Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Problem-solving ability in solving linear program story problems based on Polya procedures Royani, Muhammad; Jabar, Abdul; Trisna, Benny Nawa; Agustina, Winda; Lupiana, Noviana Nina
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2022): Mei - Agustus 2022
Publisher : Universitas PGRI Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v8i2.1899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan pemecahan masalah dalam menyelesaikan masalah cerita program linier berdasarkan prosedur Polya pada taruna tingkat II SMKN 1 Kapuas Kuala jurusan multimedia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan pemecahan masalah taruna berkemampuan tinggi dapat melaksanakan empat langkah pemecahan masalah Polya dengan sangat baik, yaitu memahami masalah, merencanakan solusi, mengimplementasikan rencana solusi, dan memeriksa solusi. (2) Kemampuan pemecahan masalah taruna dengan kemampuan sedang sudah mulai menyelesaikan masalah berdasarkan prosedur Polya dengan mengambil langkah-langkah untuk memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan memeriksa kembali solusi. (3) Kemampuan pemecahan masalah taruna yang memiliki kemampuan rendah sudah mampu melakukan tahap memahami masalah dan merencanakan pemecahan masalah, namun subjek masih kurang dalam mengimplementasikan rencana solusi dan belum mampu kembali. memeriksa solusinya.
Pengembangan keprofesian berkelanjutan berbasis literasi, numerasi, dan pembelajaran berdiferensiasi bagi guru-guru sd kkg gugus pangeran tamjidillah Rahmita Yuliana Gazali; Humaidi, Akhmad; Agustina, Winda
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i1.160

Abstract

Tema kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan berbasis literasi, numerasi, dan pembelajaran berdiferensiasi bagi Guru-guru SD yang tergabung dalam KKG Gugus Pangeran Tamjidillah, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Terdapat peningkatan pemahaman mitra terkait keempat materi yang diworkshopkan, berdasarkan hasil angket pretest dan posttest. Terkait workshop/pelatihan PKB, tingkat kepahaman naik dari 72,19 menjadi 79,81, workshop wawasan literasi naik dari 70,67 menjadi 80,38, workshop wawasan numerasi naik dari 73,33 menjadi 80,57, dan workshop pembelajaran berdiferensiasi naik dari 72,19 menjadi 80,19. Luaran yang sudah dicapai diantara : dua sertifikat HKI (granted), publikasi di media massa tiga kali yaitu di Banjarmasin Post cetak (1x), dan Kalimantan Post online (2x), video kegiatan tayang di Youtube Channel Kampus yang sudah ditonton sebanyak 154 kali dengan 61 like. Hasil kegiatan pendampingan yang dilihat dari angket kepuasan mitra terhadap kegiatan menunjukkan bahwa tema dan materi kegiatan PKM sangat sesuai dan narasumber yang dihadirkan kompeten di bidangnya. Secara umum, sebanyak 78,6% menyatakan sangat setuju dan puas terhadap kegiatan PKM yang dilaksanakan dan 21,4% menyatakan setuju dan puas terhadap kegiatan PKM di KKG Gugus Pangeran Tamjidillah. Produk yang berhasil disusun adalah dua modul P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), yang akan dibukukan menjadi buku P5 dan diterbitkan di Penerbit Andi, salah satu anggota IKAPI.
Teh Daun Binahong terhadap Penyembuhan Laserasi Perenium pada Ibu Nifas Harahap, Hasanah Pratiwi; Agustina, Winda; Damanik, Syahroni; Zuiatna, Dian
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v10i1.1277

