Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Terapi Kognitif Memory Games Mencocokkan Gambar dalam Meningkatkan Fungsi Kognitif Lansia Maryadi, Maryadi; Mursyidah, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i1.31259

Abstract

Prevalensi lansia terus mengalami peningkatan yang juga diiringi dengan peningkatan lansia yang mengalami penurunan kemampuan fungsi kognitif. Hal ini disebabkan karena fungsi kognitif dan memori juga ikut mengalami penurunan bertahap seiring bertambanya usia yang memberikan dampak negatif terhadap kehidupan sehari-hari lansia. oleh karena itu perlu adanya tindakan preventif dan rehabilitatif yang tepat untuk meningkatkan maupun menjaga fungsi kognitif pada lansia. Beberapa studi melaporkan bahwa edukasi yang dikombinasikan dengan permainan memiliki dampak positif terhadap kemampuan kognitif lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif lansia. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Griya Jannati Kota Gorontalo kepada seluruh lansia. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi ceramah dan diskusi interaktif yang dikombinasikan dengan permainan memory games mencocokkan gambar. Penggunaan gambar telah dipilih berdasarkan benda-benda yang biasa digunakan dan dijumpai oleh lansia. Hasil tes pendahuluan menunjukkan sebagian lansia mampu menjawab pertanyaan berdasarkan materi yang telah diberikan saat dilakukan tes pendahuluan. Akan tetapi masih ada beberapa lansia yang kesulitan mengingat nama panti tempat mereka tinggal, beberapa nama pengurus panti, dan beberapa benda beserta pasangannya. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan kognitif pada lansia dalam mengingat. Masih ada beberapan lansia yang kesulitan dalam mengingat, tetapi sebagian besar lansia mampu menjawab dengan tepat setiap pertanyaan evaluasi yang diberikan. Beberapa studi merekomendasikan kegiatan ini menjadi terapi pendamping bagi lansia, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat dimasukkan ke dalam program kegiatan rutin lansia karena memiliki manfaat positif bagi lansia.
Edukasi Latihan Aktivitas Fisik dalam Mengontrol Gejala Osteoartritis pada Lansia Mursyidah, Andi; Maryadi, Maryadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i2.31405

Abstract

Prevalensi lansia terus mengalami peningkatan yang diperkirakan akan berdampak juga pada peningkatan penderita osteoartritis. Hal ini karena seiring bertambahnya usia akan meningkatkan risiko terjadinya osteoartritis. Hal ini akan memberikan dampak negatif terhadap produktifitas lansia, meningkatnya beban kesehatan dan beban keluarga, hingga dapat berdampak negatif pada kondisi ekonomi. Oleh karena itu perlu adanya tindakan pencegahan dan pengelolaan dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan lansia dalam mencegah maupun mengelola gejala mengganggu yang dapat ditimbulkan oleh osteoartritis. Beberapa studi merekomendasikan pemberian edukasi terapi aktivitas fisik pada lansia, karena dinilai efektif dalam mencegah terjadinya kekambuhan dan mengontrol gejala osteoartritis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman lansia tentang osteoartritis serta cara mengontrol mencegah dan mengontrol gejala melalui latihan aktivitas fisik. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan kepada seluruh lansia di Panti Griya Jannati Kota Gorontalo. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi dan praktik terapi latihan aktivitas fisik secara langsung yang gerakannya telah disesuaikan dengan ketersediaan alat dan kemampuan lansia. Hasil kegiatan memberikan gambaran peningkatan pengetahuan dan pemahaman lansia tentang osteoartritis dan kemampuan lansia dalam melakukan gerakan terapi aktivitas fisik untuk mencegah dan mengelola gejala yang ditimbulkan oleh penyakit osteoartritis. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu rekomendasi bagi lansia yang dapat dimasukkan ke dalam program kegiatan rutin lansia, karena murah, mudah, dan aman untuk dilakukan, serta memiliki manfaat yang baik bagi lansia.
THE EFFECT OF OLIVE OIL ON STRIAE GRAVIDARUM IN POSTPAR MOTHERS Aisyah, Siti; Wulansari, Ika; Mursyidah, Andi
Jambura Nursing Journal Vol 7, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v7i2.33351

