Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMERIKSAAN INDEKS DMF-T DAN DEF-T PADA KELAS 1-6 SDN 8 PANGKAJENE Arsad, Arsad; Tahir, Muhammad; Zulkaidah, Utari; Yasin, Sultan Amin; Yulistina, Yulistina; Dirman, Rezki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23345

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam peningkatan status kesehatan umum, faktor-faktor resiko kesehatan berpengaruh terrhadap kesehatan gigi dan mulut serta sebaliknya.Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan peningkatan dari data Riskesdas 2013 yaitu persentase masyarakat yang mempunyai masalah kesehatan gigi dan mulut meningkat menjadi 57,6%. Indeks DMF-T untuk kelompok umur 12 tahun meningkat menjadi 1,89 walaupun masih dalam kategori rendah. Sedangkan pada tahun 2018 indeks def-t (usia 5- 6 tahun) sebesar 8,43. Data ini menjelaskan bahwa 67,3% anak usia 5-6 tahun memiliki angka pengalaman karies gigi ? 6 (masuk dalam kategori karies anak usia dini yang parah/ Severe Early Childhood Caries (S-ECC)). Pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut adalah suatu layanan kesehatan gigi dan mulut yang ditujukan pada suatu kelompok tertentu atau individu dalam kurun waktu yang dilaksanakan secara terencana, terarah dan berkesinambungan untuk mencapai taraf kesehatan gigi dan mulut yang optimal. Pengumpulan Data dilakukan dengan cara Observasi (Pemeriksaan langsung tentang DMF-T dan def-t) pada murid SDN 8 Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang sehingga didapatkan data dari kelas 1-6 secara objektif.
PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA PEMBERIAN TOPIKAL APLIKASI FLUORIDE PADA ANAK Dirman, Rezki; Arsad, Arsad; Zulkaidah, Utari; Yulistina, Yulistina; Yasin, Sultan Amin; Tahir, Muhammad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.24292

Abstract

Kesehatan manusia secara keseluruhan meliputi kesehatan tubuh dan kesehatan rongga mulut. Kesehatan gigi dan mulut telah mengalami peningkatan pada abad terakhir, tetapi prevalensi terjadinya karies gigi pada anak tetap merupakan masalah klinis yang signifikan. Anak usia sekolah (usia 6-12 tahun) merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap karies sehingga memerlukan perhatian khusus dan perawatan yang lebih intensif. Melalui pemberian flour dapat merubah hidroksi apatid pada enamel sehingga menjadi flour apatit dan dapat bertahan lama terhadap asam dan konsentrat flour dapat menghambat metabolism bakteri. Faktor penyebab masalah gigi dan mulut yaitu perilaku seseorang terkait kesehatan gigi dan mulut. Pendidikan kesehatan gigi dan mulut adalah penambahan pengetahuan dan kemampuan seseorang melalui teknik belajar atau instruksi dengan tujuan mengubah atau mempengaruhi perilaku manusia untuk meningkatkan kesadaran akan nilai kesehatan gigi dan mulut sehingga dengan sadar mau merubah menjadi perilaku yang sehat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut serta pemberian topikal aplikasi fluoride pada anak untuk meningkatkan pengetahuan anak dalam mencegah karies gigi. Dalam kegiatan penyuluhan ini Kepala sekolah ikut berpartisipasi mendorong kegiatan tersebut, diikut sertakan siswa dan guru wali kelas. Pengetahuan anak semakin meningkat setelah mendapatkan informasi melalui penyuluhan oleh tim pengabmas dan pemberian topikal aplikasi fluoride pada siswa secara baik dan berjalan lancar. Maka dapat disimpulkan bahwa penyuluhan ini dapat memberikan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MELALUI PENYULUHAN MEDIA PANGGUNG BONEKA PADA ANAK KELAS 1 DAN 2 DI SD NEGERI 8 PANGKAJENNE Arsad, Arsad; Zulkaidah, Utari; Yasin, Sultan Amin; Yulistina, Yulistina; Dirman, Rezki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28688

