Claim Missing Document
Check
Articles

PERSPEKTIF PEMBANGUNAN REST AREA KARANGPLOSO TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA DONOWARIH KABUPATEN MALANG Anti Dwi Febriyani; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 14, No 2 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.948 KB)

Abstract

Rest area dibangun diatas lahan 2,3 hektar ini merupakan peralihan lahan kosong menjadi lahan produktif yang dapat menghasilkan pendapatan bagi Desa Donowarih, yang menjadikan Rest Area ini berbeda dengan Rest Area lainnya yakni menjadi Taman Hiburan Rakyat sekitar untuk menghilangkan kejenuhan atau hanya sekedar jalan-jalan. Akan tetapi Rest Area tersebut belum efektif karena masyarakat membuka lapak pada malam hari dan ramai pengunjung di malam hari sehingga bisa dikatakan sebagai pasar malam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif, dari hasil penelitian ini bahwa dampak yang dirasakan dari pembangunan Rest Area Karangploso terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Desa Donowarih yakni dengan pertumbuhan perekonomian masyarakat yang cukup signifikan. Dalam penelitian ini terdapat beberapa hal yang ditemukan yakni: 1). Peningkatan pendapatan yang dirasakan oleh masyarakat Desa Donowarih, 2). Kerja sama Pemerintah Desa Donowarih dan masyarakat dalam mengembangkan Rest Area, 3). Faktor yang mendukung dalam pengembangan Rest Area yakni kerja sama antara Pemerintah Desa Donowarih dan masyarakat, sedangkan hambatan yakni adanya sistem bagi hasil dari Pemerintah Kabupaten Malang dan Pemerintah Desa Donowarih. Kata kunci: Sosial Ekonomi, Rest Area
Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Mewujudkan Good Governance Di Desa Waduruka, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat Jumarti Jumarti; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 7 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.03 KB)

Abstract

Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan dana yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten atau Kota untuk desa, yang bersumber dari bagian dana dari perimbangan keuangan pusat dan daerah yang di terima oleh Kabupaten atau Kota. Selain itu, ADD merupakan salah satu faktor penting dalam keuangan Desa, karena dengan adanya ADD dapat diperoleh tambahan keuangan desa sebagai pengembangan baik pembangunan maupun operasional terhadap kondisi pemerintahan desa. Berangkat dari hal tersebut maka peneliti ingin mengetahui beberapa hal terkait dengan bagaimana pengelolaan Add terhadap pembangunan desa dan transparansi pemerintah desa terhadap masyarakat. Yang hasilnya akan berdampak terhadap pemerintahan desa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait dengan peran yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa Wadaruka dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa, serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor internal dan eksternal dalam proses pengelolaan ADD tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana dalam analisisnya peneliti menggunakan teori good governance oleh A Setiawan 2019, yang membahas mengenai peran pemerintah dalam prinsip akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan ADD di Desa Waduruka secara garis besar telah akuntabel, transparan dan partisipatif. Namun, secara tehnis masih terdapat kendala pengiriman ADD yang cenderung lamban. Hal ini terdampak pada keterlambatan pelaporan terkait pengelolaan ADD di Desa Waduruka.. Kata Kunci: Alokasi Dana Desa Good Governance, Akuntabilitas, Transparancy, Partisipasi
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DINAS SOSIAL DALAM MENANGGULANGI KEMISKINAN DI KELURAHAN SISIR KECAMATAN BATU KOTA BATU Dionita Putri Anwar; Nurul Umi Ati; Roni Pindahanto
Respon Publik Vol 14, No 3 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.585 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran Umum Bantuan Pangan Non Tunai (2) Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai Dinas Sosial Di Kelurahan Sisir Kecamatan Batu Kota Batu (3) Faktor Pendukung dan penghambat Program Bantuan Pangan Non Tunai. Metode Penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan, pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan, dan kepastian yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Gambaran Umum Program Bantuan Pangan Non Tunai terdapat empat proses yaitu Registrasi atau Pembukaan Rekening, Edukasi dan Sosialisasi, Penyaluran, Pembelian Barang. (2) Pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai di Kelurahan Sisir Kecamatan Batu Kota Batu dirasa sudah baik dengan menggunakan E-warong sebagai tempat pembelian bahan pangan. (3) Program Bantuan Pangan Non Tunai memiliki faktor pendukung yaitu dengan pemerintah atau pelaksanan kegiatan cukup tanggap akan kendala-kendala yang terjadi pada Keluarga Penerima Manfaat itu. Kata Kunci : Implementasi, Bantuan Pangan Non Tunai, E-warong 
STRATEGI PEMIMPIN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Dwi Oktavia Nur Cahyanti; Nurul Umi Ati; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.304 KB)

