Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Konstruksi Frasa Dalam Novel Santri Pilihan Bunda Karya Salsyabila Falensia Wulandari, Yetri; Lisdayanti, Septina; Yuniati, Ira; Kusmiarti, Reni
Journal Of Dehasen Educational Review Vol 6 No 1 (2025): Journal of Dehasen Educational Review, March
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/joder.v6i1.8217

Abstract

The problem in this study is the construction of phrases in the novel Santri Pilihan Bunda by Salsyabila Falensia. The purpose of this research, namely: to analyze what types of phrases are most widely used in the novel Santri Pilihan Bunda Karya Salsyabila Falensia and describe the phrase construction in the novel Santri Pilihan Bunda Karya Salsyabila Falensia. The benefits of the research are divided into two, namely practical benefits: providing insight into the construction of phrases in literature, and theoretical benefits: for the author, the results of this research can be utilized as answers to the problems formulated. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data in this research are quotes containing nominal, verbal, and adjectival phrases contained in the novel Santri Pilihan Bunda by Salsyabila Falensia. The data collection technique of this research is literature study technique. The data analysis technique uses a structural approach. The results of this study are found 760 phrases in the novel Santri Pilihan Bunda Karya Salsyabila Falensia consisting of 418 nominal phrase data, 264 verbal phrase data, and 78 adjectival phrase data. Based on the results of the phrase findings, there is data on the construction of coordinative nominal phrases: 14 data and subordinate nominal phrases structured: N+N 153 data, N+V 52 data, N+A 29 data, Adv+N 38 data, N+Adv 4 data, Num+N 47 data, N+Num 9 data, and N+Dem 72 data. Coordinative verbal phrases: 6 data and subordinative verbal phrases with the structure: Adv+V 94 data, V+Adv 17 data, V+N 108 data, and V+A 39 data. Coordinative adjectival phrases: 2 data and subordinative adjectival phrases: structured A+N 2 data, A+A 18 data, A+V not found, Adv+A 53 data, and A+Adv 3 data.
Edukasi Berbicara Bahasa Indonesia di SD Negeri 41 Kabupaten Kaur Alodia, Celi; Juhardi, Ujang; Lisdayanti, Septina
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i2.8507

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa indonesia yang baik dan benar pada siswa di SDN 41 Kabupaten Kaur melalui pengajaran Bahasa Indonesia. Dalam menghadapi tantangan seperti kurangnya kepercayaan diri siswa dan minimnya fasilitas, kegiatan ini menerapkan metode pembelajaran interaktif, termasuk diskusi kelompok dan permainan peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ini berhasil meningkatkan kepercayaan diri siswa, memperluas kosakata, dan kemampuan berbicara di depan umum. Peran aktif guru dalam memberikan umpan balik konstruktif dan menciptakan lingkungan belajar yang positif terbukti efektif dalam mendukung proses pembelajaran. Keterlibatan orang tua juga diakui sebagai faktor penting dalam mendukung perkembangan keterampilan berbicara siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, keterampilan komunikasi siswa dapat ditingkatkan secara signifikan, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era globalisasi.
Pelatihan Analisis Kebahasaan Teks Cerita Sejarah bagi Siswa SMAN 3 Kaur melalui Pembelajaran Kolaboratif Wiguna, Candra; Lisdayanti, Septina; Juhardi, Ujang
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i2.8545

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai cara menganalisis teks secara sistematis, serta membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi unsur-unsur kebahasaan dalam teks cerita sejarah. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di SMA Negeri 3 Kaur, Desa TJ.Iman Kcematan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur. Kegiatan ini dilakukan pada 21- 30 Agustus 2024. Kegiatan peltihan dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu persiapan, pengenalan materi, pelaksanaan program, dan ang terakhir yaitu refleksi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah pembelajaran kolaboratif menunjukkan hasil yang menggembirakan. Siswa tidak hanya akan meningkatkan kemampuan analitis mereka tetapi juga akan memiliki pengalaman belajar yang lebih menyenangkan jika metode yang tepat digunakan. Ini menunjukkan bahwa kombinasi sejarah dan bahasa, serta pendekatan pembelajaran interaktif, dapat sangat membantu siswa.
PSIKOLOGI HUMANISTIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL GRAVITASI MATAHARI KARYA KADEK PINGETANIA Ameliya, Wittia Dina; Atmaja, Loliek Kani; Hakim, Man; Lisdayanti, Septina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk psikologi humanistik tokoh utama dalam novel Gravitasi Matahari karya Kadek Pingetania berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Teori ini mencakup lima tingkat kebutuhan, yaitu kebutuhan fisiologis, rasa aman, cinta dan memiliki, harga diri, serta aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 81 data yang ditemukan, kebutuhan cinta dan memiliki merupakan kebutuhan yang paling dominan terpenuhi, diikuti oleh kebutuhan rasa aman, fisiologis, harga diri, dan aktualisasi diri. Pemenuhan kebutuhan tersebut memengaruhi perilaku, sikap, dan perkembangan kepribadian tokoh utama, yaitu Gravitasi dan Matahari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karya sastra, khususnya novel, dapat merefleksikan dinamika psikologis individu dan menjadi media yang efektif dalam memahami aspek-aspek kemanusiaan.
Latar Sosial Pembentuk Karakter Tokoh Utama Dalam Novel Selena Karya Tere Liye Putri, Widuri Salena; Hakim, Man; Lisdayanti, Septina; Yuniati, Ira
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v4i4.9393

