Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Digitalisasi Desa Melalui Pendampingan UMKM di Desa Putridalem Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka AS, Zaenal Abidin; Setiawan, Agustina; Kurnia, Dadan; Rochaeni, Atik; Gunawan, Wawan; Wulandari, Widuri; Aprilian, Bunga; Sulaiman, Tatang; Zulfikar, Waluyo; Ristala, Harky; Febriansyah, Dicky; Aprimayanti, Risyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.485

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menjalankan kebijakan terkait digitalisasi desa melalui pendampingan dan sosialisasi kepada UMKM yang ada di Desa Putridalem Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka. Metode Kegiatan dengan cara pemberian materi, Focus Group Discussion (FGD), dan pendampingan pembuatan akun di e-commerce. Desa Putridalem memiliki potensi desa yang sangat baik, sehingga perlu dipromosikan kepada khalayak luas agar mendukung pertumbuhan ekonomi yang ada di Desa Putridalem. Untuk mendukung potensi desa maka perlu penguatan kapasitas UMKM yang ada di sana untuk memanfaatkan teknologi informasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, Pemerintah Desa Putridalem bersama dengan UMKM memiliki akun sosial media dan marketplace sebagai platform untuk memasarkan produk secara lebih luas.
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TATA KELOLA SUMBER DAYA MANUSIA BAGI APARATUR PEMERINTAHAN DESA SE-KABUPATEN BANDUNG Rohayatin, Titin; Setiawan, Agustina; Kurnia, Dadan; Apptika Fuji Lestari, Noer; Munawaroh, Siti; Wulandari, Widuri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3615-3627

Abstract

Dalam konteks penyelenggaraaan pemerintahan daerah yang terpenting adalah bagaimana pemerintah desa mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mampu meningkatkan daya saing desanya. Hal tersebut hanya mungkin terwujud apabila urusan yang menjadi kewenangan desa dapat terlaksana dengan baik didukung oleh kemampuan sumber daya manusia dari aparatur desanya. Dengan demikian, Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unjani menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dari aparatur pemerintahan desa di Kabupaten Bandung. Metode kegiatan yang dilakukan dengan 3 (tiga) tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam pelaksanaan kegiatan melakukan pelatihan dan bimbingan teknis serta membuat standarisasi kompetensi dan sertifikasi profesi, pengembangan kerjasama pelatihan, pengembangan pembelajaran masyarakat melalui platform digital akademi desa 4.0 berbasis inovasi desa. Hasil kegiatan dapat dikatakan efektif karena mampu membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bagi para Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Perangkat Desa lainnya dan pendamping Desa dalam rangka tata kelola manajemen Pemerintah Desa dan tata Kelola Aset Desa dalam rangka peningkatan kualitas dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat.
SELEKSI TAMBAHAN UJIAN TERTULIS BAKAL CALON PEMILIHAN KEPALA DESA TAHUN 2021 DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT Setiawan, Agustina; Rohayatin, Titin; Kushartono, Toto; Kurnia, Dadan; Wulandari, Widuri; Munawaroh, Siti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.990-995

Abstract

Kualitas sumber daya manusia bakal calon kepala desa menentukan masa depan dari pemerintahan desa. Proses penyelenggaraan pemerintahan desa sangat ditentukan oleh kualitas kepala desa yang sedang berkuasa, karena hal ini berkaitan dengan proses perencanaan pembangunan serta pelayanan yang diberikan kepada masyarakat desa, serta kemajuan dan kesejahteraan dari masyarakat desa. Dalam pemilihan kepala desa di Kabupaten Bandung Barat, calon kepala desa sebelum dipilih langsung oleh masyarakat merka mengikuti test tertulis sebagai seleksi awal sebelum pemilihan kepala desa. Hal ini menjadi perhatian dari FISIP Unjani untuk dapat ikut serta dalam penyelenggaraan test tambahan tertulis yang dilakukan bagi bakal calon kepala desa di KBB. Harapannya dengan adanya test tertulis tambahan ini, para calon kepada desa yang maju dalam pemilihan kepala desa adalah calon-calon yang memiliki pengetahuan yang luas sehingga kedepannya mampu untuk memajukan desa yang bersangkutan. Pelaksanaan seleksi tambahan akademik ujian tertulis yang dilakasankan oleh FISIP Unjani berjalan lancar.
ANALISIS KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS: INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI Nuryamin, Sufri; Wulandari, Widuri
Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 6 No 2 (2022): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v6i2.1161

