Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Inovasi Olahan Ikan Patin sebagai Upaya Diversifikasi Pangan dan Peningkatan Literasi Gizi di Desa Sirah Pulau Padang Saputri, Wulandari Saputri; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Astriani, Meli; Priyambodo, Panggih
Suluh Abdi Vol 7, No 1 (2025): SULUH ABDI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v7i1.9864

Abstract

Permasalahan konsumsi pangan bergizi di masyarakat pedesaan sering kali disebabkan oleh minimnya literasi gizi serta keterbatasan pengetahuan dalam mengolah bahan pangan lokal. Desa Sirah Pulau Padang, yang memiliki potensi besar dalam budidaya ikan patin (Pangasius sp.), masih belum mengoptimalkan komoditas ini sebagai konsumsi rumah tangga. Masyarakat lebih cenderung menjual hasil budidaya ketimbang memanfaatkannya untuk kebutuhan gizi keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, tentang nilai gizi ikan patin sekaligus membekali mereka dengan keterampilan mengolah ikan menjadi produk olahan bernilai tambah, yaitu nugget ikan patin. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung (learning by doing). Materi mencakup pengenalan kandungan gizi ikan patin, seperti protein dan omega-3, serta teknik pengolahan nugget dari tahap persiapan hingga penggorengan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap manfaat ikan patin serta keterampilan dalam proses pengolahan. Peserta menyatakan antusiasme dan mengakui manfaat kegiatan dalam membuka peluang usaha baru serta menyediakan pangan bergizi untuk keluarga. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan literasi gizi, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta memberdayakan peran perempuan dalam pembangunan desa melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
PENDAMPINGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN RAWA DESA BURAI Sumah, Astrid Sri Wahyuni; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Hidayat, Saleh; Wardhani, Sri; Sidik, Bagas Rasid; Helida, Asvic
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JP2N: Mei - Agustus 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/rr9tw768

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Berbicara merupakan keterampilan produktif dalam artian pembicara menghasilkan bunyi bahasa dan komunikasi dalam dua arah. Pembicara dan pendengar dapat menegosiasikan arti dari apa yang mereka katakan. Era industri 4.0, kemampuan berbicara dan mengemukakan sebuah masalah di depan umum sangat penting karena informasi yang didapatkan tidak lagi terbatas. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahpahaman terhadap isi informasi, diperlukan kemampuan berbicara di depan umum. Kemampuan tersebut membantu seseorang untuk mencari dan memahami informasi dengan benar. Selain itu, kemampuan berbicara di depan umum juga mengajarkan cara meyakinkan orang lain untuk mendapatkan informasi yang benar dan berguna untuk yang membutuhkan. Tulisan ini membahas tentang keterampilan berbicara mahasiswa di depan masyarakat Desa Burai mengenai pengelolaan sampah di daerah rawa. Para mahasiswa didorong untuk melatih kemampuan berbicara mereka dengan topik permasalahan mengenai pembuangan sampah masyarakat di daerah rawa melalui teknik wawancara. Metode kegiatan dimulai dari kegiatan pendampingan oleh dosen pendamping dimulai dengan pendahuluan, pemberian materi, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapatkan bahwa mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dengan rasa percaya diri dan termotivasi, tanpa harus takut mengemukakan pendapat atau butir pertanyaan yang dapat menyinggung masyarakat. Kata kunci: Desa Burai, kemampuan berbicara, rawa, wawancara
Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Untuk meningkatkan nilai gizi, kesehatan, kepedulian dan profil pelajar pancasila Aseptianova, Aseptianova; Hastiana, Yetty; Abadi, Suyud; Nuraini, Nita; Wijayanti, Tutik Fitri
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.13841

