Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Education For Healthy Hydroponic Of Spinach Vegetable Without Pepticide To Fulfill The Nutritional Needs Of The Family Of Golong Village, Narmada District, West Lombok Regency Handaningrum, Karunia Nining; Widiastuti, Tri Cahyani; Yuniarti, Endang
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Muhammadiyah Aisyiyah Community Service Program (KKN Mas) in West Lombok was held to help solve the health problem faced today is stunting. One of the factors that cause stunting is the lack of adequate nutritional needs of children. Hydroponic plant education can be used to grow healthy vegetables without the use of chemicals / peptides to fulfill the nutritional needs of the family. This educational activity aims to provide knowledge to the people of the Golong Village in utilizing their yard for hydroponic vegetable cultivation to meet the nutritional needs of families. The method of implementing the activities are: Preparation and training of hydroponic plant cultivation. The training activities were attended by ten PKK cadres. The community gave a good and open response regarding the education provided. This is expected to help the community to improve understanding of the planting a simple hydroponic system.
enyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Untuk Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Hipertensi Desa Mareje Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Utami, Rafika; Widiastuti, Tri Cahyani; Purwanti, Ery
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community service program on the use of TOGA family medicinal plants for the prevention and control of hypertension has been implemented in Mareje Village, Sheet District, West Lombok Regency. The purpose of this community service is to provide education about the benefits of family medicinal plants (TOGA) for first aid for mild health disorders and provide education about traditional medicines that have the potential to treat and prevent hypertension. Method This research was conducted quantitatively with the design of the Quasy Experiment method, namely by using a one group pre-post test design approach where in the experimental group a pre-test was carried out on the behavior of the extension before being given the material. Based on the analysis test, the Shapiro Wilk rank test resulted in a Sig value = 0.187 > 0.05 and the paired T test resulted in a Sig = 0.000 value for the knowledge level variable. Then it can be concluded "Ha accepted" (Sig 0.000 <0.05). In conclusion, health education about knowledge of family medicinal plants (TOGA) for hypertension in Mareje Village is very much needed and also adds to the enthusiasm of residents' creative ideas to cultivate TOGA plants in the yard and it is hoped that this journal can be useful for the community
Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat dan Keberhasilan Terapi pada Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng Istiqomah, Hanisah; Intiyani, Rafila; Widiastuti, Tri Cahyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi sering disebut sebagai the silent killer. Salah satu faktor penentu keberhasilan terapi pada pasien hipertensi adalah kepatuhan minum obat antihipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan penggunaan obat dengan keberhasilan terapi pasien hipertensi di instalasi rawat jalan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng. Penelitian ini bersifat non eksperimental observasional dengan desain potong lintang (cross sectional design). Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah responden 70 pasien. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner MMAS-8 dan dianalisis secara statistik menggunakan uji Spearman’rho. Hasil penelitian diperoleh tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dengan kategori tinggi 52,9%, sedang 38,6%, dan rendah 8,6%. Pasien yang mencapai keberhasilan terapi 74,3% dan tidak mencapai keberhasilan terapi 25,7%. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan penggunaan obat terhadap keberhasilan terapi pada pasien hipertensi dengan nilai p-value 0,000 < 0,05. Kepatuhan penggunaan obat antihipertensi di instalasi rawat jalan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng memiliki tingkat kepatuhan kategori tinggi 52,9%. Terdapat hubungan signifikan antara tingkatkepatuhan terhadap keberhasilan terapi pada pasien hipertensi.
