Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MELALUI GREEN STRATEGIC MANAGEMENT USAHA BUDIDAYA CACING TANAH DI KOTA PASURUAN Fitriyani, Fitryani; Suprapti, Sri; Rinanti, Rosyida Fajri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2684

Abstract

Budidaya cacing tanah memiliki nilai ekonomi yang tinggi, mudah diaplikasikan pada skala rumah tangga, serta memberikan manfaat ekologis dalam pengolahan limbah organik dan peningkatan kesuburan tanah. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya pemanfaatan potensi lokal serta tingginya permasalahan limbah organik rumah tangga yang belum dikelola secara optimal. Cacing tanah dipilih sebagai objek pengembangan karena memiliki nilai ekonomi tinggi, baik sebagai bahan baku pakan ternak, farmasi, maupun pupuk organik, sekaligus berperan dalam menjaga ekosistem tanah. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan maksud untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha budidaya cacing tanah berbasis konsep green economy di Desa Ketan Ireng Kota Pasuruan. Tujuan PKM ini adalah meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan ekonomi untuk budidaya cacing tanah, terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar desa seiring meningkatnya permintaan budidaya cacing tanah dan meningkatkan kemampuan manajemen mitra khususnya Green Strategic Management dalam peningkatan kualitas cacing tanah dan terbentuknya lingkungan bersih melalui pengolahan limbah sampah organik yang baik. Metode pelaksanaannya yaitu pelatihan dan pendampingan TTG mesin pencacah dan mesin pengaduk, Pelatihan dan pendampingan ketrampilan dalam pengelolaan dan pencatatan laporan keuangan dan pelatihan dan pendampingan strategi pemasaran berbasis Green Strategic Management. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra tentang Green Economy, kemampuan dalam mengelola budidaya cacing tanah, serta tumbuhnya motivasi yang lebih baik untuk menjadikan usaha ini sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kesadaran akan pentingnya praktik ekonomi berkelanjutan yang selaras dengan kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan.
PENGARUH KONSENTRASI DAN VARIETAS TEPUNG UBI JALAR TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KARAKTERISTIK SENSORI CILOK AYAM Desari, Olindiana; Handayani, Sri; Rinanti, Rosyida Fajri
BUANA SAINS Vol 25, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v25i3.8327

Abstract

Cilok is a traditional snack food made from tapioca flour with limited nutritional value. Diversification with chicken meat and sweet potato flour has the potential to enhance the nutritional and functional value of the product, particularly as a source of natural antioxidants. This study aimed to analyze the effect of variety (yellow, purple, and white) and concentration (10% and 20%) of sweet potato flour on the antioxidant activity and sensory characteristics (color, aroma, taste, and texture) of chicken cilok, and to determine the optimal formulation. The experimental design used a Randomized Block Design (RBD) with 7 treatments and 3 replications. Antioxidant activity was analyzed using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method, while sensory evaluation was conducted using a hedonic scaling method (scale 1–7) involving 20 semi-trained panelists. Data were analyzed by ANOVA and further tested with LSD at ?=0.05, while sensory data were analyzed using the Friedman test. The result showed that concentration and variety of sweet potato flour had a significant effect (p0.05) on antioxidant activity and a highly significant effect (p0.01) on all sensory attributes. The highest antioxidant activity was obtained in treatment P5 (80% chicken meat + 20% purple sweet potato flour) at 7.040 ± 0.30% (DPPH radical scavenging activity). The same treatment also received the highest overall sensory scores (color: 6.53; aroma: 5.57; taste: 5.82; texture: 5.40) and was selected as the best formulation based on the effectiveness index analysis. The addition of 20% purple sweet potato flour can increase antioxidant activity and is sensorily acceptable, thus having potential to be developed as a functional chicken cilok.