Abstract

Latar belakang: Laserasi perenium salah satu bentuk komplikasi yang biasanya dialami sewaktu persalinan. Persentase kejadian sebesar 2,7 juta orang pada tahun 2016 dan diperkirakan tahun 2050 meningkat mencapai 6,3 juta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teh daun binahong terhadap penyembuhan laserasi perenium pada ibu nifas di klinik Sunartik Metode: Rancangan penelitian menggunakan metode pre eksperimental design dengan desain pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu nifas dengan persalinan normal dan mengalami laserasi perenium derajat I dan II di Klinik Pratama Sunartik Desa Sei Mencirim sebanyak 15 orang yang menggunakan tekhnik sampling purposive sampling. Penilaian penyembuhan laserasi perenium menggunakan skala REEDA yang diukur 2 tahap yaitu pretest dilakukan sebelum intervensi, dan posttest dilakukan 1 kali setelah sehari dilakukan intervensi terakhir atau pada hari ke-8. Analisis data yang digunakan adalah paired sample t test dengan tingkat kemaknaan 95% (0,05). Hasil: Didapatkan dari analisa data dengan paired sample t test nilai sig 0,000 dengan mean 5,067 dan CI (3,803– 6,331) Kesimpulan: terdapat efektivitas teh daun binahong yang ditunjukkan dengan penyembuhan laserasi perenium.
Penyuluhan Literasi Digital: Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial Di Usia Remaja Oktaviani, Neneng; Salsabila, Lulu; Soleha, Siti; Agustina, Winda; Syarkawi, Syarkawi; Al- Ra’zie, Zakaria Habib
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 6 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i6.50

Abstract

Pada era digital, media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan remaja, memberikan berbagai manfaat, seperti kemudahan komunikasi, perluasan jejaring sosial, dan akses informasi. Namun, penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kecanduan, cyberbullying, dan penyebaran informasi palsu. Penyuluhan literasi digital menjadi langkah penting untuk mengatasi tantangan ini dengan meningkatkan pemahaman remaja mengenai penggunaan media sosial yang bijak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di MTs Nur El Khoir Bandung dengan tujuan memberikan edukasi tentang literasi digital, mengurangi dampak negatif media sosial, serta membekali remaja dengan keterampilan untuk melindungi privasi dan keamanan data. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyampaian materi edukatif, dan sesi diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga etika digital, seleksi informasi, dan kewaspadaan terhadap ancaman dunia maya, dengan literasi digital yang lebih baik, diharapkan remaja mampu menggunakan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab, menciptakan lingkungan digital yang lebih positif dan aman.
MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH UMUM Agustina, Winda; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono; Syahindra, Wandi
AT-TA'DIB: JURNAL ILMIAH PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 12, No. 2 (Desember 2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tadib.v12i02.365

Abstract

This study aimed to find out a depiction of PAI learning model at SMKN of Lubuk Ubar in Rejang Lebong, Bengkulu. This study used a qualitative approach, and the data sources were PAI teacher, class teacher, and school principal. This study used observation and interview techniques to gather data as regards objectives of this study. After the data were collected, the next step was to analyze the data using the approach of Miles et al comprised of selecting and mapping data, presenting data, and verifying conclusions. This study drew the following conclusion: the learning model applied by PAI teachers was first an active and cooperative learning model. It referred to a learning model that led students to be active and creative, not just listening, but also carrying out activities such as processing, finding, and utilizing information. Second, the contextual learning model, this model helped educators link between the materials taught and real-world situations experienced by students, so that students could find a relationship between the knowledge they had and its application in their lives as family and community members.
EDUKASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MENGENAI PENCEGAHAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV)/ ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY SYNDROME (AIDS): EDUKASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MENGENAI PENCEGAHAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV)/ ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY SYNDROME (AIDS) Agustina, Winda; Oktafirnanda, Yuka; Situmorang, Rupina Kanasia
Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/servis.v2i2.88

