Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Aplikasi Senam Lansia Untuk Mengontrol Tekanan Darah dan Gula Darah Imroatul Farida; Dedi Irawandi; Sri Anik Rustini; Wiwiek Liestyaningrum; Faridah Faridah
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v3i1.371

Abstract

Tujuan kegiatan ini mengaplikasikan senam lansia untuk mengontrol tekanan darah dan gula darah.Metode pelaksanaan kegiatan dengan cara pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pemberian leafled hipertensi dan diabetes militus serta lomba senam lansia pada kegiatan Hari lanjut usia nasional. Kegiatan dilakukan pada tanggal 13 Juli 2019 di Kantor Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial Surabaya Jawa Timur dengan jumlah peserta sebanyak ±171 lansia. Tehnik Analisa menggunakan deskriptif kategorik. Hasil lansia mayoritas mengalami hipertensi dan diabetes militus. Kesimpulan, senam lansia dapat membantu mengontrol tekanan darah dan gula darah pada lansia.
Hubungan Antara Tingkat Spiritual Dengan Tingkat Depresi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Dinas Sosial Surabaya Hidayatus Sya’diyah; Wiwiek Liestyaningrum; Dhian Satya Rachmawati; Sukma Ayu Candra Kirana; Yoga Kertapati; Diyan Mutyah; Mohammad Fathur Andreyanto
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15, No 1 (2020): March
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.065 KB) | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.85

Abstract

The elderly will experience changes both biologically, psychologically, socially, and spiritually. Spiritual needs are the need to find meaning and purpose in life, the need to love and be loved and the sense of attachment and the need to give and get. This study aims to determine the relationship between the spiritual level with the incidence of depression in the elderly in the Surabaya Social Service Work Area. The design of this research was analytic observational design with cross sectional approach. Samples were taken using Probability Sampling Technique with Simple Random Sampling approach and obtained a sample of 113 elderly people at UPTD Griya Werdha Jambangan and 18 elderly people at UPTD Liponsos Keputih Surabaya. This research instrument uses DSES (Daily Spiritual Exercise Scale) and GDS (Geriatric Depression Scale) Data analysis using Spearmen's Rho Test with the level ρ <α = 0.05. The results showed that the relationship between the spiritual level with the incidence of depression in the elderly with the Spearmen's Rho test results ρ = 0.00012 (ρ <0.05) and the correlation coefficient r = +0.372 which means that there is a low relationship (0.60 - 0.80) between the spiritual level variables with the incidence depression in the elderly. Results of the study. So it can be concluded that there is a relationship between the spiritual level with the incidence of depression in the elderly in the work area of the Surabaya Social Service.Keywords: Elderly, Spiritual, Depression
Edukasi Keamanan Penyelaman dan Deteksi Dini Kesehatan Nelayan Pesisir Kawal Pantai Linda Widiastuti; Wiwiek Liestyaningrum; Utari Yunie Atrie; Liza Wati; Yusnaini Siagian
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1543

Abstract

Provinsi Kepri yang memiliki laut seluas 24.121.530,0 ha (95,79%). Sebagian besar mata pencaharian masyarakat kepulauan riau yang ada di pesisir adalah nelayan tradisional. Aktifitas yang dilakukan yaitu menyelam. Kegiatan menyelam yang dilakukan penyelam tradisional untuk mencari ikan maupun biota laut dengan memanah maupun menyelam dengan mengunakan alat kompresor seringkali tidak memperhatikan aspek keselamatan, sehingga risiko cedera penyelaman meningkat. Nelayan penyelam tradisional kebanyakan belum mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang teknik penyelaman secara formal. Cedera penyelaman dapat ringan sampai dengan kematian, sehingga edukasi tentang pencegahan dan pengenalan gangguan penyakit yang dapat terjadi akibat penyelaman perlu dilakukan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam dua kegiatan yang bersamaan: edukasi mengenai keamanan penyelaman dan deteksi dini kesehatan dengan cara pengobatan gratis. Hasil didapatkan 40 orang nelayan 77,5% dengan latar belakang pendidikan SD, 87,5% masa kerja nelayan tradisional 5-10 tahun, 70% lama menyelam didalam laut ≥ 5 jam, sebanyak 5 penyelam tradisional dengan keluhan dekompresi gejala yang dirasakan kebas pada kaki bagian bawah dan penurunan pendengaran serta nyeri kepala. Hasil pemeriksaan kesehatan didapatkan nelayan tradisional mengalami hipertensi 27 orang (67,5%), diabetes melitus 6 orang (15%) memiliki kadar glukosa darah hiperglikemia, rematik 7 orang (17,5%) asam urat tinggi. Mayoritas peserta memiliki faktor risiko penyakit dekompresi akibat penyelaman tradisional dan penyakit tidak menular (PTM).
Hubungan Budaya Organisasi terhadap Perilaku Caring Perawat di RSUD Tarempa di Kabupaten Anambas Kepulauan Riau Haryani; Liestyaningrum, Wiwiek; Siagian, Yusnaini
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v13i2.140

