Kemajuan teknologi informasi di era digital telah memengaruhi karakter Generasi Z, yang tumbuh sebagai digital native dengan akses informasi yang luas dan cepat. Namun, hal ini juga menimbulkan tantangan serius dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar ideologi bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman, hambatan, dan strategi revitalisasi nilai-nilai Pancasila pada Generasi Z. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung memahami Pancasila secara formal dan simbolik, bukan sebagai pedoman moral kehidupan. Tantangan yang dihadapi meliputi pengaruh budaya global, kurangnya pembelajaran kontekstual, dan rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pendidikan yang interaktif dan berbasis teknologi, pemanfaatan media sosial secara positif, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Sinergi semua pihak menjadi kunci dalam membangun karakter generasi muda yang berjiwa Pancasila di era digital.