Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENTINGNYA RELAKSASI IBU HAMIL TRIMESTER KETIGA MELALUI YOGA KEHAMILAN UNTUK MENCEGAH KECEMASAN YANG BERLEBIHAN Argaheni, Niken Bayu; Juwita, Septiana; Laili, Nur; Darmiati; Kurniawati, Endah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar perempuan menganggap kehamilan sebagai sumber kegembiraan, kepuasan, kedewasaan, realisasi diri, dan kebahagiaan, namun disisi lainnya banyak perempuan mengalami kecemasan. Dewasa ini, yoga menjadi olahraga populer di seluruh dunia. Yoga merupakan suatu olahraga yang memadukan postur tubuh, pengaturan napas, dan dan meditasi dikaitkan dengan perkembangan kesehatan dan kesadaran tubuh. Tujuan pengabdian adalah untuk melakukan edukasi mengenai kecemasan kehamilan trimester kedua dan ketiga serta mengatasi masalah yang dialami dengan senam yoga melalui kelas hamil. Metode yang digunakan berupa edukasi kecemasan melalui kelas hamil.  Hasil pengabdian menunjukkan 93,3% ibu hamil mengatakan kecemasannya berkurang. Dapat disimpulkan bahwa yoga dapat menjadi media yang efektif untuk dapat mengurangi kecemasan pada ibu hamil. Seyogyanya tenaga Kesehatan harus lebih sadar dengan kecemasan ibu dan melakukan intervensi yang tepat. Kata Kunci: Kehamilan; Yoga; Kecemasan
Efektivitas Media Edukasi Booklet Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Menstrual Hygiene pada Siswi SMPN 1 Geger Pramesti, Zelin Patarena Dawi; Argaheni, Niken Bayu; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Maulina, Rufidah; Nugraheni, Angesti
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.76574

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi terjadinya infeksi saluran reproduksi di Indonesia masih cukup tinggi dikarenakan kurangnya hygiene pada genetalia. Upaya dalam menurunkan terjadinya infeksi saluran reproduksi dengan pemberian pendidikan kesehatan menstrual hygiene pada perempuan.Tujuan: Menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dengan booklet terhadap pengetahuan dan sikap menstrual hygiene pada siswi.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental menggunakan desain pretest-posttest with control grup design. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap.Hasil dan Pembahasan: Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukan peningkatan pengetahuan dan sikap dengan p-value 0.000. Analisis uji Mann Whitney didapatkan hasil nilai p-value 0.000 bahwa terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan dan sikap menstrual hygiene.Kesimpulan: Intervensi pendidikan kesehatan dengan booklet berpengaruh pada peningkatan pengetahuan dan sikap. Diharapkan intervensi pendidikan kesehatan dapat menumbuhkan kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup sehat.
Differences in knowledge and attitudes of bride to be women before and after receiving health education about preconception nutrition through a WhatsApp group Andriani, Evi; Sulistiawati, Rini; Utami, Rahayu Budi; Argaheni, Niken Bayu
ELECTRON (Journal of Science and Technology) Vol. 6 No. 3 (2024): ELECTRON (Journal of Science and Technology)
Publisher : Borneo Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/electron.v6i3.659

Abstract

Preconception health, particularly nutritional status, is a crucial factor in pregnancy preparation and is closely associated with maternal and neonatal outcomes. In West Kalimantan, the proportion of pregnant women at risk of Chronic Energy Deficiency (CED) reached 14.0% in 2017. Additionally, the prevalence of Low Birth Weight (LBW) increased from 3.20% in 2016 to 3.62% in 2017. This study aimed to determine differences in knowledge and attitudes of prospective brides before and after receiving health education on preconception nutrition delivered through a WhatsApp group in the West Pontianak Office of Religious Affairs (KUA) area. This study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. A total of 41 respondents were selected using consecutive sampling. Primary data were collected using a structured questionnaire. The results showed a significant improvement in both knowledge and attitudes of prospective brides after the health education intervention, with a p-value < 0.05 (p = 0.000). In conclusion, health education delivered through WhatsApp groups is effective in improving knowledge and attitudes regarding preconception nutrition among prospective brides.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BADUTA TENTANG KONSEP DASAR MPASI DENGAN MEDIA LEAFLET DI POSYANDU Kusmawati, Iffah Indri; Putri, Noviyati Rahardjo; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Nugraheni, Angesti; Argaheni, Niken Bayu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33172

Abstract

Abstrak: Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang tepat pada anak usia 6–24 bulan sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal serta mencegah masalah gizi seperti stunting, wasting, dan underweight. Namun, banyak ibu balita (baduta) yang belum memahami konsep dasar MPASI, termasuk jenis, tekstur, frekuensi pemberian, serta risiko MPASI yang tidak sesuai usia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu baduta mengenai MPASI melalui edukasi berbasis leaflet di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) pada wilayah kerja duaPuskesmas di Kota Surakarta (Gajahan, dan Ngoresan). Kegiatan diikuti oleh 17 ibu balita dan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi menu MPASI berdasarkan kelompok usia (6–8 bulan, 9–11 bulan, dan 12–23 bulan). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test sebanyak 10 soal pilihan ganda, serta observasi partisipatif. Hasil tabulasi awal menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan skor pengetahuan peserta pre dan post-test yaitu 7,85 menjadi 9. Edukasi MPASI dengan media leaflet dapat meningkatkan pemahaman ibu, sehingga pengabdian selanjutnya dapat fokus pada modul praktis MPASI berbasis bahan lokal dan pelatihan memasak.Abstract: Appropriate complementary feeding (MPASI) for children aged 6–24 months plays a critical role in supporting optimal growth and development, as well as preventing nutritional problems such as stunting, wasting, and underweight. However, many mothers of toddlers still lack adequate knowledge about the basic principles of MPASI, including appropriate types, textures, feeding frequency, and the risks of inappropriate timing. This community service program aimed to improve maternal knowledge about MPASI through leaflet-based education at Integrated Primary Service Posyandu (ILP) in the working areas of three Public Health Centers (Puskesmas) in Surakarta City: Gajahan and Ngoresan. A total of 17 mothers of toddlers participated in the program, which consisted of interactive lectures, group discussions, and demonstrations of age-appropriate MPASI menus (6–8 months, 9–11 months, and 12–23 months). Evaluation was conducted using a pre-test and post-test containing 10 multiple-choice questions, alongside direct observation during the sessions. Preliminary tabulation results indicated a positive trend in participants’ knowledge scores pre and post-test: from 7,85 to 9. MPASI education using leaflets can improve mothers understanding, so that in the future they can focus more on practical MPASI modules based on local ingredients and cooking training.