Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS PIDATO Pitsantia Pitsantia; Yenny Puspita; Darwin Effendi
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 6 Number 2 June 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v6i2.72969

Abstract

This study aims to describe the effect of Think Pair Share learning model on speech text writing skills in class VIII students of SMP Negeri 1 Air Kumbang. The research used true experimental design model only postest control group. The data collection techniques in this study used observation data and test data. Data analysis techniques used in this research are descriptive and inferential statistics. The results showed that the value of tcount 4.831> from ttable 1.677 which means that Ho is rejected and Ha is accepted. This proves that the Think Pair Share learning model has an effect on the speech text writing skills of class VIII students of SMP Negeri 1 Air Kumbang.
Strategi Kepala Sekolah Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Kelas III di SD Negeri 01 Betung Lusiana Lusiana; Tri Widayatsih; Darwin Effendi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru kelas III dalam menyusun dan menerapkan bahan ajar, metode ajar, dan media ajar berbasis pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered learning) pada Kurikulum Merdeka di SD Negeri 01 Betung. Penelitian ini mengkaji strategi tersebut baik secara terpisah maupun simultan, serta membandingkan keterampilan profesional guru sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran berpusat pada siswa. Selain itu, penelitian ini juga menguraikan faktor pendukung dan hambatan dalam pelaksanaan strategi kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak tiga guru kelas III pada tahun ajaran 2025–2026. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru meliputi pelaksanaan rapat awal dan akhir semester, workshop, supervisi dan evaluasi pembelajaran, penyediaan fasilitas penunjang, pendampingan oleh guru senior, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta kegiatan peer teaching. Strategi tersebut berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Faktor pendukung meliputi tingkat pendidikan guru yang tinggi, kemampuan mengajar yang baik, serta sarana dan prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambat utama adalah usia guru senior yang mendekati masa purna tugas.
Tindak Tutur Asertif dan Ekspresif dalam Podcast Youtube Denny Sumargo “Perseteruan Dosen Dan Tetangga Di Malang”: Kajian Pragmatik Fitriana Dewi; Liza Murniviyanti; Darwin Effendi
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74794

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah terbatasnya kajian pragmatik yang menginvestigasi penggunaan tindak tutur dalam narasi konflik sosial personal di media digital. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur asertif serta ekspresif dalam podcast YouTube Denny Sumargo episode "Perseteruan Dosen dan Tetangga di Malang". Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, subjek penelitian fokus pada tuturan para pihak berseteru. Teknik pengumpulan data menerapkan metode simak dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode padan pragmatik berlandaskan teori Searle. Alur penelitian bergerak dari transkripsi, klasifikasi data, hingga analisis kontekstual model SPEAKING. Hasil penelitian menemukan enam jenis tindak tutur asertif: menyatakan (41 data), memberitahukan (14 data), menyarankan (2 data), membanggakan (4 data), mengeluh (3 data), dan menuntut/melaporkan (43 data; paling dominan). Ditemukan pula empat jenis ekspresif: simpati (6 data), antusiasme (2 data), kekecewaan/frustrasi (27 data; paling dominan), dan harapan (1 data). Kesimpulan menunjukkan tuturan berfungsi merepresentasikan strategi pembelaan diri, klarifikasi fakta sengketa, dan penyaluran emosi subjektif.
Penguatan Karakter Siswa Melalui Workshop Puisi Desi Rahmawati; Darwin Effendi; Desi Ashari; Gika Adinda Febriani; Luvia Karfika; Abel Dwi Syarani; Isyiqa Octa Ramadhani; Sinta Utari; Kadek Vika Elisa
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/t2m9s835

