Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Go Digital! Empowering MSMEs in Kragan Village, Sidoarjo to Enhance Digital Marketing Skills Karya, Denis Fidita; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Anshori, Mohamad Yusak; Rihlah, Jauharotur
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251236

Abstract

Digital transformation has become a critical need for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), especially those in rural areas, to remain competitive in today’s market. This community service program was designed to enhance the digital marketing capabilities of MSMEs in Kragan Village, Gedangan Subdistrict, Sidoarjo Regency, East Java. The program was initiated in response to the low levels of digital literacy, limited access to online platforms, and the challenges MSMEs face in adapting to the evolving digital economy. Using a participatory approach, this initiative provided targeted training on social media marketing, e-commerce platforms, content creation, and basic digital tools such as WhatsApp Business and Canva. The methodology consisted of three phases: (1) problem identification and proposal submission, (2) implementation of workshops and hands-on mentoring, and (3) post-program evaluation through surveys and interviews. Results showed significant improvements in participants’ ability to utilize digital platforms, increased confidence in online business promotion, and a rise in customer engagement. Moreover, the training fostered knowledge sharing among MSME actors and strengthened their awareness of digital branding. The theoretical framework draws upon the Technology Acceptance Model (TAM) and the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), highlighting how perceived usefulness and ease of use influence digital adoption. The program also applied the Community of Practice (CoP) approach to encourage peer learning and collaboration. This initiative demonstrates that with proper support and contextualized training, rural MSMEs can transition toward digital platforms effectively. The project also produced an Intellectual Property (IP) output in the form of training modules and digital marketing guides tailored for MSMEs. The findings call for ongoing mentorship, policy support, and infrastructure investment to ensure sustainability. 
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DI PTS X SURABAYA Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rasyid, Reizano Amri
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN Vol 3 No 2 (2019): Accounting and Management Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/amj.v3i2.1436

Abstract

Perguruan Tinggi (PT) X merupakan merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang terletak di Surabaya. Supaya eksistensi dan kualitas yang dimiliki terjamin, PTS X harus menjalankan riset terhadap kepuasan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan mahasiswa-mahasiswi di Universitas X di Surabaya. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kulitas pelayanan dengan indikator Tangible, Reliability, Responsivenes, Assurance, Empathy, dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kepuasan mahasiswa-mahasiswi di Universitas X di Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei, dimana peneliti yang menganalisis dengan angka-angka yang diperoleh dari hasil survey dalam bentuk menyebarkan kuesioner kepada para responden. Sampel penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa/mahasiswi PTS.X di Surabaya sebanyak 200 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini non-probability sampling dengan menggunakan teknik Quota sampling. Hasil analisi menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan dengan indikator Tangible berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan. Kualitas Pelayanan dengan indikator Realibility berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kepuasan Mahasiswa. Kualitas Pelayanan dengan indikator Responsives berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Mahasiswa. Kualitas Pelayanan dengan indikator Assurance berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kepuasan Mahasiswa. Kualitas Pelayanan dengan indikator Empathy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Mahasiswa di Universitas X di Surabaya.
Karya Inovasi: Sebuah Program Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Basuki, Edi Pujo; Zahro, Choirun Nisa Afidatus
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022318

Abstract

Karya-karya inovatif yang diterapkan secara kreatif dalam proses pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan profesi guru. Siswa hanya menerima tugas dari guru yang aktif belajar selama pandemi covid-19. Guru di sekolah dasar mengalami kesulitan dengan pengalaman belajar dan kurang menarik. Tujuan dari penyedia ini adalah untuk membantu guru sekolah dasar dalam membuat materi dan rencana pelajaran yang mutakhir. Perencanaan kegiatan melalui penggunaan metode Forum Group Discussion, penyebaran informasi, dan pemberian pendampingan. Guru SD Probolinggo adalah audiens yang dituju. Dengan menggunakan angket dan deviasi dasar untuk mengukur kemampuan guru, dapat dievaluasi hasil pendampingan guru SD terhadap kreasi karya baru. Menurut temuan penyelidikan, 41,10 persen pendidik mungkin terlibat dalam pekerjaan inovatif, 25,77 persen pendidik percaya bahwa mereka tidak terlibat dalam pekerjaan inovatif, dan 33,13 persen pendidik benar-benar terlibat dalam pekerjaan inovatif. Sebelum pendampingan, sebagian besar guru yaitu 47,85% cenderung memahami kompetensinya sendiri dalam kesiapan kerja teknologi, 23,31 persen tidak paham dan 28,83 persen paham. Kemampuan guru sekolah dasar untuk mengembangkan karya inovatif meningkat sebagai hasil dari pendampingan di bidang ini. Hasilnya, 69,84 persen guru mampu menciptakan karya inovatif, sementara 28,57 persen guru mungkin sudah melakukannya tetapi membutuhkan dukungan tambahan. Hanya 1,59 persen dari mereka yang mendaftar tidak dapat mengirimkan karya kreatif mereka untuk koleksi. Guru harus menjalani pelatihan ekstensif untuk menginspirasi siswa mereka untuk menciptakan karya seni baru.
Transfer Kompentesi Teknologi dari Mahasiswa kepada Guru Sekolah Dasar: Sebuah Program Pengabdian Masyarakat Nafiah, Nafiah; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Nashirin, Rohmatun
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022309

