Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Protecting Consumers from Motorcycle Users with Non-Standard Motorcycle Iron Frames Rahayu, Rika
Media Syari'ah Vol 26 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jms.v26i1.23575

Abstract

In the era of globalization like today, especially in big cities that are often affected by traffic jams, motorcycles can be used as an alternative in supporting transportation facilities and infrastructure on the highway. Nowadays consumers always ignore the importance of a good and standard motorcycle frame. This problem has become familiar throughout Indonesia, without denying that consumers prioritize trends or styles in riding motorcycles. Of course, this is very contrary to the mandate of the Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number PM 12 of 2019. This research is an empirical juridical legal research with a statute approach, namely research or observation in the field or field research whose research focuses on collecting empirical data in the field. The results of this study state that (1) if the purchase of a motorcycle is damaged due to modifications that violate existing laws and regulations such as replacing the iron frame of the motorcycle is not in accordance with the standard value, the company has no responsibility for this incident, if the consumer deliberately modifies the motorcycle and 2) the consumer related to his actions that violate the regulations, namely modifying with an iron frame that is not in accordance with the standard then Penalties are imposed in the form of fines and coaching for related perpetrators, especially guidance on knowledge related to the dangers of using modified motorcycles that are not in accordance with standards and summons to parents related to follow-up mediation and the letter of agreement will not repeat the act.
œPOJOK BACA SEBAGAI STRATEGI MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA KELAS III UPTD SDN 016534 SILO BONTO Suriani, Suriani; Mizkat, Eva; Hutama Hutabarat, Dany Try; Pratiwi, Cindy; Silaban, Herman; Rahayu, Rika
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.50595

Abstract

Minat membaca para siswa memiliki peran yang signifikan dalam membentuk kemampuan literasi yang kokoh dan meningkatkan kualitas Pendidikan. Peran utama dalam membentuk minat baca siswa dipegang oleh para guru. Seorang guru adalah seorang profesional dalam bidang pendidikan yang memiliki tugas untuk mendidik, mengajar berbagai disiplin ilmu, memberikan arahan, melatih, memberikan penilaian, dan menjalankan proses evaluasi terhadap para peserta didik. Pelaksanaan perubahan standar pendidikan nasional sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2022 menuntut pemahaman mendalam dari pihak guru Metode yang digunakan untuk mengetahui pojok baca sebagai strategi menumbuhkan minat baca siswa kelas III di UPTD SDN. 016534 Silo Bonto adalah menggunakan metode pendidikan, pendampingan dan evaluasi. Sosilaisasi hukum yang dilakukan kepada guru untuk mengetahui dan memahami tentang Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Kewajiban guru sebagai bagian dari warga masyarakat untuk mengerti dan paham hukum, terutama agar tidak terkena sanksi hukum yang dapat menimbulkan penderitaan bagi yang melanggarnya. Optimalkan  ]Pojok  Baca,  gerakan  literasi  membaca  dapat  berjalan  dengan lancar. Perlu adanya dukungan dari berbagai pihak seperti kepala sekolah, guru, Penanggung jawab gerakan literasi, dan para siswa.
pemetaan tingkat kriminalitas kota pagar alam dengan memanfaatkan metode machine learning Sasmita, Sasmita; Rahmadayanti, Fitria; Rahayu, Rika
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 23 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v23i1.9599