Evaluasi Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Purbowangi Rahayu, Kukuh Puji; Widiastuti, Tri Cahyani; Khuluq, Husnul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi kadar glukosa darah meningkat. Diabetes melitus menduduki peringkat kedua penyakit tidak menular tertinggi di Kabupaten Kebumen. Diabetes melitus tipe 2 membutuhkan pengobatan jangka panjang sehingga kepatuhan pengobatan pasien sangat penting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan hubungan antara karakteristik pasien dengan kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSU Purbowangi. Metode penelitian dengan rancangan studi cross sectional. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah responden 70 pasien. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner MMAS-8 dan dianalisis secara statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh kepatuhan rendah 20,0%, kepatuhan sedang 45,7%, dan kepatuhan tinggi 34,3%. Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan dengan karakteristik responden meliputi jenis kelamin (p=0,782), usia (p=0,452), pendidikan (p=0,452), pekerjaan (p=0,491), penghasilan (p=0,167), lama menderita (p=0,104), dan penyakit penyerta (p=0,352). Terdapat hubungan signifikan antara tingkat kepatuhan dengan obat antidiabetik yang diterima (p=0,020).
Penyuluhan dan Pengenalan Penyakit Hepatitis dan Apoteker Cilik kepada siswa Sekolah Dasar di MIBS Kebumen Fitriyati, Laeli; Widiastuti, Tri Cahyani; Maulida, Risqina; Mawwadah, Nazilatul; Nurhalisah, Alvina Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hepatitis adalah peradangan pada hati atau liver. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari infeksi virus, kebiasaan mengonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit autoimun, dan infeksi cacing hati. Hepatitis ditandai dengan gejala berupa demam, nyeri sendi, sakit perut, dan penyakit kuning. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah membantu meningkatkan pengetahuan mengenai hepatitis dan apoteker cilik kepada anak-anak, Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi MIBS di Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Pembinaan dan pemberdayaan program pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di usia sekolah terutama di level sekolah dasar sudah mulai berkembang, program pengenalan terhadap dunia kesehatan ini penting diberikan pada anak-anak sejak dini. Untuk mendukung hal tersebut maka perlu adanya apoteker cilik yang nantinya dapat menyempurnakan program Pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di sekolah dasar. mengenalkan profesi Apoteker kepada siswa SD yang termasuk dalam anak usia dini sehingga mindset adanya profesi akan tertanam di benak siswa SD tersebut. 2) Pendidikan tentang obat kepada anak melalui Apoteker Cilik satunya adalah profesi apoteker, dilanjutkan dengan pemberian materi tentang profesi apoteker dengan memberikan leaflet seputar sosok dan tugas Apoteker. Sesi selanjutnya adalah pemberian materi tentang Apoteker cilik, materi ini disuguhkan dengan bernyanyi lagu yang judul “Apoteker Cilik”. Disesi akhir yakni setelah siswa mulai paham tentang peran Apoteker dan pentingnya peran Apocil, maka materi selanjutnya tentang bagaimana menggunakan obat dengan tepat dalam materi ini ditekankan bagaimana siswa siswi harus tepat dalam menggunakan obat, materi ini disajikan dengan menyanyikan lagu apoteker cilik di akhiri dengan tanya jawab seputar materi yang disambut antusias oleh siswa siswi SD MIBS Kebumen.
Evaluasi Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Islam Banjarnegara Wukirsari, Laras Sinta; Widiastuti, Tri Cahyani; Intiyani, Rafila
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi penyakit yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah secara menetap. Prevalensi hipertensi di Kabupaten Banjarnegara sebanyak 2.77%. Kepatuhan merupakan komponen penting dalam pengobatan, terutama dalam pengobatan jangka panjang pada penyakit hipertensi. Untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dan hubungan karakteristik pasien dengan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi di Rumah Sakit Islam Banjrnegara. Desain penelitian yaitu penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling menggunakan kuesioner MMAS-8, didapatkan responden sebanyak 80, data dianalisis dengan uji Chi - square untuk mengetahui hubungan antara karakteristik responden dengan tingkat kepatuhan. Hasil analisa tingkat kepatuhan responden menunjukkan 62,5% kepatuhan rendah, 28,7% kepatuhan sedang, 8,8% kepatuhan tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan dengan penyakit penyerta (p=0,009), jumlah obat yang diminum (p=0,000), lama pengobatan (p=0,044) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan dengan jenis kelamin (p=0,481), umur (p=0,138), pendidikan (p=0,389), pekerjaan (p=0,293), pendapatan (p=0,437). Sebagian besar responden memiliki kepatuhan rendah (62,5%), dan terdapat hubungan signifikan antara tingkat kepatuhan dengan penyakit penyerta, jumlah obat yang diminum, lama pengobatan. Diharapkan dapat dilakukan penelitian serupa menggunakan metode wawancara untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan.