Abstract

Salah satu proyek yang dijalankan Kemendikbud-dikti, Kampus Mengajar berfokus pada peningkatan standar pendidikan yang ditawarkan kepada siswa di sekolah dasar dan menengah pertama. Di bawah bimbingan seorang dosen pembimbing lapangan, tujuan utama program ini adalah untuk memudahkan siswa mengikuti kegiatan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Enam mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, bersama seorang dosen pembimbing, bertanggung jawab atas pelaksanaan Kampus Ajar generasi kedua di SD Namira yang terletak di Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Metode penelitian yang dilakukan adalah melestarikan bahan, melakukan wawancara, dan menganalisis program. Kegiatannya meliputi mengajar, membantu adaptasi teknologi baru, serta memberikan bantuan kepada manajemen dan guru sekolah. Program pendampingan KBM, kunjungan rumah, pendampingan AKM, praktik kegiatan literasi berhitung, dan SKG Jum'at dan lain-lain merupakan contoh dari jenis kegiatan mengajar yang dilakukan. Tujuan dari program adaptasi teknologi dan administrasi pendukung untuk memperkenalkan kegiatan teknologi aksi, mensosialisasikan pembuatan inovasi media pembelajaran dan membantu administrasi sekolah dalam mempengaruhi daya saing setiap program.
Dinamika Virtual Learning pada Jenjang Sekolah Dasar: Sebuah Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Mariati, Pance; Al-Mufidah, Asyita
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022323

Abstract

Mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang kendala proses adalah tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif untuk mengumpulkan data tentang keterbatasan dan dampak program COVID-19 terhadap proses belajar mengajar di sekolah dasar. Menggunakan literatur yang relevan, kami menghasilkan daftar pertanyaan untuk ditanyakan dalam wawancara semi-terstruktur. Guru, orang tua, dan anak-anak dari sebuah sekolah dasar di Kabupaten Probolinggo berpartisipasi dalam penelitian ini. Studi ini menemukan bahwa siswa, guru, dan orang tua menghadapi sejumlah tantangan dalam kegiatan belajar mengajar internet, antara lain kurangnya keahlian teknologi, masuknya biaya kuota online, adanya pekerjaan tambahan bagi orang tua dalam membantu siswanya dalam belajar. proses, interaksi dan interaksi interpersonal antara siswa, guru, dan orang tua berkurang, dan jam kerja menjadi tidak terbatas bagi guru karena harus berkomunikasi dengan siswa, guru, dan orang tua.
Integrasi Alat Peraga pada Pembelajaran Tematik: Sebuah Program Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Hartatik, Sri; Minandar, Daffa Salma
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022314

Abstract

SDN Bantaran II, Kecamatan Bantaran, sdn Probolinggo menjadi mitra PKM dalam upaya ini. Berikut adalah kesulitan yang dihadapi mitra: 1) Kurangnya keakraban guru dengan metode pengajaran kreatif. demi keseragaman dan kemonotonan dalam proses pembelajaran, 2) Kurikulum 2013 menantang untuk diterapkan karena beberapa guru belum dilatih tentang cara menggunakannya 3) Dalam beberapa kasus, guru tidak dapat mengatur pelajaran mereka secara efektif ( RPP), 4) Tidak tersedia alat bantu belajar. Ketidakmampuan guru untuk membuat perangkat pengajaran berdasarkan tema. PKM ini dilaksanakan melalui pendekatan pendidikan, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Berikut daftar outputnya: 1) Guru SD lebih paham tentang metode pengajaran kreatif, 2) Keakraban guru dengan kurikulum 2013 meningkat, 3) Kemampuan guru menyusun RPP kurikulum 2013 harus ditingkatkan, 4) Tersedianya berbagai sumber daya pembelajaran tematik untuk siswa sekolah dasar, 5) Kemampuan pendidik dalam membuat alat peraga tematik akan ditingkatkan.
Integrasi TPACK pada Pembelajaran Virtual: Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Basuki, Edi Pujo; Wardhani, Rifka Putri
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022319