Abstract

Abstract This study aims to analyze the performance of the State Civil Apparatus (ASN) Inspectorate General of the Ministry of Villages, Development of Disadvantaged Regions and Transmigration (Itjend Kemendes PDTT) during the Covid-19 Pandemic Period. There has been a change in the work system within the government due to the Covid-19 pandemic. Government agencies that usually work in offices, because of the Large-Scale Social Restrictions (PSBB), all offices are asked to work from home or work from home (WFH). This is the first time this has been implemented in a government agency. The Inspectorate General of the Ministry of Villages PDTT is the part that supervises, monitors, and evaluates performance and finances within the Ministry of Villages PDTT. This research method is descriptive and qualitative using the NVivo 12 application. Data collection techniques are by direct observation, in-depth interviews, and documentation. The results of this study indicate that the performance of ASN at the Inspectorate General of the Ministry of Villages PDTT during the Covid-19 pandemic went well. This can be seen from 1) The work skills of ASN Kemendes PDTT increased during WFH; 2) Cooperation continues online; 3) More flexible use of time when WFH; 4) Facilities and infrastructure are not fully supported for WFH; 5) and lastly, adapting to the ASN environment very adapting to the pandemic situation and WFH. Keywords: Performance, State Civil Apparatus, Government
PELATIHAN MANAJEMEN PARIWISATA UNTUK PENGEMBANGAN POTENSI WISATA MELALUI DIGITALISASI DESA DI DESA SUMBERWETAN KECAMATAN JATITUJUH KABUPATEN MAJALENGKA Setiawan, Agustina; Fujilestari, Noer Apptika; Rohayatin, Titin; Kurnia, Dadan; Febriansyah, Dicky; Rochaeni, Atik; Yamardi; Wulandari, Widuri; Munawaroh, Siti; Siddha, Arlan; Sukma, Dahly; Munawar, Lukman; Aprimayanti, Risyah; Septiansyah, Bayu; Ristala, Harky; Zulfikar, Waluyo; Aprilia, Bunga
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18401

Abstract

Kondisi alam Desa Sumberwetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka memiliki potensi yang cukup menarik di wilayah Jawa Barat karena merupakan salah satu wisata budaya. Namun potensi wisata tersebut masih memerlukan pengelolaan dan promosi yang lebih optimal terutama bagi beberapa desa atau kecamatan yang objek wisatanya belum ada pengembangan dari pemerintah maupun swasta. Kondisi ini dikukung oleh potensi ekonomi berbasis lokal menunjang daya tarik tumbuhnya wisata desa. Namun demikian pengelolaan wisata dan promosi belum ditangani secara professional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan (1) Untuk memberikan pemahaman kepada pemerintah desa, pengelola objek wisata, kelompok sadar wisata dan karang taruna berkaitan dengan manajemen pariwisata untuk meningkatkan potensi wisata melalui digitalisasi desa di Desa Sumberwetan (2) Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi para pelaku usaha jasa usaha wisata di Desa Sumberwetan dengan meningkatkan manajemen pariwisata dan ekonomi kreatif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, pendekatan kelompok, pendekatan individual, metode ceramah, metode diskusi/FGD. Indikator keberhasilan kegiatan dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat dan hasil pre test dan post tes setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan manajerial Pariwisata dalam menyusun rencana kegiatan jangka pendek, termasuk rencara promosi dengan bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk edukasi wisata. Pegiat ekonomi kreatif telah memahami strategi pemasaran kolaborasi dan penjualan online.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PELAYANAN PUBLIK DESA DI ERA DIGITAL 4.O (Studi Kasus Pemerintah Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung) Septiansyah, Bayu; Wulandari, Widuri; Gunawan, Wawan; Rochaeni, Atik
Jurnal Academia Praja Vol 6 No 2 (2023): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v6i2.1734

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang semakin pesat dalam usaha mengefektifkan layanan kepada masyarakat harus dilakukan sampai pada tingkat Desa. Teknologi informasi yang tercanggih sekalipun tidak ada yang mengoperasikan, maka akibatnya sistem informasi tidak berjalan maksimal. Penelitian dengan pendekatan metode kualitatif dengan lokasi penelitian di Desa Ciburial di Kabupaten Bandung. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi dalam pelayanan publik di era digital 4.0 di Desa Ciburial berupaya dilakukan semaksimal mungkin walaupun belum mampu berdampak ke masyarakat secara signifikan dan masih mengalami beberapa hambatan, salah satunya yaitu belum integrasinya data. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah dengan aparat desa sehingga menghasilkan sistem yang terintegrasi satu sama lainnya. Sistem yang sekarang dapat menjadi dasar untuk pengembangan sesuai dengan perubahan peraturan dari peraturan yang lama menjadi baru.
THE IMPLEMENTATION OF SMART CITY IN CREATING INNOVATIONS OF PUBLIC SERVICES BY REGIONAL GOVERNMENTS (CASE STUDY OF BANDUNG CITY AND MAKASSAR CITY) Wulandari, Widuri; Munawaroh, Siti
Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Caraka Prabu
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v4i1.207

Abstract

In order to make improvements in public services, the City Government of Bandung and Kota Makassar implement Smart City, and it is also in accordance with the directions of the Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi provide quality services that satisfy the needs of society in the fields of education, health, housing, and so forth. Local governments must also work creatively and innovatively to improve accountability, transparency, and responsiveness by utilizing information technology. The focus of this study is to compare the Government of Bandung with Makassar City in running Smart City in order to implement the innovation of public services. As a method for this research, a qualitative analysis is used, so that the phenomena or situations in the field can be realistically and systematically explained in detail while using the review literature from previous research. The Governments of Bandung City and Makassar City have shown to be successful areas with the implementation of Smart City. Both cities have received many awards for providing innovative services of high quality in spite of the fact that Makassar city started relatively late with implementing Smart City. Although they have been successful so far, the innovation of public services in these two cities will still have to be improved, so that a larger part of society will be able to profit from them. It takes a deep commitment on the part of the local authorities in order to be able to implement Smart City that creates an innovative programme. Smart City's implementation is a solution for creating good governance and makes improvements across multiple sectors of society. Moreover, Smart City sustains community activities and also provides easy access to information made by local governments. Keywords: Smart City, Innovation, Public Service