Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Simulasi Bantuan Hidup Dasar Terhdap Pengetahuan dan Keterampilan Anggota PMR tingkat SMA di Banda Aceh Mastura, Mirda; Saputra, Mahruri; Malem, Rehmaita; Riansyah, Ferdi
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fmw7c024

Abstract

Henti jantung / cardiac arrest merupakan keadaan yang ditandai dengan berhentinya fungsi jantung secara tiba–tiba pada seseorang akibat aktivitas kelistrikan jantung berhenti, hal ini disertai henti nafas, sehingga korban sangat terbatas untuk memberikan aliran darah dan oksigen yang memadai ke otak dan otot akhirnya menyebabkan kematian mendadak. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan tingkat pengetahuan dan keterampilan sebelum  dan sesudah Simulasi Bantuan Hidup Dasar dilakukan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode Pre-eksperimental. Penelitian ini dilakukan di SMAN 3 Banda Aceh, pada tanggal 04 mei 2024 dengan total sampel diambil dari seluruh populasi yang berjumlah 30 orang. Adapun instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan lembar observasi untuk mengukur tingkat keterampilan. Hasil uji penelitian menggunakan uji wilcoxon didapatkan pada pengetahuan dan keterampilan tingkat kemaknaan (0.05) dengan nilai p yang diperoleh sebesar (0.000). Karena nilai (p) lebih kecil dari nilai (a) maka H1 diterima. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada pengaruh simulasi bantuan hidup dasar terhadap pengetahuan dan keterampilan dengan nilai p value 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh simulasi bantuan hidup dasar terhadap pengetahuan dan keterampilan anggota PMR tingkat SMA di Banda Aceh. Diharapkan anggota PMR dapat melakukan tindakan BHD pada saat terjadi kejadian gawat darurat henti jantung.
Hubungan Self Esteem Ibu Dengan Status Gizi Anak Stunting Di Desa Lumut Dan Desa Reje Payung Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah Arami, Melia Ayu; Saputra, Mahruri; Malem, Rehmaita; Riansyah, Ferdi
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ncytvn96

Abstract

Stunting merupakan sebuah kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan, yang mengakibatkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya sebagai akibat dari masalah gizi kronis yaitu kekurangan asupan gizi yang memadai dalam jangka waktu yang lama.Berdasarkan pada buku (Alligood, 2017) menjelaskan bahwa konsep diri/harga diri (self esteem) akan berpengaruh untuk ibu mencapai perannya menjadi seorang ibu. Jika ibu telah mencapai perannya menjadi seorang ibu, anak yang di rawatnya akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Self Esteem Ibu dengan Status Gizi Anak Stunting di Desa Lumut dan Desa Reje Payung Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Lumut dan Desa Reje Payung Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah, pada tanggal 04 Juni 2024 dengan total sampel diambil dari seluruh populasi yang berjumlah 39 orang. Adapun instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur self esteem dan timbangan berat badan untuk mengukur status gizi. Hasil uji penelitian menggunakan uji chi square didapatkan pada self esteem dan status gizi (0.05) dengan nilai p yang diperoleh sebesar (0.000). Karena nilai (p) lebih kecil dari nilai (a) maka H1 diterima. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada hubungan antara self esteem Ibu dengan status gizi anak dengan nilai p value 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat hubungan antara self esteem Ibu dengan status gizi anak stunting di Desa Lumut dan Desa Reje Payung Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah.  
Perbandingan Relaksasi Benson Dan Tarik Napas Dalam Dengan Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Penderita Hipertensi Pada Lansia Di Desa Pasie Lamgarot Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Jannah, Miftahul; Malem, Rehmaita; Saputra, Mahruri
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/47759p89

Abstract

Penanganan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologi (obat-obatan) maupun secara non farmakologi. Penanganan non farmakologi yang dapat dilakukan secara mandiri dan murah dalam upaya menjaga kestabilan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Beberapa penelitian menunjukkan pendekatan non farmakologi yang dapat mengurangi hipertensi diantaranya adalah akupresur ramuan cina, terapi herbal, relaksasi nafas dalam, aroma terapi, terapi musik klasik, meditasi, pijat, terapi relaksasi otot progresif (progressive muscle relaxation dan biofeedback. Tujuan penelitian ini Perbandingan Relaksasi Benson dan Tarik Napas Dalam dengan Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Penderita Hipertensi Pada Lansia Di Desa Pasie Lamgarot Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Metode penelitian ini yang digunakan adalah quasy eksperiment design dengan menggunakan rancangan Pre and post test without control (control diri sendiri) pada desain ini peneliti hanya melakukan intervensi pada dua kelompok dengan perbandingan dengan jumlah sampel 45 responden. hasil uji Independen T Test diperoleh nilai sig (2-tailed) = 0,000  < 0,05, yang artinya bahwa ada perbedaan rata-rata nilai kelompok Terapi Nafas dalam dengan kelompok Terapi Benson, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Terapi Nafas Dalam Lebih Efektif daripada Terapi Benson terhadap penurunan Hipertensi. Diharapkan agar penelitian ini bisa menambah wawasan yang nantinya akan dapat dipraktikan oleh diri sendiri dan mahasiswa mengenai Efektifitas Terapi benson dan Nafas Dalam  terhadap penurunan hipertensi pada lansia.
Sosialisasi Penggunaan Jamban Untuk Mencegah Penyakit Menular TBC di Desa Atong Aceh Besar Ferdi Riansyah; Mhd Hidayattullah; Taufiq Karma; Gadis Halizasia; Mahruri Saputra; Fitria Fitria; Ristiani Ristiani; Reka Julia Utama; Mira Fajira
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3s9b0019

Abstract

Sanitasi yang buruk masih menjadi penyebab utama terjadinya berbagai penyakit menular di wilayah pedesaan. Banyak masyarakat belum memahami hubungan antara perilaku buang air besar sembarangan dengan penyebaran penyakit, terutama akibat rendahnya kesadaran akan pentingnya penggunaan jamban yang layak dan sehat. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan kegiatan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sanitasi dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kepala keluarga, ibu rumah tangga, remaja, dan tokoh masyarakat. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test guna mengukur perubahan pengetahuan. Sebelum sosialisasi, hanya 33% peserta memiliki pemahaman yang cukup baik terkait sanitasi dan penularan penyakit. Setelah kegiatan, 87% peserta mampu menjawab dengan benar pertanyaan mengenai fungsi jamban dan bahaya buang air besar sembarangan. Selain itu, sebanyak 70% peserta menyatakan kesediaan untuk menggunakan atau membangun jamban sehat. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat terhadap perilaku hidup bersih. Pelatihan lanjutan tentang pembuatan jamban sederhana dari bahan lokal sangat dianjurkan untuk keberlanjutan perubahan perilaku.