Abstract

ABSTRAKTercapainya tujuan organisasi perusahaan hanya dimungkinkan karena upaya para pelaku yang terdapat pada organisasi/perusahaan tersebut.Dalam hal ini terdapat hubungan yang erat antara kinerja perorangan dengan kinerja lembaga atau kinerja perusahaan. Dengan lain, bila kinerja karyawan baik, maka kemungkinan besar kinerja perusahaan juga baik. Kinerja seorang karyawan akan baik bila dia mempunyai keahlian yang tinggi. Pemimpin disini yang dimaksud adalah Lurah  Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dimana dalam  kepemimpinannya perlu menggunakan strategi. Strategi merupakan respons secara terus menerus maupun adaptif terhadap peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal yang dapat mempengaruhi organisasi. Pemimpin disini yang dimaksud adalah Lurah  Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dimana dalam  kepemimpinannya perlu menggunakan strategi. Strategi merupakan respons secara terus menerus maupun adaptif terhadap peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal yang dapat mempengaruhi organisasi. Kata Kunci : Organisasi; Kinerja; Karyawan
DAMPAK PENGEMBANGAN HOMESTAY PADA SEKTOR PARIWISATA TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT (Studi Kasus Desa Oro-Oro Ombo Kota Batu) Nova Sagita; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 15, No 9 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.917 KB)

Abstract

ABSTRAKPengembangan pariwisata di desa wisata, Homestay menjadi salah satu penunjang yang harus di miliki oleh desa desa wisata karena homestay memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman kepada wisatawan, dalam hal ini wisatawan dapat membaur dengan masyarakat dan akan memperoleh yang tidak bisa di temukan di negara atau daerah asalnya. Homestay sebagai salah satu usaha akomodasi di bidang pariwisata umumnya dibangun di perdesaan di harapkan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat desa. Selain wisatawan di beri temapat menginap, wisatawan dapat mempelajari secara langsung lingkungan alam dan budaya setempat. Ada beberapa objek wisata unggulan Desa Oro Oro Kota Batu adalah coban rais, BNS (batu night specstacular, museum satwa. Di sisi lain desa Oro Oro ombo kota Batu memiliki hoemstay yang di kelolah oleh masyarakat Oro Oro Ombo Kota Batu. Guna membuat wisatawan bisa belajar budaya, gaya hidup dan industri ekonomi. Oleh karena itu, masyarakat Desa Oro Oro Ombo mengembangkan homestay, dimana dengan adanya homestay wisatawan bisa menginap dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Faktor pendukung perkembangan homestay pada pariwisata di Desa Oro-oro Ombo antara lain marketing, adanya aplikasi penginapan dan lingkungan yang nyaman. Sedangkan,faktor penghambatnya ialah kurangnya biaya, adanya persaingan harga, danfasilitas yang kurang memadai. Adapun dampak ekonomi positifnya ialahmenambah penghasilan dan pergeserag  pekerjaan menjadi wirausaha homestay.Sedangkan dampak ekonomi negatif yakni harga tanah menjadi mahal dan timbulnya persaingan perdagangan. Kata Kunci : Sektor pariwisata,Ekonomi Masyarakat, Pengembangan Homestay
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BATU DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA). (Studi Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu) Dia Ayu Reni Anggraeni; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.558 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar dan isu atau fenomena tentang kualitas pelayanan publik yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu dalam pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Berdasarkan uraian latar belakang yang ada diatas maka penulis dapat memfokuskan pokok permasalahan, fokus yang pertama yaitu: (1) Memfokuskan terhadap manajemen pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mulai dari pengelolaan sampah, dan juga upaya peningkatan pelayanan dalam pengelolaan tersebut, (2) Memfokuskan terhadap faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi peningkatan pelayanan publik di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), faktor pendukungnya adalah dari letak geografis, kinerja pegawai pengolahan sampah di Dinas Lingkungan Hidup, dan untuk faktor penghambatnya berkaitan dengan lahan yang kurang, (3) Kualitas Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. Dalam Pelayanan Publik disini penulis menggunakan teori dari Hardiansyah (2011) Tentang Kualitas Pelayanan Publik dan untuk pengelolaan sampah menggunakan teori dari Rudi Hartoni (2008) Tentang Penanganan dan Pengolahan Sampah. Penelitian Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup dilaksanakan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. Tipe penelitian ini yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Publik di Dinas Lingkungan Hidup sudah cukup maksimal meskipun masih terhalang oleh beberapa kendala terkait pengelolaan sampah. Adapun faktor pendukung seperti letak geografis dan kinerja para pegawai dalam memberikan pelayanan, serta faktor penghambat seperti lahan yang kurang, kurangnya komunikasi dari Dinas terkait dengan masyarakat, kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa Kualitas Pelayanan Publik di Dinas Lingkungan terhadap Pengelolaan Sampah yang ada di TPA sudah cukup maksimal dalam pemberian pelayanannya.  Kata Kunci: Pelayanan Publik, Pengelolaan Sampah, Dampak.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA MRONJO OLEH PEMERINTAH DESA MRONJO KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR Nurcholisa Dwi Lestari; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 4 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.291 KB)

