Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Sesi Ice-Breaking terhadap Fokus dan Minat Belajar Anak-anak Panti Asuhan GAPPI Filadelfia Putra, Muhamad Zhabiyan Dwi; Aklani, Syaeful Anas; Zoin, Shania; Salsabilah, Anisah; Haslim, Sartika Dewi; Regina, Alya; Yasa, Irma Sefina; Susanti, Aida; Renata, Doreen; Puspitasari, Divanaka; Aliefazlea, Qanaya Dherryl; Wijaya, Kelvin; Rosario, Rakit Ricardo; Sihombing, Angelika Putri; Sherlyn, Sherlyn; Lubis, Nywara Natriyasmara; Irawan, Calvianthieno; Chadric, Felix; Jesslyn, Jesslyn
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.932

Abstract

Penelitian ini merupakan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan kontribusi moral dan pendidikan serta mencari tahu peranan Ice-Breaking dalam proses fokus dan minat belajar anak-anak di Panti Asuhan GAPPI Filadelfia. Kegiatan ini dilakukan dengan pemberian materi disambung dengan Ice-Breaking 1 dilanjutkan dengan pemberian hadiah, diakhiri dengan materi penutup. Tidak lupa peneliti juga mewawancarai anak-anak panti asuhan dengan maksud menanyakan perihal pemahaman materi yang dijelaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Ice-Breaking merupakan langkah efektif dalam proses pembelajaran anak-anak tersebut, anak-anak dapat lebih fokus, cepat tangkap akan materi yang telah diberikan, serta meningkatkan minat anak-anak untuk menyimak materi yang akan diberikan pasca Ice-Breaking.
HUBUNGAN ANTARA CORPORATE GOVERNANCE DAN GREEN INNOVATION: STUDI TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Candy, Candy; Jesslyn, Jesslyn; Haryanto, Hery
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 13, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v13i2.2002

Abstract

ABSTRAKCorporate governance yang efektif dapat memberikan dampak dalam peningkatan kinerja serta memperoleh profitabilitas secara maksimal sedangkan. Green innovation mampu mendorong perkembangan ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis pengaruh faktor-faktor corporate governance yang memengaruhi kinerja perusahaan dengan menggunakan green innovation sebagai mediasi. Faktor corporate governance yang diteliti terdiri dari board size, independent commissioners, dan ownership concentration. Penelitian ini menggunakan 113 perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 2018 sampai dengan 2022 dengan menggunakan data sekunder. Metode analisis yang diterapkan yaitu regresi panel dan didukung oleh aplikasi Eviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independent commissioners berpengaruh secara positif terhadap firm performance, akan tetapi variabel board size, ownership concentration, dan green innovation tidak memengaruhi firm performance. Selain itu, hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa green innovation tidak dapat memediasi hubungan board size, independent commissioners, dan ownership concentration dengan firm performance.Kata Kunci: Corporate Governance, Green Innovation, Perusahaan manufakturABSTRACTEffective corporate governance can have an impact on improving performance and obtaining maximum profitability while green innovation can encourage economic, environmental and community development.  This research aims to investigate the mediation role of green innovation in the association between corporate governance and company performance. Corporate governance aspects under scrutiny include board size, independent commissioners, and ownership concentration. The study uses data from 113 manufacturing sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2018 to 2022 using secondary data. The analysis method applied is panel regression supported by the Eviews application. The research findings indicate that the independent commissioners variable positively affects firm performance, whereas board size, ownership concentration, and green innovation do not affect firm performance. Additionally, the results of the mediation test show that green innovation cannot mediate the relationship between board size, independent commissioners, and ownership concentration with firm performance.Keywords: Corporate Governance, Green Innovation, Manufacturing companies
PERTANGGUNGJAWABAN PENERIMA ENDORSE JUDI DAN KOSMETIK ILLEGAL MELALUI INSTAGRAM Jesslyn, Jesslyn
Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum 2020: Volume 6 Nomor 2 Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/lljih.v6i2.161

