Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar dalam Menerapkan Authentic Assesment Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rihlah, Jauharotur; Wardhani, Rifka Putr
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022306

Abstract

Telah terjadi peningkatan pentingnya penilaian proses sebagai akibat dari penekanan kurikulum 2013 pada pembelajaran berbasis aktivitas. Penilaian otentik diperlukan sebagai pengganti evaluasi berbasis pengujian, yang hanya mengukur kompetensi pengetahuan (mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil). Kurikulum 2013 menekankan pentingnya pengujian dunia nyata. Ini adalah penilaian lengkap yang melihat input, proses, dan hasil pembelajaran. Masalah dunia nyata, bukan masalah kelas, harus menjadi fokus evaluasi otentik. penerapan berbagai teknik dan standar holistik (kompetensi yang lengkap mencerminkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap). Penilaian yang benar tidak hanya berfokus pada seberapa banyak yang diketahui siswa, tetapi pada seberapa banyak yang dapat mereka lakukan. Penilaian otentik memerlukan guru yang berpengalaman dalam kesulitan yang dihadapi siswa di dunia nyata. Kurikulum baru tahun ini mengharuskan instruktur untuk menggunakan jenis penilaian baru, tetapi sebagian besar belum mengembangkannya. Penilaian kinerja, evaluasi produk, dan penilaian proyek adalah contoh penilaian otentik yang dimaksud. penilaian), evaluasi emosional, dan penilaian portofolio adalah contoh lebih lanjut dari penilaian otentik. Kompetensi pedagogik guru dapat ditingkatkan dengan kegiatan in-house training, yang dapat didasarkan pada fakta-fakta yang disajikan di atas mengenai keadaan guru. Untuk meningkatkan kemampuan instruktur dalam menyusun dan menyusun formulir penilaian otentik, seperti evaluasi kinerja, evaluasi produk, evaluasi proyek, evaluasi afektif dan evaluasi portofolio, tujuan dari latihan ini adalah untuk (penilaian portofolio).
Peningkatan Keterampilan Membaca Siswa Kelas Tinggi melalui Multimedia Interaktif: Program Pengabdian Masyarakat pada Konteks Sekolah Dasar Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Basuki, Edi Pujo; Azzahra, Surnia Maulidah
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022320

Abstract

Siswa di Sekolah Dasar (SD) akan diuntungkan dengan pengembangan layanan ini karena akan melibatkan penggunaan multimedia sebagai alat bantu pengajaran. Menggunakan studi pengembangan Gall dan Borg, layanan ini menggunakan pendekatan RD. Di SDN Ranuagung III, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, layanan ini ditawarkan kepada masyarakat. Pembelajaran (multimedia) terdiri dari buku siswa, buku guru, dan RPP. Model pendidikan terintegrasi dengan sejumlah perangkat (RPP) yang berbeda. Menggunakan multimedia dalam hubungannya dengan model pembelajaran berbasis inkuiri telah terbukti meningkatkan prestasi siswa dalam matematika dan sains. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji statistik yang dikenal dengan uji-t, dimana statistik thitung (9,98) lebih tinggi dari statistik ttabel (2,00), menunjukkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi hanya tergabung dalam pembelajaran inkuiri. Tidak ada tanda-tanda peningkatan kepraktisan model yang ditunjukkan oleh 33,9 persen dari segi kepraktisan tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Peningkatan Literasi Digital melalui Pembelajaran Daring: Pengabdian Masyarakat untuk Guru Sekolah Dasar Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Rulyansah, Afib; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Nafiah, Nafiah; Najjah, Ashfiyatun
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022311

