p-Index From 2021 - 2026
14.906
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Kelengkapan Pengisian Resume Medis Berdasarkan Elemen Penilaian Akreditasi SNARS 1.1 di RSUD Kembangan Muammar Dzachwani; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya; Laela Indawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i1.37

Abstract

Ringkasan pulang ( resume atau discharge summary) adalah ringkasan dari seluruh masa perawatan dan pengobatan pasien sebagaimana yang telah diupayakan oleh para tenaga kesehatan dan pihak terkait, lembar resume medis harus ditandatangani oleh dokter penanggung jawab pasien. Kelengkapan resume medis digunakan untuk dasar pembuatan laporan intern dan ekstern rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kelengkapan pengisian resume medis berdasarkan elemen penilaian akreditasi SNARS 1.1. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan teknik pengumpulan data adalah observasi, analisis kuantitatif, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Standar Prosedur Operasional pengisian resume medis di RSUD Kembangan Jakarta sudah ada, dimana terdapat 3 prosedur yang belum dijalankan yaitu tidak adanya buku catatan yang mencatat mengenai resume yang belum diisi, melengkapi resume medis dilakukan di ruang rawat inap, belum tersedianya buku catatan yang mencatat resume medis yang belum diisi. Kelengkapan resume medis berdasarkan elemen penilaian akreditasi SNARS 1.1 91,59% dari 90 resume medis dan tidak lengkap 8,41%. Dampak dari ketidaklengkapan resume medis membuat angka review rekam medis menjadi tidak bagus, bagi pasien bpjs klaim menjadi terhambat, membuat proses kelanjutan pengobatan terganggu karna riwayat pengobatan pasien tidak lengkap, tidak lengkap resume juga berpengeraruh terhadap akreditasi rumah sakit. Perlunya disosialisasikan kembali mengenai Standar Operasional Prosedur dan perlu ketegasan dari pihak Direktur rumah sakit agar tingkat kedisiplinan dalam pengisian resume medis dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu.
Analisis Kebutuhan SDM Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi Menggunakan Metode ABK-Kes Fani Nur Azizah; Puteri Fannya; Laela Indawati; Bangga Agung Satrya
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.6174

Abstract

Human resource planning is essential to ensure the availability of a workforce that meets current and future service needs. In the health sector, the health workload analysis method is used to objectively evaluate human resource needs. This study was conducted at Mekar Sari Bekasi Hospital to determine the ideal number of medical record and health information officers. Currently there are 9 medical record officers, consisting of 4 people with PMIK (Medical Recorder and Health Information) education backgrounds and 5 non-PMIK people. Conditions in the field show that officers often get additional workloads when colleagues are absent, and even have to work overtime to get the job done on time. This study uses descriptive quantitative methods through direct observation and interviews. The results show that the available work time (WKT) is 1201 hours or 72,000 minutes per year. With a Supporting Task Factor (FTP) of 8% and a Supporting Task Standard (STP) of 1.09, the ideal HR requirement is 10 people. This requires the addition of 1 officer with a PMIK background, who will be placed in the assembling section. Meanwhile, 1 officer each from the coding and filing sections will be transferred to the filing section.
PENGUATAN KOMPETENSI TERMINOLOGI KLINIS MELALUI SNOMED-CT MASTERY BAGI MAHASISWA DAN TENAGA KESEHATAN: STRENGTHENING CLINICAL TERMINOLOGY COMPETENCY THROUGH SNOMED-CT MASTERY FOR STUDENTS AND HEALTH WORKERS Deasy Rosmala Dewi; Nanda Aula Rumana; Laela Indawati; Nur Ratri Annisa Putri; Chinta Fourdy Wantika; Emilia Karin Dwi Liani; Mutia Mariyam; Eza Nurkholifa; Anisa Anisa
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2935

Abstract

Transformasi sistem kesehatan nasional menuntut tersedianya data klinis yang terstandar, akurat, dan dapat dipertukarkan antar fasilitas pelayanan kesehatan melalui rekam medis elektronik. Salah satu tantangan utama dalam proses ini adalah rendahnya kompetensi mahasiswa dan tenaga kesehatan dalam penggunaan terminologi klinis standar, khususnya Systematized Nomenclature of Medicine Clinical Terms (SNOMED-CT), akibat keterbatasan pelatihan praktis dan media pembelajaran kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi terminologi klinis melalui pelaksanaan SNOMED-CT Mastery Program bagi mahasiswa Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan serta tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan terstruktur yang mengombinasikan sosialisasi, pembelajaran teori, praktik langsung pengodean dan pemetaan kasus klinis, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi terhadap 101 peserta menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan setelah pelatihan, yang mengindikasikan peningkatan pemahaman dan kesiapan peserta dalam menerapkan terminologi klinis standar pada sistem rekam medis elektronik. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan studi kasus klinis riil efektif dalam menjembatani kesenjangan antara pemahaman teoritis dan kebutuhan implementasi di lapangan. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kompetensi peserta dan berpotensi mendukung peningkatan kualitas serta interoperabilitas data kesehatan nasional melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Evaluasi Aplikasi Medinfras pada Rawat Inap RSAJ Jakarta Utara Menggunakan TAM Saarah Salsabila Putri Yadita; Muhammad Rezal; Lily Widjaja; Laela Indawati
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1167

Abstract

Latar Belakang: Evaluasi ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif pengembangan aplikasi Medinfras di lingkungan rawat inap dapat berfungsi dalam organisasi pelaksana. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan aplikasi Medinfras dalam perawatan rawat inap dengan menggunakan Model Penerimaan Teknologi di Rumah Sakit Atma Jaya, Jakarta Utara. Metode: Metode yang digunakan dalam evaluasi ini Technology Acceptance Model (TAM) yaitu merupakan teori sistem informasi untuk mensimulasikan bagaimana pengguna bisa menerima dan memanfaatkan teknologi yang telah di sediakan. Evaluasi RME mempertimbangkan tiga aspek yaitu aspek kebermanfaatan, aspek kemudahan, dan aspek minat, sehingga akan mendapakan hasil yang objektif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai aplikasi Medinfras bermanfaat dan mudah digunakan, terutama pada aspek kelengkapan informasi (85,9%) dan kemudahan pengoperasian (85,9%). Namun, fleksibilitas aplikasi masih menjadi kendala, serta sebagian kecil responden (3,1%) menilai informasi belum selalu up to date. Kesimpulan: Evaluasi penerapan terhadap penggunaan aplikasi Medinfras pada rawat inap memberikan manfaat bagi petugas meliputi peningkatan produktifitas dalam melakukan pekerjaan, memudahkan pekerjaan petugas yang meliputi fitur-fitur dalam aplikasi ini tidak asing saat dicoba, kemudahan dalam pengoperasian dan kemudahan dalam memahami fungsi sistem, membantu melakukan pekerjaan petugas dan memberikan kenyamanan terhadap penggunaan.
Analisis Kebutuhan SDM Rekam Medis Sebelum dan Sesudah Implementasi RME dengan Metode ABK-Kes Selvi Dwi Lestari; Laela Indawati; Daniel Happy Putra; Deasy Rosmala Dewi
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i3.8042

Abstract

Healthcare human resource planning is crucial for determining current and future staffing needs and availability. Therefore, healthcare workload analysis is essential in the healthcare sector for evaluating healthcare human resources. The objective of this study is to determine the staffing needs for medical record technicians and health information officers at a hospital in East Jakarta. This study is a quantitative descriptive study conducted through direct field research to determine the required number of medical records staff based on data from interviews and observations. The results of this study indicate that the Available Work Time (AWT) is 1,200 hours/year or 72,000 minutes/year. The Support Task Factor (STF) is 14% and the Support Task Standard (STS) is 1.16, resulting in a requirement for 15 medical records staff. There are currently 10 medical records staff members, so an additional 5 staff members are needed to meet staffing requirements. However, if a hospital in East Jakarta were to fully implement Electronic Medical Records (EMR), the staffing requirement would be reduced to 6 staff members, resulting in a surplus of 4 staff members since some tasks would be performed electronically via the system. The recommendation for the hospital is to accelerate the full implementation of Electronic Medical Records (EMR) to improve work efficiency and reduce the workload in certain departments. Staff who do not yet meet the qualifications are advised to pursue education in medical records and receive training to enhance their knowledge and skills in line with advancements in technology and modern healthcare systems.
Analisis Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Pending Klaim BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Patria IKKT Ira Rizka Safia; Laela Indawati; Dina Sonia; Daniel Happy Putra
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i3.8466

