Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

KONTRIBUSI POWER OTOT TUNGKAI, PERSEPSI KINESTETIK DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KEBERHASILAN TEMBAKAN LOMPAT (JUMP SHOOT) BOLABASKET YANDIKA FEFRIAN ROSMI
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.913 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol12.no22.a624

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) kontribusi power otot tungkai terhadap keberhasilan tembakan lompat bolabasket, 2) kontribusi persepsi kinestetik terhadap keberhasilan tembakan lompat bolabasket, 3) kontribusi koordinasi mata tangan terhadap keberhasilan tembakan lompat bolabasket, 4) kontribusi power otot tungkai, persepsi kinestetik dan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan tembakan lompat bolabasket. Berdasarkan tujuan penelitian tersebut, metode dalam penelitian ini adalah metode diskriptif dengan pendekatan korelasional. Dalam penelitian ini populasinya seluruh mahasiswa peserta UKMbolabasketUniversitas PGRI Adi Buana Surabayadengan jumlah 33 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik population sampling, Teknik pengumpulan data digunakan tes dan pengukuran dalam olahraga, variabel penelitian terdiri dari power otot tungkai, persepsi kinestetik, dan koordinasi mata-tangan sebagai variabel bebas, sedangkan variabel terikatnya yaitu keberhasilan tembakan lompat bolabasket. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dan analisis regresi ganda, dengan pengujian hipotesis menggunakan taraf signifikansi 5 %.Berdasarkan data yang dianalisis diperoleh kesimpulan; (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara power otot tungkai dengan keberhasilan tembakan lompat (jump shoot) bolabasket, hal ini dibuktikan dengan nilai r hit= 0,375> r tabel = 0,335. (2) tidak terdapat kontribusi yang signifikan antara persepsi kinestetik dengan kemampuan tembakan lompat (jump shoot) bolabasket, hal ini dibuktikan dengan nilai r hit = 0,071< r tabel = 0,335, (3) tidak terdapat kontribusi yang signifikan antara koordinasi mata-tangan dengan keberhasilan tembakan lompat (jump shoot) bolabasket,hal ini dibuktikan dengan nilai r hit = 0,143< r tabel = 0,335, (4) tidak terdapat kontribusi yang signifikan antara power otot tungkai, persepsi kinestetik, dan koordinasi mata-tangan dengan kemampuan tembakan lompat (jump shoot), hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan nilai F hit sebesar 1.731 dengan probabilitas sebesar 0,183, karena nilai probabilitas lebih besar dari α 0,05.
Pendidikan Jasmani Dan Pengembangan Karakter Siswa Sekolah Dasar Yandika Fefrian Rosmi
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.465 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.482

Abstract

Karakter merupakan cara berpikir dan berperilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Tujuannya tidak lain adalah mewujudkan manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pendidikan jasmani merupakan proses pendidikan melalui aktivitas jasmani yang kondusif dimana siswa dibantu untuk mewujudkan dirinya sesuai dengan tahap pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal dalam mencapai taraf kedewasaan tertentu. Pendidikan jasmani juga merupakan pendidikan yang mengaktualisasikan potensi-potensi aktivitas manusia berupa sikap, tindakan dan kemampuan gerak menuju kebulatan pribadi yang seutuhnya. Pendidikan jasmani memberikan kontribusi terhadap perkembangan peserta didik yang bersifat menyeluruh meliput perkembengan psikomotorik, pengetahuan dan penalaran (kognitif), watak serta kepribadian (afektif). Pembekalan pengalaman belajar diarahkan untuk membina sekaligus membentuk gaya hidup sehat dan aktif sepanjang hayat. Nilai-nilai yang terkandung didalam pembelajaran penjas antara lain: kejujuran, keadilan, sportifitas, kepercayaan diri, menghargai dan menghormati orang lain, menghormati kewenangan, fairplay, disiplin, empati, kepemimpinan, kerjasama, dan lain-lain. Nilai yang terkandung dalam pembelajaran penjas berbanding lurus dengan 9 karakter yang dikemukakan Suyanto (2009: 2) yaitu; (1) karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya, (2) kemandirian dan tanggungjawab, (3) kejujuran, amanah dan diplomatis, (4) hormat dan santun, (5) dermawan, suka tolong-menolong dan gotong royong serta kerjasama, (6) percaya diri dan pekerja keras, (7) kepemimpinan dan keadilan, (8) baik dan rendah hati, (9) karakter toleransi, kedamaian dan kesatuan. Keywords: Pendidiakan jasmani, Karakter
Pembelajaran Water Rescue sebagai Tanggap Awal Keselamatan Menghadapi Banjir bagi Karang Taruna Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik Yandika Fefrian Rosmi; Riga Mardhika; Santika Rentika Hadi; Ujang Rohman; Sumardi Sumardi; Ahmad Nuryadi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202053.540