Abstract

Kurangnya kemampuan guru di SDN Tegalrejo Kecamatan Drigu, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur dalam menyelenggarakan pembelajaran online dengan memanfaatkan berbagai fitur online menjadi sumber kesulitan yang melatarbelakangi pengabdian kepada masyarakat ini. Tujuan layanan ini adalah untuk memberikan kepada pengguna pengetahuan dan kemampuan yang diperlukan untuk memanfaatkan secara efektif berbagai kemampuan online yang dapat diakses melalui platform pembelajaran online. Ceramah, diskusi kelompok, dan praktik langsung membentuk banyak komponen dari gaya pelatihan ini. Luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain guru memiliki pemahaman tentang komponen yang digunakan dalam penyampaian pendidikan online dan kemampuan yang diperlukan untuk mengefektifkan penggunaan komponen online seperti google classroom dan zoom meeting. Manfaat lain dapat diperoleh dengan mengikuti pelatihan ini. Peserta tidak hanya dapat mengikuti pembelajaran online, tetapi juga dapat membuat video pembelajaran dengan bantuan fitur zoom meeting. Video-video ini akan terdiri dari presentasi materi yang diikuti dengan tampilan materi yang sedang dipelajari. Agar siswa dapat mandiri dari jaringan internet, hal ini merupakan salah satu cara yang dapat diterapkan untuk pembelajaran yang berlangsung secara offline.
Pelestarian Suling Bambu melalui Ekstrakurikuler Kesenian: Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Hartatik, Sri; Septyani, Marsella Duwi
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022325

Abstract

Melalui kegiatan ekstrakurikuler musik, program ini berupaya mendidik anak-anak tentang alat musik tradisional daerah dan menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal. Seni memainkan suling bambu adalah fokus utama dari kegiatan ekstrakurikuler musik sekolah. Proyek penjangkauan masyarakat telah menghasilkan hasil yang positif : Pembentukan kegiatan sekolah yang bertujuan untuk membiasakan siswa dengan instrumen daerah mereka. Instrumen musik dan melodi rakyat juga dilestarikan dalam upaya melestarikan pertunjukan seni sedini mungkin, pada pertemuan kedua ditetapkan jadwal kegiatan ekstrakurikuler musik selama dua jam, penggunaan suling bambu dalam kegiatan ekstrakurikuler sebagai iringan musik, kegiatan ekstrakurikuler musik dievaluasi pada bagian ini. Hal ini dimungkinkan untuk melaksanakan program pendukung kegiatan pengabdian masyarakat sesuai dengan rencana yang telah disusun. Aman untuk mengatakan bahwa tidak semua orang yang ambil bagian memiliki pemahaman yang kuat tentang aturan dan konsep permainan. Peserta kegiatan ekstrakurikuler musik suling bambu cukup aktif dan antusias, membuktikan bahwa kegiatan ini mendapat sambutan yang baik.
Pendampingan Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru Sekolah Dasar Authar, Nailul; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Alfiah, Alfiah
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022316

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan guru dalam penelitian tindakan masih kurang, menurut sebuah penelitian. Guru, di sisi lain, merasa kesulitan untuk melaksanakan kegiatan kelas selama masa pandemi ini. Selama pandemi COVID-19, dukungan harus diberikan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jika terjadi pandemi COVID-19 di masa mendatang, dukungan ini dimaksudkan untuk membantu guru meningkatkan kemampuannya dalam mengorganisir, mengelola, mempresentasikan, dan mempublikasikan hasil penelitian tindakan kelas. Presentasi kuliah, percakapan tatap muka, dan dialog online dan offline) digunakan untuk menerapkan teknik pendampingan. Kemudian dilakukan analisis deskriptif terhadap data tersebut. Guru dari TK dan SD Namira di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mengikuti berbagai kegiatan di sekolah tersebut. Ada peningkatan penelitian tentang sifat analisis data tindakan, serta peningkatan kemampuan untuk merencanakan dan melakukan penelitian tindakan di kelas. Terdapat peningkatan pengembangan instrumen penelitian tindakan sekolah, serta peningkatan penyajian hasil penelitian. Peningkatan kompetensi guru dari kategori “baik” (64%) menjadi “sangat baik” (92%).
Congklak Bilangan: Sebuah Program Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Rulyansah, Afib; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rihlah, Jauharotur; Azzahra, Surnia Maulidah
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022307

