Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penguatan kapasitas Desa Batu Ganda dalam mengahadapi ancaman bencana banjir dan tanah longsor Amiruddin Takda; Laode Muhamad Irsan; La Harudu; Ahmad Hidayat; Muhamad Anas; La Maronta Galib; Husein; Vivi Hastuti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 1 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v1i1.3

Abstract

Salah satu desa yang sering mengalami bencana adalah Desa Batu Ganda. Metode pelaksanaan menggunakan metode pendidikan dan pelatihan. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk penguatan kapasitas dalam menghadapi ancaman bencana banjir dan tanah longsor. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan ditemukan bahwa 1) Desa Batu Ganda memiliki risiko bencana banjir dan tanah longsor yang berada pada kelas risiko tinggi. 2) Kebijakan penanggulangan bencana di disusun berdasarkan prinsip penanggulangan bencana dan kearifan lokal. 3) Pencegahan dilakukan dengan penataan ruang, mengelola lingkungan dan penguatan ketahanan sosial. Sedangkan Pengurangan risiko bencana dilakukan melalui pengenalan dan pemantauan risiko bencana dengan mengadakan pertemuan dan penyuluhan kepada masyarakat serta melakukan pemantauan, 4) Mitigasi bencana berperan sebagai tindakan pengurangan dampak bencana, atau usaha yang dilakukan untuk mengurangi korban ketika bencana banjir dan tanah longsor, baik korban jiwa maupun harta. 5) Simulasi penyelamatan dan evakuasi dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan sebelum bencana, saat bencana dan setelah bencana.
Sebaran dan Pola Wisata Alternatif Menggunakan Pendekatan Spasial di Kota Kendari Hasanah, Nur; Irsan, Laode Muhamad
Journal of Geographical Sciences and Education Vol 3 No 2 (2025): Journal of Geographical Sciences and Education
Publisher : PT. Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/geography.v3i2.223

Abstract

Kendari City has diverse tourism potential but its development is still focused on the main destinations and has not presented the diversity of alternative tourism potential available so that strategic efforts are needed. This study aims to identify and map the distribution and pattern of alternative tourism locations in Kendari City. This study was conducted at several points in Kendari City. This study is a survey study with a spatial approach based on geographic information systems and using Average Nearest Neighbor (ANN) to determine the distribution pattern of tourist locations. The results of this study are: 1) The distribution of alternative tourism in Kendari City is spread across 19 locations in the sub-districts of Poasia, Kambu, Kadia, Mandonga, Kendari Barat and Baruga. The distribution of this location is divided into 4 classifications, namely agrotourism, cultural tourism, health and spiritual; and 2) the distribution pattern of alternative tourism forms a random pattern, which is tourist locations are not concentrated in one location only.
Pemberdayaan Petani Hortikultura Dalam Mendukung Program Pencegahan Stunting Masyarakat di Kelurahan Padengo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango Irsan, Laode Muhamad; Hasanah, Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5989

Abstract

Kabupaten Bone Bolango, khususnya Kelurahan Padengo, Kecamatan Kabila, merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, terutama dalam bidang hortikultura. Namun, pemanfaatan hasil pertanian hortikultura dalam mendukung program pencegahan stunting masih belum optimal.  Tujuan dari Kegiatan Pengadbdian kepada Masyarakat ini untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui konsep pertanian berbasis rumah tangga. Konsep ini mendorong keluarga petani untuk tidak hanya menjual hasil pertanian mereka, tetapi juga menggunakannya untuk konsumsi sendiri guna memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi keluarga. Metode pengabdian masyarakat yang digunakanan adalah metode Participatory Action Research (PAR) yang merupakan metode penyadaran masyarakat, salah satunya melalui penyiapan kader penggerak program, dalam hal ini adalah kelompok masyarakat dilatih untuk ditingkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga menjadi motor penggerak masyarakat dalam pengembangan tanaman hortikultura sebagai upaya peningkatan ketahanan dan keamanan pangan keluarga sehingga terjadi peningkatan kualitas dan kuantitas konsumsi pangan untuk mencegah stunting pada Masyarakat.   Program ini tidak    hanya    menjadi    solusi    praktis    dalam mencegah stunting dengan menyediakan pangan bergizi   di   tingkat   rumah   tangga, tetapi   juga menjadi alat pemberdayaan masyarakat dalam mencapai kemandirian pangan,    peningkatan ekonomi keluarga, dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan. Selain itu, program ini juga memperkenalkan model vertical garden untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan yang terbatas, sehingga dapat diimplementasikan bahkan oleh keluarga dengan sumber daya terbatas. Melalui pendampingan intensif, masyarakat diajak untuk mengembangkan kebun keluarga yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi harian tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan melalui penjualan surplus hasil panen. Dampak dari kegiatan ini terlihat pada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi sayur dan buah sebagai upaya pencegahan stunting, serta terbentuknya kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.
Penerapan Alat Tabung Filter Air dalam upaya Meningkatkan Kualitas Air Sumur Masyarakat Kelurahan Wamponiki Kecamatan Katobu Kabupaten Muna Harudu, La; NurlansiNurlansi, Nurlansi; Eso, Rosliana; Nursalam, La Ode; Kasmiati, Sitti; Hasanah, Nur; Irsan, Laode Muhamad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6000