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam peningkatan status kesehatan umum, faktor-faktor resiko kesehatan berpengaruh terrhadap kesehatan gigi dan mulut serta sebaliknya. Laporan Status Kesehatan Mulut Global WHO (2022) memperkirakan bahwa penyakit mulut mempengaruhi hampir 3,5 miliar orang di seluruh dunia, dengan 3 dari 4 orang yang terkena dampaknya tinggal di negara-negara berpenghasilan menengah. Secara global, diperkirakan 2 miliar orang menderita karies pada gigi permanen dan 514 juta anak menderita karies pada gigi sulung. Pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut adalah suatu layanan kesehatan gigi dan mulut yang ditujukan pada suatu kelompok tertentu atau individu dalam kurun waktu yang dilaksanakan secara terencana, terarah dan berkesinambungan untuk mencapai taraf kesehatan gigi dan mulut yang optimal. Dan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh prodi kesehatan gigi ITKES muhammadiyah sidrap pada bulan januari 2023 di SD negeri 8 pangkajene dengan hasil pendataan status kesehatan gigi pada siswa kelas II berjumlah 16 orang dengan tingkat rata-rata ohi-s 2,0 dan Untuk def-t kelas II rata-rata 5,4 tergolong tinggi.Dari hasil penelitian pada kelas II ditemukan tingginya kasus karies yang salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan gigi. Dari data kesehatan gigi tersebut perlu di adakan penyuluhan yang terarah guna meningkatkan pengetahuan siswa dalam memelihara kesehatan gigi, terutama siswa kelas 1 dan 2 agara bisa memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi.
PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM UPAYA PENCEGAHAN KARIES PADA USIA DINI DI TK KUNCUP MELATI KABUPATEN ENREKANG Yasin, Sultan Amin; Arsad, Arsad; Zulkaidah, Utari; Yulistina, Yulistina; Dirman, Rezki; Husaini, Juwita; Mulyana, Mulyana; Ibrahim, Ibrahim; Bulu, Nofyanto Tanjung
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31417

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut kerap kali diabaikan oleh sebagian orang, padahal mengunyah makanan merupakan proses utama dalam pengolahan makanan agar nutrisinya dapat terserap dengan baik oleh tubuh. Karies atau gigi berlubang merupakan salah satu penyakit yang paling banyak ditemui di rongga mulut, baik pada anak-anak, remaja, orang dewasa maupun lansia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menambah pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta pencegahan karies gigi pada anak usia dini dengan menyikat gigi yang baik dan benar melalui penyuluhan. Kegiatan ini dilakukan pada siswa di TK Kuncup Melati Kabupaten Enrekang pada bulan Mei 2024. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan dengan memberikan penyuluhan menggunakan media cetak dan phantom gigi dengan bahan pemeliharaan kebersihan gigi dan makanan yang membahayakan kesehatan gigi dan mulut, sehingga menarik dan antusias. Anak-anak menjadi berkembang, yang diikuti seluruh murid berjumlah 50. Kegiatan ini dilakukan dalam 1 hari. Program ini berhasil membangun perilaku semangat anak-anak untuk mencegah karies gigi dengan menyikat gigi secara baik dan benar.
Penguatan Pembelajaran Bermakna Siswa Sekolah Dasar melalui Kuliah Umum Deep Learning Berbasis Kearifan Lokal Mawaddah, Ida; Sudarsono, Sudarsono; Burhanuddin, Burhanuddin; Arsad, Arsad
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3313

Abstract

Artikel ini mengkaji penguatan pembelajaran bermakna bagi siswa sekolah dasar melalui kuliah umum bertema Deep Learning Berbasis Kearifan Lokal yang diselenggarakan Program Studi PGSD Universitas Nggusuwaru pada 11 September 2025. Kegiatan melibatkan 153 peserta yang terdiri atas mahasiswa PGSD, mahasiswa lintas prodi, dan masyarakat. Metode pelaksanaan mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test lisan untuk melihat peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep deep learning dan relevansinya dengan kearifan lokal dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, terutama terkait cara mengintegrasikan nilai budaya dalam proses belajar untuk menciptakan pengalaman belajar yang mendalam, kontekstual, dan relevan bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat wawasan pedagogis calon guru serta mendukung praktik pendidikan dasar berbasis budaya lokal.
Pengaruh Pemberian Promotif Media Panggung Boneka dan Cara Menyikat Gigi yang Benar terhadap Tingkat Pengetahuan Anak Prasekolah di TK Aisiyah Pangkajene Arsad, Arsad; Asnuddin, Asnuddin; Alya, Alya; Tahir, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1605

Abstract

The majority of children affected by dental caries reside in middle-income countries. Dental caries is the most common oral health problem, affecting 2 billion people with permanent teeth and 514 million children with primary teeth. This condition can negatively impact children’s quality of life, including eating, sleeping, and learning. To improve children’s knowledge of oral health, a structured and continuous intervention was implemented using puppet stage promotive media and proper toothbrushing techniques. The approach included community education, technology and science diffusion (IPTEKS), and practical training. Among 23 children, prior to the intervention, 10 children (43.5%) were categorized as good and 13 children (56.5%) as adequate. Following the intervention, 18 children (78.2%) were classified as good and 5 children (21.8%) as adequate. Statistical analysis revealed a p-value of 0.001, indicating a significant improvement in knowledge. These results demonstrate that puppet stage promotive media, delivered through a structured educational approach, effectively enhances children’s understanding of oral health and promotes healthy behaviors from an early age.