Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN TRAINER FILTER FREKUENSI PADA MATA PELAJARAN DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA DI SMKN 1 TAMBELANGAN Suwarlina, Siti Sonya; Munoto, Munoto; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien; Basuki, Ismet
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 10 No. 03 (2021): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.49 KB) | DOI: 10.26740/jpte.v10n03.p301-308

Abstract

The results of observations made at SMKN 1 Tambelangan showed that the learning media used in Basic Electrical and Electronics subjects at SMKN 1 Tambelangan had not yet been updated so a frequency filter trainer was made as a learning aid to support teaching and learning activities. This research on the development of the frequency filter trainer aims to determine the level of media validity, the level of effectiveness through student learning outcomes, and also the level of practicality through student response questionnaires. This study uses the ADDIE type of R&D research method or analyse, design, development, implementation, and evaluation. The next stage, after conducting research the results obtained a validity level of 82,93% can be declared very valid. At the level of effectiveness of the learning outcomes of 81,17 it is declared good and exceeds the value of the Minimum Graduation Criteria (KKM) which is set with a value of 70,00. At the level of practicality of the media at 85,44% and stated to be very practical, therefore the development of the frequency filter trainer learning media was declared very suitable for use in Electrical and Electronic Basics (DLE) class X Industrial Electronics Engineering at SMKN 1 Tambelangan.
RANCANG BANGUN KIT MIKROKONTROLER ESP32 BERBASIS IOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA ELEMEN PEMROGRAMAN DAN APLIKASI MIKROKONTROLER DI SMKN 7 SURABAYA Muhammad Nurul Huda; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien; Kholis, Nur; Rusimamto, Puput Wanarti
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang sangat krusial dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di era global yang sarat dengan perkembangan teknologi. Dalam konteks ini, kemajuan teknologi, terutama di bidang Internet of Things (IoT), membawa dampak signifikan terhadap proses pembelajaran, baik dari segi metode maupun media yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berupa Kit Mikrokontroler ESP32 berbasis IoT sebagai alat bantu pengajaran pada elemen Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler di SMKN 7 Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D), dengan mengadopsi model pengembangan yang dikemukakan oleh Borg dan Gall. Prosedur penelitian meliputi identifikasi kebutuhan dan permasalahan, pengumpulan data, perancangan media, validasi desain, uji coba terbatas, revisi produk, hingga evaluasi akhir. Pendekatan ini dipilih untuk menghasilkan produk pembelajaran yang memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Berdasarkan hasil validasi, kit yang dikembangkan memperoleh skor validitas sebesar 89,44%, menunjukkan kategori sangat valid. Hasil evaluasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata mencapai 82,37, melampaui ambang batas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Selain itu, aspek kepraktisan media menunjukkan persentase sebesar 82,33%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kit ESP32 berbasis IoT ini efektif dan layak digunakan sebagai media pembelajaran interaktif.
KEPRAKTISAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI PLC LADDER SIMULATOR 2 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA ELEMEN SISTEM KENDALI Rahmansyah, Mochammad Albar; Rusimamto, Puput Wanarti; Endryansyah, Endryansyah; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media pembelajaran pada era digitalisasi, merupakan tantangan utama dalam pembelajaran PLC di Sekolah Menengah Kejuruan adalah keterbatasan perangkat keras dan perangkat lunak yang dimiliki oleh siswa. Keterbatasan ini mengakibatkan siswa sulit dan kurang dalam memahami konsep dasar dan aplikasi nyata dari teknologi PLC. Selain itu, keterbatasan ini juga membatasi siswa dalam melakukan simulasi dan praktikum yang diperlukan untuk meningkatkan keterampilan. Sebagai dukungan untuk pelaksanaan pembelajaran, penggunaan media aplikasi PLC Ladder Simulator dapat menjadi alternatif yang menarik. Aplikasi ini dapat diunduh dan diakses di perangkat Smartphone Android, memungkinkan pengguna untuk belajar dimana saja dan kapan saja tanpa perlu akses ke komputer desktop. Aplikasi PLC Ladder Simulator memberikan platform yang mudah diakses untuk membuat, menguji, dan mensimulasikan program ladder diagram PLC menggunakan antarmuka grafis yang intuitif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kepraktisan dan peningkatan hasil belajar pada elemen sistem kendali mata pelajaran konsentrasi keahlian teknik instalasi tenaga listrik (TITL). Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Peningkatan hasil belajar yang diuji menggunakan N-Gain yang terdiri dari nilai pretest dan nilai akhir mendapatkan nilai rata-rata 0,44. Angket respon diukur menggunakan 5 aspek penilaian. Berdasarkan hasil angket respon, didapatkan hasil presentase untuk aspek kemudahan pembelajaran sebesar 78,80%, aspek kedua ketertarikan menggunakan aplikasi sebesar 78,03%, aspek ketiga peran mengenai aplikasi sebesar 86,41%, aspek keempat kendala mengenai aplikasi sebesar 74,28%, dan aspek kelima hasil belajar siswa sebesar 79,81%. Presentase rata-rata untuk semua aspek didapatkan sebesar 79,46% masuk dalam kategori baik. Sehingga media pembelajaran menggunakan aplikasi PLC Ladder Simulator 2 dapat dikatakan praktis untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TRAINING KIT TELEMETRI INTERNET BERBASIS RASPBERRY PI UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO Azizi, Ahmad Rofiul Islam Al; Achmad, Fendi; Wiyono, Agus; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berupa Training Kit Telemetri Internet berbasis Raspberry Pi guna meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar sistem telekomunikasi. Media ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual melalui simulasi sistem telemetri pada Unmanned Aerial Vehicle (UAV), sehingga mahasiswa dapat memahami proses pengiriman data secara real-time dalam konteks komunikasi nirkabel. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) untuk mengevaluasi lebih lanjut, media pembelajaran ini dengan model pengembangan dari Sugiyono, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan, validasi, revisi, dan uji coba terbatas. Hasil validasi oleh dua ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat valid dengan skor 91,68% untuk Training Kit dan 95,83% untuk buku panduan. Kepraktisan media dinilai sangat baik, dengan skor rata-rata 88,69% dari pendidik dan 88,75% dari mahasiswa, yang menunjukkan bahwa media ini mudah digunakan serta mendukung proses pembelajaran. Uji keefektifan dilakukan dengan desain One Group Pretest-Posttest terhadap 20 mahasiswa dan menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan, dari rata-rata nilai pretest sebesar 73,00 menjadi 82,00 pada posttest, dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil ini membuktikan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif di bidang teknik elektro, juga meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa serta memperdalam pemahaman konsep sistem telekomunikasi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS TALENTLMS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI TEI PEMROGRAMAN SISTEM EMBEDDED DI SMK NEGERI 1 DRIYOREJO Rohmad, Muhammad Azmi Hanif; Harimurti, Rina; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien; Rusimamto, Puput Wanarti