Abstract

During the period of pregnancy until delivery, a mother will experience several changes. One such change is the appearance of striae gravidarum, a form of scarring of the skin that occurs due to stretching during pregnancy. Olive oil is a rich source of fatty acids and antioxidants. The predominant fatty acid in olive oil, oleic acid, comprises 70-80%of the total fatty acids present and functions as a moisturizer. Phenolics act as antioxidants, while phenolic acids facilitate skin regeneration. Phytosterols and phytosterol esters serve as emollients for collagen elasticity, potentially assisting in the treatment of striae gravidarum. This study aimed to identify the effects of olive oil on striae gravidarum in postpartum mothers in the Limboto health centre during in three months. This study use a quantitative research design with a quasi-experimental design with a pre-test and post-test intervention and control group. The sampling technique was accidental sampling. The population under investigation comprised postpartum mothers within the Limboto Health Centre working area, with a sample size of 36 respondents. The statistical test used was the Wilcoxon test. The result demonstrated that olive oil affected striae gravidarum in postpartum mothers in the limboto Health Centre work area, with a Wilcoxon statistical test significant p-value = 0,000 (
PENGUATAN PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI DAN DEMONSTRASI MASAK SEHAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KECAMATAN MANANGGU KABUPATEN BOALEMO Mohamad, Rini Wahyuni; Havid, Ridha; Mursyidah, Andi
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.472

Abstract

Stunting adalah permasalahan gizi yang kompleks karena dapat dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah pengaruh peran keluarga. Peran keluarga memiliki kontribusi yang besar pada kesehatan anak. Kejadian stunting secara langsung dipengaruhi oleh variabel asupan gizi, riwayat infeksi, serta pengetahuan gizi ibu dan kadar gizi. Adapun faktor penyebab anak terindikasi stunting ialah kurangnya pengetahuan ibu dan peran keluarga terkait stunting, kurangnya pemenuhan gizi, kurangnya kesadaran untuk menerapkan aktivitas hidup bersih dan sehat. Profil mitra yang menjadi sasaran utama dalam kegiatan ini adalah kelompok ibu rumah tangga dan kader Posyandu yang tergabung dalam Kelompok Usaha Rumah Tangga. Namun hingga saat ini, kegiatan kelompok tersebut belum berkembang secara optimal karena kurangnya pelatihan pengolahan makanan berbasis gizi anak, keterbatasan inovasi produk, dan belum adanya dukungan teknis untuk penguatan kapasitas produksi dan pemasaran. Desa Bendungan memiliki akses cukup terhadap bahan pangan lokal seperti pisang, dan jagung. Namun pada pemanfaatan pangan tersebut masih terbatas untuk konsumsi rumah tangga dengan pengolahan yang monoton dan tidak terstandar secara gizi. Penguatan peran keluarga ini bertujuan untuk mencegah stunting melalui edukasi dan demonstrasi masak sehat berbasis kearifan lokal di Desa Bendungan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah stunting, mahasiswa KKN-PK melakukan edukasi gizi keluarga. Metode kegiatan yang dilaksanakan dalam bentukpengabdian kepada masyarakat yakni melakukan demonstrasi masak sehat, melakukan pelatihan kader gizi dan membuat video edukasi stunting. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan kegiatan dan intervensi berbasis kearifan lokal sangat efektif mencegah stunting pada anak.
Produk Spray Antinyamuk Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Tanaman Lidah Buaya dan Sereh Sebagai Upaya Menangkal Penyakit Demam Berdarah Taupik, Muhammad; Madania, Madania; Mursyidah, Andi; S. Latif, Multiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 3 (2023): Vol 2, Nomor 3 (2023)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v2i3.22149

