Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

MENGASAH KEKUATAN MENTAL: MENINGKATKAN PERFORMA ATLET KICKBOXING KONI KOTA SURABAYA DALAM KOMPETISI Pelamonia, Shandy Pieter; Rosmi, Yandika Fefrian; Utamayasa, I Gede Dharma
Journal of Social Comunity Services Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Social Comunity Services (JSCS)
Publisher : Antis-publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/jscs.v1i2.114

Abstract

Kegiatan penyuluhan untuk meningkatkan kualitas performa atlet kickboxing KONI Kota Surabaya telah dilaksanakan dengan lancar. Sebelum penyuluhan, peserta mengikuti pre-test untuk menilai pemahaman awal. Materi penyuluhan fokus pada penguatan mental bertanding. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesiapan mental atlet dan kepuasan pelatih serta manajemen kesehatan. Penelitian mendukung bahwa ketangguhan mental berperan penting dalam mengelola rasa cemas. Pelatihan tanding dan motivasi kontinu juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas mental bertanding atlet. Kesimpulannya, penguatan mental perlu dilakukan secara intensif dan komprehensif untuk mencapai hasil yang optimal.
Peningkatan Kemampuan Teknik dan Taktik Bulutangkis melalui Pelatihan yang Terstruktur dan Terarah Darisman, Eka Kurnia; Mulyono; Utomo, Gatot Margisal; Rosmi, Yandika Fefrian
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v3i1.809

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknik dan taktik atlet bulutangkis melalui pelatihan yang disusun secara terstruktur dan terarah. Sasaran kegiatan adalah 20 atlet muda dari PB Platinum Kota Malang. Program pelatihan difokuskan pada penguasaan teknik dasar (footwork, drive, netting, dan smash) serta penerapan taktik dalam permainan. Metode yang digunakan meliputi instruksi langsung, simulasi pertandingan, dan evaluasi berkala berbasis observasi dan analisis video. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan teknik dan pemahaman taktik secara signifikan. Pelatih dan atlet juga menyatakan bahwa model pelatihan ini membantu memperjelas arah pembinaan dan meningkatkan motivasi berlatih. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang berbasis kebutuhan riil dan disusun sistematis mampu memberikan dampak positif, serta berpotensi direplikasi di klub lain.
OPENING UP POTENTIAL: TURNING WONODADI KULON VILLAGE INTO A THRIVING WATERSPORTS PARADISE: MEMBUKA POTENSI: MENGUBAH DESA WONODADI KULON MENJADI SURGA OLAHRAGA AIR SUNGAI YANG BERKEMBANG Margisal Utomo, Gatot; Fefrian Rosmi, Yandika; Akbar Harmono, Bayu; Hakim, Luqmanul; Bripandika Putra, Ismawandi; Kurnia Darisman, Eka
Journal of Social Comunity Services Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Social Comunity Services (JSCS)
Publisher : Antis-publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/jscs.v1i1.17

Abstract

Research shows that the management of natural tourist attractions in Pacitan Regency is running well, as the government has provided supporting facilities and infrastructure, but there are shortcomings, such as promotion which is still not very advanced because it still uses print media, road access to the location is not good and the budget is still limited. The PPM team of Physical Education Lecturers socialized the government of Wonodadi Kulon Village, Ngadirojo District, Pacitan Regency to promote river water sports-based tourism through social media and conduct comparative studies to other tourist villages. The method used in community service program activities is based on the asset based approach (ABA). The activity stages include field observations, drafting material requirements and implementation, licensing, implementation of service, evaluation, up to the final report. Based on the results and discussion that have been described, it can be concluded that Wonodadi Kulon Village, Ngadirojo District, Pacitan Regency has the potential to be developed as a village tourism based on river water sports. In this PPM Program, activities include determining appropriate strategies to improve the welfare of village communities through river water sports-based tourism, training and mentoring which contains the required materials including various types of river water sports, management, water sports facilities and infrastructure, prevention. and first aid for accidents, publicity and marketing using social media. Where the results of the training and mentoring can encourage participants to play a role together in the future in managing village tourism based on river water sports as a form of utilizing the natural wealth in the village.
Gambaran tingkat kebugaran jasmani pada siswa laki-laki sekolah menengah pertama Elsandy Wahyu Listanto; Yandika Fefrian Rosmi; Riga Mardhika; Eka Kurnia Darisman
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v4i2.600

