Claim Missing Document
Check
Articles

Kinerja Marshall Immersion pada Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dengan Limbah Bottom Ash Sebagai Substitusi Agregat Halus Rifaidi, Muhammad; Abdillah, Nuryasin; Abrar, Aidil
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i1.736

Abstract

The use of solid fuel in the form of coal as an energy source produces bottom ash and fly ash waste, which can cause environmental pollution. This research aims to examine the effect of using bottom ash as a substitute for fine aggregate on stability, flow, voids in the mixture (VIM), voids in mineral aggregate (VMA), ), voids filled with asphalt (VFA) and the Marshall Quotient of asphalt concrete mixtures. This research was carried out in the Dumai College of Technology laboratory, using asphalt levels of 6%, 8% and 10% with each level representing 4 samples of test objects. From the research it was found that the use of bottom ash waste as a substitute for fine aggregate in the asphalt mixture affected the Flow, VIM and VFA values which were not included in the specifications determined by Bina Marga Revision 3 of 2010.
Analisis Penggunaan Silica Fume Terhadap Campuran Komposisi Rancangan Mutu Beton Faisal, Muhammad; Abrar, Aidil; Srihandayani, Susy
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v2i2.757

Abstract

Evaluasi Kinerja Simpang Bersinyal di Perempatan Bundaran Dumai Timur Kota Dumai Berdasarkan MKJI 1997 Arsita, Elsa; Abrar, Aidil; Halimatusadiyah, Halimatusadiyah
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i2.1084

Abstract

Simpang bersinyal merupakan persimpangan yang dilengkapi dengan lampu lalulintas sebagai pengatur konflik persimpangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses hasil perhitungan kinerja dan tingkat pelayanan, serta mengevaluasi dan mencari solusi alternatif dari permasalahan yang terjadi pada simpang bersinyal perempatan bundaran dumai timur, kota dumai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan data lapangan. Penelitian ini mengacu pada manual kapasitas jalan indonesia mkji 1997. Tahapan pengumpulan data seperti volume lalulintas, durasi waktu sinyal, pengukuran lebar jalan keluar dan masuk kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja dan tingkat pelayanan di setiap pendekatan pada jam puncak menunjukkan bahwa tingkat derajat kejenuhan (DS) berada di bawah ambang batas mkji 1997 yaitu < 0,85 (aman), dimana untuk tingkat pelayanan los didapatkan (c) dan (d) menunjukkan bahwa kecepatan masih dapat dikendalikan. Namun terdapat masalah seperti panjang antrian, dan tundaan rata-rata. Solusi alternatif dari permasalahan yang terjadi diperlukan perencanaan pembangunan infrastruktur jalan layang (flyover) jalan bebas hambatan dari jl. Soekarno hatta simpang perempatan bundaran dumai timur menuju ke arah jl. Soebrantas dan jl. Putri tujuh. Perencanaan di lakukan dikarenakan tingginya arus lalulintas dari arah jl. Soekarno hatta dumai timur kota dumai. Jalan layang (flyover) berguna untuk mengatasi permasalahan arus lalulintas.
Evaluasi Kondisi dan Teknik Perbaikan Jalan Menggunakan Metode PCI dan SDI Aulia Rahman, Rangga; Abdillah, Nuryasin; Abrar, Aidil
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i2.1099

Abstract

Jalan utama Dumai–Pelintung merupakan prasarana transportasi darat yang mencakup seluruh bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya, yang diperuntukkan bagi lalu lintas. Kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Dumai–Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, berdampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat sebagai pengguna jalan, terutama karena kerusakan tersebut terjadi secara berulang. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis melakukan analisis kondisi jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) yang memiliki rentang nilai 0 hingga 100 dengan kriteria sebagai berikut: baik (good), memuaskan (satisfactory), sedang (fair), buruk (poor), sangat buruk (very poor), parah (serious), dan gagal (failed). Selain itu, analisis juga dilakukan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI), yang melibatkan empat unsur utama sebagai acuan perhitungan, yaitu persentase luas retakan, lebar retakan, jumlah lubang, dan kedalaman bekas roda. Berdasarkan hasil analisis kondisi ruas jalan Dumai–Pelintung menggunakan metode PCI, diperoleh nilai 67,5, yang mengindikasikan bahwa jalan tersebut berada dalam kondisi sedang (fair). Sementara itu, berdasarkan metode SDI, tingkat persentase kondisi jalan pada ruas jalan Dumai–Pelintung adalah 44, yang menunjukkan bahwa jalan tersebut berada dalam kondisi baik.
Kajian Ekperimen Meningkatkan Daya Dukung Tanah Gambut dengan Campuran Limbah Industri (Fly ash dan Bottom ash) Aidil Abrar; Halimatusadiyah; Melliana; Hadid Alfharizhi; Muhammad Ilham Saputra
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.313

Abstract

Kemajuan teknologi yang terus berkembang mendorong manusia untuk dapat melakukan sesuatu dengan cepat namun teliti. Perkerasan jalan selama ini ditentukan secara manual dan cukup menghabiskan waktu, sehingga dibutuhkan inovasi baru untuk meningkatkan performa perkerasan jalan dengan cara meningkatkan daya dukung tanahnya, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengkaji daya dukung tanah gambut (uji CBR) menggunakan campuran limbah industri kelapa sawit. Metode yang diterapkan adalah metode eksperimen, yaitu penelitian analisis terhadap pengujian yang dilaksanakan di laboratorium tanah dengan mengukur kadar air dari bottom ash dan fly ash, meneliti berat jenis bottom ash dan fly ash, serta melakukan pengujian analisis saringan, uji kepadatan, dan persentase California Bearing Ratio dengan percobaan menggunakan metode trial and error pada komposisi campuran 40% bottom ash dan 60% fly ash serta 45% bottom ash dan 55% fly ash. Penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa campuran 40% bottom ash dan 60% fly ash menghasilkan nilai daya dukung yang lebih tinggi, mencapai angka 16,9%. Semakin sedikit fly ash yang ditambahkan, semakin rendah pula nilai CBR yang diperoleh, seperti pada campuran 45% bottom ash dan 55% fly ash, yang menunjukkan nilai daya dukung sebesar 15,6%.
SOSIALISASI RENCANA REVITALISASI MASJID AS SALAM Lisya, Mutia; Abrar, Aidil; Rahmi, Hanifatul; Desriyati, Welly
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v1i1.219

Abstract

Masjid As Salam pertama kali diresmikan pada tahun 1985 sebagai Musholla, 5 tahun setelah didirikan kemudian beralih fungsi menjadi Masjid As Salam. Sejak pertama kali didirikan Masjid As Salam mengalami beberapa perubahan. Selain sebagai tempat ibadah Masjid As Salam juga digunakan untuk kegiatan bermanfaat lainya oleh warga sekitar seperti wirid dan pengajian rutin. Pada taun 2019 dibentuk struktur pengurusan yang baru, dimana salah satu tujuan dari pengurus yang baru adalah revitalisasi Masjid Asalam menjadi kawasan yang lebih luas dan perbaikan terhadap arah kiblat Masjid As Salam yang melenceng sekitar 22 derjat. Setelah membahas terkait urgensi dilakukannya rencana revitalisasi masjid As Salam dilanjutkan dengan memaparkan langkah-langkah apa saja yang dapat di ambil untuk perbaikan masjid As Salam. Dimana terdapat 3 opsi yaitu renovasi sederhana, renovasi sedang dan renovasi total. Sehingga dalam pelaksanaan renovasi nantinya baik pelaksana dan maupun pengurus beserta jamaah dapat berkoordinasi dengan baik.