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi utama dalam pendidikan kejuruan, khususnya pada mata pelajaran Pemrograman Sistem Embedded yang menuntut keterampilan analisis dan pemecahan masalah. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi besar dari pengaruh model pembelajaran Discovery Learning yang mengintegrasikan TalentLMS terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI Teknik Elektronika Industri (TEI) di SMK Negeri 1 Driyorejo. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study. Sampel terdiri dari 36 peserta didik yang dipilih secara acak menggunakan cara simple random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi angket respons terhadap penggunaan TalentLMS, tes kemampuan berpikir kritis berdasarkan indikator Facione, serta lembar observasi yang mengukur keterlibatan peserta didik dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Validasi instrumen dilakukan oleh dua guru dan satu ahli dosen. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana bantuan SPSS versi 25.0. Hasil akhirnya tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan TalentLMS dalam model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik (F = 2,361; Sig. = 0,134). Koefisien regresi sebesar -0,172 menunjukkan hubungan negatif, sementara nilai R² 0,054 menunjukkan bahwa hanya 5,4% variasi kemampuan berpikir kritis dapat dijelaskan oleh respons peserta didik terhadap TalentLMS. Meskipun pengaruh statistiknya tidak signifikan, observasi memperlihatkan tingkat keterlibatan peserta didik yang sangat tinggi dengan rata-rata 96,88%, mencerminkan antusiasme dan partisipasi aktif, sehingga penerapan TalentLMS tetap memberikan kontribusi positif terhadap keterlibatan belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA PELAJARAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA INDUSTRI SISWA KELAS XI TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI DI SMK NEGERI 1 JABON Muhtadun, Muhammad Abib; Harimurti, Rina; Kholis, Nur; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran merupakan elemen esensial dalam pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi manusia. Pencapaian akademik siswa dipengaruhi oleh berbagai aspek, termasuk kemampuan personal dan lingkungan belajar. Penelitian ini dilakukan untuk menilai pengaruh penggunaan model pembelajaran think pair share (TPS) terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran Rangkaian Elektronika Industri. Strategi TPS melibatkan tiga langkah utama, yaitu tahapan berpikir mandiri, berdiskusi berpasangan, serta sharing pemikiran yang dirancang guna merangsang keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana sebagai teknik analisis utama. Subjek penelitian terdiri atas 60 siswa kelas XI dari program keahlian Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Jabon. Data penelitian diperoleh melalui dua instrumen, yaitu observasi aktivitas TPS (independent variable) dan tes pemahaman konsep (dependent variable). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan adanya pengaruh signifikan dan positif dari penerapan model TPS terhadap pemahaman konsep, yang ditunjukkan melalui persamaan regresi Y = 16,634 + 0,806X dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05). Hasil uji normalitas menyatakan data residual terdistribusi secara normal, sedangkan uji linearitas memperlihatkan adanya hubungan yang bersifat linier antara kedua variabel. Oleh sebab itu, penggunaan model pembelajaran TPS dinyatakan efektif untuk diterapkan untuk membantu pemahaman konsep siswa dengan lebih baik, serta direkomendasikan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN KIT KOMPONEN INSTALASI MOTOR LISTRIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK DI SMKN 7 SURABAYA Arjuna Hening Arya Wicaksana; Achmad, Fendi; Rusimamto, Puput Wanarti; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan kit komponen instalasi motor listrik sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMKN 7 Surabaya. Kit ini bersifat inovatif, moduler, dan terjangkau secara ekonomis dan efisien. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kendala praktik di SMK tersebut, terutama minimnya media pembelajaran yang mengintegrasikan pemahaman konsep teori dengan keterampilan praktik komprehensif. Situasi tersebut berkontribusi rendahnya hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Instalasi Motor Listrik yang memerlukan solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yaitu lima tahap: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMKN 7 Surabaya. Proses pengembangan melibatkan validasi media oleh ahli materi dan ahli media, uji kepraktisan oleh peserta didik, uji efektivitas pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil validasi media pembelajaran menunjukkan kategori sangat valid berdasarkan nilai rata-rata Aikens V sebesar 0,86, mencakup kesesuaian materi, tampilan visual, dan penggunaan bahasa. Kepraktisan media berdasarkan umpan balik peserta didik menunjukkan rata-rata 90,99%, yang menegaskan bahwa kit mudah digunakan, menarik, dan mendukung proses pembelajaran. Efektivitas media terbukti melalui analisis N-Gain pada 34 peserta didik yang menghasilkan nilai rata-rata 0,70 atau 70,68%, termasuk kategori peningkatan sedang hingga tinggi. Dengan demikian, kit komponen instalasi motor listrik yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran. Media ini diharapkan membantu peserta didik memahami konsep instalasi motor listrik mendalam, mendukung pembelajaran interaktif dan kontekstual sesuai kebutuhan dunia industri.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR DAN LITERASI DIGITAL MELALUI MEDIA TINKERCAD DAN LIVEWIRE PADA ELEMEN KOMPONEN AKTIF DAN PASIF DI SMKN 3 SURABAYA Priyoga, Fransisca Cicik; Sumbawati, Meini Sondang; Rusimamto, Puput Wanarti; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di SMKN 3 Surabaya kurang menarik dan membatasi pemahaman peserta didik terhadap materi elemen komponen aktif dan pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan hasil belajar dan kemampuan literasi digital peserta didik melalui penggunaan media Tinkercad dan Livewire pada materi elemen komponen aktif dan pasif di SMKN 3 Surabaya. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan di sekolah, serta rendahnya keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran yang menuntut pemahaman praktis dan teoritis secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan desain faktorial 2x2 dengan variabel bebas berupa jenis media pembelajaran dan variabel moderator berupa tingkat literasi digital peserta didik. Penelitian ini melibatkan 70 peserta didik kelas X jurusan Teknik Audio Video yang terbagi menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen dengan media Tinkercad dan kelas kontrol dengan media Livewire. Instrumen yang digunakan meliputi posttest, tes psikomotorik, observasi sikap, angket literasi digital, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik yang menggunakan media Tinkercad dan Livewire, dengan nilai signifikansi 0,018 (<0,05). Selain itu, peserta didik dengan literasi digital tinggi memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan peserta didik dengan literasi digital rendah, dengan nilai signifikansi 0,002 (<0,05). Akan tetapi, tidak ditemukan interaksi antara media pembelajaran dan literasi digital terhadap hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, penggunaan media Tinkercad terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan literasi digital peserta didik pada materi komponen aktif dan pasif.
RANCANG BANGUN KIT BERBASIS ARDUINO UNO SEBAGAI MEDIA PENUNJANG PRAKTIKUM TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI PEMROGRAMAN DAN APLIKASI MIKROKONTROLER DI SMKN 7 SURABAYA Rusjayana, Ryan Fauzano; Kholis, Nur; Rusimamto, Puput Wanarti; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berkaitan erat dengan perkembangan teknologi dan kualitas sumber daya manusia yang ada, oleh karena itu kualitas pada pendidikan akan berdampak pada kualitas teknologi maupun kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah kit berbasis Arduino Uno sebagai media pembelajaran praktikum guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler. Produk yang dikembangkan dievaluasi dari aspek validitas, respon peserta didik serta observasi motivasi belajar peserta didik. Metode penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) teknik model pengembangan dari Borg and Gall yang mencakup tujuh fase: identifikasi potensi dan permasalahan, koleksi data, perancangan produk, validasi rancangan, perbaikan desain, uji coba terbatas dan penyempurnaan produk. Instrumen