Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SEKOLAH DASAR Safitri, Desi; Sunarsih, Eti; Zulfahita, Zulfahita
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v11i2.4941

Abstract

This study aims to examine the effect of the Picture and Picture cooperative learning model on the cognitive learning outcomes of fifth-grade students at SDN 21 Singkawang. A quantitative approach with a one-group pre-test-post-test pre-experimental design was employed. The sample included all fifth-grade students using saturated sampling. Data analysis consisted of normality testing, one-sample t-test, and effect size calculation to determine the impact of the learning model and its implementation. The results show a significant difference in students’ learning outcomes before and after using the Picture and Picture model, with t_calculated = 5.57765 ? t_table = 1.69389. The model also had a positive effect, as indicated by an increase in average scores from pretest = 31.88 to posttest = 91.25. Furthermore, the implementation of the model was rated as good to very good. These findings suggest that the Picture and Picture cooperative learning model is effective in improving cognitive learning outcomes for elementary school students and can be successfully applied in the classroom.
Penerapan Model Cooperative Script Terhadap Keterampilan Menyimak Cerpen Siswa Kelas V SDN 4 Singkawang Celinda, Celinda; Zulfahita, Zulfahita; Wirawan, Gunta
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.2169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita pendek siswa kelas 5 di SDN 4 Singkawang dengan menerapkan Model Coopertaive Script  Berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan guru, ditemukan bahwa siswa memiliki kemampuan menyimak yang kurang, ditandai dengan kurangnya konsentrasi, rendahnya kepercayaan diri saat menjawab pertanyaan, dan hasil belajar yang tidak memenuhi KKTP. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental, satu kelompok, pra-tes/pasca-tes. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas 5. Data dikumpulkan menggunakan instrumen pretest dan posttest dan lembar observasi kegiatan pembelajaran siswa Hasil menunjukkan sebagai berikut: Rata-rata skor keterampilan mendengarkan meningkat dari kategori ‘cukup’ menjadi ‘sangat baik’ setelah penerapan Model Coopertaive Script, dengan rata-rata skor post-test sebesar 85,33. Siswa aktif selama proses belajar dan terlibat secara positif. Hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan bahwa tcount > ttable (9,893 > 2,093) pada tingkat signifikansi 0,05, menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam keterampilan menyimak siswa setelah model diterapkan. Dengan demikian, model Cooperative Script terbukti efektif dalam pembelajaran keterampilan menyimak cerpen siswa.
Peningkatan Keterampilan Menceritakan Kembali Teks Biografi Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Think Talk Write Pada Siswa Kelas X IPS 2 SMA Negeri 3 Singkawang Novi, Oktavia; Sunarsih, Eti; Zulfahita, Zulfahita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13305