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus golongan RNA yang spesifik menyerang imunitas atau sistem kekebalan tubuh yang kemudian menyebabkan AIDS (Acquired Imuno Deficiency Syndrome). Infeksi HIV berjalan dengan sangat progresif dalam merusak sistem kekebalan tubuh, sehingga infeksi yang disebabkan oleh jamur, parasit, bakteri, ataupun virus tidak bisa ditahan oleh tubuh penderita, seseorang telah terinfeksi HIV kemungkinan tidak menunjukkkan gejala sakit, tetapi bisa menginfeksi orang lain.HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sedangkan AIDS adalah sindrom kekebalan tubuh oleh infeksi HIV. Usia remaja merupakan usia mayoritas siswa yang dianggap rentan tertular dikarenakan pengetahuan yang kurang akan bahaya HIV/AIDS. Perubahan hormonal pada usia remaja akhir akan meningkatkan hasrat seksualnya. Perkembangan sosial pada masa remaja lebih melibatkan kelompok teman sebaya dibanding orangtua. Dibanding pada masa kanak-kanak, remaja lebih banyak melakukan kegiatan diluar rumah seperti kegiatan diluar sekolah, ekstrakurikuler dan bermain dengan teman. Kecenderungan pelanggaran atau penyimpangan perilaku seksual akan meningkat oleh karena adanya penyebaran informasi melalui media massa. Pergaulan siswa juga akan mengalami peningkatan dan tidak dapat diingkari kecenderungan pergaulan antara pria dan wanita diusia tersebut akan meningkatkan resiko penyimpangan perilaku seksual. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) pada siiswa/i di SMK Hasanuddin Medan.
EDUKASI PEMANFAATAN DAUN KELOR DAN BUNGA ROSELLA DALAM PENINGAKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Agustina, Winda; OKTAFIRNANDA, YUKA; Hasanah Pratiwi Harahap; BR. SEMBIRING, ELYA ROSA
Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Desember
Publisher : CV. Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/servis.v3i1.127

Abstract

Kehamilan merupakan suatu keadaan dimana seorang wanita yang di dalam rahimnya terdapat embrio atau fetus. Pola makan dan gaya hidup sehat dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim ibu.  Pada masa kehamilan ibu hamil harus mendapatkan nutrisi yang banyak, seperti jumlah kalori, protein, zat besi, lemak yang berguna untuk pertumbuhan janin dan untuk kesehatan ibu. Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan anemia, abortus, dan komplikasi lainnya. Negara Indonesia, anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi, sehingga lebih dikenal dengan istilah anemia gizi besi. Anemia defisiensi besi merupakan salah satu gangguan yang paling sering terjadi selama kehamilan. Nutrisi adalah salah satu dari banyak factor yang mempengaruhi hasil akhir kehamilan, nutrisi yang buruk pada saat kehamilan dapat mempengaruhi kondisi ibu, pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan salah satunya adalah zat besi. Zat besi banyak ditemukan diberbagai sumber makanan diantaranya daun kelor dan bunga rosella. Penanganan  non  farmakologi  sebagai  alternatif  untuk  meningkatkan kadar hemoglobin salah satunya adalah dengan menggunakan daun kelor dan bunga rosella yang mengandung zat besi. Hasil wawancara pada 10 ibu hamil yang hanya mengkonsumsi Fe saja dari Bidan atau Puskesmas itupun tidaklah rutin dan ada yang sama sekali tidak pernah mengkonsumsi Fe sama sekali. mengalami luka perenium dan semuanya mengatakan hanya mengandalkan obat Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan edukasi pada ibu hamil dalam memanfaatkan daun kelor dan bunga rosella di Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang
Upaya Perlindungan Hukum Hak Privasi Terhadap Data Pribadi Dari Kejahatan Peretasan Agustina, Winda; Wiraguna, Sidi Ahyar
Media Hukum Indonesia (MHI) Vol 3, No 2 (2025): June
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the form of legal protection of the right to privacy of personal data in the face of hacking crimes according to Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection (PDP Law). The research method used is normative juridical with a statutory approach. The results show that the PDP Law provides a strong legal basis for the protection of personal data, including data subject rights mechanisms, data controller obligations, and administrative and criminal sanctions for violations. However, the implementation of this law still faces challenges, such as weak cyber law enforcement infrastructure and limited public digital literacy. Therefore, it is necessary to strengthen the institutionalization of supervisory authorities, increase the capacity of law enforcement officers, and educate the public to support the effectiveness of legal protection of personal data from hacking crimes.
Multimodal Biometric Recognition Based on Fusion of Electrocardiogram and Fingerprint Using CNN, LSTM, CNN-LSTM, and DNN Models Agustina, Winda; Nugrahadi, Dodon Turianto; Faisal, Mohammad Reza; Saragih, Triando Hamonangan; Farmadi, Andi; Budiman, Irwan; Parenreng, Jumadi Mabe; Alkaff, Muhammad
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 6 No. 4 (2025): JUTIF Volume 6, Number 4, Agustus 2025
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2025.6.4.5098

