Claim Missing Document
Check
Articles

KECEMASAN PERPISAHAN (SEPARATION ANXIETY) Islamiyah, Salimatul; Fadilah, Risydah; Nur Huda, Muhammad; Ramadhan Damanik, Rizky
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 3 No 4 (2023): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kecemasan perpisahan adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan ketakutan berlebihan terhadap perpisahan dari orang-orang yang dicintai atau tempat-tempat yang akrab. Gangguan ini dapat mempengaruhi fungsi sosial, akademik, dan kesehatan individu yang mengalaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan perpisahan pada remaja di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan observasi terhadap seorang remaja yang berusia 18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan perpisahan pada remaja adalah stres, perubahan lingkungan, ketidakamanan, dan sikap orang tua yang terlalu protektif. Kecemasan perpisahan pada remaja juga berdampak negatif pada kinerja sekolah, kesehatan fisik dan mental, serta hubungan sosial. Penelitian ini merekomendasikan perlunya intervensi psikologis yang sesuai untuk mengatasi kecemasan perpisahan pada remaja, serta edukasi bagi orang tua dan guru tentang cara mendukung remaja yang mengalami gangguan ini. Kata kunci: kecemasan perpisahan, remaja, Indonesia   ABSTRACT Separation anxiety is an anxiety disorder characterized by excessive fear of separation from loved ones or familiar places. This disorder can affect the social, academic and health functions of the individual who experiences it. This research aims to determine the factors that influence separation anxiety in teenagers in Indonesia. The research method used was interviews and observations of a 18 year old teenager. The research results show that factors related to separation anxiety in adolescents are stress, environmental changes, insecurity, and overprotective parental attitudes. Separation anxiety in teenagers also has a negative impact on school performance, physical and mental health, and social relationships. This research recommends the need for appropriate psychological interventions to overcome separation anxiety in adolescents, as well as education for parents and teachers about how to support adolescents who experience this disorder. Keywords: separation anxiety, teenagers, Indonesia
Gangguan Kepribadian Fadilah, Risydah; Fitri, Dira Zahara; Febriani, Melisa; Murni, Sheila Natasya
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out about a person's personality disorder, whether they have this personality disorder from an early age (congenital) or because of stress in dealing with life. Personality disorders are usually caused by the process of mental development and social life. Personality disorders themselves are processes of mental development that are not in accordance with mental development in general or can be called mental disorders. Personality disorder is a condition of someone who has unhealthy thought patterns or behavior. However, this disorder can be cured with therapy or using medication if it is too severe.
Analisis Gangguan Stres Pasca Trauma (PTSD) Pada Remaja yang Sering Menyaksikan Orangtuanya Bertengkar Fadilah, Risydah; Syahputri, Viny; Afifah, Dessy Tri; Faizah, Yusra
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trauma adalah suatu gangguan atau kerusakan yang mengakibatkan hilangnya atau putusnya kontiunitas dari jaringan tubuh akibat kekerasan atau ruda paksa. Traumatologi adalah ilmu yang mempelajari berbagai luka atau cedera oleh karena kekerasan serta interaksi antar luka dan kekerasan itu. Metode yang dilakukan adalah metode kualitatif karena metode ini merupakan metode jurnal yang memberikan penjelasan lebih analisis dan bersifat subjektif.  D adalah pria 18tahun mengalami stress pasca trauma (PTSD) yang diakibatkan karna orangtuanya sering bertengkar dan ayahnya sering memarahinya. Langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan antara lain mengurangi respon emosional, mendorong pengingatan kembali dan "berdamai" dengan peristiwa itu, mengembangkan strategi coping yang lebih efektif, serta membantu masalah residual.
Forgiveness Therapy in Islamic Psychology Perspective: Healing the Inner Child Parenting Wounds Parinduri , Sari Atika; Fadilah, Risydah; Parinduri, Sari Atika; Nurhayani
Psikis : Jurnal Psikologi Islami Vol 10 No 2 (2024): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/psikis.v10i2.24160

