Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Forensic Medicine in Domestic Violence: Global Research Trends and Case-Processing Timelines in Surakarta, Indonesia Suwandono, Adji; Azaria, Graseldis Diandra; Wiyono, Nanang; Argaheni, Niken Bayu; Perestroika, Grhasta Dian
JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Vol. 15 No. 2 (2026): August 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmmr.v15i2.755

Abstract

Domestic violence is a criminal offense with important medico-legal implications. Forensic medical documentation supports the evidentiary process, and in Indonesia, Visum et Repertum (VeR) is recognized as documentary evidence under criminal procedure law. However, evidence on case-processing duration in domestic violence cases involving VeR remains limited. This study aimed to map global research trends in forensic medicine related to domestic violence and describe case-processing duration from VeR issuance to the first court hearing at the Surakarta District Court. A multimethod design was employed, comprising bibliometric analysis of Scopus-indexed publications from 1975 to 2025 and descriptive cross-sectional analysis of 21 domestic violence court decisions issued between 2015 and 2025. The bibliometric analysis identified 416 publications, with a historical peak in 1985 and relatively stable output over the last decade. The United States, India, and the United Kingdom were the leading contributors. Keyword co-occurrence analysis identified four thematic clusters: domestic violence, forensic medicine, child and infant injuries, and sexual violence. Case-processing duration ranged from 56 to 354 days, with a mean of 205.81 days (SD = 90.49). Nineteen cases (90.5%) exceeded 90 days, while two cases (9.5%) were processed within 60 days. Prolonged pre-trial case processing was common. Further research should examine procedural and institutional factors and the role of medico-legal evidence in criminal justice processes.
Dampak Pijat Bayi pada Bonding dan Attachment Ibu-Bayi di Jenawi, Karanganyar Nugraheni, Angesti; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Kusmawati, Iffah Indri; Putri, Noviyati Rahardjo; Argaheni, Niken Bayu
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.99678

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan memberikan bukti ilmiah tentang dampak pijat bayi terhadap hubungan emosional ibu dan bayi. Hasilnya diharapkan menjadi referensi dalam mendukung pengasuhan berkualitas, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap edukasi kesehatan, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan emosional dan perkembangan holistik anak.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menguji apakah pijat bayi dapat meningkatkan bonding dan attachment antara ibu dan bayi.Metode: Desain penelitian menggunakan one group pre-test post-test untuk membandingkan perubahan sebelum dan sesudah intervensi pijat bayi. Melibatkan 39 ibu dan bayi di Puskesmas Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Responden mengikuti sesi pijat bayi selama satu bulan. Data dikumpulkan melalui observasi dan pelaporan online melalui whats app. Analisis uji beda menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank untuk melihat perubahan skor bonding dan attachment.Hasil: Pijat bayi tidak menunjukkan perubahan yang signifikan pada bonding (nilai p = 0,25), tetapi memberikan dampak positif yang jelas pada attachment, dengan perbedaan yang signifikan (nilai p = 0,0025). Dalam hal ini berarti pijat bayi dapat memperkuat keterikatan emosional antara ibu dan bayi, meskipun efeknya pada bonding langsung tidak bermakna.Kesimpulan: Pijat bayi membantu memperkuat attachment emosional antara ibu dan bayi, meskipun tidak memiliki dampak signifikan pada bonding