Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Instagram Dalam Mempromosikan Coffee Shop Kopiluvium Di Pamulang, Kota Tangerang Selatan Anggraini, Katry; Sewaka, Sewaka; Rahmayanti, Rahmayanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Instagram dalam mempromosikan Coffee Shop Kopilivium di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, serta strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan melalui media sosial tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan uji keabsahan data triangulasi sumber, penelitian ini menemukan bahwa Instagram, dengan basis pengguna yang mayoritas berusia remaja hingga dewasa, sesuai dengan target pasar Kopilivium, efektif dalam menunjang strategi promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur-fitur Instagram mendukung promosi Kopilivium, yang berhasil memperkenalkan produknya kepada masyarakat sesuai dengan konsep Cognition. Penggunaan bahasa sehari-hari yang friendly dan mudah dipahami serta interaksi yang aktif dengan followers memperkuat hubungan dan meningkatkan komunikasi, sesuai dengan konsep Communication. Kolaborasi dengan berbagai komunitas juga memperluas target pasar. Selain itu, berbagai jenis konten seperti Ask&Questions, Promo, Edukasi, dan Quiz mendapatkan respon positif dari followers, dengan peningkatan transaksi terjadi selama periode promo diskon. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan Instagram sebagai media promosi efektif dalam meningkatkan brand awareness dan penjualan Coffee Shop Kopilivium melalui strategi komunikasi yang terarah dan interaktif.
Membangun Semangat dan Komunikasi Efektif Bersama Masyarakat Desa Sukajadi Kecamatan Carita Banten Katry Anggraini; Rini Dianti Fauziah; Widayat
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57113

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh civitas akademika dengan tema “Membangun Semangat dan Komunikasi Efektif Bersama Masyarakat Desa Sukajadi Kecamatan Carita – Banten.” Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukajadi sebagai upaya penguatan kapasitas sosial masyarakat melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan desa. Tujuan pelaksanaan PkM ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat Desa Sukajadi dalam menerapkan komunikasi yang efektif, baik dalam komunikasi antarpribadi maupun komunikasi organisasi, guna menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan partisipasi sosial, serta memperkuat koordinasi dalam kegiatan pembangunan desa. PKM ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat Desa Sukajadi akan penguatan kapasitas komunikasi sosial. Meskipun desa memiliki potensi sosial, budaya, dan ekonomi yang besar, masih ditemukan tantangan berupa kurang optimalnya komunikasi antarwarga dan dalam organisasi desa. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, rendahnya partisipasi, serta lemahnya sinergi dalam pembangunan, sehingga diperlukan intervensi edukatif dan partisipatif dari perguruan tinggi. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan partisipatif. Kegiatan meliputi: [1] Penyuluhan tentang prinsip-prinsip komunikasi efektif; [2] Pelatihan keterampilan komunikasi berbasis kelompok; [3] Diskusi interaktif untuk menggali potensi lokal dan permasalahan sosial; dan [4] Simulasi komunikasi organisasi dan praktik komunikasi motivasional. Pendekatan kolaboratif diterapkan agar masyarakat terlibat aktif dalam seluruh proses kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya komunikasi efektif dalam kehidupan keluarga, komunitas, dan organisasi desa. Selain itu, tumbuh semangat kebersamaan yang ditandai dengan meningkatnya nilai gotong royong, solidaritas, dan rasa saling percaya antarwarga. Masyarakat juga menjadi lebih siap dalam mengelola potensi desa, menghadapi dinamika sosial, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan pihak eksternal.
Feminisme Digital di Era Media Sosial: Studi Representasi Gender pada Akun Instagram @Magdaleneid Mira Natalia Pellu; Budi Cahyo Hermanto; Katry Anggraini
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jika.v12i2.11680

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi feminisme digital dalam 26 unggahan Instagram @magdaleneid selama Maret–Agustus 2025. Analisis dilakukan menggunakan teori representasi Stuart Hall, postfeminism dan affective labour dari Rosalind Gill, serta popular feminism dan visibility politics dari Sarah Banet-Weiser. Dengan metode analisis isi kualitatif, penelitian menelaah tema, tanda visual, dan narasi yang membentuk konstruksi makna gender dalam konten tersebut. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola representasi utama: (1) penggambaran kekerasan berbasis gender dan kerentanan perempuan melalui pendekatan edukatif dan berbasis korban; (2) negosiasi peran domestik, identitas perempuan, dan relasi kuasa dalam keluarga; serta (3) praktik edukasi feminis melalui literasi digital yang mudah diakses. Penelitian juga menemukan absensi sejumlah isu struktural seperti politik elektoral perempuan, kesehatan reproduksi, ekonomi feminis, representasi disabilitas yang lebih luas, dan isu queer, yang menunjukkan batasan tertentu dalam cakupan wacana feminisme digital. Secara keseluruhan, temuan memperlihatkan bahwa @magdaleneid berfungsi sebagai ruang edukasi publik dan advokasi mikro yang efektif, namun belum sepenuhnya menjangkau persoalan struktural yang lebih kompleks. Studi ini memberikan kontribusi pada pemahaman mengenai bagaimana feminisme dinegosiasikan, diproduksi, dan disirkulasikan dalam ekosistem media sosial Indonesia.