Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Cendikia Pendidikan

PERBANDINGAN KUALITAS GURU DAN SARANA PENDIDIKAN ANTARA INDONESIA DAN CHINA Abdurrahman, Khalid; Rahmat, Zul Hafriadi; Rifanzel, Nabilla; Aliya, Aliya; Ahmad, Aprizal
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam pembangunan suatu negara. Kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas guru dan ketersediaan sarana pendidikan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas guru dan sarana pendidikan antara Indonesia dan China. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur review dengan cara menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel publikasi yang membahas tentang sistem pendidikan di Indonesia dan China. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang cukup signifikan dalam sistem pendidikan kedua negara. China memiliki sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan terorganisir dengan baik. Standar kualitas guru di China sangat tinggi dengan proses seleksi yang sangat ketat dan kompetitif. China juga melakukan investasi yang sangat besar dalam pembangunan infrastruktur pendidikan sehingga sarana dan prasarana pendidikan tersebar merata hingga ke pelosok negara. Sementara itu, Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yang cukup kompleks dalam hal pemerataan kualitas guru dan distribusi sarana pendidikan. Kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan di Indonesia masih sangat besar. Banyak daerah terpencil yang masih kekurangan guru berkualitas dan fasilitas pendidikan yang memadai. Faktor-faktor seperti geografis, ekonomi, dan kebijakan pendidikan menjadi penyebab utama perbedaan ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang perbandingan sistem pendidikan di kedua negara dan dapat menjadi referensi untuk pengembangan kebijakan pendidikan di Indonesia dengan cara mengadopsi praktik-praktik terbaik dari China namun tetap disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik Indonesia. Kata kunci: kualitas guru, sarana pendidikan, perbandingan pendidikan, Indonesia, China.
MODEL KOLABORASI SEKOLAH DAN KOMUNITAS MUSLIM DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI FINLANDIA Marta, M. Afif; Suryadi, Fathurahman; Salsabila, Raihani; Ahmad, Aprizal
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji model kolaborasi antara sekolah dan komunitas Muslim dalam menyelenggarakan pendidikan Islam di Finlandia. Finlandia dikenal memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia, namun tantangan khusus muncul dalam mengakomodasi kebutuhan pendidikan agama bagi minoritas Muslim. Melalui kajian literatur, penelitian ini menganalisis bagaimana sekolah-sekolah di Finlandia berkolaborasi dengan komunitas Muslim untuk menyediakan pendidikan Islam yang berkualitas dalam kerangka sistem pendidikan nasional yang sekuler namun inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi ini melibatkan beberapa aspek penting, yaitu integrasi kurikulum pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional, keterlibatan guru dari komunitas Muslim, penggunaan fasilitas sekolah untuk kegiatan keagamaan, dan pembentukan dewan konsultatif yang melibatkan perwakilan komunitas. Model kolaborasi ini berhasil menciptakan pendidikan Islam yang tetap menjaga identitas keagamaan sambil mengadopsi prinsip-prinsip pedagogis Finlandia yang progresif. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana pendidikan multikultural dapat diimplementasikan secara efektif melalui kerjasama antara institusi pendidikan formal dan komunitas agama minoritas. Kata kunci: pendidikan Islam, Finlandia, kolaborasi sekolah-komunitas, pendidikan multikultural, minoritas Muslim. Abstract This study examines a collaborative model between schools and Muslim communities in providing Islamic education in Finland. Finland is known for having one of the best education systems in the world, but particular challenges arise in accommodating the religious education needs of the Muslim minority. Through a literature review, this study analyzes how Finnish schools collaborate with Muslim communities to provide quality Islamic education within the framework of a secular yet inclusive national education system. The results show that this collaboration involves several important aspects: the integration of the Islamic education curriculum into the national education system, the involvement of teachers from the Muslim community, the use of school facilities for religious activities, and the establishment of a consultative council involving community representatives. This collaborative model successfully creates Islamic education that maintains religious identity while adopting progressive Finnish pedagogical principles. This study provides insights into how multicultural education can be effectively implemented through collaboration between formal educational institutions and minority religious communities. Keywords: Islamic education, Finland, school-community collaboration, multicultural education, Muslim minority.
PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM DI NEGARA IRAN DAN INDONESIA Nada Asyva, Nayla; Fitri Frantiska, Syalfa; Dieni, Hafizah; Ahmad, Aprizal
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan sistem pendidikan di Indonesia dan Iran melalui studi pustaka. Data dikumpulkan dari buku, artikel, jurnal ilmiah, serta sumber relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Iran bersifat sentralistik, berbasis nilai-nilai Islam, dan dibiayai penuh oleh negara. Struktur pendidikannya terdiri dari pra-sekolah, pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi dengan kurikulum terpusat. Sementara itu, pendidikan Islam di Indonesia berkembang melalui pesantren, madrasah, dan sekolah umum yang mengalami modernisasi sejak masa kemerdekaan hingga reformasi kurikulum. Kedua negara sama-sama menekankan nilai agama dalam pendidikan, namun Indonesia memiliki sistem yang lebih fleksibel dan plural dibanding Iran. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai karakteristik, tujuan, serta kebijakan pendidikan kedua negara. This study compares the education systems in Indonesia and Iran through a literature review. Data were collected from books, articles, scientific journals, and other relevant sources. The study shows that Iranian education is centralized, based on Islamic values, and fully funded by the state. Its educational structure consists of preschool, primary, secondary, and tertiary education, with a centralized curriculum. Meanwhile, Islamic education in Indonesia has developed through Islamic boarding schools (pesantren), madrasahs (Islamic schools), and public schools, which have undergone modernization since independence and subsequent curriculum reform. Both countries emphasize religious values in education, but Indonesia has a more flexible and pluralistic system than Iran. This study provides an overview of the characteristics, goals, and educational policies of both countries.
PERBANDINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA STUDI PADA MADRASAH, SEKOLAH UMUM, DAN PESANTREN Razelia, Zaskya Putri; Husna, Nabilatul; Febrianti, Lara; Ilham, Ijratil; Ahmad, Aprizal
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education plays a crucial role in shaping the moral and intellectual character of Muslim societies around the world. This study aims to compare the development, curriculum policies, and implementation of Islamic education systems in Indonesia and Egypt. Indonesia's Islamic education system has evolved from traditional institutions such as pesantren and madrasah into modern, integrated educational models aligned with the national education system. Meanwhile, Egypt, through the influence of Al-Azhar University, has established a centralized and structured Islamic education framework that strongly emphasizes religious sciences and teacher quality. The comparison reveals similarities in the objectives of moral and spiritual formation, yet differences lie in historical backgrounds, curriculum design, infrastructure equity, and government support. Indonesia’s challenge remains in professional management and equitable distribution of educational resources, while Egypt maintains stronger state involvement and curriculum uniformity. The study concludes that both nations play strategic roles in promoting moderate, inclusive, and globally competitive Islamic education, with the need for continuous collaboration and innovation to address the challenges of modernization and globalization. Keywords: Islamic education, curriculum, Indonesia, Egypt, comparison, modernization. Abstrak Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, serta identitas keagamaan masyarakat muslim di berbagai negara. Indonesia dan Mesir merupakan dua negara dengan mayoritas penduduk muslim yang menjadikan pendidikan Islam sebagai bagian utama dari sistem pendidikan nasionalnya. Artikel ini membahas perkembangan, kebijakan, dan sistem pendidikan Islam di Indonesia serta membandingkannya dengan sistem pendidikan Islam di Mesir. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun kedua negara memiliki dasar dan tujuan yang sama, namun terdapat perbedaan dalam kebijakan, kurikulum, metode pembelajaran, serta pemerataan sarana pendidikan. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Indonesia, Mesir, Kurikulum, Pesantren, Al-Azhar.