Abstract

This study was conducted to see a decrease in the inner child parenting wounds by giving forgiveness theraphy. The subjects of the study were 24 adolescents who participated in the forgiveness training after filling out a questionnaire and their scores were taken as research subjects. The method used was a quasi-experimental one group pretest-posttest design with two measurements, namely before the intervention, and after the forgiveness training intervention. The study was conducted by using the forgiveness theraphy, appreciation of the inner child. The average pretest and posttest scores: the pretest score 271, 47 and the posttest was 164, 42. There was a difference of 91, 47, where the average posttest value was higher than the pretest value. The results of the One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test analysis showed a significant value of 0.000 < 0.05., where the significant value < 0.05 means that HO was rejected and HA was accepted. The results of this study concluded that there was a decrease in the level of inner child parenting wounds after participating in forgiveness theraphy. 
The influence of social support on students’ academic resilience through self-efficacy Nasution, Muhammad Faisal Ramadhan; Dewi, Salamiah Sari; Fadilah, Risydah
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v6i2.29415

Abstract

Students who can maintain their abilities and function competently throughout their educational journey until completion are considered resilient. To become a resilient student, several attributes are necessary, both internal and external. Internally, self-efficacy the belief in one’s ability to complete tasks and fulfill obligations is crucial. Externally, social support from family, friends, and significant others plays a vital role. This study aims to examine the effect of social support on students’ academic resilience, with self-efficacy serving as a mediating variable. This study employs a quantitative methodology involving a sample of 270 students from a private university in Medan, with participants aged between 21 and 27 years. The instruments utilized in this research included the MSPSS scale, the General Self-Efficacy Scale, and the Academic Resilience Scale. Mediation analysis conducted using PLS-SEM4 showed that self-efficacy significantly mediates the relationship between social support and academic resilience, as indicated by a t-statistic of 4.440 (greater than 1.96) and a p-value of 0.000 (less than 0.05). This study's findings suggest that self-efficacy partially mediates the relationship between social support and academic resilience among students. Specifically, students who receive strong social support and possess high self-efficacy are more likely to confront their challenges and fulfill their academic responsibilities, ultimately developing resilient students.
Self-Acceptance Stage Ibu yang memilili Anak Down Syndrome Alfita, Laili; Fadilah, Risydah
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran   Stage Self-Acceptance pada ibu yang memiliki anak dengan down syndrome.  Penelitian ini menggunakan penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed methods. Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Teknik snowball sampling dilakukan untuk mencari informasi kunci adalah mereka yang mengetahui dan memiliki berbagai informasi pokok yang diperlukan dalam penelitian atau dilakukan secara berantai dengan meminta informasi pada orang yang telah diwawancarai atau dihubungi sebelumnya. Melalui teknik snowball subjek atau sampel dipilih berdasarkan rekomendasi orang ke orang yang sesuai dengan penelitian dan kuat untuk diwawancarai. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 32 ibu yang memiliki anak down syndrome berada pada tahap bargaining (tawar-menawar) dan 6 ibu berada pada tahap acceptance (penerimaan). Perbedaan tingkat Pendidikan juga menunjukkan bahwa ibu dengan pendidikan SMP, SMA, D3, S1, dan S2 sebagian besar berada pada tahap bargaining, dengan sedikit yang mencapai tahap acceptance. Perbedaan status pekerjaan mengungkapkan bahwa ibu yang bekerja semuanya berada pada tahap bargaining, sementara ibu yang tidak bekerja sebagian besar berada pada tahap bargaining dengan beberapa mencapai tahap acceptance.
Perbedaan Motivasi Belajar Dan Minat Belajar Antara Siswa Yang Belajar Daring Dan Luring Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Di SMP Swasta Katolik Budi Murni 3 Medan Sonni Willi Munte; Risydah Fadilah; Rahmi Lubis
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 5, No 2 (2022): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.745 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v5i2.1377

Abstract

This study uses a quantitative approach, with the sampling technique used is accidental sampling. The population in this study amounted to 216 and the sample from class VIII was 54 which was divided into 2 groups, namely 27 data from each group. The analytical method used to analyze the data obtained in this study uses the Mann Whitney U analysis method. This type of research uses the theoretical basis of learning motivation and interest in learning based on aspects of the theory of Martaniah (2006) and Slameto (2013). The results of this study indicate that the significance value of Mann Whitney U is 0.924, which means that the difference between learning motivation in students who study online and offline is rejected. Thus, the results of the study in the interest in learning group showed the significance value of Mann Whitney U was obtained at 0.808, which means that there is no difference between students' interest in learning when studying online and offline, meaning that this study was rejected because it was not in accordance with the initial hypothesis.
Kesiapan Menjalani Peran Sebagai Ibu pada Remaja Hamil Diluar Nikah Fadilah, Risydah; Fauza, Fadhillah; Khairina, Rizka; Mustika, Nining
Jurnal Wahana Konseling Vol. 8 No. 1 (2025): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v8i1.19531

