Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

DESAPRENEUR DIGITAL: PEMBERDAYAAN DESA DALAM MENGOPTIMALKAN INDUSTRI KREATIF MELALUI TECHNOLOGY INFORMATION SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA GEULUMPANG SULU TIMUR Fitriani, Henni; Rahmi, Ayu; Abdurrahman, Abdurrahman; Sabrina, Najiha; Zahara, Zahara
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3338

Abstract

Geulumpang Sulu Timur merupakan desa yang berada di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Desa ini terletak tidak jauh dari beberapa perusahaan besar, pusat perbelanjaan, dan perguruan tinggi. Namun, tidak sedikit masyarakatnya yang masih kekurangan dibidang finansial. Bersumber dari wawancara dengan keuchik setempat, masyarakat Geulumpang Sulu Timur merupakan masyarakat produktif. Akan tetapi, hal tersebut masih belum dapat meningkatkan ekonomi daerahnya. Salah satu faktor penyebabnya adalah perkembangan digital yang sangat pesat namun tidak dibarengi dengan kemampuan atau pemahaman masyarakat akan fungsi media digital tersebut dalam hal peningkatan ekonomi secara finansial. Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan pemberdayaan terhadap masyarakatnya untuk mengoptimalkan industri kreatif melalui technology information. Solusi yang ditawarkan adalah dengan melakukan kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran teknologi informasi di era digital dan memperluas wawasan mengenai penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan jual beli online. Pelatihan dilakukan dengan tiga subkegiatan, yaitu pelatihan pemahaman peranan sistem informasi (media digital) dalam peningkatan ekonomi daerah, pemahaman masyarakat terhadap industri kreatif, dan penggunaan media digital dalam proses penjualan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode direct instruction dan dialog. Evaluasi kegiatan pelatihan dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa pelatihan terhadap penggunaan teknologi informasi dalam mengoptimalkan industri kreatif dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran teknologi informasi di era digital. Selain itu, pelatihan ini menambah wawasan masyarakat Desa Geulumpang Sulu Timur mengenai penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan jual beli online. Luaran dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah laporan kegiatan, publikasi jurnal ilmiah, publikasi kegiatan pada media massa, dan dihasilkannya dokumen kerjasama dengan mitra.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERBAHAN BAKU KOTORAN SAPI DI DESA TANJONG DALAM SELATAN KECAMATAN LANGKAHAN KABUPATEN ACEH UTARA Rahmi, Ayu; Dewi, Ucia Mahya; Trisfayani, Trisfayani; Simahara, Asyifa; Matondang, Husnul Ridho
Jurnal Vokasi Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i1.5026

Abstract

Tanjong Dalam Selatan merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Usaha peternakan sapi di Aceh Utara semakin pesat perkembangannya termasuk di desa Tanjong Dalam Selatan yang memiliki kelompok ternak sapi potong dan sapi perah. Namun limbah peternakan yang dihasilkan belum dimanfaatkan secara efektif dan efisien. Lingkungan dapat tercemar dan kesehatan masyarakatpun menjadi terganggu. Untuk itu diperlukan pemanfaatan kotoran sapi menjadi barang bernilai manfaat. Dalam kegiatan ini, sebagai solusi atas permasalahan tersebut dilakukan pelatihan pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk bokashi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah kotoran sapi dengan menjadikannya sebagai bahan baku pembuatan pupuk bokashi sehingga limbah kotoran sapi dapat dimanfaatkan dan tidak lagi mengganggu lingkungan. Adapun metode pendekatan diawali dengan studi literatur, selanjutnya dilakukan wawancara dengan masyarakat setempat yang memiliki ternak sapi. Kemudian dilakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk bokashi berbahan baku kotoran sapi di Desa Tanjong Dalam Selatan. Evaluasi yang dilakukan melalui pengisisan angket terdiri dari 3 item yaitu, (1) evaluasi program (2) evaluasi minat dan (3) evaluasi partisipasi masyarakat. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semua peserta sangat setuju dengan adanya kegiatan ini karena dapat membantu masyarakat dalam memanfaatkan dan mengolah kotoran sapi. Hal ini juga menunjukkan adanya kemampuan peserta pelatihan dalam memahami setiap tahapan kegiatan serta minat dan partisipasi yang tinggi yang dimiliki oleh masyarakat desa ini. Pupuk bokashi yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan ini menunjukkan tanda-tanda yang sesuai dengan ciri pupuk bokashi, dimana pupuk tersebut ditumbuhi oleh jamur berwarna putih dan memiliki bau yang sedap.
Pelatihan Penggunaan Model Pembelajaran Yang Berorientasi Pada Peserta Didik Rahmi, Ayu; Juliana, Eka; Fonna, Mutia; Zahara, Syarifah Rita; Alvina, Sirry; Fitriani, Henni; Fakhrah, Fakhrah; Nufus, Hayatun
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 8 (2025): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/av4dmd91