Abstract

Character education is one of the primary focuses in developing the quality of human resources, as it emphasizes not only the acquisition of knowledge but also the formation of students’ attitudes, morals, and behaviors. One alternative approach to strengthening character education is through poetry workshops, which integrate reflection, creativity, and social interaction. This article aims to describe the implementation of a poetry workshop and analyze its contribution to strengthening students’ character. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through participant observation, semi-structured interviews, and document analysis of the participants’ poetry works. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the poetry workshop was conducted in three stages: introducing the concept of poetry, practicing poetry writing based on personal experiences, and collaboratively presenting and appreciating participants’ works. These stages contributed to fostering creativity, enhancing self-confidence, developing empathy, and strengthening participants’ ability to express life values through literary works.
Meningkatkan Rasa Nasionalisme Anak 5-6 Tahun Melalui Pengenalan Budaya Lokal Sumatera Selatan Novianti; Tuti Firdayani; Darwin Effendi
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran konkret. Penelitian ini dilakukan karena anak-anak belum menunjukkan indikator nasionalisme secara optimal, khususnya dalam hal cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kegiatan pembelajaran konkret diharapkan dapat memberikan pengalaman bermakna yang memungkinkan anak memahami dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang mencakup tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 anak Kelompok B di TK Alfarizi, Banyuasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif berdasarkan pencapaian indikator nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan budaya lokal Sumatera Selatan secara efektif meningkatkan sikap nasionalisme anak. Pada Siklus I, 6 anak (40%) dikategorikan Mulai Berkembang (MB), 6 anak (40%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 3 anak (20%) Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah perbaikan pada Siklus II, 13 anak (86,7%) mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), melampaui indikator keberhasilan sebesar 75%. Anak-anak menunjukkan sikap yang lebih baik dalam mencerminkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan budaya lokal Sumatra Selatan dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan nasionalisme pada anak usia dini, khususnya dalam mengembangkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik anak usia dini dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam pembelajaran di kelas sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter sejak dini. Namun, penelitian ini terbatas pada satu taman kanak-kanak dengan jumlah partisipan yang relatif sedikit; oleh karena itu, hasilnya tidak dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis budaya lokal di lingkungan pendidikan serta wilayah yang berbeda.
UPAYA PENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SISWA KELAS V SD NEGERI 4 BANYUASIN III Martini Martini; Femmy Murniati; Satri Pertiwi; Puji Handayani; Darwin Effendi; Siti Rukiyah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13060

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Negeri 4 Banyuasin III Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Problem Solving. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dilakukan persiklus atau kegiatan berulang. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengeloaan hasil belajar siswa menggunakan analisis kuantitatif dimana skor maksimal setiap soal pada siklus I dan siklus II adalah 100. Berdasarkan penelitian bahwa Metode pembelajaran Problem Solving dapat meningkatakan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 4 Banyausin III. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran sebelum perbaikan  hanya ada 7 orang (28%) yang terlibat aktif. Pembelajaran setelah melakukan siklus I siswa yang telibat aktif 16 orang (64%). Dan setelah dilakukan siklus II keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat yaitu 22 orang (88%). Perubahan hasil belajar siswa yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada ketuntasan belajar dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Sebelum perbaikan siswa yang tuntas hanya 3 Orang (12%), setelah dilakukan siklus I siswa yang tuntas meningkat menjadi 11 Orang (44%). Pada siklus I sudah menunjukkan adanya kemajuan tetapi, Karena persentase ketuntasan belum mencapai 85% maka dilakukan siklus II, hasil yang didapat pada siklus II yaitu 22 Orang (88%). Karena persentase pencapaian hasil belajar siswa sudah tercapai maka tidak dilanjutkan siklus III.
The Effect of the Jurang Board Media (Addition and Substraction Board) on Early Numeracy Skills Villa Parera; Darwin Effendi; Tuti Firdayani
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.103778

