Claim Missing Document
Check
Articles

. Hubungan Body Image dengan Quality of Life dan Quality of Sleep pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa Sutanto, Sutanto; Suandika, Made; Susanto, amin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2366

Abstract

Gagal-ginjal kronis (GGK) merupakan menurunnya fungsi ginjal yang terjadi dalam waktu > 3 bulan. Dikatakan GGK apabila nilai GFR < 60ml/menit/1.73m. Data dari The United States Renal Data System (USRDS) antara 2017 - 2018 kejadian GGK di seluruh dunia meningkat dari 128.636 juta menjadi 131.636 juta. Salah satu penanganan GGK dengan hemodialisa (HD). Pasien yang menjalani HD muncul berbagai masalah yang berpengaruh terhadap body image, dimana hal tersebut secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap quality of life dan quality of sleep pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan body image dengan quality of life dan quality of sleep. Metode jenis penelitian menggunakan kuantitatif, desain analitik korelaltif dan pendekatan Cros sectional dengan jumlah sampel sebanyak 134 responden menggunakan teknik sampling non probability accidental sampling dengan menggunakan instrumen kuesioner Body Image Satisfaction, World Health Organization Quality Of Life, dan Pittsburgh Sleep Quality Index. Analisa menggunakan uji Univariat dan Uji Sperman rank. Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikasi body image dengan quality of life dengan p-value < 0.005, menunjukan adanya hubungan body image dengan quality of life secara signifikan dan hasil koefisien korelasi 0.740, dan Terdapat hubungan yang signifikasi body image dengan quality of sleep dengan hasil p-value < 0.005, menunjukan adanya hubungan body image dengan quality of sleep secara signifikan dan hasil koefisien korelasi 0.689.
Hubungan Lama Operasi dan Kebutuhan Oksigenasi dengan Kejadian Shivering pada Pasien dengan Anestesi Spinal Hasan, Adhariannur; Yudono, Danang Tri; Suandika, Made; Susanto, Amin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4292

Abstract

Orang yang menjalani anestesi akan kehilangan semua indra, termasuk sentuhan, suhu, pergerakan, dan nyeri. Pasien lebih rentan shivering saat menjalani anestesi spinal karena anestesi spinal mencegah penyempitan pembuluh darah dan mendistribusikan kembali panas inti dari tubuh (di bawah level blok) ke jaringan perifer. Lamanya operasi dan kebutuhan oksigenasi adalah dua faktor yang memengaruhi kemungkinan shivering. Pasien yang shivering menggunakan lebih banyak oksigen, yang meningkatkan resiko hipoksemia dan nyeri selama prosedur anestesi spinal. Studi ini berupaya untuk memastikan apakah shivering selama anestesi spinal berhubungan dengan lamanya operasi, kebutuhan oksigenasi, atau keduanya. Desain studi deskriptif analitis cross-sectional digunakan. Metode yang dipakai dalam studi ini adalah purposive sampling, yang mencakup 89 responden menurut hasil perhitungan populasi menggunakan rumus Slovin. Uji Pearson dan peringkat Spearman digunakan dalam analisis data studi ini. Dengan kekuatan korelasi sebesar 0,291 dan nilai-p sebesar 0,006 < 0,05, hasil uji Spearman menunjukkan hubungan positif antara lamanya operasi dan kejadian shivering. Dengan menggunakan uji Pearson dengan nilai-p sebesar 0,109 > 0,05, penelitian ini tidak menemukan korelasi antara kebutuhan oksigenasi dan kejadian shivering. Pada pasien yang dilakukan anestesi spinal, terdapat korelasi positif antara jumlah shivering dan lamanya operasi. Pada pasien yang dilakukan anestesi spinal, tidak terdapat korelasi antara kebutuhan oksigen dan shivering.
Kepuasan Pasien pada Pelayanan Anestesiologi di Rumah Sakit Umum Daerah Dewandana, Rizal Rizky; Susanto, Amin; Sumarni, Tri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien pada pelayanan anestesiologi di rumah sakit daerah Cilacap. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Teknik perhitungan pada penelitian ini menggunakan rumus slovin dengan sampel sebanyak 82 sampel. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 36,6% responden berada pada usia 17 – 25 tahun. Kemudian, jenis kelamin responden lebih banyak laki-laki dengan persentase sebesar 56,1%. Untuk pasien atau responden yang paling sedikit yaitu perempuan dengan persentase sebesar 43,9%. Terakhir, pendidikan responden sebagian besar responden lebih banyak pada pendidikan dasar dengan nilai persentase sebanyak 53,65%. Kepuasan pasien sebagian besar berada pada kategori puas (100%)
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kembaran 1 Banyumas Susanto, Amin
Viva Medika Vol 13 No 02 (2020)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v13i02.513

