Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN GOKART LISTRIK DENGAN SISTEM PENGGERAK RODA BELAKANG MANALU, ERVIN; Naibaho, Winfrontstein; Sianturi, Tambos August
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Desember)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan dan pembuatan gokart listrik dengan sistem penggerak roda belakang sebagai salah satu inovasi kendaraan ramah lingkungan yang efisien dan hemat energi. Gokart listrik dirancang menggunakan motor BLDC berdaya 250 watt dengan tegangan kerja 24 volt, serta menggunakan dua baterai kering 12 volt 8 Ah sebagai sumber energi. Proses perancangan mencakup tahap pembuatan rangka (chassis) dari besi hollow, sistem kemudi, sistem pengereman cakram (disk brake), serta sistem transmisi dengan gear penggerak 55T dan rantai sebagai penerus tenaga. Pengujian dilakukan di lingkungan kampus Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dengan beban pengendara 50 kg dan jarak tempuh 600 meter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada kecepatan 15 km/jam, konsumsi energi tercatat sebesar 10,91 Wh, pada 18 km/jam sebesar 11,39 Wh, dan pada 20 km/jam sebesar 9,92 Wh. Efisiensi tegangan meningkat seiring kenaikan kecepatan, dengan nilai tertinggi 23,71% pada kecepatan 20 km/jam. Dari hasil analisis diperoleh bahwa torsi motor sebesar 0,868 Nm, meningkat menjadi 4,34 Nm setelah reduksi rasio 5:1, dan pusat massa gokart berada pada jarak 0,8 meter dari bagian depan rangka, yang menunjukkan stabilitas baik saat digunakan. Secara keseluruhan, perancangan ini berhasil menghasilkan gokart listrik yang mampu beroperasi dengan stabil, efisien, dan ramah lingkungan, serta dapat menjadi dasar pengembangan kendaraan listrik berdaya lebih besar di masa mendatang.
Analisa Efektivitas Perpindahan Panas Pada Alat Perebusan Ikan Gembung Dengan Kapasitas 1 Kg Berbasis Listrik: Analisa Efektivitas Perpindahan Panas Pada Alat Perebusan Ikan Gembung Dengan Kapasitas 1 Kg Berbasis Listrik SIHOMBING, ANDREAS VENSEN; Sianturi, Tambos August; Naibaho, Winfrontstein
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Desember)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perebusan merupakan salah satu metode pengolahan ikan yang umum digunakan oleh pelaku usaha kecil dan rumah tangga. Namun, efisiensi energi pada proses ini sering kali belum optimal akibat rendahnya efektivitas perpindahan panas dari sumber pemanas ke media perebus dan produk. Dalam konteks ilmu Teknik Mesin, analisis perpindahan panas, efisiensi energi, serta desain alat menjadi aspek penting yang harus diperhatikan untuk meningkatkan kinerja sistem perebusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perpindahan panas pada alat perebus ikan gembung berkapasitas 1 kg yang menggunakan sumber panas listrik, dengan larutan air garam sebagai media perebus. Metode penelitian meliputi pengukuran temperatur pada beberapa titik (elemen pemanas, media perebus, dan inti produk), pencatatan waktu perebusan, serta konsumsi energi listrik selama proses. Efektivitas perpindahan panas dianalisis menggunakan pendekatan perbedaan suhu rata-rata logaritmik (LMTD), sedangkan efisiensi termal dihitung berdasarkan perbandingan antara energi yang diserap oleh ikan dengan energi listrik yang digunakan. Rekomendasi pengembangan meliputi penambahan insulasi termal, perbaikan desain wadah perebus, serta optimasi jarak antara elemen pemanas dan dasar wadah. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perebusan, mengurangi konsumsi energi, serta meningkatkan efisiensi sistem pemanasan listrik secara keseluruhan.
