Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS WACANA KRITIS DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TENTANG "WANITA KARIR" MODEL ANALISIS NORMAN FAIRCLOUGH Kusuma, Adhi; Faruq Al Barqi, Muhammad; Faisal, Ahmad; Ulum, Bahrul
Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to uncover the dynamics of discourse on "career women" on Instagram using the Critical Discourse Analysis (CDA) approach by Norman Fairclough. This approach consists of three dimensions of analysis: text (linguistic content), discursive practice (the process of text production and consumption), and social practice (broader social context). The findings reveal that the representation of career women on Instagram is complex, reflecting contradictions between narratives of women's empowerment and the pressures of traditional gender norms. Dominant narratives often portray career women as ideal multitaskers, but implicitly reinforce stereotypes about domestic responsibilities. This study concludes that social media discourse plays a significant role in shaping public perceptions of career women and highlights the need to construct more inclusive and unbiased narratives.
Peran Mahasiswa Kukerta UIN SMH Banten dalam Mengedukasi Siswa SMK terkait Pergaulan Bebas: Studi Implementatif di SMK An-Nur Bunar Alwaan, Alfathir Zahy; Hidayah, Wardatul; Mulyadi, Budi; Barqy M, Agil; Ibni Fauzan, Muhammad; kusuma, Adhi
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (September)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i3.1538

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam mengedukasi siswa SMK An-Nur Bunar tentang bahaya pergaulan bebas. Fenomena pergaulan bebas, yang mencakup seks bebas, narkoba, dan penyalahgunaan media sosial, menjadi isu sosial yang serius, diperburuk oleh lemahnya pendidikan karakter dan pengaruh lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi implementatif, penelitian ini mendeskripsikan proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan edukasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Lokasi penelitian dipilih secara purposive di SMK An-Nur Bunar, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KKN berhasil berperan sebagai agen perubahan dengan menggunakan strategi partisipatoris seperti diskusi, simulasi kasus, dan media kreatif untuk menumbuhkan kesadaran moral siswa. [cite_start]Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya pergaulan bebas dan mendorong perubahan sikap positif. [cite_start]Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu, kolaborasi dengan pihak sekolah dan guru BK menjadi faktor pendukung utama keberhasilan program. [cite_start]Penelitian ini menyimpulkan bahwa program KKN dapat menjadi model intervensi sosial yang efektif untuk pembinaan karakter remaja jika dirancang secara kontekstual dan komunikatif.  
Peran Pola Komunikasi Antar Budaya Dalam Masyarakat Terhadap Hubungan Inklusif Antar Kelompok Agama Kusuma, Adhi; Saputra, , Ilham; Al Mifta, Ardian Fikri; Rahmawati, Rahmawati; Hidayatullah, Ariq
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 01 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6341

Abstract

The communication process is a fundamental thing in social life, communication is a very important process because by indirect communication we can understand, attitudes, behaviors and actions from the social environment. This research aims to describe barriers in communication between cultures and religions, and also describe inclusive relationships between religious communities. In this study, a literature study research method is used by presenting research results from scientific papers. In this study, preventive measures in conflicts between religious communities are to reduce egocentrism and also mutual respect between religious people.
Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Metode Pembelajaran Gen Z (Studi Kasus: Anak-Anak) Kusuma, Adhi; Nasir, Mad; Yani, Siti Yuli; Amaly, Shabilla Intan; Andriana, M.Dzakwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia merupakan mahluk potensional, cerdas dan mudah beradaptasi, jika dibandingkan dengan mahluk hidup yang lainnya. Manusia juga disebut sebagai mahluk sosial yang memerlukan orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Seiring berkembangnya zaman dari masa ke masa kemajuan teknologi terus berkembang, mulai dari era teknologi pertanian, era teknologi industri, era teknologi informasi, dan era teknologi komunikasi. Diera 4.0 ini, sudah banyak sekali perubahan yang terjadi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan studi pustaka yang di narasikan mengunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber-sumber primer penulis dapatkan dari jurnal artikel yang telah terindeks google secholar, ditambah dengan data sekunder yang bersumber dari internet. Dari banyak nya data yang penulis dapat kan metode triangulasi data dengan tujuan agar memperoleh data yang memiliki tingat kredibilitas yang dapat di pertanggung jawabkan. Hasil dari penelitian ini menerangkan bahwa pada Era 4.0 ini pembelajaran TIK sangatlah dibutuhkan, dengan tujuan, 1) mengikuti perkembangan zaman, 2) meningkatkan kualitas pendidikan, mengajari generasi milenial untuk menjadi produsen dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, 3) memanffatkan layanan yang telah disediakan oleh peradaban. Dalam bidang pendidikan Teknologi informasi dan komunikasi menjadi sumber belajar paling utama meningkatnya peran media dan multimedia dalam kegiatan pembelajaran, adalah 1) waktu belajar yang lebih fleksibel, 2) penggunaan pembelajaran berbasis komputer, komputer dibantu instruksi, 3) penggunaan media televisi/ video, mobile learning, e-learning, 4) sistem manajemen pembelajaran, 5) kurikulum on-line, e-library, model pembelajaran dengan pembelajaran sistem individual, 6) kompetensi patokan terutama bukan dari institusi sekolah yang dengan ijazah, melainkan dikembangkan melalui standarisasi, akreditasi, dan sertifikasi oleh kelompok profesional. Dari hasil penelitian diatas dapat penulis simpulkan bahwa perkembangan teknologi dan informasi merupakan suatu hal yang sudah lumrah terjadi, sebab adanya penemuan-penemuan yang telah dilakukan para ahli di bidang IT. Oleh karena itu adanya penelitian ini telah memberikan suatu gambaran bahwa kita harus memberikan edukasi kepada genZ untuk mempelajari teknologi informasi dan komunikasi, agar dapat menjadi produsen yang memperoleh penemuan baru.
Teknik Penulisan Berita (Kajian Pustaka: Buku 4 Pilar Jurnalistik Pengetahuan Dasar Belajar Jurnalistik Karya Azwar, M.Si) Kusuma, Adhi; Tamami, Holil; Kurnia, Revy; Mulyadi, Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis merupakan salah satu kegiatan yang sudah biasa dilakukan oleh seorang jurnalis. Menjadi seorang penulis yang andal tentu menjadi impian setiap orang terlebih khusus yang menekuni dunia kepenulisan. Dalam hal ini kemampuan menulis seorang jurnalis perlu ditingkatkan sehingga bisa menghadapi peluang dan tantangan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan sebuah informasi terkait menulis berita yang baik dan benar sesuai dengan kode etik jurnalistik yang ada. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengkaji sebuah buku yang berjudul 4 Pilar Jurnalistik, ditulis oleh Azwar,M.Si. Penelitian ini bertujuan membahas terkait dengan teknik penulisan berita, seperti bagaimana cara menulis berita, struktur berita, teknik menulis berita, dan nilai-nilai berita itu sendiri. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa menulis berita terdiri dari bagian pembuka, isi dan penutup. Dalam menulis berita, struktur penulisan berita mengikuti pola yang biasa kita sebut sebagai priamida terbalik, 1.Judul atau kepala berita, 2 Baris tanggal, 3 Teras berita, 4 Tubuh berita. Sedangkan kode etik yang harus ditaati mencakup kedalam beberapa poin diantaranya 1) Menunjukan identitas diri kepada narasumber. 2) Menghormati hak privasi. 3) Tidak menyuap. 4) Menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya. 5) Rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar, foto, suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang. 6) Menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar, foto, suara. 7) Tidak melakukan plagiat, termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karyanya sendiri. 8) Penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik. Berdasarkan hasil penelitian diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa menjadi seorang jurnalis yang berprofesi sebagai penulis wajib memiliki kerangka berfikir yang efektif dan efesien serta mampu menyusun hasil observasi dengan bahasa yang nyaman di baca oleh para pembaca.
