Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Perilaku Ergonomi Pencegahan Low Back Pain Pada Pekerja Industri Tahu Sugiarto, Sugiarto; Parman; Marisdayana, Rara
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 7 No 1 (2025): MAY 2025
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v7i1.5930

Abstract

Pekerja industri tahu memiliki risiko tinggi mengalami low back pain. Hal tersebut dikarenakan proses kerja melibatkan angkatan, pemindahan, dan manipulasi beban yang signifikan, yang dapat menimbulkan tekanan berlebih pada bagian bawah punggung. Postur tubuh yang tidak ergonomis, seperti membungkuk atau mengangkat beban dengan posisi yang salah, sering diperlukan dalam tugas sehari-hari, meningkatkan stres pada otot-otot punggung bawah. Penelitian bertujuan bertujuan menyiapkan kuesioner yang baku dan siap digunakan untuk penelitian tentang pencegahan LBP pada pekerja industri tahu. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh pekerja yang ada di Kota Jambi sebanyak 88 pekerja. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Pengujian validitas kuesioner silakukan dengan menggunakan teknik Product Moment Pearson sedangkan uji reliabilitas yang digunakan dengan menggunakan teknik Alpha Chronbach. Pengujian validitas instrumen terhadap 16 pertanyaan yang dinyatakan valid dengan nilai korelasi lebih besar dari 0,2072. Sedangkan uji reliabilitas item pertanyaan perilaku pencegahan LBP menunjukkan nilai aplha chronbach >0,60, maka instrumen tersebut dinyatakan reliabel atau konsisten. Hasil uji coba validitas dan reliabilitas instrumen membuktkan bahwa instrumen perilaku pencegahan LBP mempunyai nilai validitas dan reliabilitas memenuhi untuk digunakan mengukur perilaku pencegahan LBP pada pekerja industri tahu.
Inklusivitas Dan Transformasi Literasi Keuangan Syariah Di Lingkungan Multikultura Ismail; Parman
Jurnal Investasi Islam Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Investasi Islam
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jii.v9i2.10017

Abstract

Rendahnya pemahaman mahasiswa dan masyarakat terhadap sistem Ekonomi Syariah di ujung timur Indonesia tepatnya Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan menjadi tantangan tersendiri bagi penggiat ekonomi Syariah. Minimnya referensi infrastuktur berbasis Syariah seperti belum terakomodir jurusan Ekonomi Syariah di Perguruan Tinggi, belum hadirnya Bank Syariah milik pemerintah, yang ada hanya Bank Muamalat, Pegadaian Syariah, BMT dan Lembaga keuangan lainnya, menjdi penyebab pemahaman Ekonomi Syariah kalangan mahasiswa dan masyarakat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rendahnya literasi keuangan Syariah dengan pendekatan eksperiensial. Metode kualitatif analisis deskriptif. Untuk menjawab penelitian ini digunakan pengumpulan data mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan Universitas Musamus Merauke sebanyak 42 mahasiswa dengan menyebarkan kuesioner secara acak dan pustaka literatur untuk mendukung penelitian ini. Pertama: Tingkat pemahaman mahasiswa tentang Instrumen dan Praktik Keuangan Ekonomi Syariah seperti Ijarah, Istishna, Mudharabah, Musyarakah, dan Zakat yang tingkat pemahamannya bervariasi tergantung pada konsepnya. Kedua; tentang Prinsip Keadilan dan Etika: Data menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep dasar dalam ekonomi syariah tentang Tauhid, Adil, Halal dan Haram juga dipahami dengan baik, meskipun ada beberapa variasi dalam kedalaman pengetahuan. Ketiga tentang Transaksi Yang Dilarang : analisis data menunjukkan bahwa: tentang Riba memiliki tingkat pemahaman yang cukup baik, sedangkan Gharar dan Maisir memiliki tingkat pemahaman yang paling rendah di antara ketiga konsep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teori Pendidikan Eksperiensial dapat mengakomodasi perspektif mahasiswa terhadap Prinsip Dasar Ekonomi Syariah.
Integrated Risk Assessment and Mitigation Strategy Prioritization for Cargo Handling Delays in Dry Bulk Port Terminals: A Combined FMEA-AHP Analysis Parman; Agustin, Dwi Febrianti; Sophia, Alma Vita
Airlangga Journal of Innovation Management Vol. 6 No. 4 (2025): Airlangga Journal of Innovation Management
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v6i4.81817

Abstract

Operational delays in cargo handling activities represent a critical challenge for dry bulk port terminals, directly impacting vessel turnaround efficiency and port competitiveness. This research addresses the need for systematic risk identification and structured prioritization of mitigation strategies within dry bulk terminal operations. The study employed a mixed-method approach integrating Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) with Analytical Hierarchy Process (AHP) at a major dry bulk terminal facility in Gresik, Indonesia. Primary data were collected through semi-structured expert interviews and structured questionnaires administered to five operational supervisors with minimum five-year tenure. Secondary data comprised operational records documenting 76 delay incidents across 2024. FMEA implementation identified eighteen discrete operational risk factors categorized into four domains: internal operational risks, human resource risks, system-based risks, and external environmental risks. Risk Priority Number (RPN) calculations established a hierarchical risk ranking, with four substantially elevated priority risks identified: poor truck circulation (RPN=216.75), grab equipment malfunction (RPN=194.88), weather impact (RPN=181.44), and fleet availability insufficiency (RPN=157.76). Subsequent Analytical Hierarchy Process assessment determined optimal mitigation strategy sequences for prioritized risks, emphasizing periodic organizational coordination mechanisms, preventive maintenance scheduling, capacity expansion, and adaptive operational procedures. Consistency Ratio validation confirmed expert judgment coherence (CR=0.02). Findings demonstrate that integrated FMEA-AHP frameworks provide actionable intelligence for resource allocation in port risk management.