Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Hubungan Kejadian Efek Samping Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Kuwarasan Kabupaten Kebumen Tahun 2023 Nabilah, Zukhrufina Muthiah; Widiastuti, Tri Cahyani; Ainni, Ayu Nissa
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 5 No. 2 (2023): Volume 5, Nomor 2, November 2023
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v5i2.324

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Indonesia termasuk dalam 3 daftar negara dengan kasus tuberkulosis tertinggi di dunia yang mencapai 9,2% kasus dan di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Kebumen pada tahun 2022 ditemukan lebih dari 500 kasus tuberkulosis. Menurut Setiawan (2015) salah satu faktor kegagalan terapi tuberkulosis di wilayah Kabupaten Kebumen adalah munculnya efek samping obat anti tuberkulosis (OAT) yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat, efek samping obat anti tuberkulosis dan hubungan antara efek samping obat anti tuberkulosis dengan kepatuhan minum obat. Penelitian ini merupakan penelitian prospektif dengan metode observasional cross-sectional yang bersifat deskriptif korelatif menggunakan data dari kuesioner. Hasil dari penelitian ini yaitu sebanyak 59 pasien patuh (98,3%) dan 1 pasien tidak patuh (1,7%). Efek samping ringan yang dirasakan oleh seluruh pasien berupa air seni menjadi kemerahan (100%) sedangkan efek samping berat yang paling banyak dirasakan adalah kemerahan di kulit dirasakan oleh 5 pasien (8,3%). Tidak ada hubungan yang signifikan antara efek samping obat anti tuberkulosis dengan kepatuhan minum obat dilihat dari nilai p-value sebesar 0,737>0,05.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK RESPONDEN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENGGUNAAN SUPLEMEN UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA MASYARAKAT DI DESA KEDAWUNG KABUPATEN KEBUMEN Amalia, Tika; Widiastuti, Tri Cahyani; Intiyani, Rafila
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v4i1.935

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit menular pada pernapasan yang disebabkan oleh virus SARSCoV2. Upaya pencegahan yang direkomendasikan oleh WHO salah satunya yaitu meningkatkan imunitas tubuh. Suplemen kesehatan yang telah diteliti dan direkomendasikan oleh Kemenkes RI antara lain vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan zink. Penggunaan suplemen kesehatan harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan mengetahui kegunaan suplemen kesehatan. Pengetahuan dan perilaku masyarakat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Mengetahui hubungan karakteristik responden dengan tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan suplemen untuk meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi COVID-19 pada masyarakat di Desa Kedawung Kabupaten Kebumen. Penelitian observasional dengan pengambilan data secara prospektif. Sampel yang diteliti sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Tingkat pengetahuan kategori cukup 44% dan perilaku kategori cukup 49%. Hasil chi square terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan pendidikan terakhir (0,000), pekerjaan (0,003), penghasilan (0,010), tempat membeli suplemen kesehatan (0,047) dan tidak terdapat hubungan signifikan antara perilaku karena nilai p value >0,05. Pengetahuan dan perilaku masyarakat di Desa Kedawung menunjukkan hasil yang cukup. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan pendidikan terakhir (0,000), pekerjaan (0,003), penghasilan (0,010), tempat membeli suplemen (0,047) dan tidak terdapat hubungan signifikan antara perilaku karena nilai p value >0,05. Harapannya pada penelitian selanjutnya dapat mengukur tingkat pengetahuan masyarakat mengenai dagusibu dalam upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi COVID-19.
The relationship between medication compliance and therapy outcome in outpatients patient with type 2 diabetes mellitus at PKU Muhammadiyah Gombong Hospital: The Relationship Between Medication Compliance And Therapy Outcome In Outpatients Patient With Type 2 Diabetes Mellitus At PKU Muhammadiyah Gombong Hospital Sarwoko, Sarwoko; Widiastuti, Tri Cahyani; Rahmatulloh, Wahyu; Sodik, Anwar
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 14 No. 2 (2025): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/qzb9ep23