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan pemetaan tingkat kriminalitas kota Pagar Alam dengan memanfaatkan metode machine learning. Penelitian ini dilatar belakangi data laporan polisi kurang lengkapnya data dalam berita acara pemeriksaaan yang digunakan, berdampak pada informasi terkait lokasi kejadian yang ada pada data laporan Satreskrim sehingga kurangnya keakuratan informasi. Metode pengembangan sistem menggunakan CRISP-DM yang terdiri dari 6 tahap yaitu Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modelling, Evaluation dan Deployment. Pada penelitian ini algoritma yang digunakan yaitu K-Means Clustering, data diolah menjadi 3 Cluster yaitu Cluster tingkat kriminalitas tidak rawan (C0), Cluster rawan (C1), Cluster sangat rawan (C2). Hasil diperoleh tahun 2020 untuk cluster_0 yaitu sebanyak 28 kelurahan, tahun 2021 sebanyak 24 kelurahan dan tahun 2020 sebanyak 20 kelurahan. Untuk cluster_1 pada tahun 2020 yaitu 6 kelurahan, tahun 2021 sebanyak 10 kelurahan dan tahun 2022 sebanyak 11 kelurahan. Dan cluster_2 pada tahun 2020 dan 2021 yaitu hanya 1 kelurahan dan tahun 2022 sebanyak 4 kelurahan. Metode pengujian menggunakan Elbow. Hasil dari pengujian metode Elbow untuk menghitung hasil SSE terbentuk 3 cluster (K=3) dengan nilai 3244.766. Hasil pengujian dengan jumlah cluster 3 dapat dikatakan valid atau sesuai dengan hasil clastering k-means pada Rapid Miner, hasil dari klasterisasi berupa pemetaan menggunakan ArcGIS 
Taman Hutan Kota Taufan Gama Simatupang Sebagai Bagian Dari Upaya Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Publik Di Kabupaten Asahan Nasution, Emmi Rahmiwita; Rahayu, Rika; Bima, Meirad Arianza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11695

Abstract

Masyarakat modern sering terjebak dalam ekonomi kapitalistik yang mengabaikan pelestarian lingkungan. Di Indonesia, sebagai negara berkembang dengan populasi padat, pertumbuhan penduduk menimbulkan berbagai masalah seperti meningkatnya kebutuhan ruang dan penurunan daya dukung lingkungan. Banyak lahan hijau kini berubah menjadi area komersial dan perkantoran. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi dan pemanfaatan Taman Hutan Kota Taufan Gama Simatupang di Kisaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan memahami sejauh mana taman kondisi dan pemanfaatan Taman Hutan Kota Taufan Gama Simatupang di Kisaran. Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris ini menitikberatkan pada perilaku hukum masyarakat dalam konteks nyata, dan mengumpulkan data mengenai bagaimana masyarakat mematuhi dan berinteraksi dengan norma-norma hukum yang ada. Penataan ruang, yang diatur oleh UU Nomor 26 Tahun 2007, melibatkan perencanaan, pemanfaatan, dan pengendalian ruang untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Di Kabupaten Asahan, Perda No. 12 Tahun 2013 mengatur Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang mencakup RTH, namun hanya 8% dari target 30% RTH yang telah terpenuhi. RTH penting untuk menyeimbangkan ekosistem dan meningkatkan kualitas hidup. Di Kota Kisaran, RTH seperti Taman Hutan Kota Taufan Gama Simatupang menyediakan fasilitas rekreasi dan olahraga. Meski demikian, pengawasan RTH kurang efektif, terutama di wilayah terpencil. Menurut Peraturan Menteri Agraria No. 14 Tahun 2022, RTH memiliki enam fungsi utama: ekologis, resapan air, ekonomi, sosial budaya, estetika, dan penanggulangan bencana, yang dicapai melalui penanaman vegetasi, pengelolaan air hujan, dan penyediaan fasilitas olahraga dan rekreasi
Nuansa Keadilan dalam Undang-Undang Perkawinan Sebuah Kajian Filosofis Pancasila Nasution, Emmi Rahmiwita; Bima, Meirad Arianza; Rahayu, Rika
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.15424