Abstract

The characters in the novel are generally not formed just like that, but are born from interactions with the social environment that surrounds them. Their characters are a reflection of the social background in which they grow and develop. This study aims to determine the influence of social background on the formation of the character of the main character in the novel Selena by Tere Liye. This study uses a qualitative descriptive method. The data in this study are in the form of quotes that describe the character and social background of the main character. The data source is the novel Selena by Tere Liye. The data collection technique in this study is a literature study, the data analysis technique uses a structural approach. The results of the research conducted, the main protagonist in the novel Selena is Selena, found 13 characters in the character of Selena based on the character of the main protagonist which is dominated by the character of a hard worker, responsible, socially concerned, honest, independent, disciplined, creative, friendly, diligent, tolerant, curious, appreciating achievement and calm. Researchers found 8 aspects of 9 categories of social background in the novel including social status, occupation, education, economy, social norms and values, lifestyle, social relationships, inequality/social conflict. Based on the 8 aspects of social background contained in Tere Liye's novel Selena, 6 of them influence the formation of Selena's character, namely Work, Education, Economy, Social Norms and Values, Social Relations, and Social Inequality/Conflict
Perjuangan Perempuan Dalam Film Kaluna Home Sweet Loan Sutradara Sabrina Rochelle Kalangle Pratiwi, Rika Putri; Atmaja, Loliek Kani; Yuniati, Ira; Lisdayanti, Septina
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v4i4.9397

Abstract

The purpose of this study is to describe the women’s struggle for gender justice depicted in the film Kaluna Home Sweet Loan. The research method used is descriptive qualitative with content analysis techniques. The research data consists of dialogue excerpts from the film that demonstrate women's independence, rejection of unfair domestic roles, resistance to gender inequality, criticism of stereotypes of women's roles, and support for equal rights and opportunities. Data collection was conducted through documentary study by watching the film, transcribing the dialogue, and classifying the data according to the research focus. The results show 66 items of data divided into five sub-aspects: women's independence in decision-making (18 items), rejection of unfair domestic roles (9 items), rejection of gender inequality (14 items), criticism of stereotypes of women's roles (13 items), and support for equal rights and opportunities (12 items). These findings demonstrate that the film Kaluna Home Sweet Loan not only provides entertainment but also represents the reality of women's struggle to demand equal rights and fight gender discrimination in society.
MENINGKATKAN DAYA LITERASI DENGAN KEARIFAN LOKAL BAHASA REJANG Kartina, Remi; Mukadar, Amir; Lisdayanti, Septina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25431

Abstract

Minat literasi yang menurun menyebabkan butuh penangan khusus guan menambah angka kenaokan minta literasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk pelestarian budaya kearifan lokal guna meningkatkan daya literasi siswa. Upaya ini dilakukan agar aksara rejang tidak luntur oleh zaman dan tetap dikenal masyarakat luas. Hal ini dilatar belakangi karena pembelajaran aksara Rejang “Ka Ga Nga” masih dianggap sulit, dan dalam proses pembelajaran di sekolah masih konvensional yaitu focus dengan buku. Guru mulai merubah cara pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran sehingga “Ka Ga Nga” menjadi pembelajaran yang tidak membosankan. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu Penelitian tindakan. Memiliki tahapan yaitu: (1) identifikasi masalah, (2) analisis masalah beserta faktor penyebabnya, (3) formulasi pemecahan, (4) pencarian data pendukung, (5) formulasi aksi, dan (6) evaluasi. Diharapkan melalui penelitian ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran aksara Rejang “Ka Ga Nga”. Minat literasi siswa menjadi lebih meningkat dengan adanya pembelajaran menggunakan bahasa daerah yaitu Bahasa Rejang.
SOSIALISASI PENGGUNAAN APLIKASI CANVA DI SMPN 19 KOTA BENGKULU Hasana, Fadhila; Fitriani, Apriza; Lisdayanti, Septina; Pariyanto, Pariyanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25554