Evaluasi Interaksi Obat Diabetes Melitus Pada Pasien Rawat Inap Di Rs PKU Muhammadiyah Gombong Wahyuningsih, Riska; Widiastuti, Tri Cahyani; Intiyani, Rafila
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh defisiensi insulin absolut atau defisiensi insulin relatif karena gangguan sekresi dan kerja insulin. Interaksi obat merupakan perubahan efek suatu obat akibat pemakaian obat lain (interaksi obat dengan obat) atau oleh makanan, obat tradisional dan senyawa kimia lain dimana kondisi suatu zat memengaruhi aktivitas obat, yaitu meningkatkan atau menurunkan efeknya, atau menghasilkan efek baru yang tidak diinginkan atau direncanakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengevalusi interaksi obat diabetes melitus pada pasien rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong. Penelitian ini jenis non eksperimental deskriptif dengan pengambilan data menggunakan desain retrospektif. Dengan membandingkan interaksi obat dengan Medscape. Hasil penelitian ini terdapat interaksi obat pada pasien diabetes melitus dari 70 pasien, sebanyak 55 pasien (78,57%) yang memiliki potensi interaksi obat dan pasien tanpa interaksi obat sebanyak 15 pasien (21,43%). Tingkat keparahan interaksi obat pada monitor closely/ moderat sebanyak 87 interaksi (59,18%) yang paling banyak di gunakan kombinasi candesartan dengan amlodipine sebanyak 8 interaksi, minor sebanyak 47 interaksi (31,97%) yang paling banyak di gunakan kombinasi azitromicyn dengan ondansentron sebanyak 6 interaksi, serious/mayor sebanyak 13 interaksi (8,84%) yang paling banyak di gunakan kombinasi dexamethasone dengan metformin sebanyak 12 interaksi dan mekanisme interaksi farmakodinamik sebanyak 113 interaksi (76,87%) yang paling banyak di gunakan kombinasi dexamethasone dengan metformin sebanyak 12 interaksi, Unknown sebanyak 18 interaksi (12,24%) yang paling banyak digunakan kombinasi azitromicyn dengan ondansentron sebanyak 6 interaksi serta farmakokinetik sebanyak 16 interaksi (10,88%) yang paling banyak di gunakan kombinasi dexamethasone dengan ondansentron sebanyak 5 interaksi.
Upaya Pencegahan HIV/AIDS Melalui Edukasi Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja Di Desa Pekuncen Kabupaten Kebumen Widiastuti, Tri Cahyani; Handayani, Eka Wuri; Rahayu, Kukuh Puji; Wukirsari, Laras Sinta
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/AIDS menjadi permasalahan global dan dunia. Di Indonesia banyak ditemukan kasus ODHA. Kasus ODHA paling banyak ditemukan di Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2021, Kabupaten Kebumen menduduki posisi ketiga penemuan kasus HIV tertinggi dan posisi pertama penemuan kasus AIDS tertinggi. HIV/AIDS menjadi salah satu penyakit yang sangat membunuh dikalangan remaja. Salah satu upaya untuk mencegah HIV/AIDS adalah dengan edukasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dan cara pencegahannya. Metode yang dilakukan yaitu dengan metode Pre Test – Post Test Design yaitu dengan melakukan intervensi berupa penyuluhan dan pembagian leaflet. Lokasi kegiatan di Balai Desa Pekuncen yang diikuti oleh peserta remaja. Dari hasil uji statistik wilcoxon antara nilai pretest dan postest diperoleh nilai p=0,000 yang artinya terdapat pengaruh antara pemberian edukasi dan leaflet terhadap tingkat pengetahuan remaja mengenai HIV/AIDS.