Abstract

Dengan bantuan kursus ini, guru akan dapat membuat perangkat pembelajaran berorientasi TPACK untuk digunakan dalam kursus online. Selain itu, pelaksanaan program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian guru SDN Jatiadi II, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo dalam hal inovasi pendidikan. Ada dua langkah yang terlibat dalam proses tersebut. Tahap pertama adalah tiga hari pelatihan online pada 19, 21, dan 22 Juli 2021, dilanjutkan dengan dua hari pendampingan pada semester berikutnya pada Oktober 2021. Ada 26 JP konten yang akan disampaikan, yang semuanya berkaitan dengan TPACK konsep pembelajaran, pengembangan perangkat pembelajaran TPACK, dan penerapan model peer teaching yang baru. Kebutuhan materi program ini memerlukan koordinasi yang cepat dengan BKS, dan disepakati bahwa pelatihan akan dilakukan secara online. Karena menggabungkan model sinkron dan asinkron, program pelatihan ini akan terus efektif. Untuk masalah yang muncul di antara mitra, program ini terbukti menjadi solusi yang efektif. Pelatihan ini dapat membantu guru lebih memahami pembelajaran berorientasi TPACK. Guru yang kurang yakin dengan konsep dan implementasi pembelajaran TPACK kini lebih percaya diri dengan kemampuannya. Motivasi guru juga tinggi selama pelatihan. Adanya peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri guru mitra sebagai hasil dari program tersebut.
Teknik KulWApp untuk Pelaksanaan Pelatihan Pemanfaatan Google Form: Sebuah Program Pengabdian kepada Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Nafiah, Nafiah; Al-Mufidah, Asyita
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022310

Abstract

Kondisi Pelatihan evaluasi guru berbasis Google Forms ditawarkan pada konferensi tersebut (SD Namira, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, berhasil diselenggarakan pada 10 November 2021). Para guru SD akan mendapatkan manfaat dari workshop ini, yang bertujuan untuk membantu mereka dalam memberikan materi yang menarik untuk mengevaluasi pembelajaran online (belajar tidak monoton). Hal ini dikarenakan selama ini tugas evaluasi hanya dilakukan melalui metode chat (grup WhatsApp), dimana ditemukan permasalahan yaitu guru kesulitan untuk merekapitulasi hasil tugas siswa. Akibatnya, anak-anak menjadi cepat bosan dan orang tua kesulitan memahami pertanyaan yang difoto oleh guru. Ada enam guru yang datang ke pelatihan, yang dilakukan hanya melalui teks di grup WhatsApp. Seperti yang diharapkan, lokakarya berlangsung tanpa hambatan. Akibatnya, instruktur, siswa, dan orang tua semua dapat bekerja menuju tujuan bersama. Formulir Google memungkinkan guru membuat kuis dasar. Beberapa kendala pembelajaran jarak jauh dapat diatasi di (SD Namira, Kabupaten Probolinggo) dengan menyelenggarakan program ini.
Smart Sa’o: Sebuah Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Nafiah, Nafiah; Najjah, Ashfiyatun
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022324

Abstract

Seorang siswa dapat berpartisipasi dalam Smart Sa'o, yaitu sebuah konsep pembelajaran yang dapat dilakukan dari rumah. Melibatkan kelompok belajar mahasiswa, dan mahasiswa serta dosen PGSD memberikan pendampingan secara intensif. Untuk kegiatan ini, siswa sekolah dasar akan mendapatkan bantuan belajar selama pandemi berlangsung, dan hasil belajar siswa akan dipantau untuk melihat apakah mereka membaik akibat penggunaan konsep smart sa'o. Metode seperti pendampingan dan wawancara digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Setelah pendampingan selesai, mahasiswa diwawancarai untuk mengetahui tingkat pemahaman yang telah dicapai dengan menggunakan model bimbingan belajar intensif yang digunakan dalam proses pendampingan. Berdasarkan hasil investigasi, program pendampingan pembelajaran berhasil dilaksanakan. Di Sa'o Smart, pendampingan dilakukan melalui proses bimbingan siswa. Selain itu, pemahaman siswa secara keseluruhan telah meningkat sebagai hasil dari waktu yang mereka habiskan untuk belajar di smart sa'o. Semakin banyak siswa yang mengungkapkan kegembiraan, minat, dan keinginan untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana pasar lokal dan lembaga pendidikan mendistribusikan gula, kolang-kaling, dan nata moke.
Pemanfaatan Webinar dalam Meningkatkan Skill Menyusun Artikel Ilmiah: Program Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Authar, Nailul; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Dani, Novelita Ayu Rahma
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022315

Abstract

Dalam rangka membantu para guru di Jawa Timur meningkatkan kemampuannya dalam menulis artikel ilmiah, pengabdian masyarakat ini menawarkan webinar. Pendekatan bantuan yang menggunakan Participatory Action Research (PAR). Tiga puluh lima orang dari Probolinggo dan Kota Probolinggo dibantu. Bantuan diberikan dalam empat tahap: persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Guru yang mengikuti program pendampingan melaporkan peningkatan keterampilan menulis mereka dalam publikasi ilmiah. Guru memulai dengan tingkat kompetensi yang rendah (59,7) tetapi mampu meningkatkan ke tingkat yang memuaskan (72,6). Umpan balik positif diterima dari kegiatan webinar setelah dilaksanakan, dan dibutuhkan sejumlah besar instruktur (84,2) sebagai bagian dari inisiatif untuk meningkatkan kemampuan peserta di bidang penulisan artikel ilmiah. Terakhir, jika terjadi pandemi Covid-19 di Jawa Timur, kompetensi guru dapat ditingkatkan melalui pendampingan webinar.