Abstract

Kebugaran jasmani berperan penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran, karena siswa dengan kondisi fisik baik lebih mampu memahami materi dan menjalani aktivitas tanpa cepat lelah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas VII SMPN 2 Sukodono, Sidoarjo. Desain penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei, dan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, melibatkan 20 siswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori baik dengan persentase 60,87%, sedangkan sisanya berada pada kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kebugaran jasmani yang baik, namun masih diperlukan upaya peningkatan bagi siswa yang belum mencapai kategori optimal. Penelitian ini merekomendasikan sekolah untuk menyusun program latihan fisik yang terstruktur dan rutin. Selain itu, penelitian lanjutan disarankan mengkaji faktor lain seperti gizi, pola makan, dan gaya hidup, agar strategi peningkatan kebugaran dapat dilakukan lebih komprehensif.
Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan dan Keselamatan Kerja bagi UMKM Mulyono; Utamayasa, I Gede Dharma; Ismawandi; Rosmi, Yandika Fefrian; Mahardika, Riga; Puriana, Ramadhany Hananto
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v3i3.1023

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam penerapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan keselamatan kerja. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan P3K menyebabkan meningkatnya risiko kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan pekerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran pelaku UMKM terhadap P3K dan keselamatan kerja melalui pelatihan yang bersifat praktis dan kontekstual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi observasi lapangan, pelatihan dengan komposisi 30% teori dan 70% praktik, pendampingan langsung di lokasi usaha, serta pembentukan kader P3K dan keselamatan kerja. Kegiatan dilaksanakan pada UMKM di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, dengan melibatkan pelaku usaha dan pekerja aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas peserta dalam memahami dan menerapkan prinsip P3K dan keselamatan kerja, meningkatnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kecelakaan kerja, serta perbaikan kondisi kerja yang lebih aman dan sehat. Program ini membuktikan bahwa pelatihan P3K dan keselamatan kerja yang sederhana, aplikatif, dan berbasis kebutuhan lapangan dapat diadopsi secara efektif oleh UMKM. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat dalam mendukung perlindungan tenaga kerja dan keberlanjutan usaha UMKM.
Pengaruh Latihan Variasi Smash terhadap Peningkatan Teknik Dasar Smash pada Siswa Ekstrakurikuler Bola Voli Moch Ulil Albab; Yandika Fefrian Rosmi; Riga Mardhika; Eka Kurnia Darisman
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i1.40417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan variasi smash dalam permainan bola voli, sehingga siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMA ITP Surabaya dapat menguasai teknik dasar dengan lebih baik dan optimal. Penelitian ini melibatkan populasi siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA ITP Surabaya, yang berjumlah 10 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sedangkan desain penelitian yang diterapkan adalah one group pretest-posttest design. Hasil uji perbandingan antara nilai pretest dan posttest menunjukkan bahwa nilai p-value (sig. 2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest dalam tes ketepatan smash. Hal ini menunjukkan bahwa latihan variasi smash berpengaruh terhadap peningkatan teknik dasar smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA ITP Surabaya. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan variasi smash secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan dasar dalam permainan bola voli. Oleh karena itu, penelitian ini mendukung hipotesis bahwa latihan yang bervariasi dan sistematis dapat meningkatkan penguasaan teknik dasar smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA ITP Surabaya. Abstract This study aims to improve smash variations in volleyball, enabling extracurricular volleyball students at SMA ITP Surabaya to master basic techniques more effectively and optimally. The research involved a population of 10 students participating in the volleyball extracurricular program at SMA ITP Surabaya. The sampling technique used was purposive sampling, while the research design applied was one-group pretest-posttest design. The comparison test results between pretest and posttest scores showed that the p-value (sig. 2-tailed) was 0.000, which is smaller than 0.05. This indicates that H0 is rejected and H1 is accepted, meaning there is a significant difference between the pretest and posttest results in the smash accuracy test. This finding demonstrates that smash variation training positively impacts the improvement of basic smash techniques among extracurricular volleyball students at SMA ITP Surabaya. Based on these results, it can be concluded that varied and systematic smashtraining significantly contributes to enhancing fundamental volleyball skills. Therefore, this study supports the hypothesis that structured variation training can improve the mastery of basic smash techniques in extracurricular volleyball students at SMA ITP Surabaya
Pemberdayaan Perkumpulan Sepakbola Amputasi Surabaya (PERSAS) menuju kemandirian komunitas berbasis sports industry Yandika Fefrian Rosmi; Muhammad Nurrohman Jauhari; Andarmadi Jati Abdhi Wasesa
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v5i22025p210-220