Peran Penting Generasi Muda dalam Menjaga Identitas Bangsa Azzahra, Putri Asifa Dwi; Putri, Riska Amelia; Zaynab, Zaynab; Hikmah, Nazwa Anzalinal; Kusuma, Adhi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangsa atau negara adalah sebuah wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah yang dipatuhi oleh rakyat dan penduduknya, berdasarkan letak wilayah sebuah bangsa secara geografis menjadikan adanya keanekaragaman suku dan pulau yang membuat sebuah bangsa memiliki identitasnya masing-masing. Begitupun dengan bangsa Indonesia yang memiliki ragam identitas, identitas bangsa Indonesia sendiri sebenarnya sudah tertuang dalam dasar negara yaitu PANCASILA. Dimana pancasila memiliki dua peranan penting terhadap Bangsa Indonesia yaitu sebagai entitas dan identitas, sebagai entitas dikarenakan pancasila merupakan bukti adanya keberadaan unik dan berbeda, meski keunikannya tidak dalam bentuk fisik, keunikan itu bisa dinilai dari dapat terlihatnya keanekaragaman nilai bangsa dari point yang terdapat dalam pancasila. Pancasila juga dapat di katakan sebagai identitas karena dalam pancasila terdapat cerminan dari bangsa Indonesia yang memiliki beragam budaya, ras, suku, dan juga agama. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif, menggunakan metode kajian pustaka, dimana segala sumber dan bahan referensi di ambil dari buku, jurnal, dan riset yang ditemukan baik secara offline maupun online. Dari penelitian yang dilakukan di temukan bahwa bangsa Indonesia memiliki beberapa identitas yaitu 1) Pancasila, 2) bendera merah putih, 3) lambang garuda, 4) Bhineka Tunggal Ika, 5) UUD 1945, 6) ragam budaya dan 7) dan Bahasa Indonesia, identitas ini membuat bangsa Indonesia berbeda dengan bangsa lain. Dalam era kemajuan teknologi seperti saat ini, dengan mudahnya akses komunikasi dan berita yang mengakibatakan maraknya masyarakat yang meninggalkan identitas bangsa dan lebih gemar dengan gaya barat, diperlukan peran generasi muda yang sangat penting untuk tetap melestarikan dan menjaga identitas bangsa menggunakan teknologi dan jiwa nasionalis yang tinggi agar identitas bangsa tidak hilang dan tergantikan oleh budaya asing. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa banyak generasi muda yang mulai meninggalkan identitas bangsa dan lebih menggemari budaya asing baik Korea, Jepang maupun barat, padahal peran generasi muda dalam menjaga identitas bangsa sangat krusial, identitas bangsa Indonesia seperti Pancasila, Bahasa Indonesia, UUD 1945, dan juga asas Bhineka Tunggal Ika harus dijaga dan dikembangkan melalui perkembangan teknologi dan budaya, dan disini peran generasi muda yang harus bisa menjaga dan tetap melestarikannya.
