Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Tingkat Konsentrasi Berpikir Manusia Berdasarkan Eeg Dan Ekg Menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System Arib Bady Hakim Tanjung; Ig Prasetya Wibawa; Husneni Mukhtar
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Konsentrasi sangat dibutuhkan dalam melakukan setiap aktivitas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Menurut situs resmi National Highway Traffic Safety Administration, kurangnya konsentrasi merupakan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan dijalanan. Dengan menggunakan sinyal otak (EEG) dan sinyal dari detak jantung (EKG) kita dapat mendeteksi tingkat konsentrasi seseorang. Sinyal EKG akan diubah ke dalam Beat Per Minute (BPM) dan sinyal EEG akan diektraksi untuk mendapatkan ciri menggunakan Power Spectral Density (PSD). Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa rentang nilai ∆BPM saat level konsentrasi Rendah, Sedang dan Baik berurut-turut adalah 1-15, 3-19 dan 11-27. Dan hasil training dari ANFIS menghasilkan akurasi sebesar 80.69% untuk data latih dan 65.88% untuk data uji. Kata Kunci: EEG, EKG, BPM, Fuzzy, PSD, ANFIS Abstract Concentration is very much needed in doing every activity to prevent things that we don't want. According to the official website of the National Highway Traffic Safety Administration, lack of concentration is one of the causes of road accidents. By using brain signals (EEG) and signals from heartbeats (ECGs) we can detect a person's level of concentration. The ECG signal will be converted into Beat Per Minute (BPM) and the EEG signal will be extracted to obtain features using Power Spectral Density (PSD). The results obtained show that the range of values of ∆BPM when the concentration levels of Low, Medium and Good are respectively 1-15, 3-19 and 11-27. And training results from ANFIS produce an accuracy of 80.69% for training data and 65.88% for test data. Keywords: EEG, ECG, BPM, Fuzzy, PSD, ANFIS
Perancangan Kwh Meter Pintar Yang Terintegrasi Menggunakan Internet Yogi Febrian Nursyamsa; Basuki Rahmat; Husneni Mukhtar
eProceedings of Engineering Vol 9, No 2 (2022): April 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam penyaluran energi listrik dari pembangkit sampai ke pelanggan banyak terjadi penyusutan daya yang terjadi. Pada saat pengiriman energi dari pembangkit lalu mengirimkannya melalui media transmisi daya dan sampai ke Gardu Induk (GI). Untuk mengetahui daya yang terdistribusi dan sampai ke pelanggan maka diperlukan sistem monitoring energi listrik yang dapat diakses secara real time. Smart Grid (SG) atau bisa disebut sebagai Jaringan Listrik Pintar (JLP) merupakan sistem untuk mengefisiensikan energi listrik yang terintegrasi antara perusahaan penyedia listrik dengan penggunanya. Memanfaatkan konsep Internet of things sekarang sudah banyak diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang, maka akan sangat bermanfaat jika merancang sistem monitoring penggunaan daya listrik, baik dari pelanggan atau penyedia listrik seperti PLN. Perangkat dibuat untuk menjembatani pencatatan konsumsi daya antara KWh meter dan dikirimkan melalui koneksi internet. Dengan menggunakan Node MCU 8266 dan menghubungkan perangkat ke internet melalui jaringan internet akan memudahkan monitoring daya listrik yang terpakai di setiap rumah. Penelitian ini memonitoring beban di rumah golongan R-1/TR dengan batas daya 900VA-RTM dengan biaya pemakaian /KWh adalah Rp.1.352,00. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perancangan alat Smart KWh Meter dapat membaca akurasi pada arus sebesar 98.87% dan akurasi pada tegangan sebesar 99,64%. Alat rancangan dapat mengukur daya listrik dan merubah data tersebut menjadi tarif listrik dari energi yang terpakai dan mengirimkan data tersebut ke firebase untuk ditampilkan di real time database. Kata kunci: Grid, Smart Grid, Internet of Things (IoT), Smart KWh Meter, Penyusutan Daya, Efisiensi Energi, Smart Home Abstract In the distribution of electrical energy from the plant to the customer there is a lot of power shrinkage that occurs. At the time of sending energy from the plant then send it through the power transmission media and up to the Substation (GI). To find out the power that is distributed and reach the customer, an electrical energy monitoring system is needed that can be accessed in real time. Smart Grid (SG) or can be referred to as Smart Electricity Network (JLP) is a system to streamline electrical energy that is integrated between electricity providers and its users. Utilizing the concept of the Internet of things has now been widely applied to everyday life. By utilizing the development of that technology, it will be very useful to design a monitoring system for the use of electricity, either from customers or electricity providers such as PLN. The