Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Anterior Jurnal

KEPEMIMPINAN TRANSFORMASI DIGITAL BISNIS DI PT JAMKRIDA JAKARTA: Digital Transformational Leadership Of Business In PT Jamkrida Jakarta Arifin, Antoni Ludfi; Vikaliana, Resista; Hermawan, Eric; Zarkasyi, Muhammad Ridlo
Anterior Jurnal Vol. 23 No. 2 (2024): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v23i2.6983

Abstract

PT Jamkrida Jakarta saat ini sedang dalam fase pertumbuhan di industri penjaminan. Sebelumnya, perusahaan fokus membangun dan mempersiapkan infrastruktur sumber daya manusia dan bisnis dengan sistem operasinya. Namun peran digitalisasi tidak dapat dipungkiri dengan pesatnya perkembangan dunia usaha. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan dalam transformasi bisnis digital PT Jamkrida Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis isi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan, POJK Nomor 2/POJK.05/2017 tentang Perizinan Berusaha dan Lembaga Penjaminan, POJK Nomor 3/POJK.05/2017 tentang Tata Kelola Lembaga Penjaminan, serta sebagai peran kepemimpinan dalam proses transformasi digital yang dilakukan perusahaan dalam penerapan regulasi terkait Teknologi Informasi (TI) dan digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Jamkrida Jakarta telah melakukan transformasi bisnis digital mulai dari pembuatan penjaminan, finansial dan aplikasi digital pendukung lainnya. Lebih lanjut, peran kepemimpinan dalam transformasi bisnis menuju digital ditunjukkan dari penyusunan dan implementasi peta jalan pengembangan teknologi informasi PT Jamkrida Jakarta hingga tahun 2023.
Studi Literatur Tentang Pentingnya Penerapan Manajemen Risiko Dalam Industri Jaminan Pasca-Covid-19: Literature Study on the Importance of the Implementation of Risk Management in the Post-COVID-19 Guarantee Industry Arifin, Antoni Ludfi; Latunreng, Wahyuddin; Azmy, Ahmad
Anterior Jurnal Vol. 24 No. 1 (2025): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v24i1.8311

Abstract

The guarantee business is a risky business, where the recipient of the guarantee (bank) transfers the debtor's credit risk to the guarantee company. Guarantee companies have been burdened with lousy credit claims and layoff claims since March 2020, following the emergence of the COVID-19 pandemic. Guarantee companies need to manage risk well so that the transfer of this risk can be an advantage in the form of a guarantee fee (IJP) and profit. The research is qualitative research through a review of relevant literature published in 2010-2021. Researchers seek to understand the implementation of risk management that has been carried out, especially in the non-bank financial industry. The study results show that the insurance company needs to prepare to implement risk management and risk mitigation. It can be done by preparing internal SOPs, reinsurance, co-guaranteeing, and subrogating the post-COVID-19 pandemic. Guarantee companies need to identify risks, measure risks, and then accept, reject, mitigate, or transfer risks. It can be done by implementing embedded enterprise risk management (ERM) in enterprise business processes.