Abstract

Strategi pengembangan yaitu dengan melihat potensi alam, menetapkan aturan pendirian pariwisata bersdasarkan Perdes No 3 Tahun 2018 Tentang Pembentukan dan Pengelolaan BUMDesa, mendorong mainset masyarakat untuk menjadi desa wisata, rencana pendanaan dalam pembangunan sarana prasarana yang dilakukan secara bertahap, menambah objek destinasi wisata tambahan berupa perahu bebek, promosi dilakukan melalui akses sosial media berupa Instagram dan Facebook. Pendukung dan penghambat pengembangan berdasarkan letak geografis, sumber daya alam dan sumber daya manusia, keunikan objek destinasi wisata, dan sarana prasarana.Kata Kunci: Strategi, Pengembangan Objek Wisata Desa Mronjo
PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DALAM MELAKUKAN KONTROL PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN TATA RUANG DI KOTA (Studi Kasus Pada Malang Corruption Watch) Bayu Agung Prasetya; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 1 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.206 KB)

Abstract

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mempunyai peran strategis sebagai pembangunan nasional. LSM berkontribusi penting terhadap pembangunan yang berkaitan dengan politik, ekonomi dan social. Selain itu, LSM merupakan salah satu factor penting dalam aktifitas bernegara, karena dengan adanya LSM dapat diperoleh informasi yang penting sebagai dasar pengembangan terhadap kondisi kehidupan bernegara. Berangkat dari hal tersebut maka peneliti ingin mengetahui beberapa hal terkait dengan bagaimana peran LSM, faktor pendukung dan kendala di Malang Corruption Watch terhadap kebijakan tata ruang di Kota Batu. Yang hasilnya akan berdampak terhadap kehidupan berpolitik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait dengan peran yang dilakukan oleh Malang Corruption Watch terhadap kebijakan tata ruang Kota Batu, serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses kontrol kebijakan tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana dalam analisisnya peneliti menggunakan teori lembaga swadaya masyarakat oleh Mansour Fakih 2004, yang membahas mengenai pendidikan politik bagi masyarakat dan toeri Hagul mengenai kontroling terhadap kebijakan publik. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) MCW telah melakukan pendidikan politik tata ruang kepada masyarakat. 2) MCW telah melakukan fungsi kontroling diantaranya pengawasan, audiensi serta demontrasi berkaitan tata ruang. 3) Sedangkan beberapa factor pendukung yaitu masyarakat luas dan dukungan media. Disisi lain, yang menjadi faktor penghambat dalam pencapaian adalah konsistensi dalam mengembangkan masyarakat sipil, ancaman oknum aparat dan ketidakemauan pemerintah dalam membuat kebijakan public pro masyarakat. Kata Kunci: Lembaga Swadaya Masyarakat, Kontrol Publik, partisipasi masyarakat, Tata Ruang
DAMPAK SOSIAL PANDEMI COVID-19 PADA PEKERJAAN SEKTOR PUBLIK (STUDI PADA PEDAGANG PASAR TERPADU DINOYO KOTA MALANG) Adilla Rizki Amalia; Nurul Umi Ati; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.165 KB)

Abstract

ABSTRAKAdanya Dampak Sosial Pandemi Covid-19 pada awal Maret 2020 yang berdampak pada kondisi sosial pada sektor publik khususnya pada pedagang pasar Terpadu Dinoyo Kota Malang. Pasar Terpadu Dinoyo terletak di Jl. MT. Haryono 195-197 Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru,Kota Malang, Jawa Timur 65144. Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui Gambaran Dampak Sosial Pandemi Covid-19 terhadap Para Pedagang Pasar Dinoyo Kota Malang, 2) mengetahui faktor pendukung dalam upaya penanganan Dampak Sosial Pandemi Covid-19 di Pasar Dinoyo Kota Malang, 3) mengetahui faktor penghambat dalam upaya penanganan dampak sosial pandemi Covid-19 di Pasar Terpadu Dinoyo Kota Malang yang diteliti sesuai dengan data yang nyata pada saat penelitian. Dan digunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah pendapatan para pedagang mengalami penurunan sampai 30-50% sesuai data yang diperoleh dari hasil wawancara peneliti. Dan juga adanya usaha dalam menjalankan inisiatif Pasar Online/ Web Pasar dan sosialisasi sekolah pasar. Hal ini bertujuan guna untuk memberikan solusi dan kemakmuran bagi para pedagang di Pasar Terpadu Dinoyo Kota Malang. Dan juga bahwa para pedagang dapat mengajukan pinjaman modal usaha kepada Koperasi Pasar Dinoyo (KOPASDIN) terdapat batasan pinjaman modal usaha sejumlah 20-25jt guna untuk meringankan pedagang untuk tetap dapat bertahan dengan berjualan. Kata Kunci: Dampak Sosial; Pandemi Covid-19; Pekerjaan sektor publik
Pelaksanaan Program Keluarga Harapan terhadap Tingkat Kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (Studi Evaluasi Kebijakan Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan pada Desa Tegalgondo Kabupaten Malang) Hellanda Widiyanti; Nurul Umi Ati; Hayat Hayat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.5055