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menceritakan kembali isi teks biografi, hal ini dikarenakan rendahnya minat dan kurangnya rasa percaya diri siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil menceritakan kembali teks biografi melalui model pembelajaran cooperative think talk write. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan hasil dari kegiatan pembelajaran menceritakan kembali teks biografi menggunakan model pembelajaran cooperative think talk write. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik penelitian deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Prosedur pelaksanaan penelitian ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, pengukuran, dan refleksi. Rancangan penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas. Perencanaan pada siklus 1 sudah baik dengan presentase 76 % sedangkan perencanaan pada siklus 2 dengan presentase 80 %. Pada pelaksanaan siklus 1 presentase yang di capai sebesar 69, 62%. Pelaksanaan siklus 2 sebesar 75, 55 % mengalami peningkatan presentase capaian sebesar 5, 93%. Hasil Penelitian Tindakan Kelas pada siklus 1 dengan nilai rata-rata 68,64 % dengan presentase ketuntasan belajar siswa sebesar 44,12 %, sedangkan pada siklus 2 nilai rata-rata mencapai 75,93% dengan ketuntasan belajar siswa sebesar 76,47 %. Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa keterampilan menceritakan kembali teks biografi menggunakan model pembelajaran cooperativethink talk writeberdampak positif. Disarankan kepada guru khususnya guru Bahasa Indonesia untuk menggunakan model pembelajaran cooperative think talk write agar dapat meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis siswa khususnya pada materi teks biografi.
Penggunaan Metafora dalam Lirik Lagu Karya Melly Goeslaw Nurul, Nurul; Sunarsih, Eti; Zulfahita, Zulfahita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metafora dari metafora antropomorfis, metafora binatang, metafora dari konkret abstrak, dan metafora sinaestetik dalam lirik lagu karya Melly Goeslaw. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data tertulis yang berupa lirik lagu karya Mellya Goeslaw. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik studi dokumenter dan teknik catat. Data dalam penelitian ini berupa kata dan kalimat yang berkenaan dengan penggunaan metafora dalam lirik lagu karya Melly Goeslaw. Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metafora dalam lirik lagu karya Melly Goeslaw meliputi metafora antropomorfis, metafora binatang, metafora dari konkret ke abstrak, dan metafora sinaestetik. Terdapat 85 data yang berkenaan dengan penggunaan metafora meliputi (1) Metafora Antropomorfis dalam lirik lagu karya Melly Goeslaw terdapat jumlah hasil temuan sebanyak 27 data. (2) Penggunaan metafora dari jenis metafora binatang dalam lirik lagu karya Melly Goeslaw terdapat jumlah hasil temuan sebanyak 10 data. (3) Metafora dari konkret ke abstrak terdapat jumlah hasil temuan sebanyak 18 data. (4) Penggunaan metafora dari jenis metafora sinaestetik dalam lirik lagu Melly Goeslaw terdapat jumlah hasil temuan sebanyak 30 data. (5) Penelitian ini diimplementasikan berdasarkan kurikulum 2013 kelas X tingkat SMA semester genap KD 3.17 Menganalisis unsur pembangun puisi. KD 4.17 Menulis puisi dengan memerhatikan unsur pembangunnya (tema, diksi, gaya bahasa, imaji, struktur, perwajahan).
Tindak Tutur Direktif Karyawan Taksi Palapa Singkawang : Kajian Pragmatik Gandro, Y. F.; Triani, S. N.; Zulfahita, Zulfahita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa digunakan sebagai alat komunikasi, maka sesuai dengan keperluannya bahasa dipakai dalam macam-macam aktivitas. Penelitian ini membahas bentuk dan fungsi tindak tutur direktif karyawan taksi singkawang. serta implementasi penggunaan pada pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah bentuk dan fungsi tindak tutur direktif karyawan taksi palapa singkawang. Penelitian dengan metode deskriptif merupakan prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya. Maka dalam penelitian ini, penulis mencatat dengan teliti dan cermat data-data yang berwujud tuturan yang terdapat dalam percakapan karyawan dan konsumen dalam pemesanan taksi via telepon di PT Palapa Semangat Terbarukan. Hasil penelitian ini dapat memberikan andil dalam menambah pengetahuan siswa di dalam bidang kebahasaan di sekolah. Penguasaan kosa kata siswa belum cukup untuk menjamin siswa dalam memahami bahasa dengan baik khususnya tindak tutur direktif. Oleh karena itu, penambahan wawasan dan pemahaman siswa dibidang kebahasaan turut meningkatkan semagnat berlajar siswa dalam memahami tuturan tulisan maupun lisan. Hasil penelitian dari tindak tutur direktif dalam percakapan karyawan taksi palapa Singkawang menunjukan bahwa bentuk-bentuk tindak tutur direktif yang paling sering diucapkan adalah bentuk tindak tutur perintah yang jumlah 60 data.
Analisis Disiplin Belajar dan Rasa Tanggung Jawab dalam Proses Pembelajaran pada Siswa Kelas 2 SD Negeri 21 Singkawang Pariza, Pariza; Zulfahita, Zulfahita; Mertika, Mertika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan kedisiplinan belajar siswa kelas 2 SDN 21 Singkawang, 2) mendeskripsikan rasa tanggung jawab siswa dalam proses pembelajaran, dan 3) mengetahui upaya guru dalam mengatasi kedisiplinan belajar dan tanggung jawab siswa kelas 2 SDN 21 Singkawang. Jenis penelitian kualitatif dan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara langsung, dan studi dokumenter. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar siswa kelas 2 masih kurang, kurang memperhatikan guru, lambat dalam menyelesaikan tugas, menggunakan bahasa yang baik, dan teliti. Siswa masih kurang bertanggung jawab terhadap guru dalam hal tanggung jawab. Aturan, teguran, nasihat, contoh positif, dan metode pengajaran yang memotivasi yang digunakan pendidik untuk mengatasi kedisiplinan belajar dan tanggung jawab.
Pelatihan Teknik Ringkas Membuat Karya Ilmiah bagi Siswa SMKN 2 Singkawang Zulfahita, Zulfahita; Gunta Wirawan; Safrihady; Wahyuni Oktavia; Eti Sunarsih; Sri Mulyani; Lili Yanti
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i3.1121

Abstract

Didasari oleh permasalahan kurangnya pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menulis karya ilmiah serta kurangnya keterampilan siswa dalam membuat karya tulis ilmiah. Maka dari itu, Kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat menulis, khususnya menulis karya ilmiah bagi pelajar SMKN 2 Singkawang dengan memberikan solusi yakni menggunakan teknik ringkas yang dapat mempermudah dan membantu siswa untuk memahami Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam tiga tahapan utama yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Kegiatan. Evaluasi dilakukan dalam bentuk Observasi oleh tim pelaksana untuk mengamati partisipasi dan keterlibatan siswa dalam setiap sesi pelatihan. Selain itu juga diberikan angket respon untuk mengetahui tingkat kebermanfaatan pelatihan yang diberikan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa partisipasi dan keterlibatan siswa dalam setiap sesi pelatihan, secara keseluruhan masuk dalam kategori sangat baik dilihat dari keterampilan siswa dalam menulis karya ilmiah, antusiasme, tingkat pemahaman siswa, dan keaktifan siswa selama mengikuti pelatihan.   Selain itu, hasil angket respon menunjukkan 72 siswa (87%) dari 83 siswa kelas X yang berpendapat kegiatan pelatihan teknik ringkas dalam menulis karya ilmiah  ini sangat bermanfaat. Dan sebanyak 80 siswa (94%) dari 85 siswa kelas XI juga berpendapat hal yang sama pada kegiatan tersebut. Jadi, kegiatan pelatihan yang diberikan memberikan dampak yang positif bagi siswa dan dirasakan kebermanfaatannya untuk para siswa SMKN 2 Singkawang
PENGARUH MEDIA INTERAKTIF WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS Fazira, Cindy; Sulistri, Emi; Zulfahita, Zulfahita
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.17743