Abstract

WATER RESCUE LEARNING AS AN INITIAL RESPONSE TO SAFETY AGAINST FLOODS FOR YOUTH ORGANIZATION IN BENJENG DISTRICT, GRESIK REGENCY. Disasters are events that are not expected by many people, need special anticipations in overcoming this. Not only is the SAR team needed as a response team from the start but the community participation is also needed to take part in it. Benjeng District, which is a subscribed area for floods, naturally initiates knowledge and skills regarding disaster response. Based on this, the Physical Education Lecturer team of the University of PGRI Adibuana Surabaya carried out the activity as a lecturer task in the field of Higher Education Tri Dharma, namely Community Service. The purpose of this activity is to increase knowledge and ways to save water by members of the Youth Organization. There were 36 participants in the workshop. The results that can be obtained from the workshop are 1). The high level of enthusiasm of the participants gave a positive impact so that the achievements designed by the team were successfully completed well; 2). The implementation of the workshop activities resulted in a pioneer team of emergency response that would be destroyed at the village level so that it became the vanguard of the rescue team in the event of a flood.
Talent Scouting sebagai Pengarah pada Kegiatan Positif melalui Penyelenggaran Turnamen Bola Voli Santika Rentika Hadi; Bambang Juni Pitoyo; Catur Erik; Yandika Fefrian Rosmi; Achmad Nuryadi; Mulyono Mulyono; Brahmana Rangga; Ongky Airlangga
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202161.696

Abstract

TALENT SCOUTING AS A DIRECTION FOR POSITIVE ACTIVITIES THROUGH ORGANIZING VOLLEYBALL TOURNAMENTS. The sport potential in Gondang sub-district in general and in Kalikatir village in particular is the Volleyball game. On the other hand juvenile delinquency is a challenge that must be faced. The implementation of the Vaoli Ball tournament Tournament Cup at the PGRI Adi Buana University Surabaya is an activity forum that is expected to be used as a talent scoating for volleyball players and can provide a focus of positive activities for villagers, especially young people, to be directed towards positive activities, so as to prevent the possibility of the possibility of unwanted negative activity. The Rector Cup Volleyball Tournament of PGRI Adi Buana University Surabaya was held from February 19 to February 27, 2020, in Kalikatir Village with 16 Village participants in Gondang District, Mojokerto Regency. The tournament uses the knockout system. Monitoring of talented young players can be used as a guideline for coaching program planning at the Gondang District level. Observation about the sustainability of the program through interviews and questionnaires to explore the interest and commitment to volleyball. The results achieved, as the first winner was Bening village, 2nd place Kalikatir village, 3rd place Wonoploso village and 4th place Kemasantani village. The recruitment of 13 young players, and 2 senior players with adequate volleyball ability, are ready to be selected to become the Gondang District team. Commitment to continuing to practice volleyball and keep yourself from negative things to achieve. An awareness of the benefits of high-performance sports can support the future of volleyball players.
Motor Ability untuk Menunjang Activity Daily Living (ADL) Pada Anak Cerebral Palcy Yandika Fefrian Rosmi; Andarmadi Jati Abdhi Wasesa; Riga Mardhika
SPECIAL: Special and Inclusive Education Journal Vol 2 No 2 (2021): Special and Inclusive Education Journal (SPECIAL)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/special.vol2.no2.a5173