Abstract

Budaya organisasi merupakan sarana terbaik bagi rumah sakit untuk dapat memahami sumber daya manusia dari berbagai profesi didalam rumah sakit. Kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan adalah dengan menekankan perilaku caring. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan budaya organisasi terhadap perilaku caring perawat di RSUD Tarempa. Desain penelitian yang digunakan korelasional kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat di RSUD Tarempa dan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 36 responden. Alat pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Fisher exact dengan signifikansi ≤ 0,05. Hasil Penelitian menunjukan bahwa 66,66 % responden dengan budaya organisasi kurang, dan 66,6% responden dengan perilaku caring kurang. Hasil dari uji Fisher exact didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan budaya organisasi terhadap perilaku caring perawat (p.value= 0,000) yang artinya α <0,05. Manajemen RSUD Tarempa diharapkan dapat membuat standar asuhan keperawatan, pedoman yang jelas, memberikan pelatihan dan pengembangan professional terkait caring dan perawat bekerja sesuai dengan uraian tugas melalui penerapan standar asuhan keperawatan secara komprehensif dan mengacu pada kebutuhan klien.
Kelas Ibu Hamil Terhadap Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan Heryanti, July; Pujiati, Wasis; Wati, Liza; Liestyaningrum, Wiwiek
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v13i2.141

Abstract

Angka kejadian kecemasan di Indonesia menurut Kemenkes yaitu 107 juta ibu hamil (28,7%) dari 373 juta ibu hamil yang mengalami kecemasan menghadapi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keikutsertaan kelas ibu hamil dengan kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil primigravida trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Jang Kota Tanjungpinang Tahun 2022. Desain penelitian observasional analitik dengan rancangan crossectional dengan jumlah sampel 40 responden, teknik sampling digunakan adalah teknik Purposive Sampling. Waktu penelitian pada bulan November-Desember. Instrumen penelitian menggunakan instrumen HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety) yang dimodifikasi. Analisis data menggunakan Uji Koefisien Kontingensi. Hasil penelitian, responden mayoritas berada pada rentang usia 26-30 tahun (16%), pendidikan SMA/SMK (45%), tidak mengikuti kelas ibu hamil (70%) dan tidak mengalami kecemasan (55%). Hasil analisa bivariat didapatkan p-value 0,290 (>0,05), artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara keikutsertaan kelas ibu hamil dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Sei Jang.
Hubungan Antara Tingkat Spiritual Dengan Tingkat Depresi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Dinas Sosial Surabaya Sya’diyah, Hidayatus; Liestyaningrum, Wiwiek; Rachmawati, Dhian Satya; Kirana, Sukma Ayu Candra; Kertapati, Yoga; Mutyah, Diyan; Andreyanto, Mohammad Fathur
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 1 (2020): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.85

Abstract

The elderly will experience changes both biologically, psychologically, socially, and spiritually. Spiritual needs are the need to find meaning and purpose in life, the need to love and be loved and the sense of attachment and the need to give and get. This study aims to determine the relationship between the spiritual level with the incidence of depression in the elderly in the Surabaya Social Service Work Area. The design of this research was analytic observational design with cross sectional approach. Samples were taken using Probability Sampling Technique with Simple Random Sampling approach and obtained a sample of 113 elderly people at UPTD Griya Werdha Jambangan and 18 elderly people at UPTD Liponsos Keputih Surabaya. This research instrument uses DSES (Daily Spiritual Exercise Scale) and GDS (Geriatric Depression Scale) Data analysis using Spearmen's Rho Test with the level ρ <α = 0.05. The results showed that the relationship between the spiritual level with the incidence of depression in the elderly with the Spearmen's Rho test results ρ = 0.00012 (ρ <0.05) and the correlation coefficient r = +0.372 which means that there is a low relationship (0.60 - 0.80) between the spiritual level variables with the incidence depression in the elderly. Results of the study. So it can be concluded that there is a relationship between the spiritual level with the incidence of depression in the elderly in the work area of the Surabaya Social Service.Keywords: Elderly, Spiritual, Depression
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Sei Lekop Kabupaten Bintan Rianti, Endang Puji; Liestyaningrum, Wiwiek; Rahman, Zakiah
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.15