Abstract

Congklak Bilangan (COGAN) digunakan untuk mengajar siswa tentang FPB dan KPK dalam proyek pengabdian masyarakat. Selain itu, melalui program ini juga dilakukan upaya untuk mengamankan masa depan kedua permainan klasik Congklak tersebut. Siswa kelas 4 akan mengikuti kegiatan ini. Istilah "pelatihan" dan "pendampingan" mengacu pada penggunaan pendekatan pembelajaran aktif oleh peserta program. Topik FPB dan KPK diajarkan dalam rangkaian kuliah, dilanjutkan dengan video tentang congklak, pembuatan COGAN, dan penggunaannya dalam pembelajaran mata pelajaran tersebut. Akhirnya dilakukan evaluasi. Desain COGAN ditemukan menarik oleh 84,6 persen siswa dan menyenangkan untuk dipelajari oleh 88 persen siswa dalam hasil survei pasca pelatihan. Sebuah alternatif untuk konsep FPB dan KPK dalam matematika disediakan oleh temuan ini.
Flipped Learning oleh Guru Sekolah Dasar: Sebuah Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Mariati, Pance; Nurfaiza, Yusril Izza
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022321

Abstract

Siswa sekolah dasar sangat terpukul oleh pandemi Covid-19, yang telah mempengaruhi hampir setiap bidang kehidupan mereka. Ada kebutuhan untuk menemukan model pembelajaran alternatif yang memadai dan relevan dengan fitur siswa dan dapat digunakan dalam keadaan terbatas seperti flipped learning. Sebagai bagian dari kontribusi masyarakat ini, Madrasah Ibtidaiyah telah diberi kesempatan untuk menerapkan pembelajaran terbalik sehingga sekolah lain, seperti itu, memiliki kesempatan yang sama untuk mempromosikan pembelajaran yang sukses. Teori flipped learning diperkenalkan pada hari pertama kebaktian ini, yang berlangsung selama dua hari. Sebagai bagian dari layanan ini, peserta pelatihan memiliki pilihan untuk membuat video instruksional yang akan digunakan. Untuk mengintegrasikan flipped learning di madrasah, guru mendampingi seluruh komponen pembelajaran. Menurut rata-rata skor pre-test 40 sampai 70, meningkat 30 persen, pengetahuan guru tentang flipped learning meningkat secara signifikan. Akibatnya, tidak hanya guru yang lebih mampu memahami murid mereka, tetapi siswa dan guru sama-sama mendapatkan perspektif dan perspektif baru tentang pembelajaran secara keseluruhan.
Pendampingan Guru Sekolah Dasar dalam Pembuatan Asesmen Digital Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Hartatik, Sri; Aisah, Putri Lailatul
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022312

Abstract

Sebagai patokan, hasil penilaian online (digital assessment) diyakini lebih akurat dan objektif. Sekolah yang tidak mampu menerapkan evaluasi digital menjadi sasaran proyek pengabdian masyarakat ini. Seesaw dapat digunakan sebagai pengganti penilaian portofolio digital dalam situasi ini. Seesaw tentunya merupakan salah satu bentuk pembelajaran aktif yang melengkapi kompetensi kurikulum 2013. Diyakini bahwa dengan berpartisipasi dalam proyek layanan ini, instruktur akan lebih siap untuk menggunakan penilaian digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Ada 150 instruktur se-Jawa Timur yang mengikuti pelatihan tersebut. Dalam hal ini, aplikasi Zoom Conference digunakan. Guru yang berpartisipasi dalam survei melaporkan bahwa mereka akrab dengan pengembangan penilaian digital dan konsep penilaian asli. Kesempatan menjadi relawan ini dapat membantu pemerintah meningkatkan pengalaman pendidikan bagi anak-anak di sekolah dasar. Evaluasi digital yang digunakan secara sungguh-sungguh akan meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan memberikan makna yang lebih.
Optimalisasi komunikasi pemasaran digital bagi UMKM di Karangrejo, Kediri Karya, Denis Fidita; Anshori, Mohamad Yusak; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Adinugroho, Mukhtar; Zhulqurnain, Mohamad Rijal Iskandar; Khusnah, Hidayatul
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023622