Abstract

Activity Daily Living (ADL) bagi anak cerebral palcy merupakan tantangan yang besar. Di mana kemandirian dalam melakukan aktifitas perlu dimilki. Tetapi anak dengan cerebral palcy memiliki hambatan dalam melakukan gerak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motor ability pada anak dengan cerebral palcy. Penelitian ini dilakukan dengan pendektan deskriptif kuantitatif di mana data diambil menggunakan teknik test dan pengukuran dengan bantuan lata gineometer. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 anak cerebral palcy yang berasal dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat Surabaya (YPAC) Surabaya. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis deskripsi. Berdasarakan hasil penlitian penelitian diketahui bahwa tingkat motor ability anak dengan Cerebral Palcy Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) dalam katagori sedang. Hal tersebut dibuktikan dari ke empat variabel memiliki mayoritas presentasi dengan katagori sedang yaitu gerak fleksi sebesar 60%, gerak ekstensi sebesar 60%, gerak abduksi sebesar 70%, dan gerak adduksi sebesar 50%.
Dampak dari Latihan Intensitas Sedang dan Intensitas Submaksimal terhadap Kebugaran Kardiorespirasi pada Wanita Muda I Gede Dharma Utamayasa; Moh. Hanafi; Yandika Fefrian Rosmi; Riga Mardhika; Abd. Cholid; Angga Indra Kusuma
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.262 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6762606