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesesuaian perubahan batas usia perkawinan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dengan konsep keadilan sosial dalam perspektif filsafat Pancasila. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan menganalisis bahan-bahan hukum seperti undang-undang, putusan pengadilan, dan pandangan para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep keadilan sosial dalam filsafat Pancasila menekankan pada kesetaraan, perlindungan hak asasi manusia, dan adaptabilitas terhadap perubahan zaman. Perubahan batas usia perkawinan menjadi 19 tahun untuk laki-laki dan perempuan ditemukan sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan sosial Pancasila, yang mencerminkan kesetaraan gender, perlindungan anak, dan responsivitas terhadap tuntutan masyarakat. Kesimpulannya, perubahan ini mewakili implementasi komprehensif dari prinsip keadilan sosial dalam filsafat Pancasila, mempromosikan kesetaraan, melindungi hak asasi manusia, serta menunjukkan fleksibilitas Pancasila dalam merespons perubahan sosial untuk membangun masyarakat Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.
Family Planning: Solusi Cerdas Untuk Mengurangi Resiko Kesehatan Pada Ibu Yang Beresiko Tinggi Karlina, Intan; Rahayu, Rika; Nurhaliza, Hasna; Yusuf, Arinda Nikita; Rahayu, Siti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2404

Abstract

Pemberian informasi yang benar dan tepat sangat penting bagi akseptor keluarga berencana (KB) untuk meningkatkan keyakinan dalam memilih metode kontrasepsi, karena informasi yang salah atau tidak akurat dapat menyebabkan keluhan terkait efek samping dan efektivitas alat kontrasepsi yang digunakan. Penelitian ini berfokus pada penerapan program KB pada ibu dengan risiko tinggi, khususnya yang termasuk dalam kategori 4 Terlalu (Terlalu Muda, Terlalu Rapat, Terlalu Banyak, dan Terlalu Tua). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan program KB di Kampung Ampera, RW 16, Desa Jayagiri, Lembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan populasi pasangan usia subur (PUS) yang menjadi akseptor KB dan sampel sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur pemahaman dan penerimaan informasi tentang KB, dan dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran tentang efektivitas pemberian informasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas pemberian informasi KB bagi ibu berisiko tinggi serta aspek-aspek yang perlu ditingkatkan dalam program KB. Kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan program KB di wilayah tersebut, sehingga akseptor KB dapat membuat keputusan yang lebih baik dan tepat dalam pemilihan metode kontrasepsi.
Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan Hipertensi Serta Diabetes Untuk Mewujudkan Lansia Berkualitas Hernawati, Erni; Nurhaliza, Hasna; Nurhali, Ayva Fidya; Yusuf, Arinda Nikita; Rahayu, Rika; Nurlela, Ela
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 2 No 02 (2024): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v2i02.215

Abstract

Hipertensi dan diabetes mellitus merupakan dua kondisi kesehatan yang sering terjadi dan memiliki dampak serius terhadap kualitas hidup seseorang. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyebab, gejala, serta cara mencegah dan mengelola hipertensi dan diabetes mellitus. Tanggal 14 Desember 2023, Posbindu Nusa Indah di Kampung Tangkil Rt.07, Cigugur Tengah, Cimahi Tengah, Kota Cimahi menyelenggarakan penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi dan diabetes mellitus. Penyuluhan hipertensi mencakup informasi tentang tekanan darah, gaya hidup sehat, dan pentingnya pemantauan rutin tekanan darah. Sementara itu, penyuluhan diabetes mellitus memfokuskan pada pemahaman metabolisme gula, pola makan seimbang, serta pengelolaan obat untuk mengendalikan kadar gula darah.
Refleksi Pengalaman Mengajar Matematika Dasar Bagi Mahasiswa PGSD: Tantangan dan Strategi Pembelajaran Rahayu, Rika
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss4.1985