Abstract

Perjudian merupakan kejahatan yang sulit diberantas hingga tuntas dan dapat merusak mentalitas masyarakat. Perdagangan kosmetik yang tidak memiliki izin edar dapat merugikan konsumen. Endorse melalui Instagram dijadikan salah satu sarana untuk mempromosikan judi dan kosmetik illegal. Penelitian ini membahas pertanggungjawaban pidana pemilik akun Instagram yang mempromosikan (endorse) judi dan kosmetik illegal melalui Instagram berdasarkan UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan kosmetik ilegal berdasarkan UU No.8 Tahun 2009 tentang Perlindungan Konsumen. Hasil penelitian adalah perlu adanya partisipasi masyarakat dengan cara melaporkan kepada pihak Kepolisian dengan menyertakan hasil cetak (print out) informasi elektronik yang dapat diduga sebagai tindak pidana.
ANALISA SISTEM PENCAHAYAAN BUATAN PADA BANGUNAN SPORTHALL UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM Rangkuty, Gladies Imanda Utami; Vicalrya, Jennifer; Jesslyn, Jesslyn; Chandrawati, Vivi; Murtiono, Hendro; Suwarlan, Stivani Ayuning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 2: December 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i2.11497

Abstract

Visual comfort in sports facilities is significantly influenced by the quality of artificial lighting systems, particularly for multi-functional buildings operating at night. This study analyzes the effectiveness of artificial lighting in the sports hall at Universitas Internasional Batam, a semi-outdoor facility serving as a sports arena, event venue, and access route to classrooms. Preliminary observations and user complaints indicated visual discomfort during nighttime activities, including uneven light distribution and excessively dark areas. The study aims to evaluate lighting level compliance with SNI 6197-2020 standards and analyze users' visual comfort perceptions. A mixed-methods approach was employed through illuminance measurements using a luxmeter and surveys of 24 active users. Results show average lighting levels of 313 lux, meeting the SNI 6197-2020 standard (300 lux) for sports facilities. However, while 70.8% of respondents rated the lighting as adequate, 54.1% experienced eye fatigue periodically due to uneven light distribution (uniformity ratio 0.60 < CIE standard 0.7) and flickering lamps (37.5% fixtures).  Recommendations include regular lamp maintenance, additional lighting installation in low-intensity areas, and establishing operational procedures to ensure access corridor lights remain on for user safety and comfort. This study contributes to understanding the relationship between quantitative lighting standards and subjective visual comfort in multi-functional sports facilities.
Pengaruh Auditor Eksternal dan Internal terhadap Pelaporan Key Audit Matters di Indonesia Tanujaya, Kennardi; Jesslyn, Jesslyn; Luo, Hendi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i3.29331

Abstract

Latar Belakang: Penerapan Key Audit Matters (KAMs) melalui ISA 701 bertujuan meningkatkan transparansi audit. Namun, di Indonesia praktik pengungkapan KAMs masih bervariasi, menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya, baik dari karakteristik auditor eksternal maupun mekanisme audit internal.Tujuan: Meneliti pengaruh karakteristik auditor eksternal (biaya audit, auditor perempuan, audit delay) dan internal (jumlah anggota komite audit, frekuensi rapat komite audit, jumlah audit internal) terhadap pengungkapan KAMs pada perusahaan publik di Indonesia.Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan 575 observasi perusahaan BEI periode 2022–2023. Pengujian dilakukan menggunakan regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari enam variabel independen yang diuji terhadap pengungkapan KAMs, terdapat empat variabel yang berpengaruh signifikan, yaitu frekuensi audit komite (FEAUDIT), audit delay (AD), frekuensi rapat komite audit (MEETING), peran auditor internal (IA). Sementara itu, variabel biaya audit (FEES) dan efektivitas komite audit (COMMIT) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan KAMs.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Kebaharuan penelitian ini terletak pada pengujian perspektif internal audit dan eksternal audit secara bersamaan dalam mempengaruhi KAMs dengan dua pengukuran jumlah isu dan panjang narasi serta memberikan kontribusi penelitian KAMs di negara berkembang.