Abstract

Mathematics is one of the fundamental skills that is important for early childhood development. Good numeracy skills can serve as a foundation for more advanced academic abilities. This study aims to determine the effect of the jurang board media (addition and substraction board) on early numeracy skills in children aged 5-6 years. The method used was a pre-experimental design with an one-group pretest-posttest design. The research subjects consisted of 20 children selected through purposive sampling. Data were collected through prestest and posttest in the form of worksheet involving tasks such as recognizing numbers 1-10, coloring, and counting pictures of insects. Data collection techniques included tests, observations, and documentation. The results showed that the average pretest score was 34.60, while the average posttest score increased to 59.5. Hypothesis testing using the paired sample T-test showed a significance value of 0.000 (p<0.05), indicating a significant difference between the pretest and posttest scores. This study contributes to the development of engaging and interactive mathematics learning methods for children and encourages the use of creative media in early childhood education.
Improving Discipline Behavior through the Implementation of Reward and Punishment among Children Aged 4-5 Years Dessy Andriani; Darwin Effendi; Desy Maryani
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.104633

Abstract

This study is a Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, conducted over two cycles involving 11 children aged 4–5 years.. The study aims to analyze the effectiveness of implementing reward and punishment methods in improving disciplinary behavior among children. Data were collected through observation using a disciplinary behavior assessment sheet based on TCP (Total Behavior Achievement) indicators—a total score representing the achievement of various established disciplinary behavior indicators. Initial observations during the Pre-Cycle stage showed low levels of disciplinary behavior, with an average TCP score of 18.5, placing the majority of children in the "Not Yet Developed" category. Following the implementation of reward and punishment strategies in Cycle I, the average TCP score increased to 30, with most children shifting to the "Starting to Develop" or "Developing as Expected" categories. A significant improvement continued in Cycle II, where the average TCP score reached 42.2, indicating that most children had achieved the "Developed Very Well" or "Developing as Expected" categories. The results demonstrate that the consistent and planned application of reward and punishment shows effectiveness within the context of the subjects and setting of this study in shaping disciplinary behavior in early childhood.
Video Pembelajaran Addie untuk Meningkatkan Keterampilan Baca Puisi Remaja Pedesaan Rizal Ansori; Liza Murniviyanti; Darwin Effendi
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 9 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i9.13027

Abstract

This study is oriented toward the development and testing of an instructional video product intended to facilitate the enhancement of expressive poetry reading competencies among adolescents at Sanggar Swarna Art, Penukal Abab Lematang Ilir Regency. A quantitative framework was employed, with the ADDIE model serving as the procedural foundation. The participants comprised 50 respondents in the needs-assessment phase, 3 individuals in one-to-one trials, 8 in small-group trials, and 20 in field testing. Data were garnered through needs-analysis questionnaires, expert-validation instruments, usability scales, and performance rubrics for poetry reading. Expert appraisals yielded a mean score of 4.37 out of 5, categorizing the product as highly viable across substantive, media, and linguistic dimensions. The field test revealed an average poetry reading skill score of 3.69 out of 5, with articulation registering the highest achievement (3.85) and eye contact the lowest (3.55). The usability index attained 90 out of 100, while user satisfaction reached 94 out of 100. Grounded in Gravemeijer et al.'s (2006) benchmarks, the product satisfies validity, practicality, and effectiveness criteria, rendering it suitable as a self-directed learning aid and supplementary resource for verbal arts training in rural settings.
Kajian Sosiologi Sastra dalam Novel Tingka Karya Nicco Machi Julita Larashati; Ela Fatmawati Azid; Hetilaniar Hetilaniar; Darwin Effendi
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.9004

Abstract

This study aims to analyze Nicco Machi's novel "Rata" through a sociological approach to literature, incorporating Lucien Goldmann's genetic structuralism theory. The background of this research is based on the view that literary works reflect the social structures and class ideologies that gave rise to them. The novel "Rata" depicts the realities of urban life, with its diverse social strata, economic conflicts, and existential problems faced by its characters. This study employed a qualitative descriptive method with content analysis techniques. Data were collected through in-depth reading of the text, identifying units of social meaning, and interpreting the narrative structure, which reflects the relationship between individuals and society. The results indicate that the novel portrays social inequality, individual alienation due to economic pressures, and identity struggles in the modern urban space. The narrative structure and characters in the novel "Rata" reflect the collective consciousness of the middle class, caught between idealism and materialistic reality. Thus, this work can be read as a social representation of changing values ​​and power relations in contemporary Indonesian urban society.