Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

BAHASA FIGURATIF PADA SASTRA LISAN RABAB PASISIA DAN IMPLIKASINYA PADA PENYUSUNAN MATERI AJAR MAJAS Fitria Handayani, Dina; Noprina, Winda; Yuniarti, Lisa
CARAKA Vol 11 No 1 (2024): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i1.18552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa figuratif dalam sastra lisan Rabab Pasisia, sebuah tradisi lisan dari Minangkabau, Sumatera Barat, serta implikasinya pada pengembangan materi ajar tentang majas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis tekstual pada naskah Rabab Pasisia. Data dikumpulkan melalui teknik menyimak dan mencatat, dilanjutkan dengan analisis terhadap jenis-jenis bahasa figuratif yang ditemukan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jenis majas yang dominan adalah metafora, hiperbola, personifikasi, antitesis, elipsis, dan aliterasi. Penggunaan majas ini memberikan nilai estetika, memperkuat pesan, dan menciptakan efek emosional dalam sastra lisan Rabab Pasisia. Implikasi penelitian ini adalah penggunaan sastra lisan ini sebagai materi ajar dapat membantu siswa memahami konsep bahasa figuratif secara kontekstual dan mengembangkan keterampilan kreatif dalam mengapresiasi sastra Indonesia. Simpulan ini menekankan pentingnya mempertahankan tradisi lisan sebagai sumber pembelajaran yang relevan dengan konteks lokal dan kurikulum.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Ruang Baca Virtual Menggunakan G-Site untuk Keterampilan Membaca Mahasiswa Noprina, Winda; Handayani, Dina Fitria; Yuniarti, Lisa; Putri, Solah Amelia
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1177

Abstract

Era digital saat ini, khususnya terhadap sumber bacaan yang relevan merupakan hal yang sangat penting untuk mendukung pembelajaran, terutama dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, pengembangan ruang baca virtual berbasis website, seperti menggunakan platform Google Site. Tujuan penulisan artikel ini untuk menciptakan Ruang Baca Virtual berbasis website Google Site sebagai wadah interaktif bagi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman terhadap sumber bacaan yang dibutuhkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif dengan tujuan utama mengumpulkan hasil analisis kebutuhan terhadap pengembangan ruang baca virtual di Universitas Adzkia.  Kegiatan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket analisis kebutuhan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Adzkia memiliki minat membaca yang cukup tinggi dan cenderung lebih menyukai penggunaan sumber bacaan dalam bentuk digital. Pengembangan ruang baca virtual diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran yang interaktif, mudah diakses, dan meningkatkan partisipasi siswa dalam aktivitas membaca.
Pendampingan Guru Dalam Penyusunan E-Modul Keterampilan Menulis Berbasis Deep Learning Yuniarti, Lisa; Yanti, Zherry Putria; Gusriani, Atika; Noprina, Winda; Handayani, Dina Fitri; Srinengsi, Salma; Almeyda, Aulia
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i1.1498

Abstract

Pembelajaran menulis di era digital menuntut pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada produk akhir, tetapi juga pada proses kognitif dan reflektif yang mendalam. Namun, praktik pembelajaran di sekolah masih menunjukkan keterbatasan dalam perancangan bahan ajar digital yang mampu memfasilitasi tahapan menulis secara sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam menyusun e-modul keterampilan menulis berbasis deep learning melalui pendekatan pendampingan kolaboratif-reflektif. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 16 V Koto Kampung Dalam dengan melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyajian materi, diskusi interaktif, dan pembimbingan langsung dalam perancangan e-modul, yang dilakukan melalui tahapan pembukaan, kegiatan inti, dan penutup. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penguatan kompetensi guru dalam merumuskan tujuan pembelajaran, menyusun aktivitas menulis berbasis proses, mengembangkan instrumen penilaian autentik, serta mengintegrasikan media digital secara pedagogis. E-modul yang disusun tidak hanya berfungsi sebagai bahan ajar digital, tetapi sebagai perangkat pembelajaran yang menuntun proses menulis secara bertahap dan reflektif. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan berkelanjutan berperan penting dalam mendukung implementasi pembelajaran menulis yang sistematis, interaktif, dan berorientasi pada pemahaman mendalam peserta didik.
AI integration in Literacy in Indonesian Language Education Literature Yuniarti, Lisa; Gusriani, Atika; Karmila, Ranti
Fitrah Vol 17 No 1 (2026): INPRESS
Publisher : Prodi PAI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitrah.v17i1.1267

Abstract

This study aims to analyze the trend of Artificial Intelligence (AI) utilization in Indonesian Language and Literature learning and formulate an AI-based Digital Ethnopedagogy model that is contextualized with local cultural values. The research background is based on the increasing adoption of generative AI in education, which demands a pedagogical framework that is not only technologically adaptive but also critical and ethical. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method with reference to the PRISMA guidelines to select and synthesize relevant articles related to AI and language learning. The selection process is carried out through the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion based on thematic relevance and publication quality criteria. The results of the study indicate that AI contributes to improving digital literacy, literary creativity, and critical thinking skills, but also presents ethical challenges, potential dependency, and the risk of reducing originality. Based on the synthesis of findings, an AI-based Digital Ethnopedagogy model is formulated that integrates technological, cognitive-critical, creative, academic ethics, and local cultural context dimensions as the foundation of learning. This model emphasizes that AI needs to be positioned as a collaborative tool that strengthens reflection and the production of meaning, not as a substitute for the role of educators. This study recommends further empirical testing to measure the effectiveness of the model at various levels of education to strengthen its conceptual and implementative validity.
PENGARUH PLACE-BASED EDUCATION TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI: PERAN MEDIASI PSYCHO-INDIGENOUS Gusriani, Atika; Suroso, Suroso; Sudiati, Sudiati; Yanti, Zherry Putria; Yuniarti, Lisa; Katrina, Suraya
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 7 Number 1 February 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v0i0.82941

Abstract

This study aimed to examine the effect of Place-Based Education on descriptive writing skills through the mediating role of Psycho-Indigenous, which includes emotional attachment to place and cultural perception. The study used a quasi-experimental design with a pretest–posttest control group model within an explanatory sequential mixed methods framework. The study population comprised all ten-grade students at MAN 2 Padang, and a sample of 72 students was selected using cluster convenience sampling techniques and divided into an experimental group (36 students) and a control group (36 students). The research instruments included a descriptive writing test with an analytical rubric, a place attachment scale, a psycho-indigenous reflection instrument, and a semi-structured interview guide. Data were collected through a pretest, six-week intervention, posttest, and interviews. Quantitative data were analyzed using a paired-sample t-test, independent-sample t-test, and multiple regression analysis to test mediation, whereas qualitative data were analyzed using thematic analysis techniques. The results showed that Place-Based Education significantly improved descriptive writing skills with a very large effect (Cohen's d = 1.64). Regression analysis proved that emotional attachment and cultural perception acted as partial mediators, with an increase in R² from 0.37 to 0.56. Qualitative findings revealed that direct experience with a place enriched sensory details, integrated cultural meanings, and encouraged the internalization of experiences before writing. This study concluded that Place-Based Education improved the quality of descriptive writing through the internalization of emotional and cultural spatial experiences.