Abstract

Di zaman sekarang perkembangan teknologi sangatlah pesat. Semua inormasi yang diperlukan sangat mudah untuk di akses hal ini terjadi karna informasi aktivitas media karena telah terealisasi cepat oleh kemajuan teknologi, sehingga penggunaan internet di indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat (Amari, 2023). Dengan adanya perkembangan teknologi ini menimbulkan adanya dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi baik bagi siswa maupun bagi tenaga pendidik.Melihat adanya dampak negatif dari perkembangan teknologi ini kementrian pendidikan dan kebudayaan (KEMENDIKBUD) membuat program profil penguatan pancasila yang bertujuan untuk membangun karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai pancasila dan undang-undang dasar (UUD) 1945. Ada enam profil penguatan pancasila yang dibentuk oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia; 2) berkebinekaan global; 3) gotong royong; 4) mandiri; 5) bernalar kritis; dan 6) kreatif, adanya perkembangan teknologi ini maka diharapkan dapat mempermudah dalam proses pelaksanaanya didukung dengan banyaknnya aplikasi yang dapat membuat siswa lebih kreatif
SOSIALISASI 3 DOSA BESAR PENDIDIKAN UNTUK MENANAMKAN NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK DI SMPN 02 SELUMA Amanda, Leony; Lisdayanti, Septina; Hakim, Man
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25555

Abstract

Kajian ini membahas tentang 3 dosa besar pendidikan untuk menanamkan nilai karakter peserta didik masih banyak pelajar di indonesia belum mengetahui apa itu 3 dosa besar dalam pendidikan,tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menganalisis dan menemukan cara pencegahan 3 dosa besar dalam pendidikan di SMPN 02 Seluma. Metode kegiatan ini kegiatan ini menggunakan metode ceramah (persentasi) untuk memberikan pengarahan materi kepada peserta didik SMPN 02 Seluma. Kegiatan Sosialisasi ini bertujuan untuk membantu peserta didik memahami pemahaman mereka tentang 3 dosa besar dan dampak negatifnya,dan juga bisa menambah wawasan kepribadian peserta didik secara lebih baik lagi. Dari hasil yang di peroleh peserta didik dapat belajar dari akibat tindakan perundungan,kekerasan seksual,dan intoleransi dengan mencegah bahkan dapat di hilangkan.upaya yang dilakukan oleh sekolah dan tim kampus mengajar yaitu memberikan tempat khusus dan mengundang langsusng pemateri dari forum anak jemokito untuk membekali peserta didik materi tentang adab berteman,adab belajar,serta materi tentang dampak negatif dari perundungan dan kekerasn seksual.sosialisasi ini juga melibatkan 75 peserta didik dari kelas 7A,7B,7C. kegiatan ini pun dilaksanakan pada hari Sabtu,4 November 2023 secara langsung dan tatap muka.
EKSISTENSI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SMP N 15 KOTA BENGKULU Rahmawati, Hamidillah Ridha; Riswanto, Riswanto; Lisdayanti, Septina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25734

Abstract

Kampus mengajar merupakan wadah bagi mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama kurang lebih satu semester untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan rasa tanggung jawab sosial. Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 6 ini diberikan amanah untuk mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi siswa pada jenjang Sekolah Dasar,Sekolah Menengah Pertama,dan Sekolah menengah Kejuruan. Maka dari itu kami merancang program-program yang berkaitan dengan peningkatan literasi dan numerasi melalui media pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Sekolah yang menjadi sasaran pelaksanaan program kampus mengajar angkatan 6 ini yaitu SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Adapun program kerja yang sudah dilaksanakan selama penugasan yaitu peningkatan literasi dan numerasi siswa,adaptasi teknologi,revitalisasi perpustakaan,menghidupkan lorong baca,apotik hidup dan sosialisasi karakter siswa. Setelah menjalankan masa penugasan kurang lebih 4 bulan terhitung sejak 14 Agustus 2023 hingga 5 desember 2023,mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 6 maupun pihak sekolah sama-sama terbantu dengan adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh Kemendikbud. Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 6 tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademis, tetapi juga mendalami nilai-nilai kepedulian sosial dan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang beragam. Pihak sekolah tentunya juga sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa,terutama dalam peningkatan literasi dan numerasi siswa,adaptasi teknologi,pelestarian lingkungan dan pengembangan karakter siswa.