Abstract

Background: Tanaman obat keluarga (TOGA) atau apotek hidup, dapat dibudidayakan untuk menunjang peningkatan kesehatan, pendapatan, serta diolah menjadi berbagai jenis produk yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, fakta menunjukkan masih banyak masyarakat termasuk siswa belum dapat memanfaatkan peluang Usaha kecil menengah terkait TOGA. Penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan mengenai bagaimana teknik pengolahan dan pemasaran TOGA. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terkait pemanfaatan TOGA dan mendukung profil pelajar pancasila siswa SMA YWKA Palembang. Metode: Mitra dalam kegitatan pengabdian ini adalah SMA YWKA Palembang, terdiri atas 12 orang guru, 20 siswa, dan 9 orang tim pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Palembang (5 dosen dan 4 mahasiswa). Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, dan refleksi (angket dan tes dengan soal pilihan ganda). Hasil: Angket kepuasan peserta berada pada kriteria baik sekali, hal ini juga didukung hasil tes terkait pengetahuan peserta yang diperoleh nilai rata-rata 80,21. Kesimpulan: Kegiatan ini membantu siswa dan guru memahami tanaman obat keluarga (TOGA), manfaat, dan berbagai produk olahan TOGA, serta mendukung profil pelajar siswa khususnya pada tema gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, dan kewirausahaan.
Peningkatan Kompetensi Guru melalui Sosialisasi Pemanfaatan Augmented Reality dalam Pembelajaran Anjelia, Bella; Sari, Lilia Krisna; Sherly, Adis; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli; Hidayat, Saleh; Wardhani, Sri; Genisa, Marlina Ummas; Summah, Astrid Sri Wahyuni; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Priyambodo, Panggih
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38663

Abstract

Abstract:  This community service activity aimed to improve the competence of teachers at SMAN 9 OKU in utilizing Augmented Reality (AR) technology as an innovative learning medium. The partner institution faced challenges related to the limited knowledge and skills of teachers in integrating digital technology, particularly AR, into classroom learning. Therefore, a socialization and training program on the use of AR in learning was conducted for teachers. The activity was implemented through several stages, including the presentation of materials on the basic concepts of Augmented Reality, demonstrations of AR applications in learning, and hands-on practice sessions involving participants. The evaluation of the activity was carried out using pretest and posttest questionnaires administered to seven participating teachers to identify changes in their level of understanding after the training. The results indicated an improvement in participants’ understanding across all measured indicators. The initial pretest scores ranged from approximately 14 to 57, while the posttest results showed significant improvement, with most indicators reaching a score of 100. These findings indicate that the socialization and training on the use of AR were effective in enhancing teachers’ knowledge and skills in utilizing AR technology to support more interactive and visual learning processes.Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMA Negeri 9 OKU dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran yang inovatif. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital, khususnya AR, ke dalam proses pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan AR bagi para guru. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi mengenai konsep dasar Augmented Reality, demonstrasi penggunaan aplikasi AR dalam pembelajaran, serta praktik langsung oleh peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian angket pretest dan posttest kepada tujuh guru peserta kegiatan untuk mengetahui perubahan tingkat pemahaman setelah mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator yang diukur. Nilai awal peserta berada pada rentang sekitar 14 hingga 57 pada hasil pretest, sedangkan hasil posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan sebagian besar indikator mencapai nilai 100. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan AR mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AR sebagai media pembelajaran yang lebih interaktif dan visual.        
Exploring Biology Students’ Critical Thinking Using Mind Maps Nita Nuraini; Rindi Novitri Antika
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.7115

Abstract

Critical thinking is one of the 21st-century skills that is important for students to have, because this ability is useful for developing knowledge, evaluating and connecting with facts or information from various sources. Critical thinking skills can be trained by implementing innovative learning strategies, including mind maps. This research aims to explore the critical thinking skills of biology students using mind maps. The type of experimental research used is a pre-experimental design. Treatment of research subjects was carried out without a control group. The research was conducted on biology students taking Human Physiology courses. The research results show that students' critical thinking skills are included in the very good category for the interpretation indicator (80.77) and the good category for the analysis, inference, evaluation, explanation and self-regulation indicators (75.00; 72.12; 71.15; 75.00; 74.00). Based on the results, using mind maps in learning helps students improve critical thinking skills.
Cultivating Critical Thinking through Ecopedagogy–Project Based Learning: An Innovative Student Worksheets for Biology Lesson Planning Course Tutik Fitri Wijayanti; Nita Nuraini
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 8, No 2 (2026): July
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v8i2.8765

Abstract

The increasing environmental issues, both locally and globally, demand that everyone possess high critical thinking skills. Without this ability, actions tend to be reactive and superficial, resulting in ineffective solutions and ongoing environmental problems. However, the fact remains that the critical thinking skills of students in Indonesia are still relatively low. This study aims to develop students worksheets on Ecopedagogy-Project Based Learning (Ecopedagogy-PjBL) to improve students’ critical thinking skills. The research method used is R&D with the ADDIE model. The research subjects are biology education students at Muhammadiyah University of Palembang. The results show that three validators declared the developed worksheets valid, received very positive student response, and significantly improved critical thinking skills. Therefore, the developed Ecopedagogy-PjBL, worksheets can enhance biology education students’ critical thinking skills.