Abstract

Hypertension is disease often called ‘the silent killer’ because it shows no early symptoms. One of risk factors for hypertension is obesity. One way to measure obesity scale is measuring value of Body Mass Index. The study aimed to know the correlation between Body Mass Index and hypertension. This study was descriptive study and conducted using a cross sectional method, sample selection using purposive sampling. Sample of this study was 106 respondents. The data that have been collected were processed using a computer program to be analyzed with Spearman correlation test. The result of this study showed that the majority of hypertension patients has normal body mass index. The results of the Spearman correlation test showed that there was a significant relationship between Body Mass Index and hypertension in the respondens where p = 0.001 (p <0.05 and r =0.605). It means this study conclude that there was relationship between Body Mass index and hypertension.
GAMBARAN EFEK SEDASI KETAMIN PROPOFOL PADA PASIEN KURETASE DENGAN GENERAL ANESTESI BERDASARKAN BISPECTRAL INDEX SCORE Ghofur, Amin Ghoni; Susanto, Amin; Adriani, Prasanti
Viva Medika Vol 16 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i4.1177

Abstract

Sedation is reduction of irritability or agitation by administration of sedative drugs. Sedation procedures are performed on patients who have anxiety and pain. Curettage is invasive procedures for women who require sedation procedures. Inadequate sedative during curettage can cause restlessness. Bad management of pain and anxiety should impact on women's psychological trauma. Ketamine-Propofol is a combination sedative drug that is effective, safe sedation and analgesia. This study aims to overview the sedative effects of ketamine propofol on curettage patients with general anesthesia based on the Bispectral index score at Margono Soekarjo Hospital, Purwokerto. The design of this study uses a descriptive observational. The sampling technique used in this research is random sampling with 38 respondents. The results showed that the sedation depth was good, the mean arterial pressure was optimal, the pulse rate was normal, the respiratory rate was normal, and the saturation was normal. Keywords: Sedation Depth, BIS, Curettage, Ketamine-Propofol
Describing Anesthesia Ready Time (ART) in the Anesthesia Services at the Central Surgical Installation of Banjarnegara Islamic Hospital Aditrisna, Dita Arum; Suandika, Made; Susanto, Amin
Viva Medika Vol 16 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i4.1227

Abstract

The use of time in anesthesia services in central surgical installations can be seen in the quality of service provided by health workers to patients. There are many factors that cause anesthesia services to take a long time. This study aims to determine the description of anesthesia ready time (ART) in anesthesia services at the Central Surgery Installation (IBS) of Banjarnegara Islamic Hospital. The research method uses quantitative data with a descriptive observational approach. The sampling technique used was purposive sampling, and the sample size according to the inclusion criteria was 128 respondents from elective surgery patients using spinal anesthesia and general anesthesia and classified as ASA I-IV status. The data collection technique is observation using ART. The results of the study showed that ART was in the good category, resulting in 114 respondents, consisting of 45 respondents with general anesthesia and 69 respondents with spinal anesthesia. Conclusion: Anesthesia services at the central surgical installation of RSI Banjarnegara are categorized as good according to international measurements using ART.
Profile of Nausea and Vomiting After Sectio Caesarea Surgery with Spinal Anesthesia at ST. Teresa Marampa Hospital Amba, Pither Batu; Susanto, Amin; Suandik, Made
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v3i10.5645

