Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pelestarian Suling Bambu melalui Ekstrakurikuler Kesenian: Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Hartatik, Sri; Septyani, Marsella Duwi
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022325

Abstract

Melalui kegiatan ekstrakurikuler musik, program ini berupaya mendidik anak-anak tentang alat musik tradisional daerah dan menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal. Seni memainkan suling bambu adalah fokus utama dari kegiatan ekstrakurikuler musik sekolah. Proyek penjangkauan masyarakat telah menghasilkan hasil yang positif : Pembentukan kegiatan sekolah yang bertujuan untuk membiasakan siswa dengan instrumen daerah mereka. Instrumen musik dan melodi rakyat juga dilestarikan dalam upaya melestarikan pertunjukan seni sedini mungkin, pada pertemuan kedua ditetapkan jadwal kegiatan ekstrakurikuler musik selama dua jam, penggunaan suling bambu dalam kegiatan ekstrakurikuler sebagai iringan musik, kegiatan ekstrakurikuler musik dievaluasi pada bagian ini. Hal ini dimungkinkan untuk melaksanakan program pendukung kegiatan pengabdian masyarakat sesuai dengan rencana yang telah disusun. Aman untuk mengatakan bahwa tidak semua orang yang ambil bagian memiliki pemahaman yang kuat tentang aturan dan konsep permainan. Peserta kegiatan ekstrakurikuler musik suling bambu cukup aktif dan antusias, membuktikan bahwa kegiatan ini mendapat sambutan yang baik.
Pendampingan Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru Sekolah Dasar Authar, Nailul; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Alfiah, Alfiah
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022316

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan guru dalam penelitian tindakan masih kurang, menurut sebuah penelitian. Guru, di sisi lain, merasa kesulitan untuk melaksanakan kegiatan kelas selama masa pandemi ini. Selama pandemi COVID-19, dukungan harus diberikan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jika terjadi pandemi COVID-19 di masa mendatang, dukungan ini dimaksudkan untuk membantu guru meningkatkan kemampuannya dalam mengorganisir, mengelola, mempresentasikan, dan mempublikasikan hasil penelitian tindakan kelas. Presentasi kuliah, percakapan tatap muka, dan dialog online dan offline) digunakan untuk menerapkan teknik pendampingan. Kemudian dilakukan analisis deskriptif terhadap data tersebut. Guru dari TK dan SD Namira di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mengikuti berbagai kegiatan di sekolah tersebut. Ada peningkatan penelitian tentang sifat analisis data tindakan, serta peningkatan kemampuan untuk merencanakan dan melakukan penelitian tindakan di kelas. Terdapat peningkatan pengembangan instrumen penelitian tindakan sekolah, serta peningkatan penyajian hasil penelitian. Peningkatan kompetensi guru dari kategori “baik” (64%) menjadi “sangat baik” (92%).
Congklak Bilangan: Sebuah Program Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Rulyansah, Afib; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rihlah, Jauharotur; Azzahra, Surnia Maulidah
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022307

Abstract

Congklak Bilangan (COGAN) digunakan untuk mengajar siswa tentang FPB dan KPK dalam proyek pengabdian masyarakat. Selain itu, melalui program ini juga dilakukan upaya untuk mengamankan masa depan kedua permainan klasik Congklak tersebut. Siswa kelas 4 akan mengikuti kegiatan ini. Istilah "pelatihan" dan "pendampingan" mengacu pada penggunaan pendekatan pembelajaran aktif oleh peserta program. Topik FPB dan KPK diajarkan dalam rangkaian kuliah, dilanjutkan dengan video tentang congklak, pembuatan COGAN, dan penggunaannya dalam pembelajaran mata pelajaran tersebut. Akhirnya dilakukan evaluasi. Desain COGAN ditemukan menarik oleh 84,6 persen siswa dan menyenangkan untuk dipelajari oleh 88 persen siswa dalam hasil survei pasca pelatihan. Sebuah alternatif untuk konsep FPB dan KPK dalam matematika disediakan oleh temuan ini.
Flipped Learning oleh Guru Sekolah Dasar: Sebuah Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Mariati, Pance; Nurfaiza, Yusril Izza
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022321

