Articles
RANCANGAN ALAT PENGUKUR SUHU KELEMBABAN TANAH SEBAGAI ALAT BANTU PENENTU BENIH SAYURAN YANG AKAN DIBUDIDAYAKAN
Nursita, Putri;
Anugreni, Fera;
Khairuman, Khairuman;
Candra, Rudi Arif;
Fardiansyah, Fardiansyah
SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2024): SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi, Nopember
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62671/suliwa.v1i1.15
Vegetables are food ingredients that are very high in nutritional content. Good vegetables are vegetables that grow optimally which are influenced by several factors, one of which is the temperature of the soil moisture and optimal growth of vegetable seeds must be planted in a place suitable for vegetable seeds. A soil moisture temperature measuring device was designed to help determine the vegetable seeds that will be planted in a place. The tool is designed using a Capacitive Soil Moisture sensor and a 16x2 LCD Display is used to display the name of the seed and soil moisture. From the results of the measurement data, it is known how much the soil moisture temperature is in the measured place so that it can help in determining the vegetable seeds to be planted.
Budaya dan Kebiasaan Masyarakat
khairuman, khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62710/b2khr461
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sekelompok orang. Kemudian diwariskan kepada generasi selanjutnya. Budaya itu terbentuk dari beberapa unsur yang rumit. Diantaranya yaitu adat istiadat, bahasa, karya seni, sistem agama dan politik.Kebudayaan merupakan hasil dari suatu masyarakat, kebudayaan hanya akan bisa lahir, tumbuh dan berkembang dalam masyarakat.Kebudayaan memiliki peran dan fungsi yang sentral dan mendasar sebagai landasan utama dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara karena suatu bangsa akan menjadi besar jika nilai-nilai kebudayaan telah mengakar (deep-rooted) dalam sendi kehidupan.Dari budaya tersebut maka terciptalah ragam kebiasaan masyarakat, diantaranya bahasa daerah, kesenian tari, musik, dan upacara adat, semua ini adalah hasil dari bagian budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang budaya dan kebiasaan masyarakat yang ada di daerah kita. Metode penelitian ini menggunakan kajian literatur yang mana literatur yang diambil sesuai dengan pokok pembahasan dan dianalisis secara mendalam sehingga dapat diambil kesimpulan dan temuan dalam penelitian.
Masalah Gizi Ibu Hamil
khairuman, khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62710/ehktsa80
Wanita hamil memerlukan gizi yang cukup untuk kesehatan ibu dan janinnya. Jika kebutuhan gizi ibu tidak tercukupimaka dapatberpotensi menyebabkan masalah gizi. Namun demikian, ibu hamil seringkali tidak mengetahui adanya peningkatan kebutuhan gizi selama kehamilan. Tujuan penulisan untuk membahas tentang masalah-masalah gizi yang rentan terjadi pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan dari instansi pemerintah dan penelitian-penelitian terdahulu. Ibu hamil rentan mengalami beberapa permasalahan kurang gizi. Masalah gizi yang sering terjadi pada ibu hamil adalah Kurang Energi Kronis (KEK), Anemia, dan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium.Masalah gizipada ibu hamil berdampak pada kesehatan ibu dan bayinya. Bayi yang dilahirkan dapat mengalami keterlambatan pertumbuhan fisik dan perkembangan mental serta penurunan kecerdasan
Pengaruh Berat Badan Dan Panjang Badan Lahir Meningkatkan Kejadian Stunting
khairuman, khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62710/319j2192
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Prevalensi stunting di Provinsi Lampung menempati urutan keenam di Indonesia (42,6%). Prevalensi stunting berdasarkan Pemantauan Status Gizi 2016 di Kabupaten Pesawaran menempati urutan nomor empat terbanyak (35,1%). Hasil pengumpulan data mahasiswa gizi di Desa Cipadang, 12 batita stunting (34,3%). Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan dan panjang badan lahir dengan kejadian stunting pada batita. Metode: Penelitian analitik desain penelitian cross ssectional yang dilaksanakan di desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran tahun 2018. Populasi adalah semua balita di tempat penelitian dengan jumlah sampel 103 orang yang diambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi untuk memperoleh data variabel penelitian yang dianalisis, meliputi kejadian stunting, berat badan lahir dan panjang badan lahir. Analisis data dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting 34,9%, BBLR 24,3% dan panjang lahir rendah 31,1%. Ada hubungan antara panjang badan lahir dan berat badan lahir dengan kejadian stunting batita. Simpulan: Berat badan lahir dan berat badan lahir menjadi faktor risiko peningkatan stunting. Peningkatan pemantauan pertumbuhan batita secara berkala di Posyandu dan pencegahan terjadinya BBLR perlu dilakukan untuk mencegah stunting
