadership, continuous improvement, customer focus, and teamwork, and Islamic management principles, including tauhid, syura, trust, and istikamah (steadfastness). The findings reveal that the implementation of TQM in Islamic educational institutions significantly contributes to academic quality enhancement, managerial efficiency, and the strengthening of value-based organizational culture. Institutions that integrate TQM principles with Islamic values show improvements in accreditation status, student satisfaction, teacher and lecturer productivity, and public trust. Moreover, the integration of spiritual values with modern management principles has proven to be a key factor in achieving competitive excellence and global relevance while maintaining Islamic identity. Therefore, this study emphasizes the importance of the Islamic Total Quality Management (TQM-I) model as a holistic quality management paradigm that not only focuses on achieving performance standards and efficiency but also on reinforcing the moral, spiritual, and social dimensions of education. This model serves as a strategic foundation for developing internal quality assurance systems across Islamic educational institutions, aiming to establish excellence, competitiveness, and a strong Islamic character.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI MODEL CLUSTER GROUPING DALAM MENUMBUHKAN BAKAT SISWA SD/MI: LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI MODEL CLUSTER GROUPING DALAM MENUMBUHKAN BAKAT SISWA SD/MI Hidayati, Ulfah
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanan layanan bimbingan kelompok melaui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa SD/MI, faktor pendukung dan penghambat dari proses layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping, serta hasil layanan bimbingan kelompok melaui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa SD/MI. Adapun jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan penelitian deskriptif dengan berusaha menggambarkan fenomena yang terjadi secara realistik, nyata dan kekinian, karena penelitian ini terdiri dari membuat uraian secara sistematis, faktual dan tepat mengenai fakta, ciri dan hubungan antara fenomena yang dipelajari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa merupakan suatu layanan yang diberikan kepada siswa yang dikelompokkan menjadi satu kelas atau satu grup, yang nantinya dibimbing atau diarahkan guru dalam mengatasi keberbakatan siswa agar siswa dapat berkembang secara optimal dan akhirnya dapat menciptakan siswa-bakat siswa. mempermudah siswa mengenali dan mengembangkan bakatnya sesuai dengan bidang yang dikuasai siswa. (2) Adapun faktor pendukung layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa sebagai berikut diantaranya yaitu lingkungan, kepribadian, minat dan motivasi, dan penilaian. Adapun faktor penghambat layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam menumbuhkan bakat siswa diantaranya yaitu lingkungan keluarga, fasilitas kurang memadai, dan kurangnya perhatian siswa terhadap kemampuan yang dimilikinya. (3) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dapat menumbuhkan bakat siswa serta mengembangkan kemampuan yang unggul baik kemampuan bawaan ataupun bentuk latihan dengan berbagai potensi bakat yang dikenali dan dikembangkan dengan baik.