ANALISIS ENERGI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS), SERAT (FIBER), DAN CANGKANG (SHEEL), SEBAGAI BAHAN BAKAR PADA BOILER PABRIK KELAPA SAWIT SIBURIAN, JAN HARY I. SIBURIAN; SIBURIAN, JAN HARY; Sianturi, Tambos August; Siahaan, Saloom Hilton
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Desember)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis energi pada pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai bahan bakar boiler serta membandingkan nilai kalor dan efisiensi pembakarannya dengan biomassa serat (fiber) dan cangkang (shell) pada pabrik kelapa sawit berkapasitas 30 ton/jam. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui potensi energi biomassa hasil samping pabrik kelapa sawit sebagai bahan bakar alternatif yang efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian nilai kalor menggunakan bomb kalorimeter otomatis terhadap tiga jenis biomassa, yaitu TKKS, serat, dan cangkang. Masing-masing sampel dikeringkan hingga kadar air mencapai 10–12% sesuai standar pengujian, kemudian diuji sebanyak tiga kali untuk memperoleh nilai kalor rata-rata. Data hasil pengujian digunakan untuk menghitung energi uap yang dihasilkan (energi output), energi input biomassa, serta efisiensi termal boiler berdasarkan persamaan termodinamika dengan asumsi tekanan operasi 21 bar, temperatur jenuh 215°C, dan kapasitas 30 ton uap per jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor rata-rata TKKS sebesar 3.427 kkal/kg, serat sebesar 4.130 kkal/kg, dan cangkang sebesar 4.770 kkal/kg. Nilai kalor tertinggi terdapat pada cangkang karena kandungan lignin dan karbon tetap yang lebih tinggi dibandingkan dua biomassa lainnya. Berdasarkan perhitungan energi, untuk menghasilkan energi uap sebesar 20.130.000 kkal/jam, diperlukan biomassa sebanyak 8,39 ton/jam TKKS, 6,96 ton/jam serat, dan 6,03 ton/jam cangkang. Efisiensi termal boiler rata-rata berada pada kisaran 70%, menunjukkan performa pembakaran yang cukup baik untuk sistem boiler.
ANALISA PENGARUH VARIASI KEMIRINGAN RODA RAIL TRANSFER TROLLEY  TERHADAP KINERJANYA DENGAN SIMULASI ANSYS Saragih, Oges Ivendo Saragih; Saragih, Oges; Sianturi, Tambos August; Purba, Jhon
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Desember)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh variasi sudut kemiringan roda terhadap kinerja rail transfer trolley yang digunakan sebagai alat transportasi material pada lintasan rel di lingkungan industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan sudut kemiringan roda yang paling optimal dalam mendukung kestabilan, efisiensi gerak, serta distribusi beban troli. Pemodelan tiga dimensi dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks, sedangkan analisa numerik dilakukan menggunakan ANSYS Workbench dengan metode Finite Element Method (FEM). Variasi sudut kemiringan roda yang diuji meliputi 0°, 2°, 4°, 6°, 8°, dan 10°. Parameter yang diamati dalam simulasi meliputi tegangan maksimum, deformasi total, dan faktor keamanan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan sudut kemiringan roda menyebabkan kenaikan nilai tegangan dan deformasi, serta penurunan faktor keamanan. Dari hasil analisa diperoleh bahwa sudut kemiringan 4° memberikan keseimbangan terbaik antara kekuatan struktur, kestabilan gerak, dan efisiensi penggunaan energi. Dengan demikian, sudut kemiringan roda sebesar 4° direkomendasikan untuk meningkatkan kinerja dan keandalan rail transfer trolley.
ANALISA VARIASI PISAU TERHADAP GETARAN PADA PEMOTONGAN KAYU MENGGUNAKAN MESIN CIRCULAR SAW simanjuntak, rahul; Naibaho, Winfrontstein; Sianturi, Tambos August
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Desember)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bahan dan desain gigi pisau terhadap tingkat getaran pada proses pemotongan kayu menggunakan mesin gergaji bundar. Variasi bahan pisau yang digunakan terdiri atas HSS (High Speed Steel), karbida, dan berlian (diamond tipped). Metode  penelitian  menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan tiga kali pengulangan untuk setiap jenis pisau. Data diperoleh melalui pengujian langsung terhadap getaran mesin selama proses pemotongan kayu mahoni.   Hasil penelitian  menunjukkan bahwa pisau HSS menghasilkan waktu pemotongan yang stabil namun getaran yang tinggi. Pisau karbida menghasilkan getaran paling rendah dengan waktu pemotongan yang efisien, sedangkan pisau berlian memiliki performa pemotongan cepat namun getaran lebih besar dibandingkan karbida. Dengan demikian, penggunaan pisau berbahan karbida direkomendasikan untuk memperoleh hasil pemotongan yang halus, getaran rendah, dan umur pakai pisau yang lebih panjang