Analisis Pesan Dakwah Pada Film “172 Days” Karya Nadzira Shafa Kusuma, Adhi; Febianti, Yola Aviva; Alwaan, Alfathir Zahy; Kamali, Muhammad Fakhri; Muhammad, Agil Barqy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah adalah tugas dan tanggung jawab umat Islam. Menyebarkan ajaran Islam yang terkandung dalam Al-Quran dan Hadits dengan tujuan “Amarr makruf dan Nahi Munkar”. Beranekaragam cara kita dalam menyebarkan kebaikan, salah satunya dengan dakwah melalui media film, media saat ini menggunakan kemajuan teknologi dapat berperan. Sejalan dengan perkembangan perfilman Indonesia saat ini, hal tersebut cenderung meningkatkan semangat para sineas untuk menghasilkan karya terbaiknya. Karya-karya yang dihasilkan menjadi media bagi Hadrah Daeng Ratu untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat, dikemas dalam kisah-kisah ringan dan menghibur yang cenderung menonjolkan kisah keseharian masyarakat tanpa melupakan nilai-nilai inspiratif yang terkandung dalam kaidah Islam. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan Penelitian ini di buat menggunakan metode analisis dari sebuah film karya Nadzira Shafa yang berjudul 172 days. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Dakwah merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Islam. 2) Demi tersampaikannya sebuah pesan tentu hal yang paling utama adalah pendekatan yang tepat sesuai dengan keahlian dan profesi yang kita miliki. 3) Adanya film ini tentu bertujuan untuk memberikan suatu gambaran yang nyata, bahwa setiap umat manusia terlebih khusus umat beragama Islam pasti dapat kembali kepada Allah Swt. 4) Tentu banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh dari adanya film 172 days ini sebagai berikut: a) Menjalankan kewajiban dengan melaksanakan dakwah. b) Membuktikan bahwa dakwah tidak hanya dengan metode ceramah. c) Memberikan edukasi kepada para penonton. e) Dapat memberikan sebuah inspirasi bahwa dakwah bisa dilakukan sesuai dengan kemampuan, keahlian dan profesi masing-masing individu. Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa kita sebagai umat Islam tidak diperbolehkan menghakimi orang-orang yang saat ini sedang bermaksiat sebab masih banyak kemungkinan untuk mereka kembali kepada Allah Swt. Salah satu cara yang paling efektif dan efesien adalah kita berdakwah dengan keahlian, kemampuan dan profesi yang sedang kita tekuni saat ini.
Efektivitas Penulisan Kreatif dalam Menarik Perhatian Pembaca Kusuma, Adhi; Maharani, Shilvia; Lestari, Ayu; Setiawati, Aulia; Cahaya, Karina Nadyas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis merupakan soft skill yang harus dimiliki oleh siapa saja, terlebih khusus bagi kalangan pelajar, sebab banyak sekali manfaat dan pengaruhnya bagi peradaban sosial. Penulisan kreatif merupakan salah satu kegiatan yang menyediakan keterampilan menulis sehingga tulisan yang dihasilkan menjadi menarik dan mampu memberikan manfaat bagi para pembaca. Penelitian ini membahas tentang efektivitas penulisan kreatif dalam menarik perhatian minat baca. Metode deskriptif kualitatif menjadi cara penulis dalam menyajikan sebuah data, ditambah dengan kajian pustaka dengan mencari data melalui buku, jurnal online, internet/website dan lain sebagainya. Metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, penulisan kreatif adalah sebuah karya yang dihasilkan dari kegiatan menulis dengan menuangkan ide dan pemikiran yang imajinatif. Menulis kreatif dapat di maknai sebagai kegiatan tulis-menulis yang bertujuan untuk menambah kreativitas seseorang, sehingga bisa melahirkan produk tulisan yang bermanfaat bagi orang lain berikut tata cara dalam menulis tulisan kreatif, 1). memanfaatkan panca indra, 2). gunakan teknik deskriptif, 3). gunakan kata benda, 4). hindari kata keterangan, 5). gunakan metafora atau perumpamaan, 6). membuat dialog, 7). lakukan riset sebelum menulis, 8). menggali ide lebih dalam, 9). pikirkan arah tulisan/objektivitas tulisan, 10). Berdasarkan hasil penelitian diatas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa kepenulisan kreatif dapat menarik perhatian pembaca, untuk menjadi seorang penulis tentu harus bisa memperhatikan bagaimana karya tulis yang dibuat bisa bermakna bagi orang lain.