Hypertension Counseling as an Effort to Improve Knowledge and Prevent Hypertension in the Elderly at the Integrated Service Post (Posyandu) in Giyanti Village, Rowokele District, Kebumen Regency: Penyuluhan Hipertensi sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Hipertensi pada Lansia di Posyandu Lansia Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen Khuluq, Husnul; Widiastuti, Tri Cahyani; Fitriyati, Laely; Dyah, Rafita; Malihah, Umi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Lansia atau lanjut usia adalah seseorang yang berusia 60 tahun keatas. Lansia lebih memiliki risiko atau memungkinkan untuk mengalami berbagai penyakit khususnya penyakit degeneratif jika dibandingkan dengan usia muda. Salah satu penyakit tidak menular yang saat ini menjadi prioritas dalam dunia kesehatan secara global adalah hipertensi. Tujuan: penyuluhan ini untuk memberikan edukasi masyarakat utamanya lansia tentang penyakit hipertensi. Metode: Pembagian brosur dan ceramah tentang hipertensi dilanjutkan dengan kuisoner Hasil: Hasil dari pembagian kuisioner pretest dan posttest diperoleh dari karakteristik peserta didapatkan 74,19% berjenis kelamin perempuan dan 25,80% berjenis kelamin laki-laki. Hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 56,77 menjadi 88,71. Hal ini menunjukkan, adanya peningkatan pengetahuan dari peserta setelah dilakukannya penyuluhan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen karena ada peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi.
Utilizing Artificial Intelligence to Analyze Gender Differences in Hypertension Risk Factors Khuluq, Husnul; Widiastuti, Tri Cahyani; Hamdi, Lazuardi Fatahillah; Winarno, Tunjung
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4929

Abstract

Hypertension continues to pose a significant challenge to global health. Early identification of risk factors, particularly those influenced by gender differences, has the potential to markedly enhance treatment processes and outcomes. Artificial intelligence (AI), specifically machine learning (ML), offers a promising avenue for identifying and analysing these critical risk factors. Objective: This study aims to explore the influence of gender differences on risk factors affecting hypertensive patients by examining demographic, medication, clinical, and laboratory data.Method: The study utilized medical records of hospitalized hypertensive patients at PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta, covering the years 2022 to 2023. Logistic regression analysis with Lasso penalty was applied to determine the most influential variables. Additionally, the Random Forest algorithm implemented in WEKA, combined with a 10-fold cross-validation approach, was employed to evaluate the model’s diagnostic performance using metrics such as precision, sensitivity, specificity, accuracy, and the area under the receiver operating characteristic curve (ROC-AUC). Results: A total of 1,006 patients were included in the sample, comprising 504 males and 502 females. Among the 33 clinical variables analysed, 13 demonstrated non-zero coefficients. For female hypertensive patients, the five most significant risk factors, along with their coefficients, were Haemoglobin (0.03), Diabetes Mellitus (0.04), Lymphocytes (0.06), Anaemia (0.13), and Creatinine (0.15). In male hypertensive patients, the top five risk factors and their coefficients were Acute Kidney Injury (-0.32), Erythrocytes (-0.15), Congestive Heart Failure (-0.03), Leukocytes (-0.02), and Length of Stay (LOS) (-0.01). The model’s overall performance, as reflected by a ROC-AUC score of 0.805, indicates a good level of predictive accuracy. Conclusions: The findings reveal a significant association between gender and hypertension risk factors. These results underscore the potential for gender-specific customization of hypertension treatments, paving the way for more individualized therapeutic strategies and improved patient outcomes.