Abstract

This study aims to explore the readiness of adolescents to become mothers who become pregnant outside of marriage, by considering various aspects of readiness to become mothers. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. The subjects of this study were two respondents with the characteristics of adolescent girls who became pregnant outside of marriage, aged 15-20 years. The data collection technique in this study used a semi-structured interview technique. The results of the study indicate that both respondents still need guidance in preparing for their new role as mothers for their unborn children. Considering that they are still minors and still need support from experienced people. The recommendation from the results of this study is that pregnant adolescents need special assistance that includes education related to pregnancy, child care, and emotional support so that they are better prepared to assume the role of parents, for the sake of their own future and the future generations of the nation.
Pengaruh Dukungan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Melalui Mediasi Kepercayaan Diri Ziliwu, Teti Kristiani; Fadilah, Risydah; Lubis, Suaidah
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086100011

Abstract

Di lapangan, banyak siswa yang mendapatkan dukungan penuh dari orang tua, seperti fasilitas belajar yang memadai dan perhatian terhadap proses akademiknya, namun tetap menunjukkan motivasi belajar yang rendah. Sebaliknya, ada siswa yang dengan dukungan orang tua yang terbatas tetap memiliki semangat belajar tinggi. Perbedaan ini mengindikasikan adanya faktor lain yang memengaruhi hubungan antara dukungan orang tua dan motivasi belajar, salah satunya adalah kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris peran mediasi kepercayaan diri dalam pengaruh dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 243 siswa yang dipilih melalui teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen yang valid dan reliabel, yaitu: instrumen dukungan orang tua, motivasib belajar dan kepercayaan diri. Analisis data dilakukan menggunakan analisis path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan diri, dan kepercayaan diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar. Terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan dari dukungan orang tua terhadap motivasi belajar melalui kepercayaan diri, yang menegaskan peran penting kepercayaan diri sebagai mediator.
Description of Risky Sexual Behavior in Men Indicated for HIV Balqish Rusli, Nisfi; Fadilah, Risydah; Fauzy Indrawan, Yudistira
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 13, No 4 (2025): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v13i4.21545