Abstract

Postoperative nausea and vomiting is a condition that can occur within 24 hours after surgery, and can impact patient harm and cause complications. This study aims to identify the incidence of nausea and vomiting in post-cesarean section patients with spinal anesthesia. This type of research is quantitative with descriptive retrospective research design. Researchers analyzed patient medical records at ST. Teresa Marampa Hospital from January to December 2023, with a sample of 80 respondents using the total sampling technique. The data collection tool used was an observation sheet. Of the 80 respondents, general characteristics based on age showed that most respondents were aged 26-35 years (45 people, 56.3%). Based on labor history, the majority were multiparous (43 people, 53.8%), and 100% of respondents had a history of at term pregnancy. Most respondents did not experience nausea and vomiting (62 people, 77.5%). The profile of nausea and vomiting after cesarean section with spinal anesthesia at ST Hospital. Teresa Marampa Hospital showed that 77.5% of respondents did not experience nausea and vomiting. This finding has important clinical implications, as these results may help in clinical decision making regarding postoperative management. By understanding the profile of nausea and vomiting, medical personnel can design more effective prevention strategies, improve patient comfort, and reduce the risk of complications.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Rehospitalisasi Pasien Gagal Jantung Kongestif Khasanah, Suci; Susanto, Amin; Rudiati, Rudiati
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 17 No. 2 (2020): Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v17i2.24

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan penyakit progresif, yang karenanya dapat menyebabkan rehospitalisasi. Penelitian bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian rehospitalisasi pasien CHF di Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Desain penelitian korelasional. Pengumpulan data dengan MMAS-8 untuk kepatuhan minum obat, DSR-SCB untuk kepatuhan diet rendah garam dan study dokumetasi rekam medik untuk mengetahui riwayat hipertensi, usia, jenis keamin, tingkat pendidikan, derajat CHF, dan komorbid. Populasi seluruh pasien CHF yang sedang dirawat. Besar sampel 30 responden yang diambil dengan teknik concecutive sampling. Hasil penelitian dengan uji korelasi Somers’d : hubungan riwayat hipertensi, kepatuhan minum obat, kepatuhan diet rendah garam dengan rehospitalisasi didapatkan hasil masing-masing ρ value : 0.032 r -0.200; ρ value : 0.032 r -0.200; ρ value : 0.021 r -0.25. Hubungan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, derajat CHF dan komorbid, didapatkan hasil masing-masing ρ value : 0.803 r -0.042; ρ value : 0.273 r -0.01; ρ value : 0.490 r -0.080; ρ value : 0.524 r -0.058; ρ value : 0.934 r 0.012; ρ value : 0.165 r -0.42; Kesimpulan ada hubungan antara riwayat hipertensi, kepatuhan minum obat, dan kepatuhan diet rendah garam terhadap kejadian rehospitalisasi di RSI Banjarnegara.
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Klasik Beethoven Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Odontektomi Diputera, Vi Paradise; Susanto, Amin; Burhan, Asmat
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.21047

Abstract

ABSTRACT Preoperative anxiety is a common problem that patients often experience before undergoing surgery, including odontectomy procedures. This anxiety can negatively affect the patient's physiological and psychological condition, as well as the postoperative recovery process. Classical music therapy, especially Beethoven's works, is believed to have a relaxing effect and can reduce anxiety levels. Objective: To determine the effect of Beethoven classical music therapy on the anxiety level of pre-operative odontectomy patients at Gunung Jati General Hospital, Cirebon City.Method: This study is a quantitative study with a pre-experimental design using a one group pretest-posttest approach. The sample consisted of 50 patients selected by total sampling technique. The instrument used was the APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) questionnaire to measure anxiety levels before and after the intervention.Results: The results showed that before being given music therapy, the majority of patients experienced moderate anxiety (66%). After the intervention of Beethoven classical music therapy for 10 minutes, the anxiety level decreased significantly to mild anxiety (84%) and no anxiety (16%). Statistical tests showed a significant difference between anxiety levels before and after the intervention (p < 0.05). Conclusion: Beethoven classical music therapy is effective in reducing the anxiety level of pre-operative odontectomy patients. This therapy can be used as a non-pharmacological intervention in anesthesia nursing practice to improve patient comfort. Keywords: Classical Music Therapy, Beethoven, Anxiety, Preoperative, Odontectomy  ABSTRAK Kecemasan pre-operatif merupakan masalah umum yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan, termasuk prosedur odontektomi. Kecemasan ini dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisiologis dan psikologis pasien, serta proses pemulihan pasca operasi. Terapi musik klasik, khususnya karya Beethoven, diyakini memiliki efek relaksasi dan mampu menurunkan tingkat kecemasan. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian terapi musik klasik Beethoven terhadap tingkat kecemasan pasien pre-operatif odontektomi di RSD Gunung Jati Kota Cirebon.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 50 pasien yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi musik, mayoritas pasien mengalami kecemasan sedang (66%). Setelah intervensi terapi musik klasik Beethoven selama 10 menit, tingkat kecemasan menurun secara signifikan menjadi kecemasan ringan (84%) dan tidak ada kecemasan (16%). Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,05).Kesimpulan: Terapi musik klasik Beethoven efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien pre-operatif odontektomi. Terapi ini dapat dijadikan intervensi non-farmakologis dalam praktik keperawatan anestesi untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Kata Kunci: Terapi Musik Klasik, Beethoven, Kecemasan, Pre Operasi, Odontektomi
Gambaran Manajemen Nyeri Post Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) Nuraeni, Novi Yulianti; Yudono, Danang Tri; Sumarni, Tri; Susanto, Amin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10652566