Abstract

Sepak bola amputasi merupakan salah satu cabang olahraga yang memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas amputasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga secara aktif. Surabaya, terdapat  Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Surabaya (PERSAS). Namun masih memiliki kendala yang di alami terutama terkait dengan kemandirian komunitas. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan menjawab masalah pendanaan, pemasaran dan branding dan pengelolaan keuangan. Pelatihan dilakukan terhadap 25 peserta baik pemain maupun managemen. Pelatihan dilakukan dengan metode perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman peserta pelatihan terhadap materi pelatihan yang dapat dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata hasil pre-test dan post-test. Di mana nilai pre-test adalah 66,4 dan pada saat post-test adalah 73,4.
PELATIHAN MANAJEMEN WAKTU DAN PRODUKTIVITAS MELALUI AKTIVITAS FISIK Ramadhany Hananto Puriana; Riga Mardhika; I Gede Dharma Utamayasa; Mulyono Mulyono; Yandika Fefrian Rosmi
JP-MAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Vol. 7 No. 2 (2025): JP-MAS: Volume 7 Nomor 2 Edisi November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Jombang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/czna4q31

Abstract

Dinamika kehidupan modern di Kecamatan Tulangan menuntut produktivitas tinggi, namun masyarakat menghadapi tantangan dalam mengelola waktu dan energi secara efektif. Fenomena burnout serta rendahnya partisipasi aktivitas fisik menjadi masalah utama yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas melalui integrasi manajemen waktu dan aktivitas fisik mikro. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, pelatihan intensif selama 7 minggu dengan pendekatan 30% teori dan 70% praktik, serta pendampingan berkelanjutan. Peserta terdiri dari 45 orang perwakilan karyawan, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan pengurus karang taruna. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman manajemen waktu sebesar 85%, adopsi aktivitas fisik mikro oleh 78% peserta, penurunan keluhan kesehatan 70%, serta terbentuknya 5 kader dan 3 kelompok mandiri. Program ini berhasil menciptakan model intervensi holistik yang terbukti efektif meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan integratif antara produktivitas dan kesehatan.
Analisis Persepsi Guru PJOK terhadap Literasi Fisik dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Suharti; Moh. Hanafi; Muhammad Wahyono; Ismawandi Bripandika Putra; Yandika Fefrian Rosmi; Gatot Margisal Utomo
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v4i2.1372

Abstract

Literasi fisik merupakan salah satu konsep penting dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang berorientasi pada pengembangan motivasi, kepercayaan diri, kompetensi fisik, pengetahuan, dan kebiasaan hidup aktif peserta didik. Namun, implementasi literasi fisik di sekolah masih menghadapi tantangan karena pemahaman guru terhadap konsep tersebut belum merata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru PJOK mengenai literasi fisik sekaligus menganalisis persepsi guru setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 74 guru PJOK Sekolah Dasar anggota Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten Mojokerto melalui tahapan persiapan, pelatihan, diskusi dan refleksi, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket persepsi dengan fokus pada dimensi pemahaman literasi fisik dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan IBM SPSS Statistics 26. Hasil menunjukkan bahwa seluruh indikator memperoleh kategori sangat tinggi, dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,57 dan persentase capaian 91,35%. Indikator tertinggi adalah pemahaman bahwa literasi fisik merupakan tujuan penting dalam pembelajaran PJOK (mean = 4,61), sedangkan indikator terendah adalah pemahaman konsep literasi fisik (mean = 4,50), meskipun tetap berada pada kategori sangat tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil membangun persepsi positif dan meningkatkan pemahaman guru terhadap literasi fisik. Program pendampingan lanjutan diperlukan agar pemahaman konseptual tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran PJOK di sekolah dasar.