Abstract

Risky sexual behavior is any form of vaginal or anal sexual activity with a sexual partner that makes individuals more vulnerable to contracting sexually transmitted infections (STIs), including HIV, unwanted pregnancy, violence, and abortion. Men are at high risk of contracting and transmitting STIs by not using protection during sex, having multiple sexual partners, and having sex with strangers, such as sex with sex workers. This study applies a qualitative phenomenological approach with in-depth interviews analyzed using interpretive phenomenological analysis (IPA), aiming to explore the meaning of the experiences of risky sexual perpetrators. The snowball sampling technique was applied to recruit eight participants with the following criteria: sexually active men aged 19-40 years and having sex at an early age. This study obtained key findings, namely the description, factors, and impact of risky sexual behavior in men indicated by HIV. The description of risky sexual behavior includes sex at an early age, inconsistent condom use, multiple sexual partners, and sex with strangers. Factors of risky sexual behavior include watching pornography, sensation seeking, addiction, sexual satisfaction, and self-esteem. The impact of risky sexual behavior includes contracting STIs and regret over previous behavior. The implications of this research are that safe and healthy sexual behavior can be a method for preventing sexually transmitted infections, unwanted pregnancies, and violence. The health status of sexual partners can be identified early, thus preventing further transmission.Perilaku seks berisiko merupakan segala bentuk aktivitas seksual vaginal atau anal bersama pasangan seks sehingga menempatkan individu menjadi lebih rentan terjangkit penyakit menular seksual termasuk HIV, kehamilan tidak diinginkan, melakukan kekerasan, dan aborsi. Pria berisiko tinggi tertular dan menularkan dengan tidak memakai pengaman saat melakukan seks, berganti-ganti pasangan seks, seks bersama orang asing seperti seks bersama pekerja seks. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan wawancara mendalam yang dianalisis menggunakan interpretative phenomenological analysis (IPA), bertujuan menggali makna pengalaman dari pelaku seks berisiko. Teknik snowball sampling diterapkan untuk merekrut partisipan yang berjumlah delapan partisipan dengan kriteria; pria seks aktif 19 – 40 tahun dan melakukan seks di usia dini. Penelitian ini memperoleh temuan utama yaitu gambaran, faktor, dan dampak perilaku seks berisiko pria yang terindikasi HIV. Gambaran perilaku seks berisiko berupa seks di usia dini, inkonsisten pemakaian kondom, berganti – ganti pasangan seks, dan seks dengan orang asing. Faktor perilaku seks berisiko yaitu menonton tayangan porno, pencarian sensasi, ketagihan, kepuasan seksual, dan harga diri. Dampak perilaku seks berisiko seperti terjangkit penyakit menular seksual dan penyesalan atas perilaku terdahulu. Implikasi penelitian ini merupakan perilaku seks aman dan sehat sebagai metode pencegahan penyakit menular seksual, kehamilan tidak diinginkan, dan melakukan kekerasan. Status kesehatan pasangan seks dapat diketahui lebih dini sehingga dapat mencegah penularan lebih lanjut.
Co-Authors A'yun, Qurrota Abdul Murad Adella, Mutia Afifah, Dessy Tri Ahyar Harundin Sagala Alvinal Khairani Alwi, Humammad Haddad Amanah Surbakti Ana, Indah Fitri Astuti, Sri Widya Aulia, Najwa Ayu Arwina Balqis, Qurratu Meutia Balqish Rusli, Nisfi Bangun, Siti Sariah Br Purba, Siti Aisyah Butar Butar, Fransisca Mularia Daifah, Cut Darmanto Sugondo Sianturi Darmayanti, Nefi Dewi Shinta Dita Hairia Dwi Putri, Dwi Effendi, Robby Epi Samosir Faizah, Yusra Fauza, Fadhillah Febriani, Melisa Fitri, Dira Zahara Ginting, Andika Rahmadani Ginting, Siska Astria Br Harahap, Mahyuni Harianty, Widya Hasanuddin Hayati, Iklil Nabila Hermina, Mutia Hurriyatuddaraini Hurriyatuddaraini Ilma, Yana Nazela Indah Rumingsari Iqbal Maulana Islamiyah, Salimatul Juliana Juro, Az Zahra Khairina, Rizka Khairuni Ulfayasha Khaliza, Dina Lahmuddin Lubis Laili Alfita Lesmana, Nakita Augydia Lubis, Suaidah Lukas Fernando Marselina, Lisna Marzatillah Zuhra Matondang, Rizki Habibi Mawaddah Rahmah Milfayetty, Sri Muhammad Nur Huda, Muhammad Murni, Sheila Natasya Mustika, Nining Nadya Bella Aritonang Nasution, Muhammad Faisal Ramadhan Nidaul Ummah Nur Anissa Nurdelita Anggraini Nurfaridah, Kharisma Nurhayani Nurianda, Wahna Palentinus Tarigan Parinduri , Sari Atika Parinduri, Sari Atika Patisina Putri, Junita Hanum Eka Rahmahwati, Dina Rahmi Lubis Rakipah, Rakipah Ramadhan Damanik, Rizky Rukmawaty Deviana Situngkir Rusli, Nisfi Balqish Rusmiati Salamiah Sari Dewi Salsabila, Mutiara Samsul Bahri Sari Atika Parinduri Sari, Ditya Indria Sinaga, Rizka Nisa Aulia Sintyasari, Desi Sinulingga, Ririn Saudiah Br Siti Aisyah Siti Aisyah Situmorang, Khairunnisa Sjahril Effendy Sofie Ahmira Rehgita Br Tarigan Sonni Willi Munte Spreckhelsen, Tariza Yuvi Yolanda Sri Milfyetty Suaidah Lubis Suci Permata Hati SUGIYANTO Suhaimi Erfiranda Suri, Atikah Suryani Hardjo Syahputri, Viny Tanjung, Astri Purweni Tantri, M. Miftahul Rizki Taremica, Graris Tarigan, Devi Eka Yulita br Tiara Putri Mahisani Wahyuni Dazura Yanuar, Hendra Yudistira Fauzy Indrawan Zikrina Sari Ziliwu, Teti Kristiani Zuhrati Desiana