Abstract

Sectio caesarea (SC) merupakan proses melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding uterus. Teknik anestesi spinal dan epidural menjadi pilihan. Masalah post SC yaitu nyeri akibat insisi pembedahan. Manajemen nyeri dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Ditemukan metode baru sebagai upaya penanganan masalah pada pasien SC yaitu metode Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Manajemen Nyeri Post Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS). Penelitian dilaksanakan di RSI Fatimah Cilacap. Metode penelitian ini adalah desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 18 responden. Instrumen penelitian lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen nyeri 2 jam post ERACS secara Farmakologi paling banyak menggunakan analgesia multimodal yaitu kombinasi Ketorolac, Tramadol, Fentanyl dengan 13 responden (72,2%). Secara non farmakologi pasien melakukan mobilisasi dini pada level 1 yaitu 17 responden (94,4%), dan tercepat mobilisasi level 2 dengan 1 responden (5,6%).
Co-Authors Aditrisna, Dita Arum Adriani, Prasanti Afifah, Ishma Rayhana Akbar, Fazri Alan Marbase, Festus Amanda Sri Utari Amba, Pither Batu Amiarti, Winda Anisa Anisa Apriliyani, Ita Apriliyanti, Risni Ardan, Achmad Azzahra, Salsabila Agung Budi, Martyarini Burhan, Asmat Darmawan, Wisnu Dwi Dedi, Dedi Irawan Desy Rahayu Dewandana, Rizal Rizky Diputera, Vi Paradise Dwi Novitasari Faristanty, Audria Noviand Firdaus, Eza Kemal Ghofur, Amin Ghoni Gisbella, Choirunisa Hadi Kurniawan, Hadi Harfiyanto, Naufal Putra Haryanti, Dianita Hasan, Adhariannur Heliyana HR, Okto Hidu, Asfan La Hikmanti, Arlyana Husnul Khotimah Muliono, Siti Indah Susanti Jerau, Emiliani Elsi Kabnani, Melinda Winarti Koban, Leonardo Ekarynansya Ola Belatan Lana One, Vinsensius Lintang Suryani, Roro Made Suandika Mawarti, Mustika Ari Mixrova Sebayang, Septian Nabillah, Destiara Putri Nabitha, Kanaya Nuraeni, Novi Yulianti Nurdiamsyah, Pratomo Nurjanah, Dzawi Pangestika, Widia Pramesti Dewi Prapto Sasongko, Didik Pratama, Ilham Pratiwi, Syavira Salsabilah Putri Nola Primadiyadi, Syaikh Azib Esa Priyatama, Rajendra Putri, Ferra Ayu Apriliya Putri, Vilda Ardya Putriwardian, Kensa Dwimelita Rahmaya Nova Handayani Rena Fitri, Rena Rudiati, Rudiati Rumadan, Elsafika Sari, Dias Permata Sebayang, Septian Sebayang, Septian Mixrova Setyawati, Martyarini Budi shelina , shelina Siti Haniyah Solikhati, Nuki Soniawati, Diah Suandik, Made Suci Khasanah Sukmaningtyas, Willis Suryani, Roro Lintang Sutanto Sutanto Tarsono Tarsono Tri Sumarni Tri Yudono, Danang Waldi Rahman Wibowo, Tophan Heri Wijayanti, Indri Wilis Sukmaningtyas Wirakhmi, Ikit Netra Yudono, Danang Tri Zaky Ariyanto, Hafizh Zamron, Muhammad