Abstract

Stunting merupakan akibat kekurangan gizi yang terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan anak yang dapat menyebabkan hambatan pada pertumbuhan fisik, kerentanan terhadap penyakit, perkembangan kognitif dan juga berdampak pada resiko terjadinya penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel penelitian secara random sampling yang terdiri dari 62 responden balita usia 24-59 bulan. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa buku KIA dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pada faktor-faktor terhadap kejadian stunting pada pola asuh ibu dengan p value sebesar 0,006 (≤ 0,05), cara pemberian makan p value sebesar 0,000 (≤ 0,05), kebersihan lingkungan p value sebesar 0,002 (≤ 0,05), kemiskinan/pendapatan p value sebesar 0,008 (≤ 0,05), pengetahuan ibu p value sebesar 0,008 (≤ 0,05), dan tidak ada hubungan terhadap kejadian stunting pada ANC dan post natal care p value sebesar 0,381 (> 0,05), faktor infeksi p value sebesar 0,355 (> 0,05), riwayat BBLR p value sebesar 0,626 (> 0,05) yang menggunakan uji analisis chi-square. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan adanya hubungan pada faktor pola asuh ibu, cara pemberian makan, kebersihan lingkungan, kemiskinan/pendapatan, dan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada balita usia 34-59 bulan di Puskesmas Sei Lekop Kabupaten Bintan Tahun 2022. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi sumber informasi mengenai stunting bagi tenaga kesehatan.
Overview of Nurse Motivation in Adult Inpatient Room Liestyaningrum, Wiwiek; Saribu, Hotmaria Julia Dolok; Sari, Komala
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 5 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i5.765

Abstract

Aims: to determine the description of the level of nurse motivation in the inpatient ward of Dabo Regional Hospital. Method: This study used a descriptive design with a total sampling of 44 nurses in the adult inpatient ward of Dabo Regional Hospital. Data were collected through a nurse motivation questionnaire consisting of 13 statements and analyzed using a frequency distribution. Results: The results showed that 59.09% of nurses experienced low motivation, while 40.91% had high motivation. Demographic characteristics, such as age, gender, education, and length of service, influenced the level of motivation. Discussion: Factors that influence nurse motivation include the work environment, management support, and reward systems. An unsupportive work environment and lack of appreciation from management contributed to this problem. Conclusion: This study concludes that there is an urgent need to improve nurses' motivation at Dabo Regional Hospital through effective managerial strategies. Recommendations for further research are to determine the factors that influence nurses' work stress in adult inpatient wards.
Workshop Pengolahan dan Penerbitan Jurnal Keperawatan Terakreditasi bagi Dosen Fadhilah, Umu; Liestyaningrum, Wiwiek; Pujiati , Wasis; Sina, Cian Ibnu; Lizawati, Lizawati; Khaulani, Dzarin Gifarian
SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 2 No. 2 (2024): SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN
Publisher : Poltekes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53579/segantang.v2i2.163

Abstract

Scientific journals are one of the important indicators for scientific development to facilitate the scientific work of students and lecturers. Every university is obliged to have a journal. The scientific work of students and lecturers is required, and every university must have a scientific journal based on the Open Journal System (OJS) that must be accredited nationally and internationally. Scientific journals based on the Open Journal System must be nationally and internationally accredited. Stikes Hang Tuah Tanjungpinang already has one nursing journal. However, it has not yet been professionally managed regarding article management, review process, and copy editing, so the accreditation requirements have not been met. This training aims to provide explanations and workshops on managing scientific journals so that they can be accredited nationally. This community service activity was carried out in March 2023 for 3 days. This training was attended by approximately 27 participants from Lecturers and Staff who were located in the Stikes Hang Tuah Tanjung Hall Room. Service activities are carried out in 3 stages: 1) OJS Installation Process by the PKM Team with the Partner Team, and Pre-tests to determine the participants' knowledge of journal management with OJS. Journal management with OJS. 2) training through lectures and discussions and direct assistance conducted offline. 3) Evaluation After conducting online journal management training with OJS, the post-test results show an increase in percentage up to 100% for knowledge questions about the Open Journal System (OJS) website. This training is successful and right on target. Suggestions are expected journal training like this can be carried out on an ongoing basis so that journals can develop better.
Pengaruh Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Nelayan terhadap Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Pterygium di Desa Sri Tanjung Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau Nur Azizah; Nur Meity S.A; Cian lbnu Sina; Wiwiek Liestyaningrum
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v14i2.165

Abstract

Pterygium merupakan pertumbuhan abnormal epitel konjungtiva bulbi dan jaringan ikat subkonjungtiva dari sisi nasal/temporal ke arah kornea yang dapat bersifat unilateral dan bilateral . Penyebab dari Pterygium masih tidak diketahui dengan jelas, namun paparan debu, sinar matahari, angin, dan panas secara terus menerus berisiko menyebabkan iritasi mata dan menyebabkan pembentukan Pterygium . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi Kesehatan dan keselamatan kerja nelayan terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan pterygium di desa Sri Tanjung Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah pre- eksperimental yang menggunakan one group pre test – post test design. “one group pre test – post test design”. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa demografi responden berdasarkan umur Sebagian besar nelayan berumur 36-45 tahun 68% dan hampir seluruh responden berpendidikan sekolah dasar 80 %. Pengetahuan dan perilaku nelayan sebelum dan sesudah diberikan edukasi Kesehatan dan keselamatan kerja didapatkan Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0.000. Karena nilai 0,000 lebih kecil dari < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ha diterima. Artinya ada perubahan antara pre dan post pengetahuan dan perilaku terhadap edukasi Kesehatan dan keselamatan kerja di desa sri tanjung.