Abstract

Di antara wanita muda ada peningkatan prevalensi gaya hidup dan kurang partisipasi dalam aktivitas fisik. Daya tahan kardiorespirasi sangat penting untuk menunjang kerja otot yang sedang aktif sehiangga dapat digunakan untuk metabolisme. Daya tahan kardiorespirasi berhubungan erat dengan VO2Max. Saat ini ditemukan variasi baru dari olahraga aerobik yaitu dengan mevariasi latihan intensitas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan rancangan pre dan post test control group design. Populasi menggunakan wanita muda yang mengikuti senam zumba sebanyak 20 orang. Hasil dari peneliti kebanyakan menggunakan latihan interval akan terapi penelitian tentang kebugaran kardiorespirasi untuk meningkatkan oksidasi lemak dengan latihan submaksimal belum pernah dilakukan. hasil penelitian yaitu terdapat signifikansi 0,008 yang berarti ada pengaruh atau ada hubungan yang signifikan antara beberapa variabel. Latihan intensitas sedang dan submaksimal memiliki pengaruh terhadap kebugaran kardiorespirasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu latihan intensitas rendah dan intensitas submkasimal mampu meingkatkan VO2Max sehingga dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi pada wanita muda.
KONTRIBUSI FAKTOR FISIK, TEKNIK, DAN PSIKIS TERHADAP KEMAMPUAN FREE THROW BOLA BASKET Yandika Fefrian Rosmi; FX. Sugiyanto
Jurnal Pedagogi Olahraga dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.32 KB) | DOI: 10.21831/jpok.v1i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kontribusi faktor fisik dalam mengoptimalkan kemampuan free throw, (2) kontribusi faktor teknik dalam kemampuan free throw, (3) kontribusi faktor psikis dalam mengoptimalkan kemampuan free throw, dan (4) kontribusi ketiga faktor fisik, teknik, dan psikis dalam mengoptimalkan kemampuan free throw. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain non-experimental. Sampel penelitian berjumlah 81 peserta. Pengujian hipotesis dilakukan dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS) dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat kontribusi positif faktor fisik dalam mengoptimalkan kemampuan free throw, terbukti dari nilai koefisien jalur sebesar 0,1795 dan nilai t hitung 2,6074 t tabel 1,960, nilai kontribusi relatif sebesar 15,88% dan kontribusi efektif sebesar 14,08%; (2) terdapat kontribusi positif faktor teknik dalam mengoptimalkan kemampuan free throw, terbukti dari nilai koefisien jalur sebesar 0,3404 dan nilai t hitung 7,0207 t tabel 1,960, nilai kontribusi relatif sebesar 31,94% dan kontribusi efektif sebesar 28,32% (3) terdapat kontribusi positif faktor psikis dalam mengoptimalkan kemampuan free throw, terbukti dari nilai koefisien jalur sebesar 0,5095 dan nilai t hitung 8,3679 t tabel 1,960, nilai kontribusi relatif sebesar 52,18% dan kontribusi efektif sebesar 46,27%; dan (4) terdapat kontribusi ketiga faktor fisik, teknik, dan psikis dalam mengoptimalkan kemampuan free throw dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,886695 atau 88,67%.Kata kunci: faktor fisik, teknik, psikis, kemampuan free throw. THE CONTRIBUTION OF PHYSICAL, TECHNICAL, AND PSYCHOLOGICAL FACTORS TO THE FREE THROW ABILITY IN BASKETBALLAbstractThis study aims to determine: (1) the contribution of the physical factors in optimizing the free throw ability, (2) the contribution of technical factors in optimizing the free throw ability, (3) the contribution of psychological factors in optimizing the free throw ability, and (4) contribution of the three factors physical, technical, and psychological in optimizing the free throw ability. This research is a non-experimental design. The hypothesis testing was analyzed by using Partial Least Square (PLS) with the significance level α = 0.05. The samples in this research were 81 participants from SMA N 3 Yogyakarta, SMA N 4 Yogyakarta, SMA N 6 Yogyakarta, and SMA N 8 Yogyakarta that were chosen by using a simple random sampling technique. The results of the study show that: (1) there is a positive contribution of the physical factors in optimizing the free throw ability, proven by the value of the path coefficient that was 0.1795 and the t value 2.6074 t table 1.960, the value of relative contribution of 31.94% and an effective contribution value of 28.32%;  (2) there is a positive contribution of the technical factors in optimizing the free throw ability, proven by the value of the path coefficient that was 0.3404 and the t value 7.0207 t table 1.960, the value of relative contribution of 31.94% and an effective contribution value of 28.32% (3) there is a positive contribution of psychological factors in optimizing the free throw ability, proven by the value of the path coefficient that was 0.5095  and the t value 8.3679 t table 1.960, the value of relative contribution of 52.18% and an effective contribution value of 46.27% and (4) there is a contributions of three factors physical, technical, and psychological in optimizing the free throw ability, proven by the value of the corellation coefficient that was 0.886695 or 88.67%.Keywords: physical factors, technical, psychological, free throw ability.
Pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif di sekolah inklusi Surabaya Yandika Fefrian Rosmi; Muhammad Nurrohman Jauhari
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol 18, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v18i1.50886