Abstract

Guru merupakan elemen kunci dalam dunia pendidikan. Ia memainkan peran utama dalam proses pembelajaran di setiap satuan pendidikan. Kesiapan guru dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran yang tepat sangat menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas profesional guru dalam memilih dan menerapkan model pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah 40 orang guru dari SMA Negeri 2 Bireuen, Aceh. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan dan koordinasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi hasil pelatihan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah ceramah interaktif (direct instruction) dan diskusi (dialog), yang memungkinkan guru untuk memahami konsep serta berbagi pengalaman secara langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 87% responden merasa pelatihan ini sangat membantu, 8% menyatakan membantu, 4% sedikit membantu, dan 1% tidak memberikan dampak berarti. Mayoritas peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen untuk menerapkan materi dalam pembelajaran di kelas. Dengan demikian, pelatihan ini dinilai efektif dalam mendorong guru untuk merancang pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada siswa, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran secara umum.
Pemberdayaan Petani Melalui Inovasi Irigasi Tetes Portabel Berbasis Material Daur Ulang di Desa Paloh Gadeng Fakhrah, Fakhrah; Fitriani, Henni; Unaida, Ratna; Rahmi, Ayu; Zahara, Syarifah Rita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2427

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berjudul “Pemberdayaan Petani melalui Inovasi Irigasi Tetes Portabel Berbasis Bahan Daur Ulang di Desa Paloh Gadeng” bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam merancang dan mengimplementasikan sistem irigasi tetes yang ramah lingkungan dan hemat biaya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra mencakup keterbatasan akses air dan teknik penyiraman yang kurang efisien pada lahan kering, yang berdampak pada rendahnya produktivitas hortikultura. Melalui pelatihan langsung dan pendampingan intensif, kegiatan ini memberikan solusi dengan memperkenalkan sistem irigasi tetes portabel yang memanfaatkan bahan daur ulang sebagai media utama, sehingga lebih terjangkau dan mudah diterapkan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan praktis, serta evaluasi terhadap hasil penerapan teknologi oleh petani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan petani, dengan tingkat kepuasan mitra mencapai 90%, yang mengindikasikan keberhasilan adopsi teknologi irigasi ini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan teknologi tepat guna di wilayah lain dengan kondisi serupa.
Efforts To Improve Students Multiple Intelligence In Dealing With Era 4.0 On The Subject of Basic Chemistry Rahmi, Ayu; Oktaviani, Coryna; Alvina, Sirry
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 2 No. 1 (2020): January 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i1.1878

Abstract

The study on efforts to improve students' multiple Intelligence in dealing with 4.0 era in basic chemistry courses was conducted with the aim of knowing whether the questions can be developing Multiple Intelligence and whether there was an increase in Multiple Intelligence on the student's of Faculty of Teachers Training and Education at Malikussaleh University. This study was carried out using Research and Development method or known as R&D which consists of four stages, namely the development of test questions, standardization and revision of test questions, as well as evaluation on the developed test result. The location of the study was at Faculty of Teachers Training and Education at the Malikussaleh University, located at Main Campus of Reuleut starting on the July to September 2019 with a population of all the students of Faculty of Teachers Training and Education at the Malikussaleh University. The samples in this study were students of the Department of Chemistry Education in semester 2, 4, and 6 with 20 students for each term and were taken by means of purposive sampling. Based on the results of the R&D stages, qualitative and quantitative data were obtained, then the data were analyzed using the comparison and percentage formulas. The results obtained was that there was an increase in the percentage of the value of N-gain by 82%. These results indicated a high increase from before to afterwards the treatment was implemented in this study.
The development of flashcard learning media based on make a match on colloid Fitriani, Henni; Imanda, Riska; Rahmi, Ayu; Nurmalinda, Siti
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 3 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v3i5.6069

Abstract

This study aimed to determined the feasibility of the Make a Match-Based Flashcard learning media on colloidal material. The subjects of this study were the students of the State Senior High School 1 Muara Batu and the Private High School Jabalnur as many as 25 students. This study refers to the type of Research and Development (R&D) with a 4D model. This research was carried out until the limited trial stage. The stages carried out in this research are Define, Design, Develop. In the Define stage, concept analysis is carried out, at the design stage, the design of learning media to be developed is carried out, at the Develop stage the development of Make a Match-Based Flashcard media is carried out and limited trials on research subjects. The results showed that the Make a Match-Based Flashcard media was valid with a media validity percentage of 88% (very good), and material validity of 85% (very good). The results of data analysis showed the feasibility with a percentage value of 92.30% (very feasible). Based on the results of the study conducted, it can be concluded that the Make a Match-Based Flashcard media is very suitable to be used as a learning medium on colloidal material.
Science process skills structure and activity of inorganic compounds reviewing from knowledge of prospective chemistry teachers Fitriani, Henni; Mellyzar, M; Rahmi, Ayu
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v4i2.7288