device is made to bridge the recording of power consumption between KWh meters and delivered over an internet connection. Using Node MCU 8266 and connecting devices to the internet over the internet network will facilitate monitoring of the electrical power used in every home. This study monitored the load in the R-1 /TR group house with a power limit of 900VARTM with usage cost / KWh is Rp.1,352.00. From the results of the research conducted it can be concluded that the design of smart KWh meter tools can read accuracy at current by 98.87% and accuracy at voltage of 99.64%. The design tool can measure electrical power and convert that data into electricity tariffs from the energy used and send the data to the firebase to be displayed in the real time database. Keywords: Grid, Smart Grid, Internet of Things (IoT), Smart KWh Meter, Power Shrinkage, Energy Efficiency, Smart Home
Desain Pemberi Pakan Burung Otomatis Berbasis Internet Of Things Abdi JakaSumarimby; Faisal Budiman; Husneni Mukhtar
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian dari orang-orang Indonesia sangat gemar untuk memelihara burung. Banyak dari mereka memiliki hobi untuk memelihara burung hias, karena pemeliharaannya tidak memerlukan lahan yang luas dan tidak sulit. Masalah bagi pemelihara burung adalah ketika ingin berpergian dengan jangka waktu yang cukup lama. Saat ini, proses pemberian pakan burung masih dilakukan secara manual. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkan suatu sistem yang dapat memantau ketersediaan pakan dan minum burung dan dapat melakukan penjadwalan pada alat pemberi pakan dan minum burung dengan otomatis. Pada Penelitian ini, perancangan pemberi pakan burung otomatis berbasis IoT menggunakan aplikasi Thunkable yang terhubung dengan Arduino dan Module WIFI Node MCUESP8266 pada alat. Pada sistem yang dirancang ini, proses pemberian pakan dapat dilakukan secara otomatis yang seluruhnya dikontrol melalui smartphone via aplikasi. Sistem terdiri dari sensor ultrasonik, sensor infra merah, Node MCUESP8266, dan motor servo. Adapun hasil dari keseluruhan pengujian tugas akhir ini adalah alat dapat di kendalikan melalui smartphone via aplikasi dengan melakukan pemberian makan dan minum pada saat pakan yang ada di dalam wadah kecil memiliki ketinggian kurang dari 2cm maka katup pakan dan minum akan tertutup dan apabila pakan yang ada di dalam wadah kecil memiliki ketinggian 2cm maka katup pakan dan minum akan terbuka, dalam menghitung ketinggian pakan yang masuk dalam penampungan wadah yang tersedia dengan persentase rata rata akurasi yang dihasilkan dari seluruh proses pengujian adalah 91.03%, lalu untuk rata rata error keseluruhan yang dihasilkan adalah 0,092%. Dari nilai persentasi akurasi dan error yang dihasilkan, maka alat dapat bekerja dengan baik. Dengan alat ini harapan nya adalah agar orang dapat memberikan pakan dan minum burung secara jarak jauh pada saat ingin berpergian yang cukup lama. Kata Kunci :Burung, Arduino, Thunkable, Module WIFI Node MCUESP8266, Ultrasonik, Internet of Things Some of the Indonesian people are very fond of raising birds. Many of them have a hobby to maintain ornamental birds, for the maintenance of her does not require a large area and not difficult. The problem for bird keepers is when they want to travel for a long period of time. Currently, the process of feeding birds is still done manually. Based on these problems, a system that can monitor the availability of bird feed and drink is needed and can schedule the feed and drink equipment for birds automatically. In this study, design a feeder birds IOT based automated using an application Thunkable connected to the Arduino and Module WIFI Node MCUESP8266 appliance. In this designed system, the feeding process can be done automatically which is entirely controlled via a smartphone via the application. The system consists of an ultrasonic sensor, infrared sensor, MCUESP8266 node, and a servo motor. The results of the overall testing of this final project are the tools can be controlled via a smartphone via application by feeding and drinking when the feed in the small container has a height of less than 2cm then the feed and drinking valve will be closed and if the feed in the small container has a height of 2cm then the feed and drink valve will open. to calculate the height of the feed that goes into storage containers provided with percentage average accuracy resulting from the whole process of testing is 91.03%, and to average error overall produced was 0.092% of the value of the percentage of accuracy and error is generated, the tool can work well. With this tool, the hope is that people can provide food and drink to birds from a distance when they want to travel long enough. Keywords : Bird, Arduino, Thunkable, WIFI Node Module MCUESP8266, Ultrasonic, Internet of Things.