Abstract

Siswa sekolah dasar sangat terpukul oleh pandemi Covid-19, yang telah mempengaruhi hampir setiap bidang kehidupan mereka. Ada kebutuhan untuk menemukan model pembelajaran alternatif yang memadai dan relevan dengan fitur siswa dan dapat digunakan dalam keadaan terbatas seperti flipped learning. Sebagai bagian dari kontribusi masyarakat ini, Madrasah Ibtidaiyah telah diberi kesempatan untuk menerapkan pembelajaran terbalik sehingga sekolah lain, seperti itu, memiliki kesempatan yang sama untuk mempromosikan pembelajaran yang sukses. Teori flipped learning diperkenalkan pada hari pertama kebaktian ini, yang berlangsung selama dua hari. Sebagai bagian dari layanan ini, peserta pelatihan memiliki pilihan untuk membuat video instruksional yang akan digunakan. Untuk mengintegrasikan flipped learning di madrasah, guru mendampingi seluruh komponen pembelajaran. Menurut rata-rata skor pre-test 40 sampai 70, meningkat 30 persen, pengetahuan guru tentang flipped learning meningkat secara signifikan. Akibatnya, tidak hanya guru yang lebih mampu memahami murid mereka, tetapi siswa dan guru sama-sama mendapatkan perspektif dan perspektif baru tentang pembelajaran secara keseluruhan.
Pendampingan Guru Sekolah Dasar dalam Pembuatan Asesmen Digital Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Hartatik, Sri; Aisah, Putri Lailatul
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022312

Abstract

Sebagai patokan, hasil penilaian online (digital assessment) diyakini lebih akurat dan objektif. Sekolah yang tidak mampu menerapkan evaluasi digital menjadi sasaran proyek pengabdian masyarakat ini. Seesaw dapat digunakan sebagai pengganti penilaian portofolio digital dalam situasi ini. Seesaw tentunya merupakan salah satu bentuk pembelajaran aktif yang melengkapi kompetensi kurikulum 2013. Diyakini bahwa dengan berpartisipasi dalam proyek layanan ini, instruktur akan lebih siap untuk menggunakan penilaian digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Ada 150 instruktur se-Jawa Timur yang mengikuti pelatihan tersebut. Dalam hal ini, aplikasi Zoom Conference digunakan. Guru yang berpartisipasi dalam survei melaporkan bahwa mereka akrab dengan pengembangan penilaian digital dan konsep penilaian asli. Kesempatan menjadi relawan ini dapat membantu pemerintah meningkatkan pengalaman pendidikan bagi anak-anak di sekolah dasar. Evaluasi digital yang digunakan secara sungguh-sungguh akan meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan memberikan makna yang lebih.
Optimalisasi komunikasi pemasaran digital bagi UMKM di Karangrejo, Kediri Karya, Denis Fidita; Anshori, Mohamad Yusak; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Adinugroho, Mukhtar; Zhulqurnain, Mohamad Rijal Iskandar; Khusnah, Hidayatul
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023622