Abstract

Pemerintah Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang merupakan salah satu contoh instansi pemerintahan desa yang melaksanakan Program Keluarga Harapan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Banyaknya masyarakat miskin pada desa tersebut menyebabkan pemerintah desa berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Program Keluarga Harapan dalam meningkatkan kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat pada Desa Tegalgondo Kabupaten Malang, mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini yaitu deskriptif kualitatif dan untuk pengumpulan data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH dalam meningkatkan kesejahteraan KPM tersebut telah berjalan dengan efektif. Hal tersebut terlihat dari banyaknya KPM yang mengalami peningkatan taraf hidup, graduasi kepesertaan, mampu untuk menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan kemudahan untuk mengakses fasilitas pelayanan publik terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Adanya komitmen kuat dari Pemerintah Desa dalam mengubah pola pikir KPM untuk berkembang. Selain itu, adanya peran aktif KPM untuk meningkatkan kemampuan mereka dengan mengikuti pelatihan, dan pendamping yang bersentuhan langsung memudahkan untuk mengetahui perkembangan KPM. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat kendala yaitu keterlambatan pencairan dana dari jadwal yang telah ditentukan dan tidak cairnya dana PKH bagi peserta aktif dikarenakan tidak sinkronnya data. Dalam hal ini diperlukan adanya peningkatan pelatihan SDM, dorongan perubahan pola pikir KPM, dan melakukan update data KPM setiap tahunnya.
Co-Authors Adelia Meita Utari Adilla Rizki Amalia Agung Wicaksono Agus Abidin Agus Zainal Abidin Ainun Nahib Aisyah Fira Rahmawati Alifian Nur Rohman Amalya Dwi Suryana Andi Angga Maulana Maliku Taufiq Andri Rafsan Gani andriani agustina cahyaningsih Anis Widayati Anti Dwi Febriyani Bayu Agung Prasetya Delfi Mardiana Dia Ayu Reni Anggraeni Dionita Putri Anwar Dwi Oktavia Nur Cahyanti Elsa Tri Alivia Ernia Himamalini Fajar Trianto Firohatin Ronasifah Fitria Febrianti Gangga Febrianto Georgo Winaktu Hayat Hayat Hayat Hayat Hayat Hellanda Widiyanti Indah Mindarti, Lely Indah Rafika Amin Indati Aulia Rahmah Ita Suhermin Ingsih Jafitri Ayu Pramisya Milania Jumarti Jumarti Khoiron Khoiron Khoirul Muafi Kus Indarto Lintang Rahmawati Mahardhika, Brahmadhita Pratama Maziyatun Nafiah Mery Bela Oktavia Muhammad Agus Salim MUHAMMAD AGUS SALIM Muhammad Sirojuddin Mustika Nanda Adilah Nanik Mulyani Hidayah Nova Sagita Novenda Amellia Sandra Pramaisella Nur Khofifah Nuranisa Nuranisa Nurcholisa Dwi Lestari Nuriyanti, Ika Octivari Rosania Alfrida Pinastika Prajna Paramita Reka Dwi Mashitoh Retno Wulan Sekarsari Rizky Nur Amaliah Rofiatul Maghfiroh Roni Pindahanto Sara Prilia Sarwono Sarwono Shinta Devy Setyaningrum Shofia Uswatul Khasanah Shofiatul Jannah Sintia Bela Aprilia Siti Nur Azizah Soesilo Zauhar Sumiati Nafisah Sunariyanto Sunariyanto Susi Ratnawati Suyeno Suyeno Taufiq Rahman Ilyas Umi Kalsum Vina Nurul Firdausi Waliyatul Mardiyah Winaktu, Georgo Yazid Al Bustomi Yulia Syayidhatul Fitri Zainal Abidin