Perancangan Sub-Sistem Pendistribusian Cairan pada Sistem Pencegah Dekubitus Sindiarti, Ardila; Cahyadi, Willy Anugrah; Mukhtar, Husneni
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dekubitus merupakan suatu masalah yang paling sering dijumpai pada pasien tirah baring dalam waktu yang lama seperti pada pasien imobilisasi, stroke, ataupun pasien di ruang ICU (Intensive Care Unit). Dekubitus terjadi karena adanya penekanan dan peningkatan suhu pada bagian tertentu secara terus menerus. Pencegahan luka dekubitus dapat dilakukan dengan penggunaan alas tidur yang lembut dan dapat mengontrol suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur. Pada penelitian ini, peneliti merancang suatu alat pencegah dekubitus yang berfokus pada pengaturan suhu antara tubuh pasien dengan alas tidur. Sistem yang dirancang tersusun dari beberapa sub sistem salah satunya yaitu sub sistem pendistribusian cairan pada alas tidur. Pendistribusian dilakukan menggunakan dua jenis pompa yaitu pompa SC300T sebagai pompa utama dan pompa air aquarium submersible 12V sebagai pompa distribusi. Alas tidur dibentuk pola yang terbagi menjadi tiga bagian sesuai dengan titik pendeteksian suhu. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem pendistribusian cairan pada alas tidur telah terealisasi dan berhasil dalam mendistribusikan cairan pada alas tidur. Kata kunci: Dekubitus, Peningkatan Suhu, Sistem Pendistribusian Cairan
Pengembangan Sistem Pengujian Keseimbangan Berdiri Menggunakan Force Platform Dan Wearable IMU Sensor Alief Fikri Sukarno, Muhammad; Mukhtar, Husneni; Rahmawati, Dien
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia adalah mahhluk hidup yang terus bergerak untuk menjalankan aktivitasnya sehari – hari. Kemampuan manusia untuk menjalankan aktivitas juga dipengaruhi salah satunya oleh keseimbangan tubuh. Keseimbangan tubuh didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk menjaga keadaan seimbang saat sikap tegak tanpa harus mengubah base of support. Keseimbangan tubuh sering dinilai sebagai jumlah postural goyangan (disebut juga body sway) dari tubuh manusia. Perancangan suatu sistem untuk menguji keseimbangan tubuh manusia dengan mengukur nilai body sway, di antaranya menggunakan sensor IMU (Inertial Measurement Unit) dan force platform. Pengukuran body sway dilakukan dengan posisi berdiri tegak dengan beberapa scenario. Sensor IMU digunakan pada bagian tulang kering dan pangkal paha untuk merepresentasikan kaki dan panggul. Sensor load cell memiliki range error sebesar (2,02 – 7,42) % dan range error dari sensor IMU sebesar (0,04 – 3,2) %. Nilai range error yang kecil menunjukkan hasil pengukuran tidak jauh dari massa referensi dan sudut referensi. Pada pengujian keseimbangan tubuh diperoleh hasil pengukuran dari sensor IMU memberikan arah goyangan pada kaki dan panggul dalam bentuk sudut. Hasil dari IMU memvalidasi pengukuran dari force platform, bahwa kaki dan panggul juga mempengaruhi keseimbangan tubuh.Kata kunci : body sway, base of support, force platform
Pemilihan Fitur Statistik serta Implementasi Model Decision Tree Machine Learning Pada Arduino Nano 33 BLE Untuk Pendeteksian dan Klasifikasi Gerak Jatuh dan Kecenderungan Jatuh Lansia Berbasis Nilai Akselerasi Kahpiasa, Azzahra Nadya; Istiqomah, Istiqomah; Mukhtar, Husneni