Peran Teknologi Informasi dalam Pensyiaran Berita melalui Media Sosial (Efektivitas dan Tantangan) Kusuma, Adhi; Hamdiyah, Mutifatul; Assifa, Aisha Nazla Putri; Abdillah, Ibnu Malik; Khoerunnisa, Riska
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi merupakan wujud nyata yang dapat dirasakan oleh semua ummat di dunia, di era 4.0 ini hampir semua tatanan kehidupan manusia sudah mengandalkan teknologi. Media sosial menjadi babak baru dalam mensyiarkan sebuah pesan, berkembangnya ilmu pengetahuan sangat terasa sekali manfaatnya bagi semua kalangan. Saat ini bukan hanya para ahli yang menemukan teori saja yang dapat menikmati canggihnya media sosial, orang-orang awam yang mempunyai akses jejaring di media sosialpun sudah bisa merasakan cangihnya layanan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode libery research atau kajian pustaka, serta mendeskipsikan hasil riset menggunakan metode deskriptf kualitatif dengan menarasikan refensi-refensi yang penulis dapatkan dari jurnal penelitian yang relevan dengan pembahasan, studi kasus yang terupload di website, buku dan sumber bacaan lainnya. Hasil dari penelitian ini menerangkan bahwa, adanya media massa ini sangat mempengaruhi terhadap kecepatan informasi. Maka dari itu hal-hal yang harus kita perhatikan yaitu 1) Harus mengetahui isu-isu aktual 2) tidak melupakan hari-hari bersejarah 3) sebelum menyampaiakan sebuah informasi, wajib membaca dan mencari data-data yang kredibilitasnya dapat dipertanggung jawabkan 4) Dalam opini yang ditulis hindari terlalu banyak memakai bahasa yang kurang dimengerti oleh para pembaca 5) Data dan fakta harus disertakan sumber agar meningkatkan kepercayaan masyarakat dan 6) Hendaklah mengendapkan tulisan dengan tujuan untuk menghindari kesalahan akibat terlalu cepat dalam memosting sebuah tulisan. Indikator keberhasilan aplikasi layanan publik sehingga, suatu kegiatan dikatakan efektif jika kegiatan tersebut memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan menyediakan layanan masyarakat yang merupakan sasaran yang sudah ditentukan. Namun tidak dapat dipungkiri jika tantangan adanya teknologi informasi ini sangatlah besar, banyak sekali kasus-kasus yang terjadi di berbagai kalangan karena penyalahgunaan teknologi informasi salah satunya kasus penyelahgunaan aplikasi layanan publik seperti, 1) mengakses pornografi melalui youtube, 2) penyebaran berita hoks dan pencemaran nama baik melalui twitter. Berdasarkan dari data-data diatas dapat kita pahami bahwa 1) media sosial sangat berpengaruh bagi perkembangan informasi media sosial sebagai sarana belajar bagi kalangan pelajar, dan 2) media sosial dapat memberikan manfaat dalam menyelesaiakan suatu pekerjaan individu dan kelompok. Akan tetapi tantangan yang didapatkan juga cukup besar kasus-kasus itu seperti, 1) mudahnya mengakses konten negatif, 2) menyebarkan hoks, 3) pencemaran nama baik dan lain sebagainya.
Strategi Komunikasi di Era Digital Guna Meningkatkan Kualitas Dakwah Islam Kusuma, Adhi; Mita, Mita; Anisa, Nur; Ramadhan, Alvian; Munadi, Hasan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah mengubah cara penyampaian dakwah Islam. Media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube menjadi platform utama untuk menyebarkan pesan-pesan Islam. Namun, tidak semua pendakwah mampu memanfaatkan teknologi ini secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang efektif dalam meningkatkan kualitas dakwah Islam di era digital. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap penelitian-penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dan video streaming dapat memperluas jangkauan dakwah dan meningkatkan keterlibatan audiens. Strategi seperti penggunaan podcast, digitalisasi kitab pesantren, dan interaksi aktif dengan audiens di media sosial terbukti efektif. Kesimpulan penelitian ialah adopsi teknologi dan inovasi dalam metode penyampaian pesan dakwah sangat penting untuk kesuksesan dakwah di era digital.