Abstract

Kediri, salah satu kota di Jawa Timur, memiliki UMKM yang beragam, tetapi juga menghadapi masalah serupa. Pemerintah setempat telah berupaya meningkatkan kinerja UMKM melalui akses keuangan lebih mudah dan promosi produk. Namun, di desa Karangrejo, Kediri, UMKM menghadapi kendala keterbatasan akses keuangan, kurangnya pengetahuan manajemen, dan kurangnya pengembangan bisnis. Untuk mengatasi ini, Tim Pengabdian Masyarakat FEBTD UNUSA membantu dengan pelatihan dan pengembangan strategi, terutama dalam bidang Marketing Communication (MarCom). MarCom adalah alat penting untuk mempromosikan produk UMKM. Ini mencakup branding, komunikasi pemasaran, hubungan pelanggan, promosi langsung, dan konten pemasaran. Dalam dunia digital, MarCom digital menjadi kunci sukses. Ini membantu UMKM menjangkau pasar yang lebih luas, efisien biaya, meningkatkan brand awareness, menargetkan konsumen tepat, dan memungkinkan pengukuran yang akurat. UMKM di Karangrejo, Kediri, memiliki masalah manajemen, kurangnya strategi pemasaran, dan keterbatasan dana. Mereka perlu memperkuat manajemen, mengembangkan strategi pemasaran, mencari sumber dana tambahan, memanfaatkan teknologi, dan melakukan riset pasar yang lebih baik. Dukungan dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat penting untuk membantu UMKM mengatasi tantangan ini. Melalui upaya bersama, UMKM di Karangrejo dapat tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Abstract: Kediri, a city in East Java, has a variety of MSMEs, but also faces similar problems. The local government has made efforts to improve the performance of MSMEs through easier access to finance and product promotion. However, in Karangrejo village, Kediri, MSMEs face limited financial access, lack of management knowledge, and lack of business development. To overcome this, the FEBTD UNUSA Community Service Team helps with training and strategy development, especially in the field of Marketing Communication (MarCom). MarCom is an important tool for promoting MSME products. This includes branding, marketing communications, customer relations, direct promotion and content marketing. In the digital world, MarCom digital is the key to success. This helps MSMEs reach a wider market, is cost efficient, increases brand awareness, targets the right consumers, and enables accurate measurement. SMEs in Karangrejo, Kediri, have management problems, lack of marketing strategies, and limited funds. They need to strengthen management, develop marketing strategies, seek additional funding sources, utilize technology, and conduct better market research. Support from the government, the private sector and the community is important to help MSMEs overcome this challenge. Through joint efforts, MSMEs in Karangrejo can grow and contribute more to national economic growth.
Habituasi Pembelajaran Digital selama Pandemi Covid-19 Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Authar, Nailul; Firdhausyah, Yasmin Afra
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022317

Abstract

Tidak mungkin mengabaikan fakta bahwa sekolah akan terkena dampak dari munculnya Covid-19 dan apa yang disebut Era Pandemi. Memanfaatkan kebijakan work from home juga berdampak pada pembelajaran dari rumah, membuat kebijakan baru yang mengharuskan proses pembelajaran dilakukan secara online melalui media (teknologi). Teknik Pembelajaran Jarak Jauh paling efektif jika memiliki pemahaman teknologi yang baik. Karena kompleksitas teknologi, setiap orang yang terlibat dalam Pembelajaran Jarak Jauh—profesional pengajar dan siswa serta walinya—harus melek teknologi. Kenyataannya, pihak-pihak yang harus terlibat tidak sepenuhnya menguasai penguasaan teknologi. Sejumlah faktor berkontribusi terhadap hal ini, termasuk kurangnya pengalaman mereka yang terlibat dalam pembelajaran jarak jauh, yang harus menggunakan media yang membutuhkan penguasaan teknologi, serta rendahnya kualitas atau karakteristik Perangkat yang dimiliki dan ketidakmampuan sebagian orang, terutama orang tua, untuk berpartisipasi secara aktif. Keterlibatan dalam pendidikan anak Di era epidemi ini, diperlukan upaya bantuan pendidikan dini yang komprehensif untuk memastikan bahwa pendidikan bermanfaat bagi semua pihak. Proses Pembelajaran Jarak Jauh dan Online College harus berhasil jika ingin memenuhi kurikulum yang telah ditentukan, dan pengabdian ini merupakan upaya untuk mewujudkan bahwa semua pihak harus berpartisipasi secara aktif.
Karakterisasi Pendidikan Anti Korupsi dan Wawasan Kebangsaan: Program Pengabdian Masyarakat Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Rihlah, Jauharotur; Nurfaiza, Yusril Izza
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022308