Perlindungan Hukum Terhadap Pasien Rawat Inap Sebagai Konsumen Jasa Pelayanan
Nurdin, Ambia;
Khairuman, Khairuman;
Rahayu, Dian;
Nazillah, Ulfa
Public Health Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Teewan Journal Solutions
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62710/1m5gpb30
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tugas, hak dan tanggung jawab rumah sakit terhadap pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dan mengetahui bagaimana hak pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dilindungi secara hukum. Kesimpulan yang diperoleh dengan metode penelitian hukum normatif adalah: 1. Hak rumah sakit adalah segala sesuatu yang demi kepentingan rumah sakit dan dilindungi undang-undang, sedangkan tugas rumah sakit adalah memberikan pelayanan yang aman, bermutu, tidak ada. -Pelayanan kesehatan yang diskriminatif dan efisien. kepentingan pasien diutamakan sesuai standar pelayanan rumah sakit, sedangkan tugas rumah sakit adalah memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan hak orang lain. 2. Setiap orang berhak menerima atau menerima sebagian atau seluruh bantuan yang diberikan kepadanya setelah mengetahui dan memahami sepenuhnya pengaturan tersebut. Hak lain pasien atau masyarakat adalah menuntut ganti rugi dari orang, tenaga kesehatan, dan/atau penyedia layanan kesehatan yang menimbulkan kerugian akibat kesalahan atau kelalaian pelayanan kesehatan yang diterimanya. Tuntutan ganti rugi merupakan jaminan perlindungan hukum bagi pasien yang merasa dirugikan karena belum terpenuhinya hak-haknya sebagai pasien rumah sakit.
Bahaya Rokok Untuk Meningkatkan Kesadaran Dan Dukungan Sosial Dengan Motivasi Berhenti Merokok Pada Masa Remaja
Sarbini, Sumaldi;
khairuman, khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62710/1ywmvb61
Rokok merupakan salah satu faktor resiko utama dari beberapa penyakit kronis yang dapat mengakibatkan kematian. Hal ini menunjukkan bahwa rokok merupakan masalah besar bagi kesehatan masyarakat. Selain dari segi kesehatan, rokok juga mempengaruhi kepribadian perokok itu sendiri. Biasanya remaja usia SMP sudah mengenal rokok. Menurut mereka, kalau tidak merokok maka mereka dianggap tidak gaul. Semua hal tersebut belum sepenuhnya dipahami oleh remaja yang aktifitas merokok bahkan menjadi salah satu budaya dalam sosial mereka. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode mixed. Artikel dikumpulkan dengan menggunakan database Google Scholar, Terdapat 2 artikel yang dijadikan rujukan dalam penulisan ini. Hasil penelusuran didapatkan beberapa artikel pada Google Scholar tentang bahaya merokok pada remaja khususnya pada pelajar sekolah menengah pertama. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah, meningkatkan kesadaran mengenai bahaya merokok pada remaja, dan adanya hubungan dukungan sosial dengan motivasi berhenti merokok pada remaja, karena semakin tinggi dukungan sosial yang diperoleh maka semakin tinggi pula motivasi berhenti merokok pada remaja.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Hipertensi Dengan Metode Pendidikan Kesehatan Di Lingkungan Masyarakat
khairuman, khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62710/hv3ywq19
Abstrak Hipertensi merupakan masalah besar di Indonesia dengan prevalensi sebesar 25,8%. Data di Provinsi Jawa Tengah urutan pertama sebesar 57,87%. Peningkatan kasus hipertensi disebabkan oleh faktor kurangnya pengetahuan, sikap yang dimiliki masyarakat mengenai hipertensi sehingga masyarakat memiliki perilaku yang rendah dalam melakukan pencegahan hipertensi. Tingkat pendidikan yang rendah dapat mempengaruhi terjadinya hipertensi yang disebabkan oleh gaya hidup, perilaku, dan lingkungan. Tujuan dilakukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan pada kelompok masyarakat dengan hipertensi. dengan menggunakan metode pendidikan kesehatan. Metode implementasi pendidikan kesehatan terdiri dari tahap persiapan, perijinan dan pelaksanaan. Pada tahap persiapan, dilakukan survei di lingkungan masyarakat sekitar dan penyusunan media pembelajaran. dengan melakukan kunjungan pada masyarakat yang menderita hipertensi di wilayah Mijen Semarang dengan pendidikan kesehatan serta memberikan asuhan keperawatan. Pendidikan kesehatan dilakukan secara langsung dengan menggunakan lembar balik. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan pendidikan kesehatan berjalan dengan baik dan lancar, masyarakat aktif dan mengikuti seluruh kegiatan dengan baik