Abstract

The purposes of this study is to make it easier for students to understand a material and improve students' process skills, thus making students more interactive. The learning process is carried out in groups, interactively, formulates problems, and evaluates gaps in their knowledge, studies and searches for materials related to problems and solutions to these problems. Then students can ask questions, and determine answers to questions that are excluded from everyday experience. Then they also have the ability to describe, explain and predict natural phenomena in the structure and reactivity of inorganic compounds. This study is a quantitative-research with pre-experimental One-Shot Case Study research with the research target of 7th semester students of chemistry education study program who are prospective chemistry teachers. This study uses a rubric test in the form of description questions. The results showed that the results of students' sciences process skills on the structure and reactivity of inorganic compounds had reached the percentages obtained by students on the criteria of observing, classifying, measuring, communicating, predicting, and drawing verbal conclusions, namely 87.50%, 88.75 %, 83.75%, 93.75%, 85%, and 91.25%. So that the average percentage of these criteria is 87.75% with a score of 3.51. With the results obtained, prospective chemistry teachers can improve the learning of science process skills and increase mastery of basic concepts of inorganic chemistry, especially on the material structure and reactivity of inorganic compounds.
The Effect of Active Knowledge Sharing Strategy on Cognitive Learning Outcomes and Students' Learning Activities on Chemical Bonding Material Khairunnisa, Dyah; Rahmi, Ayu; Muliaman, Agus
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.835

Abstract

This research is an Active Knowledge Sharing Strategy in learning chemical bonds to examine its effect on cognitive achievement and learning activities of students. This strategy encourages students to be active subjects in the learning process, not just recipients of information. Quantitative approach with Intact Group Comparison design was used at SMAS Syamsuddhuha in the odd semester of the 2024/2025 academic year. The sample was taken purposively by considering certain characteristics: each class consisted of 20 students. The research instruments consisted of 16 multiple choice questions and observation sheets that had been tested for validity, reliability, difficulty level, and differentiation. The results showed that the experimental class using active knowledge sharing strategy had an average cognitive achievement of 72.50 far above the control class which reached 56.25. In terms of learning activities, the experimental class achieved an average score of 75.22 almost twice that of the control class of 40.47, indicating a statistically significant difference. Thus, the active knowledge sharing strategy proved to be effective in improving students' cognitive understanding and learning activities on chemical bonding materials.
Collaborative Learning in Science Education: A Systematic Review on Enhancing 21st Century Skills and Overcoming Implementation Barriers Safriana, Safriana; Irfan, Ade; Rahmi, Ayu; Fadilla, Nur
Asian Journal of Science Education Vol 7, No 2: October, 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/ajse.v7i2.48465

Abstract

In the era of 21st-century education, the ability to think critically, collaborate effectively, and solve complex problems has become essential for student success, particularly in science education. This study aims to examine the effectiveness of collaborative learning in science education through a Systematic Literature Review (SLR) using the PRISMA method. A total of 188 articles from the Scopus database were systematically screened, resulting in six main articles selected for further analysis. The research instruments included a literature analysis table and the VOSviewer application for keyword mapping. The findings indicate that collaborative learning enhances students academic performance, critical thinking, creativity, teamwork, and problem-solving skills. However, challenges such as low collaborative competence among students and insufficient teacher facilitation remain significant barriers. Therefore, the implementation of collaborative learning must be supported by well-planned and contextual pedagogical interventions to align with the demands of 21st-century education.
ANALISIS KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA SMA KELAS XI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION Rahmi, Ayu; Fitriani, Henni; Masrini, Masrini
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i2.8244

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan kolaborasi siswa SMA kelas XI melalui model pembelajaran auditory, intellectually, repetition. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan populasi seluruh siswa kelas XI MIA di SMA Negeri 1 Muara Batu tahun ajaran 2022/2023 yang terdiri dari 6 kelas yaitu kelas XI MIA 1, XI MIA 2, XI MIA 3, XI MIA 4, XI MIA 5, dan XI MIA 6 dengan jumlah sebanyak 186 siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI MIA 2, XI MIA 3, dan XI MIA 4 sebanyak 102 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan lembar observasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian dari 102 sampel menunjukkan bahwa frekuensi keterampilan kolaborasi siswa tertinggi berada pada kategori sedang sebesar 37,25%.