Abstract

Semakin banyaknya pengaruh buruk dari globalisasi secara bertahap mengikis pemahaman tentang etnisitas dan benar-benar mencintai tanah air. Ditambah lagi dengan maraknya korupsi yang mempengaruhi setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Tema pengabdian kepada masyarakat SD Namira Probolinggo adalah penguatan positif wawasan kebangsaan dan pendidikan anti korupsi, yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana nilai-nilai tersebut ditanamkan kepada siswa melalui program pembiasaan di sekolah. Metode Konseling orang tua dan gerakan pembiasaan karakter bangsa di sekolah adalah dua metode yang digunakan untuk membantu mencapai tujuan tersebut. Persiapan tahap pertama meliputi perizinan, koordinasi, dan sosialisasi dengan SD Namira, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, serta pelaksanaan tahap kedua. Sosialisasi dan penyuluhan merupakan bagian dari pelaksanaan tahap kedua. Poster korupsi di sudut adalah cara yang bagus untuk membiasakan siswa dengan gagasan untuk menghindarinya di tempat kerja. Tahap keempat, yang terdiri dari evaluasi kegiatan dan penyusunan laporan kegiatan. Partisipatif, keterlibatan aktif dari guru, siswa, dan orang tua siswa adalah metode yang digunakan dalam pendekatan ini. Ketika generasi muda terpapar pendidikan antikorupsi di sekolah, maka membantu memperkuat karakter dan jiwa moral bangsa.
Integrasi Augmented Reality pada Pembelajaran Online Jenjang Sekolah Dasar: Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Mariati, Pance; Nashirin, Rohmatun
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022322

Abstract

Minat dan motivasi siswa dapat mulai berkurang karena kebosanan dalam pembelajaran online jika media pembelajaran tidak digunakan secara maksimal. Tingkat minat siswa terhadap materi yang dipelajarinya serta tingkat motivasinya untuk melakukannya keduanya dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan media pengajaran online dalam konteks pendidikan online. Media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality akan digunakan untuk meningkatkan pengalaman belajar online siswa sekolah dasar. Sebagai bentuk Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT PPD Covid-19) yang diselenggarakan Universitas Nahdatul Ulama Surabaya bidang Pendidikan, program ini ditawarkan. Aplikasi Whatsapp Group digunakan untuk mempermudah sosialisasi online dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Aksi yang dilakukan pada tanggal 1 Desember tahun 2021. Mata uang rupiah Indonesia menjadi topik pembahasan dalam materi pendidikan yang digunakan oleh siswa. SDN Tambelang I, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo menjadi tempat sosialisasi. Sepuluh siswa dari kelas III menjadi sasaran dari inisiatif KKNT ini. Menjelang masa pandemi Covid-19, temuan KKNT ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality membantu menumbuhkan rasa senang dan minat belajar di kalangan siswa. Selain itu, siswa dapat belajar tentang teknologi baru dengan menggunakan media pembelajaran interaktif.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik melalui Pengembangan Soal berorientasi HOTS: Konteks Guru Sekolah Dasar bidang Matematika dan IPA Hartatik, Sri; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Septyani, Marsella Duwi
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022313

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan pendampingan kepada para guru matematika dan IPA di SDN Ranuagung III dengan penyusunan dan pengembangan soal-soal berbasis pemikiran tingkat tinggi (HOT). SDN Ranuagung III Sd Tiris, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur menjadi lokasi kegiatan pendampingan. Seratus empat puluh empat anggota staf pengajar SD Probolinggo hadir. Pelatihan dan pendampingan hanyalah dua dari banyak metode yang digunakan dalam upaya sukarela ini. Teknik ceramah, diskusi, dan tanya jawab digunakan untuk mengajarkan siswa bagaimana mempersiapkan pertanyaan berbasis HOT. Untuk alasan ini, bantuan diberikan dalam mengembangkan dan mengerjakan ulang kueri berbasis HOT dan dalam mengubah kueri berbasis HOT. Guru sekarang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang cara membuat pertanyaan berbasis HOT sebagai hasil dari kegiatan pendampingan. Hal ini terlihat dari hasil set soal berbasis HOT.