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang yang berusia di atas 60 tahun dianggap sudah lanjut usia. Penurunan fungsi fisiologis terkait usia, termasuk fungsi tulang dan otot, berkontribusi terhadap peningkatan risiko jatuh pada lansia. Salah satu keadaan yang bisa berakibat fatal adalah terjatuh. Kemunduran berbagai proses organ yang terlibat dalam menjaga keseimbangan tubuh dapat dipengaruhi oleh dampak ini, yang mungkin berdampak pada kematian. Orang tua banyak jatuh sekarang, namun keluarga sering tidak menyadari keberadaan mereka. Secara tradisional, tetangga di dekat rumah lansia adalah sumber utama informasi mengenai kondisi mereka. Studi sebelumnya telah menggunakan sifat statistik dan sensor inersia untuk mengenali aktivitas manusia pada orang tua. Dalam studi ini, kami akan mengevaluasi metode ekstraksi fitur dan pembelajaran mesin terbaik. Variabel maximum, minimum, mean, median, kurtosis, skewness, dan variance yang dikumpulkan dari data sensor akselerometer menggunakan sensor IMU akan diperiksa untuk ekstraksi fitur menggunakan metode Fast Fourier Transform. Digunakan Cross-validation untuk mengetahui performa mode Decision Tree. Dengan nilai akurasi 99,8% dan nilai ekstraksi ciri terbaik pada Maksimum accelX, median accelZ, variance accelZ, variance Magnitude, dan maksimum Magnitude.Kata kunci—Elderly, Fall, Machine Learning, Accelero, Micromlgen, Kodular
Implementasi Komunikasi BLE pada Arduino Nano 33 BLE (peripheral) dengan Dongle ESP32 (central) Dalam Sistem Pendeteksian Gerakan Lansia Saat Jatuh Dan Kecenderungan Jatuh Pratama, Putu Yoga Ady; Mukhtar, Husneni; Istiqomah, Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut hasil riset (Vera, 2021), pasien salah satu rumah sakit di Bandung mengalami persentase jatuh yang cukup tinggi yaitu tujuh puluh sembilan persen dan juga hampir semua kejadian tersebut didominasi oleh lansia yang mencoba berkegiatan tanpa adanya pendampingan oleh orang terdekat [1]. Terjatuhnya lansia di luar ruangan tanpa adanya pendamping, sangat sulit untuk diketahui oleh pihak keluarga. Hal tersebut dikarenakan oleh mayoritas lansia yang kurang menguasai teknologi dalam penggunaan telepon genggam yang dapat mengurangi efektifitas pemberian informasi dari lansia jika lansia terjatuh dan lokasi terjatuh dari lansia. Saat ini, untuk mengetahui informasi lansia saat di luar ruangan hanya melalui informasi yang didapat dari lingkungan tempat tinggal lansia, rutinitas lansia dan orang yang sering berinteraksi dengan lansia. Sebelumnya pernah ada penelitian yang menangani permaslahan ini namun ukuran alat dari penelitia tersebut sangat besar untuk sebuah alat sensing. Oleh karena itu dengan menggunakan Arduino Nano 33 BLE yang dilengkapi sensor akselarasi yaitu LSM9SD1 sebagai alat pendeteksi lansia jatuh dan dikomunikasikan dengan ESP32 menggunakan komunikasi BLE diharapkan akan memperingan alat utama dan memberikan kenyamanan pada lansia (wearable).Kata kunci— Lansia Jatuh, Komunikasi BLE, ESP32,Sensor IMU LSM9SD1, Wearable.