Abstract

This study aims to determine whether the use of Wordwall interactive media has an effect on student cognitive learning outcomes in IPAS subjects. The type of research used is quantitative research with quasi experiments method. The research design used was nonequivalent control group design. The population in this study were fourth grade students at SDN 1 Singkawang. The research sample was grade IV students who were divided into two groups, namely the experimental group using Wordwall interactive media and the control group with conventional learning models. The prerequisite test carried out is a normality test using the Chi-squared formula and a homogeneity test is carried out to see the similarity of variants in the two groups. For hypothesis testing, independent sample t-test was used. The results showed that from the results of the calculation of the learning outcomes of the experimental class and control class using the independent sample t-test test showed that , namely 6.678 > 2.008, meaning that  was rejected and  was accepted, so that there was a difference, it could be concluded that there was an effect of Wordwall interactive media on student cognitive learning outcomes in IPAS subjects.Keywords: Interactive Media, Wordwall, Learning Outcomes, IPAS
Development and Implementation of Digital Learning in the Drama Studies Course Based on Local Wisdom Sunarsih, Eti; Zulfahita, Zulfahita; Oktavia, Wahyuni; Safrihady, Safrihady; Yanti, Lili; Mulyani, Sri; Wirawan, Gunta
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i2.40995

Abstract

Drama Studies learning in higher education often faces challenges of low student engagement due to conventional teaching methods, limited interactivity, and the lack of integration of local cultural values into the learning process. This study aims to develop and implement a digital Project-Based Learning (PBL) model that integrates local wisdom into Drama Studies courses and to disseminate its impact on student learning outcomes. The research employs a developmental research design with a descriptive-qualitative approach, following the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, documentation of student drama projects, and assessments of cognitive, affective, and psychomotor domains. The results indicate that the developed learning model enhances students’ understanding of drama theory, strengthens their appreciation of local culture, and improves their dramatic performance skills through collaborative projects. The integration of local culture–based digital media also enriches the learning context and significantly boosts student engagement. This study provides a theoretical contribution to the development of a locality-based TPACK framework and offers a practical model applicable to arts education in the digital era. The findings conclude that the collaboration between technology, pedagogical projects, and local culture effectively creates contextual, interactive, and meaningful learning experiences in Drama Studies within higher education.
Bimbingan Teknis Menulis Artikel Ilmiah dan Esai Konten Budaya Lokal Bagi Masyarakat Kota Singkawang Wirawan, Gunta; Zulfahita, Zulfahita; Safrihady, Safrihady; Oktavia, Wahyuni; Sunarsih, Eti; Nur Havizah, Sofia
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2679

Abstract

Scientific articles and essays play a strategic role in documenting and promoting the richness of local traditions. Therefore, writing about local culture is an effort to preserve identity amidst the increasingly strong current of globalization. This Community Service (PKM) activity aims to foster and increase interest in writing scientific articles and essays. The solutions offered are: 1) Providing participants with an understanding of the importance of writing scientific articles and essays with local cultural content. 2) Holding intensive technical guidance on writing scientific articles and essays with local cultural content. This PKM activity is carried out in three main stages, namely: 1) Preparation, namely an initial discussion with the service partner (Singkawang City Library) to identify the need for technical guidance on writing scientific articles and essays. 2) Implementation, to improve the writing skills of participants, the team will hold technical guidance. 3) Evaluation, observations are conducted to observe the participation and involvement of participants in each technical guidance session. In addition, a written test and questionnaire are carried out. The results of the activity showed that the participation and involvement of participants in each technical guidance session, overall, were in the very good category, seen from the participants' skills in writing scientific articles and essays, enthusiasm, level of understanding of participants, and activeness during the technical guidance. A total of 62 participants were in the very good category (78%), 14 participants were in the good category (17%), and 4 participants were in the fairly good category (5%). In addition, the results of the questionnaire responses of 75 participants (93.75%) of 80 participants thought the technical guidance on writing scientific articles and essays on local cultural content was very useful, 2 participants thought it was less useful, and 3 participants abstained. This shows that the technical guidance activities had a positive and beneficial impact on participants.