Abstract

Pendidikan Jasmani adaptif menjadi solusi bagi siswa berkebutuhan khusus sebagai bentuk layanan untuk siswa yang kurang bergerak. Pola hidup kurang gerak memilki dampak ancaman kesehatan. Untuk itu pelaksanaan Pendidikan jasmani adaptif harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta didik. Guru sebagi sosok central dalam proses pembelajaran, diharpkan mampu melaksanakan tugas pengajaran dengan sebaik-baiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif di sekolah inklusi di Kota Surabaya. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang mengukur data penelitian berupa angka–angka dan analisis menggunakan statistik. Metode pengambilan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode survei dengan teknik pengumpulan data angket. Populasi dalam penelitian ini adalah guru pendamping khusus di sekolah inklusi di Kota Surabaya. Sampelnya berjumlah 40 guru pendamping khusus. Data yang telah diperoleh melalui pengisian angket, kemudian diolah dengan analisis deskriptif melalui program SPSS. Berdasarkan hasil analisis data melalui analisis deskriptif. Dapat diketahui hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif di sekolah inklusi Kota Surabaya yang masuk dalam kategori rendah sebanyak 5 responden dengan persentase sebesar 12.5%, pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif di sekolah inklusi Kota Surabaya yang masuk dalam kategori sedang sebanyak 28 responden sebesar 70%, dan pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif di sekolah inklusi Kota Surabaya yang masuk dalam kategori tinggi sebanyak 7 responden sebesar 17.5%. Hasil tersebut di atas dapat diartikan bahwa pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif di Sekolah inklusi Kota Surabaya dalam katagori sedang.
UNIVERSAL DESIGN FOR LEARNING PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI ADAPTIF DI SEKOLAH INKLUSI Yandika Fefrian Rosmi; Muhammad Nurrohman Jauhari
STAND Vol 3 No 2 (2022): STAND : Journal Sports Teaching and Development
Publisher : UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/j-stand.v3i2.7180

Abstract

Pendidikan jasmani adaptif merupakan salah satu pembelajaran gerak yang dikembangkan untuk menyediakan program bagi individu yang berkebutuhan khusus. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan keberagaman karakteristik peserta didik dalam kelas yang inklusif adalah dengan menerapkan prinsip Universal Design for Learning (UDL). Penelitian ini berjenis kualitati. Pendekatan dalam penelitian ini studi kasus. Data dalam penelitian ini adalah pernyataan-pernyataan yang didapatkan dari wawancara dan sumber datanya adalah transkrip wawancara dengan 4 guru pendamping khusus di 4 SMPN Program Inklusif PPDB Surabaya, sehingga 4 guru pendamping khusus tersebut adalah narasumber dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara nonstruktural yang berguna untuk mengeksplorasi secara reaktif jawaban dari narasumber di tiap pertanyaan. Data analisis dalam penelitian ini adalah analisis konten. Hasil penelitiannya adalah pendekatan UDL ini memberi keleluasaan kepada guru untuk menyesuaikan kurikulum, menyesuaikan cara penyampaian pembelajaran, dan menilai siswa dengan cara yang memungkinkan. digunakan untuk membantu memperkuat program dengan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Hal tersebut dapat digunakan dalam program pendidikan untuk membantu guru belajar tentang lingkungan pendidikan jasmani inklusif atau dapat digunakan untuk guru praktik untuk memeriksa dan/atau mengevaluasi lingkungan pengajaran.
Kasih Sayang Sebagai Asas Metologis Kegiatan Penyelenggaraan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Sambira Mambela; Yandika Fefrian Rosmi
SPECIAL: Special and Inclusive Education Journal Vol 2 No 1 (2021): Special and Inclusive Education Journal (SPECIAL)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/special.vol2.no1.a3884

Abstract

Keberkebutuhan khusus anak, dapat didefinisikan dengan cara membandingkan kondisi Fisik, mental, emosi, dan sosial antar anak yang satu sama dengan anak yang lain dengan mengacu pada keadaan fisik, mental, emosi, dan sosial yang pada umumnya dimiliki anak. Kajian tentang kasih sayang sebagai asas kegiatan penyelenggaraan anak berkebutuhan khusus ini dilakukan dengan menggunakan metode analisa deskriptif-kualitatif. Asas kasih sayang dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan anak berkebutuhan khusus, mengandung maksud bahwa kegiatan penyelenggaraan pendidikan anak berkebutuhan khusus, didasarkan, dilandaskan, mengacu pada nilai-nilai kasih sayang. Kasih sayang direalisasikan dalam kegiatan penyelenggaraan pendidik, dengan cara: menerima sepenuhnya keberadaan dan keadaan anak berkebutuhan khusus, menciptakan suasana pendidikan dan pembelajaran yang sarat dengan nilai-nilai kasih sayang, dan mengajar masyarakat bersikap yang menguntungkan anak berkebutuhan khusus