Abstract

Biometric authentication offers a promising solution for enhancing the security of digital systems by leveraging individuals' unique physiological characteristics. This study proposes a multimodal authentication system using deep learning approaches to integrate fingerprint images and electrocardiogram (ECG) signals. The datasets employed include FVC2004 for fingerprint data and ECG-ID for ECG signals. Four deep learning architectures—Convolutional Neural Network (CNN), Long Short-Term Memory (LSTM), CNN-LSTM, and Deep Neural Network (DNN)—are evaluated to compare their effectiveness in recognizing individual identity based on fused multimodal features. Feature extraction techniques include grayscale conversion, binarization, edge detection, minutiae extraction for fingerprint images, and R-peak–based segmentation for ECG signals. The extracted features are combined using a feature-level fusion strategy to form a unified representation. Experimental results indicate that the CNN model achieves the highest classification accuracy at 96.25%, followed by LSTM and DNN at 93.75%, while CNN-LSTM performs the lowest at 11.25%. Minutiae-based features consistently yield superior results across different models, highlighting the importance of local feature descriptors in fingerprint-based identification tasks. This research advances biometric authentication by demonstrating the effectiveness of feature-level fusion and CNN architecture for accurate and robust identity recognition. The proposed system shows strong potential for secure and adaptive biometric authentication in modern digital applications.
Analisis Yuridis Penegakan Hukum atas Pelanggaran Izin dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Nazah, Farida Nurun; Renanta, Yunesia Amelia; Ramadan, Aesa Rizki; Arkananta, Rakha Purwa; Anggraini, Naswa Fiolla; Agustina, Winda; Wijaya, Friska Nova; Sahputra, Dedi; Salsabil, Aida Hanan Putri
Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 9 No. 5 (2025): Legal Standing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ls.v9i5.12227

Abstract

Environmental licensing violations have become a significant factor accelerating ecosystem degradation in Indonesia. Licensing instruments, which are supposed to function as preventive and controlling tools, are often neglected by both business actors and local governments. This research aims to analyze law enforcement against environmental licensing violations based on Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management, while also examining its effectiveness, challenges, and potential improvements. This study employs a normative juridical research type with a statutory and case study approach. The data consist of primary, secondary, and tertiary legal materials obtained through literature review and documentation. Data analysis was carried out qualitatively by interpreting applicable legal norms and comparing them with law enforcement practices in the field. Data validity was ensured through source triangulation, combining statutory provisions, legal doctrines, and empirical findings from relevant case studies. The findings reveal that licensing violations generally include neglect of Environmental Impact Assessment (Amdal), environmental permits, and business activities conducted without UKL-UPL documents. Law enforcement measures cover administrative, criminal, and civil instruments, yet their implementation remains ineffective due to weak supervision, the lack of deterrent sanctions, and conflicts of interest among stakeholders. This study concludes that law enforcement on licensing violations has not been optimal and requires strengthening in regulatory frameworks, institutional capacity, and public participation. Strengthening inter-agency coordination, enforcing strict sanctions without discrimination, and encouraging community involvement are deemed essential to enhance compliance and improve environmental governance in Indonesia.