Sistem Monitoring Detak Jantung dan Elektromiografi Pada Lansia Sukmajaya, Jammy; Mukhtar, Husneni; Istiqomah, Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenjangan pengobatan dalam menangani penyakit kognitif merupakan masalah kompleks yang ada di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Berangkat dari kajian tersebut, maka proyek ini menggunakan produk terapi berupa video games pada lansia dengan masalah kognitif dan mengamati dampak yang diberikan pada lansia yang memainkan gamenya. Pada proyek ini kami menggunakan 3 macam game dan 2 buah sensor dalam mengamati perubahan kognitif yang ada pada lansia. Kemudian untuk sensor yang kami gunakan adalah HR untuk mengamati detak jantung, serta EMG untuk mengamati perubahan nilai tenaga atau kekuatan jari pada lansia. Proyek ini penulis menggunakan 9 responden untuk memainkan gamenya. Metode pada proyek ini adalah responden akan memainkan game selama 30 hari dan akan dilakukan pengujian selama 5 periode diantara sebelum, sesaat dan sesudah diberikan stimulus. Hasil yang kami dapat dari hasil pengukuran kami adalah bahwa 5 dari 9 responden menunjukan beberapa peningkatan kemampuan motorik sehingga dapat beradaptasi dengan gadget modern, kemudian hanya 2 dari 9 responden menunjukkan indikasi kecemasan dari nilai detak jantung yang melebihi 90 BPM pada dua sesi, dan untuk dari sisi medis maka responden diuji dengan menggunakan MMSE dan data yang didapat adalah bahwa 8 dari 9 responden yang ada menunjukkan kenaikan nilai, serta perbaikan kemampuan kognitif. Kata kunci : Game, Sensor, Lansia, Kognitif, Monitoring
Sistem Monitoring Detak Jantung dan Elektromiografi Pada Lansia Suyoso, Qozein Arif; Mukhtar, Husneni; Istiqomah, Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenjangan pengobatan dalam menangani penyakit kognitif merupakan masalah kompleks yang ada di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Berangkat dari kajian tersebut, maka proyek ini menggunakan produk terapi berupa video games pada lansia dengan masalah kognitif dan mengamati dampak yang diberikan pada lansia yang memainkan gamenya. Pada proyek ini kami menggunakan 3 macam game dan 2 buah sensor dalam mengamati perubahan kognitif yang ada pada lansia. Kemudian untuk sensor yang kami gunakan adalah HR untuk mengamati detak jantung, serta EMG untuk mengamati perubahan nilai tenaga atau kekuatan jari pada lansia. Proyek ini penulis menggunakan 9 responden untuk memainkan gamenya. Metode pada proyek ini adalah responden akan memainkan game selama 30 hari dan akan dilakukan pengujian selama 5 periode diantara sebelum, sesaat dan sesudah diberikan stimulus. Hasil yang kami dapat dari hasil pengukuran kami adalah bahwa 5 dari 9 responden menunjukan beberapa peningkatan kemampuan motorik sehingga dapat beradaptasi dengan gadget modern, kemudian hanya 2 dari 9 responden menunjukkan indikasi kecemasan dari nilai detak jantung yang melebihi 90 BPM pada dua sesi, dan untuk dari sisi medis maka responden diuji dengan menggunakan MMSE dan data yang didapat adalah bahwa 8 dari 9 responden yang ada menunjukkan kenaikan nilai, serta perbaikan kemampuan kognitif. Kata kunci : Game, Sensor, Lansia, Kognitif, Monitoring