Abstract

Diabetes is a metabolic condition characterized by chronic hyperglycemia due to decreased insulin synthesis or insulin resistance. The prevalence of type 2 diabetes mellitus in Central Java has increased by 0.5%. The aim of this study was to determine the relationship between medication adherence and therapeutic outcomes in outpatients with type 2 diabetes mellitus at PKU Muhammadiyah Gombong Hospital. The study used a non-experimental method with an analytical and descriptive cross-sectional design and a prospective approach (observing respondent adherence) for 3 months of treatment. The level of adherence to drug therapy in type 2 diabetes mellitus patients at the Outpatient Installation of PKU Muhammadiyah Gombong Hospital was dominated by the category of moderately adherent (70 patients) , non-adherent (28 patients) , and adherent (2 patients) . The results of the Spearman rho statistical test indicated a p-value of 0.000 (p<0.05) for both outcome parameters (HbA1c and GDS). The correlation between adherence scores and HbA1c was -0.830 (a very strong correlation), while the correlation with GDS was -0.463 (a moderately strong correlation). There was a significant correlation between medication adherence and therapeutic outcomes in patients with type 2 diabetes mellitus at the Outpatient Unit of PKU Muhammadiyah Gombong Hospital.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN DI UPTD PUSKESMAS KUWARASAN TENTANG PRODUK OBAT HALAL Sahro, Intan Fatimah; Handayani, Eka Wuri; Widiastuti, Tri Cahyani; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i2.1845

Abstract

Kehalalan produk obat menjadi perhatian penting bagi masyarakat Muslim di Indonesia, namun dari 19.483 produk farmasi yang terdaftar di BPOM tahun 2022, hanya 13,27% yang telah bersertifikat halal. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien terhadap produk obat halal dan menganalisis hubungan antara karakteristik pasien dengan tingkat pengetahuan. Metode penelitian adalah deskriptif-analitik dengan pendekatan potong lintang pada 331 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang telah diuji validitas (r > 0,361) dan reliabilitas (α = 0,912), kemudian dianalisis secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (82,77%), berusia 26–40 tahun (28,7%), berpendidikan SMA (58,6%), dengan tingkat pengetahuan baik (94,56%), cukup (4,53%), dan kurang (0,91%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,021) dan pernah mendapat informasi (p=0,001) dengan tingkat pengetahuan. Kesimpulannya, mayoritas pasien memiliki pengetahuan baik tentang produk obat halal. Diperlukan program edukasi berkelanjutan khususnya untuk kelompok dengan pendidikan rendah dan yang belum pernah mendapat informasi tentang obat halal.
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERSEPSI APOTEKER TERHADAP KEHALALAN OBAT DI APOTEK DI KABUPATEN KEBUMEN Ayuntinasih, Septiana; Widiastuti, Tri Cahyani; Khuluq, Muh Husnul
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i2.1414

Abstract

Indonesia memiliki penduduk mayoritas menganut agama Islam. Tanggungjawab pemerintah adalah memastikan produk sesuai standar kehalalan, termasuk obat-obatan. Peran Apoteker, sangat signifikan dalam menentukan pilihan obat terhadap pasien penggunaan obat yang terkandung bahan yang tidak diperbolehkan oleh umat Islam. Prioritas umat muslim di Indonesia adalah produk yang halal. Status kehalalan suatu obat merupakan hal penting yang akan diperhatikan oleh seseorang sebelum membeli sebuah produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Persepsi Apoteker terhadap kehalalan obat di apotek di Kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode total sampling dengan jumlah apoteker 174. Data diambil dengan cara mengisi kuisioner. Hasil yang diperoleh yakni Tingkat Pengetahuan Apoteker terhadap kehalalan obat berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh 24 responden (31,17%) baik sekali dan 53 responden (68,83%) baik. Sikap apoteker terhadap kehalalan obat diperoleh 62 responden (80,52%) sangat mendukung dan 15 responden (19,48%) mendukung. Persepsi apoteker terhadap kehalalan obat diperoleh 36 responden (46,75%) sangat mendukung dan 33 responden (42,86%) mendukung, 7 responden (9,09%) cukup mendukung, 1 responden (1,30%) tidak mendukung. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan apoteker terhadap kehalalan obat di Kabupaten Kebumen itu baik, sedangkan sikap dan persepsi apoteker terhadap kehalalan obat di Kabupaten Kebumen itu sangat mendukung.