Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Dinamika Pembentukan Perda Syariah: Peran Dan Kontribusi Partai Politik Islam Dalam Mewujudkan Wajib Belajar Pada Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Di Kota Medan Khailid, Muhammad; Katimin, Katimin; Fuad, Zainul
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.5262

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran dan kontribusi partai politik Islam dalam pembentukan perda syari’ah wajib belajar pada Madrasah Diniyah Takmiliah Awaliyah (MDTA) di Kota Medan. Pasca tahun 1999 Pemerintahan Republik Indonesia mensahkan regulasi mengenai peraturan daerah (Perda). Lahirnya regulasi ini menyebabkan banyak daerah yang gencar menerapkan Perda berbasi syari’ah termasuk Kota Medan. Terdapat upaya dari partai politik islam yang berkontribusi terhadap Perda syari’ah kota Medan salah satunya peraturan mengenai wajib belajar pada MDTA. Urgensi penelitian ini adalah menilik pemahaman yang lebih mendalam tentang keterlibatan partai politik islam dalam memberikan perspektif yang lebih luas tentang perkembangan pendidikan agama Islam di tingkat dasar. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Sumber data primer yang digunakan adalah Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Sedangkan sumber data sekunder yang digunakan adalah buku-buku, artikel dan draft Undang-undang yang berkenaan dengan tema. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam artikel ini adalah dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, peran dan kontribusi partai politik islam tentang Perda MDTA cukup signifikan mengingat banyaknya partai politik berbasis Islam yang gencar menyiarkan Perda Syari’ah mengenai wajib belajar MDTA. Kedua, meskipun peran partai politik cukup gencar dalam mensahkan Perda wajib belajar MDTA, upaya yang dilakukan masih tergolong belum optimal melihat banyaknya faktor penghambat dalam mensahkan regulasi wajib belajar MDTA.
Operasionalisasi Moderasi Beragama dalam Penanggulangan Bencana: Analisis Berbasis Skenario untuk Aceh dan Sumatera pada November 2025 Safitri, Yuli; Wirman, Wirman; Katimin, Katimin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2348

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran moderasi beragama dalam praktik penanggulangan bencana sebagai sumber dukungan psikospiritual dan fasilitator kerja sama lintas agama. Tujuan penelitian adalah menganalisis moderasi beragama sebagai “infrastruktur makna” dalam membangun ketahanan psikososial serta membandingkan pola implementasinya pada masyarakat religius homogen dan plural. Penelitian menggunakan studi kasus kualitatif multi-lokasi di Kabupaten Langkat dan Kabupaten Aceh Tamiang melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen yang dianalisis secara tematik komparatif. Temuan menunjukkan bahwa moderasi beragama berfungsi sebagai modal sosial adaptif yang memperkuat pemulihan trauma, membangun kepercayaan antar kelompok, dan melengkapi pendekatan teknokratis kebencanaan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka ketahanan bencana berbasis komunitas dengan menegaskan pentingnya integrasi nilai sosial-keagamaan lokal dalam tata kelola bencana yang inklusif dan berkelanjutan.