Abstract

Kediri, salah satu kota di Jawa Timur, memiliki UMKM yang beragam, tetapi juga menghadapi masalah serupa. Pemerintah setempat telah berupaya meningkatkan kinerja UMKM melalui akses keuangan lebih mudah dan promosi produk. Namun, di desa Karangrejo, Kediri, UMKM menghadapi kendala keterbatasan akses keuangan, kurangnya pengetahuan manajemen, dan kurangnya pengembangan bisnis. Untuk mengatasi ini, Tim Pengabdian Masyarakat FEBTD UNUSA membantu dengan pelatihan dan pengembangan strategi, terutama dalam bidang Marketing Communication (MarCom). MarCom adalah alat penting untuk mempromosikan produk UMKM. Ini mencakup branding, komunikasi pemasaran, hubungan pelanggan, promosi langsung, dan konten pemasaran. Dalam dunia digital, MarCom digital menjadi kunci sukses. Ini membantu UMKM menjangkau pasar yang lebih luas, efisien biaya, meningkatkan brand awareness, menargetkan konsumen tepat, dan memungkinkan pengukuran yang akurat. UMKM di Karangrejo, Kediri, memiliki masalah manajemen, kurangnya strategi pemasaran, dan keterbatasan dana. Mereka perlu memperkuat manajemen, mengembangkan strategi pemasaran, mencari sumber dana tambahan, memanfaatkan teknologi, dan melakukan riset pasar yang lebih baik. Dukungan dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat penting untuk membantu UMKM mengatasi tantangan ini. Melalui upaya bersama, UMKM di Karangrejo dapat tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Abstract: Kediri, a city in East Java, has a variety of MSMEs, but also faces similar problems. The local government has made efforts to improve the performance of MSMEs through easier access to finance and product promotion. However, in Karangrejo village, Kediri, MSMEs face limited financial access, lack of management knowledge, and lack of business development. To overcome this, the FEBTD UNUSA Community Service Team helps with training and strategy development, especially in the field of Marketing Communication (MarCom). MarCom is an important tool for promoting MSME products. This includes branding, marketing communications, customer relations, direct promotion and content marketing. In the digital world, MarCom digital is the key to success. This helps MSMEs reach a wider market, is cost efficient, increases brand awareness, targets the right consumers, and enables accurate measurement. SMEs in Karangrejo, Kediri, have management problems, lack of marketing strategies, and limited funds. They need to strengthen management, develop marketing strategies, seek additional funding sources, utilize technology, and conduct better market research. Support from the government, the private sector and the community is important to help MSMEs overcome this challenge. Through joint efforts, MSMEs in Karangrejo can grow and contribute more to national economic growth.
Habituasi Pembelajaran Digital selama Pandemi Covid-19 Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Authar, Nailul; Firdhausyah, Yasmin Afra
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022317

Abstract

Tidak mungkin mengabaikan fakta bahwa sekolah akan terkena dampak dari munculnya Covid-19 dan apa yang disebut Era Pandemi. Memanfaatkan kebijakan work from home juga berdampak pada pembelajaran dari rumah, membuat kebijakan baru yang mengharuskan proses pembelajaran dilakukan secara online melalui media (teknologi). Teknik Pembelajaran Jarak Jauh paling efektif jika memiliki pemahaman teknologi yang baik. Karena kompleksitas teknologi, setiap orang yang terlibat dalam Pembelajaran Jarak Jauh—profesional pengajar dan siswa serta walinya—harus melek teknologi. Kenyataannya, pihak-pihak yang harus terlibat tidak sepenuhnya menguasai penguasaan teknologi. Sejumlah faktor berkontribusi terhadap hal ini, termasuk kurangnya pengalaman mereka yang terlibat dalam pembelajaran jarak jauh, yang harus menggunakan media yang membutuhkan penguasaan teknologi, serta rendahnya kualitas atau karakteristik Perangkat yang dimiliki dan ketidakmampuan sebagian orang, terutama orang tua, untuk berpartisipasi secara aktif. Keterlibatan dalam pendidikan anak Di era epidemi ini, diperlukan upaya bantuan pendidikan dini yang komprehensif untuk memastikan bahwa pendidikan bermanfaat bagi semua pihak. Proses Pembelajaran Jarak Jauh dan Online College harus berhasil jika ingin memenuhi kurikulum yang telah ditentukan, dan pengabdian ini merupakan upaya untuk mewujudkan bahwa semua pihak harus berpartisipasi secara aktif.