Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Formulasi dan Stabilitas Sediaan Sabun Cair Ekstrak Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Sebagai Antiseptik: Formulation and Stability Test of Liquid Soap Preparation of Lime Peel Extract (Citrus Aurantifolia) as an Antiseptic Sari, Putri Indah; Malahayati, Siti; Kurniawati, Darini
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.9007

Abstract

Antiseptik merupakan bahan atau zat yang mampu melindungi tubuh dari bakteri atau kuman yang menempel pada kulit. Oleh karena itu, diperlukan sediaan pembersih kulit serta dapat melindungi kulit dari paparan bakteri atau kuman yaitu sediaan sabun cair ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) memiliki kandungan senyawa flavonoid yang tinggi yang berfungsi sebagai antiseptik. Kelebihan dari sabun cair yaitu lebih higienis dan mudah dibawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi yang ideal dan stabilitas yang baik dari sediaan sabun ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Penelitian ini menggunakan metode Quasy Experimental Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptis menghasilkan sabun cair warna jingga, aroma khas jeruk dan tekstur cair. Uji homogenitas semua formula dinyatakan homogen. Uji pH pada semua formula memenuhi persyaratan 4,5-5,5. Uji viskositas pada semua formula memenuhi persyaratan 400-4000 cPs. Uji tinggi busa semua formula memenuhi persyaratan 7-22 cm. Uji bobot jenis semua formula memeuhi persyaratan 1,01-1,10 g/ml. Uji asam lemak bebas semua formula memenuhi persyaratan mekasimal 0,14%. Simpulan dari ketiga formulasi tersebut yaitu formula yang ideal dan stabil terdapat pada formula I berdasarkan hasil data statistik dan evaluasi fisikokimia.
PENERAPAN METODE MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY PADA PEMILIHAN METODE PENGAJARAN TERBAIK Handayani, Futri; Sari, Putri Indah; Mardiah, Mardiah; Rahmadani, Rahmadani
JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2024): JUNE 2024
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v4i2.3247

Abstract

Abstract: Choosing the best teaching method for Kindergarten (TK) is crucial to achieving optimal educational goals. The main findings of the study affirm that role-playing is the best choice for teaching in Kindergarten based on relevant evaluation criteria. The research employed the Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) to assess various teaching methods. Role-playing was rated with the highest MAUT score of 0.8, considered effective, efficient, enjoyable, and supportive of optimal student development at this educational level. Recommendations are given to TK teachers to use role-playing as the primary approach in their teaching practices.   Keywords: Best teaching method; Decision Support System; Multi-Attribute Utility Theory methodAbstrak: Memilih metode pengajaran Taman Kanak-Kanak (TK) yang terbaik sangatlah penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal. Hasil utama penelitian menegaskan bahwa metode bermain peran merupakan pilihan terbaik untuk pengajaran di Taman Kanak-Kanak berdasarkan evaluasi kriteria yang relevan. Penelitian menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) untuk menilai berbagai metode pengajaran. Metode bermain peran dinilai memiliki nilai MAUT tertinggi dengan skor 0,8. Karena dianggap efektif, efisien, menyenangkan, dan mendukung perkembangan siswa secara optimal di tingkat pendidikan ini. Rekomendasi diberikan kepada guru-guru TK untuk menggunakan metode bermain peran sebagai pendekatan utama dalam pengajaran mereka.Kata kunci: Metode pengajaran terbaik; Sistem Pendukung Keputusan; Metode Maut
SIBLING RIVALRY IN JANDY NELSON’S I’LL GIVE YOU THE SUN NOVEL: A PSYCHOLOGICAL CRITICISM Sari, Putri Indah; Kuncara, Singgih Daru; Ariani, Setya
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i2.5269