Abstract

Dengue hemorrhagic fever is one of the deadly health problems in Indonesia caused by the bite of the Aedes Aegypti mosquito. In Gorontalo alone, there were 329 cases affected by dengue fever (DHF) in 2019. The first step is socialization of how to prevent the life of mosquito larvae by doing 3M, namely Draining, Closing, and Burying. The second step is to counsel DHF and demonstrate to the public how to make electric herbal mosquito repellent made using the basic ingredients of aloe vera leaves and lemongrass leaves. The product made is very effective for exterminating mosquitoes. When spraying the mosquito-infested room in the first 8 minutes showed that most of the mosquitoes had died. So that the product is considered very effective to eradicate mosquitoes. The hope is that the community is able to maintain the health and cleanliness of the environment and can be independent in making electric herbal mosquito repellent with plant-based ingredients that are easy to find.
Peningkatan Akses Layanan Kesehatan Digital Melalui Sosialisasi Dan Pemanfaatan Mobile Jkn Bagi Masyarakat Pesisir Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Daud, Ayudhita Cahyani; Mursyidah, Andi; Muthmainnah, Muthmainnah; Massa, Mesalina Sukardi
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: December 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i2.36529

Abstract

The limited level of digital health literacy among coastal communities in Bintalahe Village has resulted in the suboptimal utilization of the Mobile JKN application. Although most community members own smartphones, many are still unaware of the functions and benefits of Mobile JKN or experience technical difficulties in its use. This condition causes the community to remain dependent on inefficient manual administrative services. The objective of this activity was to enhance access to and utilization of digital health services through socialization activities and assistance in using the Mobile JKN application. The implementation method employed a participatory approach through direct educational socialization and hands-on assistance in practicing the use of the Mobile JKN application. The results of the activity indicate an improvement in community understanding and skills in operating Mobile JKN, including checking membership status and independently registering for healthcare service queues. This activity contributes to increasing the efficiency of access to health services and reducing dependence on manual services. The activity also aligns with the achievement of the university’s Key Performance Indicators. Furthermore, continued collaboration between BPJS Kesehatan and primary healthcare centers should be optimized by strengthening digital education, increasing the intensity of socialization, and developing supporting technological infrastructure.
The Relationship between Self Management and Quality of Life of Type 2 Diabetes Mellitus Patients in the Telaga Health Center Work Area through Dorothea Orem's Self Care Approach Pomalango, Zulkifli B.; Basir, Ita Sulistiani; Arsad, Sitti Fatimah Meylandri; Mursyidah, Andi
Jambura Nursing Journal Vol 8, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v8i1.37198

Abstract

Diabetes mellitus is a disease that can cause complications in various organs of the body so that it requires long-term treatment. Inadequate management causes sufferers to experience complications that can affect their quality of life. The impact on quality of life can be minimized through self-management. The decrease in quality of life in diabetes mellitus patients is also often accompanied by the patient's inability to carry out self-care independently, which is known as self-care. The aim of the research is to determine the relationship between self-management and the quality of life of Type 2 diabetes mellitus patients in the Telaga Community Health Center working area through Dorothea Orem's self-care approach. The population in this study was 194 Diabetes Mellitus patients. The sample in the study consisted of 66 respondents using a purposive sampling technique. The research instrument used the Diabetes Quality of Life (DQOL) questionnaire, the DSMQ (Diabetes Self Management Questionnaire) questionnaire. The results of this study show a p-value of 0.031 so it can be concluded that there is a significant relationship between self-management and the quality of life of Type 2 diabetes mellitus patients in the Telaga health center working area through the Dorothea Orem self-care approach.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN TERAPI HEMODIALISA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RSUD DR. M.M DUNDA LIMBOTO djailolo, marsela; Djamaludin, Nurdiana; Mursyidah, Andi; Yusuf, Zuhriana K.; Liputo, Gusti P.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54617

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit progresif yang memerlukan terapi pengganti ginjal jangka panjang, salah satunya hemodialisa. Terapi ini harus dijalani secara rutin dan terjadwal agar dapat mempertahankan kondisi pasien dan mencegah komplikasi. Namun, dalam praktiknya masih banyak pasien yang menunjukkan ketidakpatuhan dalam menjalani terapi hemodialisa. Salah satu faktor eksternal yang berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan terapi hemodialisa pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 53 pasien yang menjalani terapi hemodialisa, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan terapi hemodialisa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berada pada kategori baik (34,0%), cukup (34,0%), dan kurang (32,1%). Tingkat kepatuhan pasien juga bervariasi, yaitu kepatuhan baik (34,0%), cukup (34,0%), dan kurang (32,1%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan terapi hemodialisa (p = 0,001). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan keluarga yang diterima pasien, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisa.