Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas V SD Negeri 020 Kuaro pada materi pecahan melalui penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dengan asesmen observasi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart dan dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 020 Kuaro, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar (pre-test dan post-test), lembar observasi aktivitas siswa, rubrik penilaian proyek, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan: (1) Peningkatan Hasil Belajar Kognitif: Rata-rata nilai siswa meningkat dari 58,5 (pra-siklus) menjadi 72,0 (Siklus I) dan mencapai 84,5 (Siklus II), dengan persentase ketuntasan meningkat dari 30% menjadi 85%. (2) Peningkatan Aktivitas dan Keterampilan Kolaboratif: Rata-rata aktivitas siswa meningkat dari 68,8% (Siklus I) menjadi 88,2% (Siklus II), membuktikan bahwa pendekatan PjBL efektif menumbuhkan keterlibatan aktif dan tanggung jawab bersama. (3) Peningkatan Motivasi dan Respon Positif: Respon positif siswa meningkat dari 78,8% menjadi 92,4%, di mana siswa merasa senang, termotivasi, dan mudah memahami konsep pecahan karena dikaitkan dengan aktivitas sehari-hari.