Abstract

Ketersediaan air bersih menjadi permasalahan utama bagi masyarakat Kelurahan Wamponiki karena ketidaklancaran distribusi air oleh PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kabupaten Muna, yang hanya menyuplai air dua kali seminggu, bahkan terkadang hanya sekali dalam seminggu. Sebagai alternatif, masyarakat bergantung pada sumur gali, namun air yang dihasilkan seringkali bermasalah, seperti berwarna kuning, berbau, dan keruh, sehingga tidak memenuhi standar kualitas air bersih. Untuk mengatasi hal ini, Tim Pengabdian Masyarakat melakukan penyuluhan dan memperkenalkan penggunaan tabung filter air siap pakai sebagai solusi praktis dalam meningkatkan kualitas air sumur. Selain itu, dilakukan analisis laboratorium untuk memastikan keamanan air hasil penyaringan dengan membandingkannya terhadap baku mutu kualitas air bersih berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 32 Tahun 2017 dan Permenkes No. 2 Tahun 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa air yang telah melalui proses filtrasi masih belum memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan, sehingga diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas teknologi penyaringan atau mencari solusi alternatif. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya air bersih serta mendorong tindakan lebih lanjut dari pihak terkait untuk menjamin akses air minum yang layak.
Detection of Changes in Built-up Land in the Peri-Urban Area of ​​Kendari City Using Google Earth Engine irsan, Laode Muhamad; Hasanah, Nur
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5206

Abstract

Kota Kendari berperan sebagai pusat industri, perdagangan, dan jasa, serta menyediakan berbagai fasilitas perkotaan yang menarik penduduk untuk beraktivitas dan menetap. Hal ini berdampak pada peningkatan transformasi penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan citra satelit penginderaan jauh, khususnya Citra Landsat, dalam mendeteksi perubahan lahan di wilayah peri-urban Kota Kendari secara multi-temporal dari tahun 2000 hingga 2024. Metode penelitian yang diterapkan adalah survei dengan pendekatan spektral Normalized Difference Built-up Index (NDBI) melalui platform Google Earth Engine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi lahan di wilayah pinggiran Kota Kendari pada periode multi-temporal 2000–2024 memperlihatkan peningkatan signifikan pada jumlah lahan terbangun, sedangkan lahan tidak terbangun mengalami penurunan. Perubahan terbesar terjadi di Kecamatan Konda, dengan luas sebesar 94,01 ha, sementara perubahan terkecil terjadi di Kecamatan Kapoiala dengan luas 0,48 ha. Data hasil interpretasi citra Landsat dan pengecekan lapangan memiliki tingkat akurasi sebesar 86,67% dengan nilai kappa mencapai 70%. Berdasarkan hasil tersebut, klasifikasi menggunakan citra Landsat dinyatakan valid dan layak, dengan level of agreement berada pada kategori kuat (strong agreement). Hal ini menunjukkan bahwa hasil interpretasi memiliki hubungan yang kuat dengan hasil validasi lapangan.
Pelatihan Pelatihan Sistem Informasi Geografi Untuk Meningkatkan Kualifikasi Guru Geografi di SMA/MA Sekota Kendari Harudu, La; Amaluddin, La Ode; Irsan, Laode Muhamad; Hasanah, Nur; Musyawarah, Rahma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3241