ANALISA TEGANGAN BATERAI TERHADAP ENERGI GOKART LISTRIK DENGAN VARIASI GIGI PENGGERAK Ompusunggu, Ungkap; Naibaho, Winfrontstein; Sianturi, Tambos August
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Desember)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gokart Listrik merupakan transportasi kebutuhan manusia manusia saat ini paling penting. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem transportasi yang aman ,nyaman,cepat,dan tepat. Namun sedikit sekali orang yang memikirkan bagaimana sistem transportasi tersebut dapatramah dengan lingkungan. Jika dilihat di Negara Indonsia, masih banyaksistem transportasi yang justru menyebabkan polusi udara. Polusi udara ini merusak lingkangan dan mempersempit ruang terbuka hijau karena semakin menipisnya gas oksigen akibat sisa pembakaran dari transportasi itu sendiri seperti, Motor, Mobil, dan Angkutan umum lainnya.untuk menciptakan transportasi yang menggunakan energi listrik maka pemilihan mesin pun berbeda dengan biasanya. Penggerak bukan lagi motor bakar yang mengkonsumsi bahan bakar minyak, tetapi motor listrik yang mengkonsumsi energi listrik. Salah satu motor listrik yang dapat digunakan sebagai penggerak adalah BLDC (Brushless DC) Motor. Motor ini sering digunakan serbagai penggerak utama dalam berbagai ajang lomba GoKart Listrik. BLDC Motor ini dapat dikendalikan kecepatan dengan menggunakan BLDC Motor Control Module yang memiliki banyak fitur seperti Thottle Analog Input, Brake analog input, dan sebagainya.
Optimalisasi Proses Pengeringan Cengkeh Melalui Pemilihan Sumber Energi Tepat Dengan Metode RSM Naibaho, Winfrontstein; Sianturi, Tambos; Samuel, Putra
TEKNIKA Vol. 20 No. 1 (2026): Teknika Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17816376

Abstract

Cengkeh merupakan jenis komoditi rempah-rempah yang terdapat di Indonesia. Banyak kegunaan cengkeh diantaranya bumbu masak, minuman, manisan, obat herbal, obat, serta bahan pembuatan kosmetik serta banyak kegunaan lainnya. Banyaknya kegunaan cengkeh tersebut tentu juga dipengaruhi oleh faktor kadar air pada cengkeh tersebut. Urgensi dari penelitian ini adalah pemberian informasi tentang bagaimana cara memilih sumber energi yang paing efisien untuk proses pengeringan cengkeh sehingga dapat meminimalkan biaya produksi, apakah terdapat perbedaan yang signifikan dalam konsumsi energi antara berbagai sumber energi yang digunakan dalam proses pengeringan cengkeh,bagaimana pengaruh pemilihan sumber energi terhadap kualitas produk cengkeh hasil pengeringan berupa kadar air,aroma,dan warna, dan bagaimana cara mengoptimalkan proses pengeringan cengkeh dengan menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) sehingga dapat dilihat kondisi pengeringan yang baik. Metode analisis data yang dilakukan adalah dengan melakukan pengambilan sampel dan pengukuran suhu ruang pengering cengkeh secara in situ dan ex situ. Parameter Fisika akan dianalisis untuk mendapatkan nilai kualitas pengeringan cengkeh yang baik.
PROSES KERJA STERILIZER PABRIK KELAPA SAWIT PTPN IV DOLOK SINUMBAH kevin pratama hasudungan, kevin pratama hasudungan; Tampubolon, Kevin Pratama; Sianturi, Tambos August
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Desember)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sterilization process is a very important initial stage in palm oil processing because it directly affects the quality and yield of the resulting oil. The sterilizer functions to stop the activity of the lipase enzyme, facilitate the release of loose fruit from the bunch, and soften the fruit tissue before further processing. This Field Work Practice (PKL) activity aims to study the palm oil processing process at the sterilizer station, including the working principles, operational parameters, and the effect of sterilization on the quality of Fresh Fruit Bunches (FFB). The methods used in writing this journal are direct observation in the field, interviews with operators, and literature studies related to the palm oil sterilization process. The results of the observations indicate that the sterilization process is carried out using pressurized steam at a certain temperature and time to achieve optimal conditions. Control of pressure, temperature, and boiling time is crucial to the success of the sterilization process. An optimal sterilization process can reduce the level of free fatty acids (FFA) and increase the efficiency of subsequent processing. Thus, the sterilizer station plays a crucial role in maintaining the quality and quantity of the palm oil produced.