Co-Authors Abdillah, Ibnu Malik Adawiyah , Rodiyatul Afriansyah , Sahrul Afwan, Muhammad Kholis Aguilar, Mark Gabriel Ahmad Faisal Ahmad, Pandi Rizqa Al Atsari, Muhammad Fadhil Al Mifta, Ardian Fikri Aliansyah, Dhean Aliza Ramadhani, Aliza Alwaan, Alfathir Zahy Alwan , Noufal Amaliah, Muslihatun Amaly, Shabilla Intan Anam, Moh Nurul Andreas D, Luddy Andriana, M.Dzakwan Anshary, Ikmal Anwar , Noufan Aprilliyanti , Putri Hani Ardi, Angga Trafsila Arum, Aulia Senja Ashidiqie, Moch. Hasbie Assifa, Aisha Nazla Putri Assyifa , Widya Nur Atahilah, Muhamad Ibnu AYU LESTARI Azharani, Rattu Putihat Azis, Gama Rasa Abdul Azizah , Sayidatul Azkia, Yumna Azzahra, Nisa Azzahra, Putri Asifa Dwi Bahrul Ulum Barqy M, Agil Budi Mulyadi Cahaya, Karina Nadyas Desikha, Hima Qonita Dewanti, Rahma Eva, Sri Fadila, Safitri Nur Faruq Al Barqi, Muhammad Fatihatul Ikhsan , Annisa Febianti, Yola Aviva Febriyanti, Amelia Fikri, M Haikal Ghaniyya, Salima Nurul Habudin, Rio Hamdiyah, Mutifatul Hidayah, Wardatul Hidayatullah, Ariq Hikmah, Nazwa Anzalinal Hilaliya Syiam, Isty Firda Homsah, Siti Ibni Fauzan, Muhammad Ima Widyastuti, Ima Imtinan Supriatna, Syakirah Iwan S, Agus Jaenudin Jaenudin Jarapa, Amelia A. Kamali, Muhammad Fakhri Kamiliya , Nur Aufa Karen J. Cusi, Karen J. Cusi Khaerani, Lydia Khairi, Raza Novrizal Khoerunnisa, Riska Kinanti, Ayu Dara Kurnia , Revy Kurnia, Revy Kurniati , Victa Sari Dwi Kurniati, Victa Sari Dwi Kurniawan , Vebri Luna, Claire Angela R. Mad Nasir, Mad Maesaroh , Maesaroh Maharani, Shilvia Mahreza, Galang Muhammad Mardiyah Mardiyah Melisa Melisa Mita Mita, Mita Mubarokah, Silva Mimul Muhammad Amin Nadim Muhammad, Agil Barqy Muhammad, Fadhil Muhlis, Kholisil Munadi, Hasan Nafisah, Siti Ibnu Naufal Fadillah , Muhammad Nindi, Alifia Nisa Solihat, Ayu Nufus, Syifa Hayatin Nur Anisa Nurfitri , Verisa Rania Oktavirani, Nur Fira Pebriyanti, Fety Pitaloka, Pitaloka Pratiwi, Ludia Amanda Principe, Regine Aguilar Putri, Riska Amelia Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Alvian Rendi Rendi, Rendi Riana Agustina Rohman , Siti Romero, Jeric Z. Rosadi, Riki Rosita , Ita S. Mulyadi, Dikdik Saefullah Saefullah, Saefullah Sain , Zohaib Hassan Sakiki, Sakiki Salsabilla, Hanum Santosa, Nevo Saputra, , Ilham Sari, Dahlia Pusvita Saummi, Dea Wulan Sekar Mayang, Sekar Setiawati, Aulia Shidqin Aliyya, Lisana Sigit K, Endro Sitiyani, Ina Sumarni, Rini Supriatna, Syakirah Imtinan Tamami, Holil Thusyifa, Novi Tri Wijaya, Livia Trinaini, Rizki Damajatu Wicaksono, Muhamad Rizqa Yani, Siti Yuli Yanti , Siti Mustika Zaynab, Zaynab