Abstract

Pending claims are a chronic problem with a direct impact on the cash flow and operational efficiency of hospitals partnering with BPJS Kesehatan. Previous studies generally mapped internal and external factors separately and rarely linked them to BPJS Kesehatan's automated verification mechanisms, namely ALGORITMA and Over Utilization Review (OTOVER), leaving the proportional contribution of each mechanism unexplored. This study aims to analyze the internal and external factors influencing pending BPJS Kesehatan claims at Patria IKKT Hospital and to identify the most dominant type of pending claim. A descriptive qualitative method with a case study approach was used, involving in-depth interviews with three Casemix unit informants, observation of the claim process, and documentation study of 76 pending claim files from August to October 2025, analyzed using the Miles and Huberman interactive model. Results show that the most influential internal factor is incomplete supporting documents and medical resumes (Material) and the absence of a written SOP (Method), while external factors are dominated by coding interpretation differences between BPJS verifiers and hospital staff and rapid BPJS policy changes. The most dominant type of pending claim is ALGORITMA, accounting for 66 cases (86.8%) of 76 cases, far exceeding OTOVER (13.2%). These findings confirm that pending claims at Patria IKKT Hospital are technical-medical in nature and require strengthened clinical documentation governance and standardized SOPs
Co-Authors Abdul Rokim Adelia Anggraini Adi Widodo Adijaya, Nuryansyah Ahmad Ripki Alex Sander Alfi Shiddiq Syafrian Almahshunatul Hanifah Amirah Syafiqah Zahra Amnur, Alvina Salsabila Aneu Rosliana Anggi Alpiyani Anggraini, Adelia Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Aprilia Anisa Dewi Wahyuni Anisa Dyah Irawati Annida Ariyani Annisa Nur Salsabila Aqshal Hidayatullah Arip Budiana Athirah Iwani Rahman Athiyyah, Hanifatul Ayu Hardianti Azhar Muttaqin Azhar Muttaqin Bagas Saputra Bahlani Bangga Agung Satrya Bayu Fajar Ilhami Carono Chinta Fourdy Wantika Daniel Happy Putra Daniel Happy Putra Debbie Friscilla Carolina Manalu Della Rati Saputri della Dessy Safutri Deta Nurfena Nurfena Devi Angeliana Kusumaningtiar Dewi, Deasy Rosmal Dewi, Deasy Rosmala Diah putri Ayu Islammia Dian Nur Muslimah Dina Sonia Dinda Melani Safitri Diva Sabina Dwi Chandrarika Putri Aulia Dwijayanti, Risma Mei Elina Intan Apzari Elvira Xandra Ximenes Harum Emilia Karin Dwi Liani Endika Rachmad Erviana, Erviana Eza Nurkholifa Fani Nur Azizah Fannya, Puteri Fauzan Habibilah Fauziah Irfany Fiqih Nurhidayah Fitria, Annah Gilang Dasa Dwi Mahendra Hanif Andini Hanum Milla Kurnia Harahap, Maulidiah Rizki Ilhami, Bayu Fajar Ilma Aulia Rahma Intan Rusdiana Dewi Iqbal, Muhammad Fuad Ira Rizka Safia Jeillia Jihan Swaradwibhagia Junata, Ilfan Kamalia, Farhah Karim, Hidayat Ramadhani Nuzulul Kevin Handynata Kurnia, Hanum Milla Kusumapradja, Rokiah Laras Sitoayu Lasmaria Simorangkir Liani, Emilia Karin Dwi Listania Aisyah Putri Luthfiah Aulia Rachman Luviany Gouw Manalu, Debbie Friscilla Carolina Maria Ferawaty Parera Mariyam, Mutia Maulidiah Rizki Harahap Mei Nur Khasanah Muammar Dzachwani Muhamad Endra Suriatno Muhamad Fazriyansah Muhammad Rezal Muniroh Muniroh Muniroh, Muniroh Mutia Mariyam Nadia Sintia Nanda Aula Romana Nanda Aula Rumana Naurah Zharifah Nur Mawaddah, Nur Nur Ratri Annisa Putri Nurasiyah Nurfena, Deta Nurfena Nurkholifa, Eza Nurmalasari, Dinda Nurmalasari, Mieke Nusamina Pulungan Octa Rina Sari Putri Rafikasani Putri, Alifatul Aulia Sagita Putri, Listania Aisyah Putri, Nur Ratri Annisa Putri, Sisilia Rahayu, Ririn Rahmawati, Rena Maulina Regina Yulianti T. S Rezal, Muhammad Rianta Sari Gultom Rifda Ulfa Andini Rifqi Fauzan Ririn Rahayu Risma Ayu Fitriyani Rizal Ramadhan Rizky Alfiansyah ROKIM, ABDUL Rumana, Nanda Saarah Salsabila Putri Yadita Sabina, Diva Sadono Hadi Saputro Safitri, Dinda Melani Salsabila Putri Cahyani Salsabila, Annisa Nur Salsabillah, Shania Sansy Dua Lestari Selvi Dwi Lestari Shania Salsabillah Shania Salsabillah Silfa Haniasti Simorangkir, Lasmaria Siswati Siswati Siswati Siswati Siva Maulia Fauziah Sonaria Tambunan Sonia, Dina Sonia Tia Ivany Uli Shalatiya uli Viatiningsih, Wiwik Wantika, Chinta Fourdy Widjaja, Lily Widjaya, Lily Yulia, Noor Zalipa Wittri