Abstract

Akselerasi perubahan di bidang ilmu teknologi berjalan begitu cepat. Permasalahannya ialah kebanyakan guru geografi SMA/MA mempelajari SIG melalui pustaka tanpa melalui praktik langsung di tambah lagi sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai sedangkan guru di tuntut untuk dapat menguasai materi bukan hanya secara teoritis melainkan secara praktis juga. Pada kurikulum 2013 menyatakan salah satu dari tujuan pembelajaran geografi adalah agar peserta didik memiliki kemampuan, memahami pola spasial/keruangan, lingkungan dan kewilayahan, serta proses yang dikaitkan dengan gejala geosfera dalam konteks nasional global. Keruangan (Spasial) merupakan bagian dari sistem informasi geografi (SIG) itu sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, dianggap perlu menyelenggarakan “Pendidikan dan Pelatihan Sistem Informasi Geografi (SIG) Untuk Meningkatkan Kualifikasi Guru Geografi di SMA/MA Se-Kota Kendari” sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan kualifikasi guru geografi. Melalui kegiatan ini, diharapkan hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran geografi terkait sistem informasi geografi (SIG) dapat teratasi, sehingga kinerja para pendidik meningkat dan kualitas pembelajaran menjadi lebih baik. Ruang lingkup pelatihan diarahkan pada pengantar sistem informasi geografi (SIG), pengenalan software, georeferensi, editing, pengaturan tampilan, layout peta. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu: 1) memberikan kontribusi berupa transfer of knowledge penggunaan sistem informasi geografi (SIG); 2) publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi; 3) publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi; 4) publikasi pada media cetak maupun online.  
Pengenalan dan Pelatihan Penggunaan Alat Laboratorium Geografi untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa MAN 1 Kendari Amaluddin, La Ode; Irsan, Laode Muhamad; Surdin, Surdin; Nursalam, La Ode; Harudu, La; Hasanah, Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3921

Abstract

Guru memiliki peranan yang strategis terhadap tercapainya keberhasilan pendidikan. Pemanfaatan Laboratorium Geografi baik laboratorium indoor maupun outdoor sebagai salah satu hardware penunjang keberhasilan pembelajaran geografi yang ada di Sekolah. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di MAN 1 Kendari, banyak materi Geografi yang semestinya diajarkan menggunakan alat laboratorium Geografi namun sering tidak dilakukan. Sehingga tujuan dari pengenalan dan pelatihan ini yaitu untuk mengetahui apakah kegiatan pengenalan dan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang penggunaan alat laboratorium Geografi. Mitra pengabdian adalah pihak MAN 1 Kendari dan 40 siswa MAN 1 Kendari. Metode yang digunakan dalam pengenalan pelatihan ini yaitu menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), metode ekspositori, demonstrasi, dan modul pelatihan yang disebarkan sebagai bahan untuk belajar mandiri. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan menggunakan parameter posttest menggunakan skala likert. Hasil yang diperoleh yaitu pengenalan dan pelatihan ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa MAN 1 Kendari pada penggunaan alat laboratorium Geografi. Berdasarkan hasil pelatihan yang telah dievaluasi pengetahuan siswa mengenai alat laboratorium Geografi mengalami peningkatan sebesar 80% memperoleh nilai 4.9 dari 6 , dan keterampilan sebesar 82% memperoleh nilai 4.8 dari 6. Sementara itu, 85% peserta menyatakan puas terhadap pelaksanaan pengenalan dan pelatihan. Hal ini ditunjukkan melalui antusisme dan kesungguhan siswa MAN 1 Kendari dalam mengikuti pengenalan dan pelatihan. Didukung oleh hasil evaluasi kegiatan yang diberikan, dimana peserta menyebutkan bahwa program pengenalan dan pelatihan dinilai sangat bermanfaat bagi para peserta.
Optimalisasi Persiapan OSN Geografi Melalui Gamifikasi Digital Berbasis Kahoot dan Slido di MAN 1 Konawe Selatan Hasanah, Nur; Irsan, Laode Muhamad; Pati B, Abdul Jabbar; Ati, Amniar; Sudirman, Andi Sulia; Aldiansyah, Septianto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7198

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di MAN 1 Konawe Selatan dengan tujuan mengoptimalkan persiapan siswa menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Geografi melalui penerapan gamifikasi digital berbasis Kahoot! dan Slido. Permasalahan yang diidentifikasi adalah metode pembimbingan OSN yang masih didominasi ceramah dan latihan soal konvensional, yang menyebabkan kejenuhan serta rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan; identifikasi masalah, perencanaan, pretest, implementasi gamifikasi digital, observasi dan pendampingan, posttest, serta refleksi bersama guru dan siswa. Hasil pretest menunjukkan rata-rata skor siswa 62,4, dengan dominasi kategori rendah dan sedang. Setelah implementasi gamifikasi digital, rata-rata skor meningkat menjadi 74,6, dengan peningkatan proporsi siswa pada kategori tinggi. Evaluasi respon siswa menunjukkan 47% lebih memilih gamifikasi digital, 33% kombinasi gamifikasi dan soal konvensional, dan 20% tetap memilih metode konvensional. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan Kahoot! dan Slido tidak hanya meningkatkan motivasi, partisipasi, dan rasa percaya diri siswa, tetapi juga menjadi strategi pembimbingan interaktif dan berkelanjutan. Dengan demikian, gamifikasi digital direkomendasikan sebagai bagian dari upaya optimalisasi bimbingan OSN Geografi di MAN 1 Konawe Selatan.