Abstract

Pembelajaran matematika dasar merupakan landasan penting bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) untuk memahami sekaligus mengajarkan konsep matematika secara bermakna kepada siswa. Namun, pengalaman penulis menunjukkan bahwa banyak mahasiswa masih memiliki sikap negatif terhadap matematika, seperti rasa takut, kurang percaya diri, dan kesulitan memahami konsep yang bersifat abstrak. Artikel ini merefleksikan pengalaman penulis dalam menghadapi permasalahan tersebut serta menjelaskan strategi pembelajaran yang diterapkan untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode reflektif berdasarkan pengalaman selama proses perkuliahan. Hasil refleksi menunjukkan bahwa penggunaan media konkret, pendekatan kontekstual, diskusi kelompok, serta kegiatan reflektif di akhir perkuliahan efektif dalam membantu mahasiswa memahami konsep matematika dasar dan membangun sikap positif terhadap mata kuliah ini. Penulis menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika dasar yang bermakna, interaktif, dan menyenangkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa PGSD sebagai calon guru sekolah dasar yang mampu menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap matematika.
SOSIALISASI TERHADAP ASPEK HUKUM PERBANKAN DALAM PEMANFAATAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BAGI PEMBERDAYAAN EKONOMI PESISIR DI DESA SEI SIJAWI-JAWI KABUPATEN ASAHAN Nasution, Emmi Rahmiwita; Barus, Risky Akbar; Aidah, Kiki Nur; Mariani, Sri; Bima, Meirad Arianza; Rahayu, Rika
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SEPAKAT DESEMBER 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v5i2.545

Abstract

Artikel ini membahas sosialisasi aspek hukum perbankan dalam pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Urgensi kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan akses permodalan yang menjadi hambatan utama pengembangan UMKM di sektor perikanan masyarakat pesisir Desa Sei Sijawi-Jawi, Kabupaten Asahan. Meskipun KUR hadir sebagai solusi, pemahaman masyarakat mengenai prosedur dan regulasinya masih terbatas. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur, regulasi, serta hak dan kewajiban terkait KUR sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan sosialisasi dan pendampingan yang terdiri dari tiga tahap: persiapan (observasi awal), pelaksanaan (pemberian materi), serta tahap akhir (diskusi dan pendampingan penyusunan proposal). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya legalitas usaha, kemampuan menyusun proposal bisnis sederhana, dan pemahaman proses pengajuan kredit. Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong transformasi usaha dari informal ke formal, meningkatkan akses pembiayaan, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
Harmonisasi Norma Dalam Pemanfaatan Ruang Sebagai Upaya Mengintegrasikan Ketentuan Zonasi Cagar Budaya ke Dalam Rencana Tata Ruang Nasution, Emmi Rahmiwita; Bima, Meirad Arianza; Rahayu, Rika; Dalimunthe, Huzraimahasri Aminatitassya
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13602

Abstract

Disharmoni regulasi antara rezim pelestarian cagar budaya dan rezim penataan ruang telah menimbulkan ketidakpastian hukum yang berdampak serius terhadap keberlanjutan warisan budaya di Indonesia. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya berpijak pada paradigma pelestarian yang bersifat proteksionis, sedangkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mengedepankan optimalisasi ruang untuk kepentingan pembangunan. Ketidaksinkronan ini kian mengemuka pasca transformasi perizinan berbasis risiko melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, yang menempatkan Rencana Tata Ruang sebagai instrumen utama dalam sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) . Ketika zonasi cagar budaya tidak terintegrasi secara presisi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah maupun Rencana Detail Tata Ruang, situs sejarah berpotensi tidak terbaca dalam sistem, sehingga membuka peluang legalisasi pemanfaatan ruang yang destruktif. Fragmentasi kelembagaan, ego sektoral, serta minimnya interoperabilitas data memperparah kegagalan pengendalian ruang, sebagaimana tercermin pada berbagai kasus di Borobudur, Kota Lama Semarang, Trowulan, dan Yogyakarta. Melalui penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, artikel ini menemukan bahwa akar persoalan terletak pada benturan paradigma, ketidakharmonisan substansi zonasi, serta absennya integrasi sistem izin. Kajian ini menawarkan strategi harmonisasi melalui integrasi substansi zonasi cagar budaya ke dalam RDTR, rekonstruksi prosedur OSS agar mewajibkan rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya pada tahap KKPR, serta penguatan infrastruktur data melalui Kebijakan Satu Peta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi norma bukan sekadar penyelarasan administratif, melainkan agenda rekayasa sosial untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa mengorbankan warisan sejarah bangsa.