dalam pelaksanaan penelitian ini meliputi lembar validasi ahli, angket respon peserta didik, observasi motivasi belajar dan analisis N-gain. Populasi penelitian yaitu peserta didik kelas XI TAV 2 SMKN 7 Surabaya dengan jumlah 34 orang. Hasil untuk memvalidasi instrumen oleh ahli media dan ahli materi pembelajaran menunjukkan bahwa kit berbasis Arduino Uno memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor validasi mencapai 83% untuk media dan 92% untuk jobsheet. Respon peserta didik terhadap penggunaan kit menunjukkan hasil sangat baik dengan skor rata-rata 88%. Hasil observasi penggunaan kit dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik diukur melalui analisis N-gain yang menunjukkan peningkatan sebesar 0,3385 dengan kategori tinggi dan signifikan. Dengan demikian, kit berbasis Arduino Uno dinyatakan valid, praktis serta mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN GAMIFICATION BERBASIS APLIKASI VOLTSIM – CIRCUIT SIMULATOR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X TEI DI SMK NEGERI 1 DRIYOREJO Ramadhani, Mustofa; Ningrum, L Endah Cahya; Kholis, Nur; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran ideal seharusnya mampu menciptakan suasana yang gembira dan menginspirasi agar peserta didik berpartisipasi dengan aktif saat belajar lalu memahami materi secara mendalam. Namun, hasil belajar di kelas X TEI SMKN 1 Driyorejo elemen komponen aktif dan pasif hasilnya masih perlu ditingkatkan. Penelitian dilakukan agar model Problem Based Learning pendekatan gamification dibantu aplikasi Voltsim – Circuit Simulator terhadap hasil belajar dapat dianalisis efektivitasnya. Dalam penelitian metode yang diterapkan yaitu kuasi eksperimen varian nonequivalent control group design. Lalu sampel berjumlah 52 responden, masing-masing 26 orang di kelompok eksperimen dan juga kontrol. Instrumen yang diterapkan merupakan sebuah tes pengetahuan dan dilakukan validasi oleh dua guru dan satu dosen ahli. Analisis data yang dihasilkan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan hasil Z -4,474, kemudian nilai signifikansi 0,000, artinya terdapat pengaruh untuk perlakuan. Nilai rerata n-gain yang didapatkan 0,3182 merupakan kriteria Sedang. Selain itu, uji Mann-Whitney didapatkan Z dengan nilai -2,890 lalu signifikansi 0,004 dan juga rerata peringkat kelompok eksperimen yaitu 32,54, yang lebih tinggi daripada kelompok kontrol bernilai 20,46. Berdasarkan analisis, dapat ditarik kesimpulannya bahwa hasil belajar meningkat lebih besar jika diterapkan model Problem Based Learning dengan pendekatan gamification dengan aplikasi Voltsim – Circuit Simulator daripada model Discovery Learning dengan pendekatan konstruktivisme berbasis aplikasi Every Circuit.
Co-Authors Abdul Bar, Hasan Abdulloh, Moh Rizki Achmad, Fendi Agus Budi Santosa Agus Wiyono alif wibowo Aprilianto, Lingga Arbiansa, Syahrul Dwi Arin, Rossa Marita Putri Arjuna Hening Arya Wicaksana Arrifai, Muhamad Yusuf As-Sidqi, Miftakhul Hidayatullah Ashari, Saskiyah Firda Asyubi, Mohamad Sholahudin Azizi, Ahmad Rofiul Islam Al Cahyani, Yulfa Elstina Chatarina Umbul Wahyuni Damayanti, Erlina Damayanti, Latifah Darmawan, Muhammad Ridwan Dermawan, Much Ade Endryansyah . . Fahmi, Widad Nizom Fakhrudin, Muhammad Faiz Fauzan Fauzan, Rayyan Nur Firdaus, Robby Falahudin Fransisca, Yulia Haafizhah, Faldy Naufal Hidayatulloh, Asyraf Rahmat Ismet Basuki Isnalifah, Zaskhia Artina Junior, Ludowikus Dumatus Juon Karim, M. Ikhwanul Lailita, Farah Fauriz Lilik Anifah Lusia Rakhmawati Maarif, Muhammad Rizky Mahardika, Galih Meini Sondang Sumbawati Muhammad Nurul Huda Muhtadun, Muhammad Abib Munoto Munoto Ningrum, L Endah Cahya Ningrum, L. Endah Cahya Ni’am, Ahmat Badrun Nur Kholis Nurhayati Nurhayati Nurhidayati, Santi Rosyidah Pahlevi, Mochammad Azriel Pamungkas, Abdillah Ibnu Pradana, Fedryan Adhi Prasetya, Dewi Oktavia Pratama, David Pratama Priyoga, Fransisca Cicik Puput Wanarti Rusimamto Rahmansyah, Mochammad Albar Ramadhani, Mustofa Renaldy, Prima Rifqi Firmansyah, Rifqi Rina Harimurti Rohmad, Muhammad Azmi Hanif RR. Ella Evrita Hestiandari Rudyana, Anisa Wahyu Rusismamto, Puput Wanarti Rusjayana, Ryan Fauzano Ryan Setiawan Salsabella, Annisa Fitria Subuh Isnur Haryudo SULISTIYO, EDY Suwarlina, Siti Sonya Syahputra, Renno Bagas Tri Rijanto Wafiyah, Alfi Qonitatin