Hubungan Antara Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dan Konteks Rumah Tangga Dengan Memperhatikan Pengetahuan Komunitas Dan Status Ekonomi
khairuman, khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62710/g95ayw83
ARTICLE A B S T R A K Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam konteks tatanan rumah tangga dengan mempertimbangkan pengetahuan dan status ekonomi masyarakat. Penelitian dilakukan melalui survei di beberapa wilayah, dengan fokus pada aspek pengetahuan tentang PHBS dan status ekonomi rumah tangga. Metode analisis data melibatkan statistik deskriptif dan inferensial, serta teknik regresi untuk mengevaluasi pengaruh pengetahuan dan status ekonomi terhadap praktik PHBS. Temuan menunjukkan adanya korelasi positif antara tingkat pengetahuan tentang PHBS dan praktik yang benar, sementara status ekonomi juga berperan penting dalam mempengaruhi perilaku tersebut. Artikel ini memberikan wawasan penting bagi kebijakan publik dan program intervensi untuk meningkatkan kesadaran dan praktik PHBS di tingkat rumah tangga, dengan memperhatikan perbedaan pengetahuan dan status ekonomi dalam masyarakat. A B S T R A C T This research aims to investigate the relationship between Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) within the household context, considering community knowledge and economic status. The study was conducted through surveys in several regions, focusing on aspects of knowledge about CHLB and household economic status. Data analysis methods involved descriptive and inferential statistics, as well as regression techniques to evaluate the influence of knowledge and economic status on CHLB practices. Findings indicate a positive correlation between the level of knowledge about CHLB and proper practices, while economic status also plays a significant role in influencing these behaviors. This article provides valuable insights for public policy and intervention programs to enhance awareness and CHLB practices at the household level, considering differences in community knowledge and economic status.
Relationship Between Stress And Mental Health
khairuman, khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62710/2239zr95
Siblings of individuals with neurodevelopmental conditions (NDCs) are a minority population at higher genetic and environmental risk of poorer neurocognitive and psychosocial outcomes compared to siblings of individuals without NDCs. Depressive symptoms were detected in almost one in five older adults. High perceived stress is associated with psychological and academic difficulties among college students. Student status was significantly associated with higher levels of perceived stress in almost all life domains.
Tanaman Herbal Untuk Pengobatan Malaria di Indonesia
khairuman, khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62710/725s6113
Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan global, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia. Pengobatan malaria secara konvensional sering kali menghadapi kendala terkait resistensi obat dan efek samping yang merugikan. Oleh karena itu, pengembangan terapi alternatif melalui pemanfaatan tanaman herbal telah menjadi fokus penelitian yang menjanjikan. Artikel ini menyajikan tinjauan tentang penggunaan tanaman herbal dalam pengobatan malaria di Indonesia, yang dikenal sebagai ednomedisin. Ednomedisin merujuk pada pengetahuan tradisional yang dimiliki oleh masyarakat lokal tentang penggunaan tanaman untuk tujuan pengobatan. Berbagai tanaman herbal telah digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia untuk mengatasi gejala malaria dan memiliki potensi sebagai sumber obat baru yang efektif dan aman. Tinjauan ini akan menggambarkan beberapa tanaman herbal yang telah terbukti efektif dalam pengobatan malaria, serta upaya untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas aktivitas anti-malarianya. Selain itu, tantangan dan peluang dalam pengembangan obat anti-malaria berbasis tanaman herbal juga akan dibahas. Dengan demikian, artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan terapi alternatif yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam mengatasi masalah malaria di Indonesia