Sistem Uji Berbasis Game untuk Mengamati Perubahan Kognitif pada Lansia (Game-Based Test System System for Observing Cognitive Changes in The Elderly) Makrus, Amar Chairil; Fathonah, Indra Wahyudin; Mukhtar, Husneni
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia mengalami beberapa fase dalamkehidupan, dan salah satu fase tersebut adalah fase penuaan.Saat manusia berada pada fase tersebut, kemampuan fungsitubuh mengalami penurunan, khususnya pada fungsikognitif. Berangkat dari riset tersebut maka proyek inimenggunakan game pada lansia dengan masalah kognitif danmengamati dampak yang diberikan pada lansia yangmemainkan gamenya. Pada proyek ini kami menggunakantiga game dan dua sensor dalam mengamati perubahankognitif yang ada pada lansia. Ketiga game tersebut adalahTetris Amazing, Flip Memory, dan Solve IT. Game tersebutdikembangkan menggunakan Unity Engine sebagai enginenya.Kemudian untuk sensor yang kami gunakan adalahEEG untuk mengamati gelombang otak, serta GSR untukmengamati perubahan nilai stress pada lansia. Hasil yangkami dapat dari hasil pengukuran kami adalah bahwabeberapa responden menunjukan perbaikan kognitif otakyang diamati dengan EEG, kemudian enam dari Sembilanresponden menunjukkan kenaikan nilai relaksasi yangdidapatkan setelah bermain game terus menerus, dan untukdari sisi medis maka responden diuji dengan menggunakanMMSE dan data yang didapat adalah bahwa delapan darisembilan responden yang ada menunjukkan kenaikan nilai, serta perbaikan kemampuan kognitif. Kata kunci : Game, Sensor, Lansia, Kognitif, Unity.
Co-Authors Abdi JakaSumarimby Achmad Rizal Ahmad Akbar Khatami Ahmad Alfi Adz Dzikri Alia, Fenty Alief Fikri Sukarno, Muhammad Andi Majesta, I Made Arib Bady Hakim Tanjung Arik Geraldy Fauzi, Muhammad Asep Harja Asep Harja, Asep Asep Mulyana Aziz, Burhanuddin Azzahra Nadya Kahpiasa Bambang Setia Nugroho Basuki Rahmat Bena Bimantara, Wayan Abin Dandi Trianta Barus Desri Kristina Silalahi Dien Rahmawati Diena Yudiarti Doan Perdana Eka Afrima Sari Eka Afrima Sari, Eka Afrima Erwin Susanto Faisal Budiman Faris Fadhlur Rachman Fathonah, Indra Wahyudin Fenty Alia Fikri Ardian GERALDI, ARIK Ghibran Herlangga Zahra Rievansa Hafidh Al Asad Heni Pujiastuti Hesty Susanti Ig Prasetya Wibawa Ikhsan, Akhmad Fauzi Istiqomah istiqomah istiqomah Kahpiasa, Azzahra Nadya Kusna Susanto Kusnahadi Susanto Ledya Novamizanti Lovindo Nulova Makrus, Amar Chairil Mas Rizky A.A. Syamsunarno Maudina Citra Febriani Ma’arif, Farham Rezqi Mochamad Yudha Febrianta Muhammad Hablul Barri Muhammad Rayhan Ghifari Nadia Husnul Nasrullah, Muhammad Rafy Nicola Akmal Afrinaldi Nurdin, Agung Ihwan Parman Sukarno Prameswari Diahasna Tsany - Prastha Giriwara, I Made Pratama, Putu Yoga Ady Razzak, Taufiq Abdul Salam, Zulfikar Sheizi Prista Sari Sifa Nurpadillah Sindiarti, Ardila Siregar, Christian Halomoan SUDIYONO, OOY ARIE Sukmajaya, Jammy Suryo Adhi Wibowo Suto Setiyadi Suyoso, Qozein Arif Syah Putra, Heru Teuku Zulkarnain Muttaqien Wahmisari Priharti Wahyu Gunawan Widiyasari, Diyah Wijaya, Adhi Dharma Surya Willy Anugrah Cahyadi Wiyadhi, Muhammad Danung Putra Yakobus Yulyanto Kevin Yanti Rubiyanti Yoga Pujiraharjo Yogi Febrian Nursyamsa Yulius Anggoro Pamungkas Zaelani, Muhammad Mugni