Abstract

ABSTRACT Conflict between siblings is a common phenomenon which happens in many families, that not many people care about. It is also reflected in literary works. The study discussed the jealousy, resentment, conflict, and the causes that happen between siblings in a novel entitled I’ll Give You the Sun by Jandy Nelson. To answer the proposed questions of the portrayal and the causes of sibling rivalry, the researcher used psychological perspective. The study aims to find out the aspects and causes of sibling rivalry in Jandy Nelson’s I’ll Give You the Sun, especially in Jude and Noah Sweetwine’s characters. A qualitative research approach was employed to fulfill the objectives of this research. The data were collected through reading and understanding the aspects and the causes of sibling rivalry that occur in the story. The findings revealed that sibling rivalry appears in the story, where the two main characters, Jude and Noah Sweetwine experience conflicts, jealous toward each other, and resent the sibling and the parents. The causes are children have a talented sibling, parents favor a child, children depend on the parents’ attention and affection, and children reject their sibling.Keywords: Psychological, Sibling Rivalry, Jandy Nelson, “I’ll Give You the Sun” ABSTRAK Konflik antara saudara adalah phenomena yang biasa terjadi dalam suatu keluarga, yang tidak banyak orang peduli akan hal tersebut. Sibling rivalry juga digambarkan di karya sastra. Penelitian ini membahas kecemburuan, kemarahan, konflik, dan penyebab-penyebabnya yang terjadi antara saudara dalam novel yang berjudul  I’ll Give You the Sun oleh Jandy Nelson. Untuk menjawab masalah-masalah dari pelukisan dan penyebab-penyebab dari sibling rivalry yang telah diusulkan, peneliti menggunakan pandangan dari sudut psikolog. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu aspek-aspek dan penyebab-penyebab dari sibling rivalry pada novel Jandy Nelson yang berjudul I’ll Give You the Sun, terutama pada karakter Jude dan Noah Sweetwine. Penelitian kualitatif digunakan untuk memenuhi tujuan-tujan dari penelitian ini. Data-data dikumpulkan melalui membaca dan memahami aspek-aspek dan penyebab-penyebab dari sibling rivalry yang terdapat dalam cerita. Dari data-data yang ada, telah ditemukan bahwa sibling rivalry muncul di dalam cerita, dimana dua tokoh utama, Jude dan Noah Sweetwine mengalami konflik, cemburu terhadap satu sama lain, dan membenci saudaranya dan orang tuanya. Penyebab-penyebabnya adalah anak mempunyai saudara yang berbakat, orang tua yang meng-anak emas-kan salah satu anak, anak bergantung pada perhatian dan kasih sayang dari orang tua, dan anak yang menolak kehadiran saudaranya.Kata kunci: Psikolog, Sibling Rivalry, Jandy Nelson, “I’ll Give You the Sun”
Penerapan Instrumen Non Tes serta Kesulitan yang Dihadapi di SD Negeri Balaraja III Kabupaten Tangerang Magdalena, Ina; Oktania, Alifah; Destiana, Della; Sipayung, Kristin Novita Sari; Sari, Putri Indah; Putri, Rizka Surya
YASIN Vol 2 No 6 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v2i6.690

Abstract

This study aims to try to apply non-test instruments to students and analyze the learning process using non-test instrument methods at SD NEGERI BALARAJA III Kab. Tangerang. In this study using a qualitative approach and the method used in this study is the method of description. This method focuses attention on the problem directly how it was at the time the research took place, in this case the researcher tried to describe the events and incidents that were the center of attention in the study without giving special treatment to them at SD NEGERI BALARAJA III Kab. Tangerang. The data collection technique in this study was carried out by direct interviews with one of the teachers who taught class IV named Yanti Puspita Sari, S.Pd at SD NEGERI BALARAJA III Kab. Tangerang as a guest speaker. The research results obtained indicate that on average the teachers in this school have started using non-test instrument assessments in carrying out assessment activities on students. Although some teachers find it difficult to apply non-test instruments at SD NEGERI BALARAJA III Kab. Tangerang and the school will always evaluate teachers and find solutions to problems encountered in this non-test instrument method.